• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK DENGAN PELARUT ASAM KLORIDA DAN ASAM ASETAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK DENGAN PELARUT ASAM KLORIDA DAN ASAM ASETAT"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kadar pektin pada berbagai bahan nabati
grafik berikut :
Gambar 12. Waktu Ekstraksi vs Kadar Pektin untuk HCl 0,05 N
Gambar 17. Waktu Ekstraksi vs Kadar Pektin untuk CH3COOH 0,15 N
+2

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi mengenai karakteristik pektin yang dihasilkan dari ekstraksi kulit Pisang Uli dengan berbagai variasi

Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi terhadap Karakter Pektin dari Ampas Jeruk Siam ( Citrus nobilis L .).. Pengaruh Suhu dan Waktu

Konsentrasi pelarut yang tinggi akan meningkatkan pelepasan protopektin dari kulit pisang sehingga kadar pektin yang didapatkan semakin besar pula.. Selain itu,

Dari gambar 3.1 dapat dsimpulkan bahwa konsentrasi pelarut dan waktu ekstraksi berpengaruh nyata pada yield pektin yang dihasilkan.. Semakin lama waktu ekstraksi

Penelitian ini bertujuan melakukan karakterisasi pektin dari kulit pisang kepok (Musa balbisiana) yang diekstrak menggunakan asam nitrat, asam sitrat, dan HCl

Hal ini dapat dijelaskan bahwa dengan semakin tinggi suhu ekstraksi maka protopektin (senyawa pektin yang tidak larut dalam air) akan semakin banyak terhidrolisis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut dan komposisi campuran kulit pisang kepok dan kulit pisang ambon terhadap yield pektin yang dihasilkan

Dari gambar 3.1 dapat dsimpulkan bahwa konsentrasi pelarut dan waktu ekstraksi berpengaruh nyata pada yield pektin yang dihasilkan.. Semakin lama waktu ekstraksi