Fakultas Ilmu Komputer
29
Pembangunan Aplikasi Iqro’
Berbasis Android Menggunakan Google
Speech
Ach Fauzan1, Issa Arwani2 , Lutfi Fanani3
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya Email: 1[email protected], 2[email protected], 3[email protected]
Abstrak
Belajar mengaji (membaca quran) merupakan kewajiban setiap Muslim. Agar dapat membaca Al-quran dengan baik diawali dengan mengenal huruf hijaiyah (huruf Bahasa Arab) dengan menggunakan metode iqro. Iqro merupakan suatu metode belajar mengenal huruf hijaiyah yang dikembangkan oleh
H. As’ad. Metode ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Proses belajar agar tidak membosankan dibutuhkan sebuah media belajar yang dapat digunakan kapan saja salah satunya menggunakan aplikasi perangkat bergerak yang dapat digunakan melalui smartphone. Pada penelitian ini menjelaskan bagaimana membangun aplikasi media pembelajaran iqro berbasis android dan mengintegrasikannya dengan google speech agar aplikasi yang dibangun lebih menarik dan interaktif dengan penggunanya. Google speech diintegrasikan pada fitur soal, pengguna diminta untuk menjawab setiap soal menggunakan suara kemudian google speech berfungsi untuk mengkonversi suara menjadi teks. Hasil teks yang diperoleh dicocokkan dengan kunci jawaban, dengan melibatkan pengguna dalam fitur soal menjadi aplikasi ini lebih interaktif. Hasil pengujian akurasi implementasi google speech pada bagian fitur soal menyatakan bahwa pada pengujian terakhir menunjukkan total hasil 100% artinya sudah sesuai dengan yang diharapkan.
Kata kunci: google speech, media belajar, iqro, android, perangkat bergerak
Abstract
Learn the Quran (reciting Quran) is the obligation of every Moslem. To be able to reciting Al-Quran properly begins with getting to know about hijaiyah letters (the arabic letters) using Iqro’ methods. Iqro is a method of learning to know about hijaiyah letter developed by H. As'ad. This method is very popular among Indonesian community. In order to make the learning process isn’t boring is required a learning media that can be used anytime, one of them are using a mobile device application that can be used via smartphone. This research describes how to build a media applications to learning Iqro’ based on android and integrate it with google speech so that applications built more interesting and interactive with users. Google speech be integrated on a test feature, users are asked to answer each question using their speech then google speech function to convert their voice to text. Text results obtained then matched with answer keys, by involving the user in question features, make this applications more interactive. Results of testing the accuracy of google speech's implementation of the question features stated that on the final test showed 100%, that means it's been as expected.
Keywords: google speech, learning media, iqro, android, mobile device
1. PENDAHULUAN
Dalam ajaran Bahasa Arab merupakan Bahasa yang penting untuk dipelajari karena kitab suci Islam ialah Al-quran yang menggunakan Bahasa Arab, hal ini juga diperkuat dengan adanya salah satu hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari yang berbunyi
“sebaik-baiknya kamu adalah orang yang belajar Al-quran dan mengajarkannya. Pentingnya
belajar Alquran (Mengaji) harus dimulai sejak dini karena mendidik anak mulai dini akan menghasilkan manusia dengan kapasitas luar biasa (Fakhrudin, 2009). Untuk bisa membaca Al-quran diawali dengan belajar mengenali huruf hijaiyyah, tujuannya agar membaca Al-quran dengan benar (Sulistya, 2016). Cara cepat membaca Al-quran dapat menggunakan metode
iqro’. Dengan menggunakan metode iqro lebih
membaca Al-quran dengan kurun waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan cara-cara terdahulu (Sulistya, 2016). Iqro mempunyai beberapa jilid atau tingkatan mulai dari jilid 1-6. Dalam proses belajar agar tidak membosankan perlu adanya media yang interaktif, salah satu inovasi tersebut adalah media pembelajaran yang berbasis Android menggunakan suara (Budianto, 2016). Speech Recognition atau Google speech API adalah sebuah framework yang dikembangkan oleh google untuk mengenali suara yang akan di ubah menjadi string (teks) (Supriyanta, Widodo & Susanto, 2014). Google speech dapat di jalankan pada sistem operasi android oleh karena itu penulis mencoba untuk memanfaatkan google speech kedalam aplikasi media pembelajaran iqro agar proses pembelajaran lebih menarik dan interaktif.
Berdarkan latar belakang yang telah dipaparkan diatas maka penulis berinisiatif untuk melakukan penelitian skripsi dengan judul
“Pembangunan Aplikasi Iqro’ Berbasis Android Menggunakan Google Speech”.
2. LANDASAN KEPUSTAKAAN
Media Pembelajaran Iqro
Media pembelajaran berasal dari dua kata media dan pembelajaran. Asyhar mengatakan
“secara etimologis, media berasal dari Bahasa
Latin, merupakan bentuk jamak dari kata
“medium” yang berarti tengah, perantara atau pengantar” (Asyhar & Rayandra, 2012).
Metode pembelajaran Iqro disusun dalam bentuk buku yang di cetak dalam enam jilid,
buku ini di susun pertamakali oleh H. As’ad.
Metode ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, karena sudah umum digunakan ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Dalam setiap jilidnya terdapat petunjuk mengajar agar memudahkan setiap peserta didik yang akan menggunakannya.
Definisi Android
Android adalah sebuah kumpulan perangkat lunak untuk perangkat mobile yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi (Safaat, 2014). Android menyediakan akses yang sangat luas kepada pengguna untuk menggunakan library dan tools yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi yang semakin baik. Android memiliki sekumpulan tools yang dapat digunakan sehingga membantu para pengembang dalam meningkatkan produktivitas
pada saat membangun aplikasi yang dibuat.
Google Speech
Speech recognition atau Google speech
adalah suatu API yang disediakan oleh Google untuk mengidentifikasi suara dengan menggunakan cara digitalisasi kata dan mencocokkan sinyal digital tersebut dengan suatu pola yang tersimpan dalam database
google.
Voice recognition memiliki dua bagian, yang pertama speaker recognition yaitu sistem pengenalan suara berdasarkan orang yang berbicara. Kedua speech recognition yaitu proses identifikasi suara dengan cara digitalisasi kata yang diucapkan. Parameter yang dibandingkan ialah tingkat penekanan suara yang dicocokkan dengan tempalate database yang tersedia (Khasanah, 2013).
3. METODOLOGI PENELITIAN
Gambar 1 Diagram Alir Metodologi
Penelitian dimulai dengan mengumpulkan dan mempelajari literatur-literatur yang dapat menunjang kesuksesan penelitian ini. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses pembangunan aplikasi yang diawali dengan analisis kebutuhan, lalu dilanjutkan pada tahap perancangan dan implementasi sistem dan diakhiri dengan pengujian dan analisis hasil pengujian sistem. Setelah proses pembangunan aplikasi selesai, maka penelitian ini akan diakhiri dengan penarikan kesimpulan dan saran.
4. ANALISIS KEBUTUHAN
Gambaran Umum Aplikasi
Gambar 2 Gambaran Umum Aplikasi
Aplikasi media belajar Iqro merupakan aplikasi berbasis Android yang dikembangkan menggunakan Android studio dengan Bahasa pemrograman JAVA dan Extensible Markup Language (XML). Pada aplikasi ini memiliki dua fitur utama yaitu latihan mengenal huruf hijaiyah dan soal-soal.
Pada gambar 4.1 terdapat ilustrasi gambaran cara kerja aplikasi dengan pengguna dan API Google Speech. Dengan memanfaatkan audio pada fitur mengenal huruf akan lebih mudah dipahami. Pada fitur soal terdapat 20 soal yang diambil secara acak dari huruf hijaiyah yang ada pada fitur mengenal huruf, kemudian pengguna diminta untuk menjawab soal menggunakan suara.
Identifikasi Aktor
Berikut aktor yang terlibat dalam aplikasi media pemberlajaran iqro yang dapat dilihat pada Tabel 1
Tabel 1. Identifikasi Aktor
Aktor Deskripsi
Pengguna Semua orang yang dapat menggunakan sistem
Kebutuhan Fungsional
Untuk memperkuat analisis kebutuhan sistem, penulis melakukan wawancara dengan Nasrul Fatah Asshodiq, salah satu guru pengajar di Griya Tilawah Malang.
Secara umum kebutuhan fungsional yang harus ada dalam aplikasi media pembelajaran iqro dapat dilihat pada Tabel 2
Tabel 2 Kebutuhan Fungsional Nama Fungsi Deskripsi Kebutuhan Menampilkan
huruf
Aplikasi harus menampilkan huruf-huruf hijaiyah dalam menu mengenal huruf
Memilih huruf Aplikasi harus mengeluarkan audio ketika salah satu huruf hijaiyah di tekan
Menampilkan soal
Aplikasi harus menyediakan fitur soal yang menampilkan beberapa pertanyaan
Jawab soal Aplikasi harus menyediakan tombol jawab di halaman soal dan merekam suara pengguna yang digunakan untuk menjawab soal Mengetahui Poin Aplikasi harus menghitung poin yang didapat oleh user dari total pertanyaan yang berhasil dijawab.
Usecase Diagram
Usecase diagram menggambarkan interaksi sistem dengan aktor yang diambil berdasarkan kebutuhan fungsional. Berikut usecase diagram aplikasi media pembelajaran iqro dapat dilihat pada gambar 3
Gambar 3 Usecase Diagram
Gambar 3 merupakan usecase diagram aplikasi media pembelajaran iqro yang memiliki satu aktor yaitu pengguna dan lima usecase yaitu menampilkan huruf, memilih huruf, menampilkan soal, jawab soal dan mengetahui poin
5. PERANCANGAN
Interaksi Antar Objek
Interaksi yang terjadi antar objek dalam kurun waktu tertentu akan digambarkan menggunakan sequence diagram. Sequence
diagram menjawab soal dapat dilihat pada Gambar 4
Pada gambar 4
interaksi antar objek
ketika pengguna menekan tombol soal yang
terdapat
pada
halaman
home
untuk
menampilkan soal.
Sequence diagram
tersebut
mengacu
pada
usecase
menampilkan soal. Dimulai saat pengguna
menekan tombol soal pada layout
v_main
lalu menjalankan
method onClick (View)
dari objek
Cmain
kemudian menjalankan
method onCreate(Bundle) untuk pindah ke
control
Csoal
lalu mengambil
gambar-gambar soal di model
MSoal
menggunakan
method getGambar() dan updateSoal() yang
dikirimkan kembali ke kontrol
Csoal
setelah
itu memanggil method onCreate(Bundle)
untuk menampilkan soal memaluli
v_soal
.
Kelas Diagram
Diagram kelas aplikasi media pembelajaran iqro yang menampilkan hubungan antar kelas yang ada dalam aplikasi. Setiap class yang memiliki nama awal ‘v’ akan digunakan untuk membangun antarmuka sistem, sementara nama
awal ‘m’ akan ditugaskan untuk menangani proses-proses tertentu sesuai instruksi dari pengguna sistem setelah berinteraksi melalui antarmuka sistem. Selanjutnya, kelas yang memiliki nama awal ‘m’ mempunyai peran penting dalam proses interaksi dengan aset sebagai pengganti database. Kelas diagram sistem ini dapat dilihat pada gambar 5
Gambar 5 kelas diagram
6. IMPLEMENTASI
Implementasi Antarmuka
Hasil implementasi antarmuka halaman soal dapat dilihat pada gambar 6
Gambar 6 halaman soal
Dari halaman soal pengguna dapat menjawab soal menggunakan suara dengan cara menekan tombol jawab kemudian akan dimunculkan halaman google speech. Setelah pengguna menjawab soal maka aplikasi akan menampilkan hasil jawaban seperti yang terlihat pada gambar 7
Gambar 7 halaman hasil jawaban
Implementasi kelas
Implementasi kelas pada aplikasi media pembelajaran iqro mengacu pada perancangan diagram kelas pada gambar 5. Implementasi kelas untuk penelitian ini dijabarkan pada Tabel 3
Tabel 3 Implementasi kelas
Nama File Program
Keterangan
CSplas kelas yang dijalankan pertama kali dijalankan ketika aplikasi berjalan, yang berfungsi untuk memunculkan antarmuka splashscreen
CMain. Kelas utama yang dijalankan pertama kali setelah kelas CSplash
CLatihan Implementasi dari menampilkan huruf CSoal Implementasi dari menampilkan soal CTotalPoin Implementasi dari mengetahui total
CExitDialog Kelas yang digunakan untuk
memunculkan popup konfirmasi keluar dari aplikasi
CEndSoal Kelas yang digunakan untuk
memunculkan popup konfirmasi keluar dari menampilkan soal
MLatihan Kelas model yang berisi gambar-gambar huruf hijaiyah
MSoal Kelas model yang berisi gambar-gambar soal
7. PENGUJIAN
Pengujian Unit
Pengujian ini menggunakan basis path testing yang dilakukan berdasarkan tingkat kompleksitas kode program. Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat flowgraph
berdasarkan struktur dari fungsi atau method,
kemudian dihitung kompleksitasnya dan didefinisikan masing-masing jalur independenny untuk dijadikan kasus uji. Pada tahap akhir dilakukan pengujian pada masing-masing kasus uji.
Flowgraph dari kasus pengujian cek jawaban dapat dilihat pada Gambar 8.
Gambar 8 Flow graph cek jawaban
Berdasarkan flowgraph pada gambar 8, maka didapatkan nilai kompleksitas dan jalur independen seperti dibawah ini:
1. Nilai kompleksitas siklomatis atau V(G):
Berdasarkan prosedur pengujian yang telah dijalankan, maka dapat disimpulkan bahwa seluruh algoritma yang telah diuji dapat berjalan sesuai dengan harapan.
Pengujian Validasi
Prosedur pengujian validasi diawali dengan mendefinisikan kebutuhan fungsional yang akan diuji. Setelah itu, hasil yang diharapkan akan dibandingkan dengan hasil yang didapatkan setelah melalui langkah-langkah pengujian yang telah ditentukan sebelumnya.
Berdasarkan prosedur pengujian yang telah dijalankan, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran iqro telah sesuai dengan seluruh kebutuhan fungsional yang telah didefinisikan
Pengujian Akurasi Implementasi Google speech
Pada pengujian ini melibatkan seorang ahli membaca alquran (guru mengaji) untuk menguji akurasi google speech yang diimplementasikan dalam media pembelajaran iqro. Pengujian ini dilakukan dengan cara seorang ahli diminta untuk menggunakan fitur soal dan menjawabnya dengan inputan benar. Setelah itu seorang ahli diminta mengisi form yang berisi kesesuaian huruf hijaiyah yang diucapkan dengan apa yang ditampilkan dalam antarmuka hasil jawaban, apakah sudah benar atau belum. Jika ada huruf yang belum sesuai maka penulis akan memperbaiki kunci jawaban. Pengujian ini dilakukan berulangkali sampai semua huruf hijaiyah yang ada dalam fitur soal memiliki kesesuaian dengan kunci jawaban.
Tabel 4 Hasil Pengujian Akurasi
SYA Sesuai Sesuai Sesuai
*) Total Hasil = jumlah huruf yang sesuai / jumlah huruf hijaiyah x 100%
Berdasarkan form hasil pengujian yang ditunjukkan pada Tabel 4. Pada total hasil pengujian ke 1 diperoleh total hasil 85 % hal ini terjadi karena ada beberapa huruf yang memiliki kunci jawaban berbeda dengan apa yang di ucapkan oleh penguji. Selain itu google speech memiliki kelemahan dalam mengkonversi suara ke teks huruf-huruf hijaiyah yang tidak ada dalam kamus bahasa indonesia maupun bahasa arab. Sehingga setiap yang diucapkan penguji tidak selalu bernilai sama dengan kunci jawaban yang ada dalam aplikasi. Setelah itu penulis melakukan perbaikan pada kunci jawaban. Pada pengujian ke 2 diperoleh total hasil 93 %. Hasil ini memiliki kenaikan dibandingkan dengan pengujian pertama, namun untuk hasil yang lebih maksimal maka penulis kembali melakukan perbaikan pada kunci jawaban. Pada percobaan ke 3 diperoleh total hasil 100% artinya semua huruf sudah memiliki kunci jawaban yang benar berdasarkan suara yang diucapkan oleh penguji sehingga akurasi implementasi google speech dalam media pembelajaran iqro sesuai dengan yang diharapkan.
8. KESIMPULAN
Dari seluruh tahapan yang ada dalam penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Aplikasi media pembelajaran iqro berbasis android dibangun melalui 5 tahap, yakni : studi literatur dengan mempelajari penelitian yang serupa sebelumnya, analisis
kebutuhan untuk menentukan fitur apa saja yang harus ada dalam sistem, perancangan untuk merancang sistem berdasarkan analisis kebutuhan, implementasi sistem dan pengujian untuk menguji sistem apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau belum.
2. Google speech diintegrasikan pada bagian fitur soal. Pengguna diminta untuk menjawab setiap soal menggunakan suara kemudian google speech berfungsi untuk mengkonversi suara menjadi teks. Hasil teks yang diperoleh dicocokkan dengan kunci jawaban, jika jawaban benar maka sistem menampilkan hasil jawaban benar namun jika salah maka sistem menampilkan hasil jawaban salah.
3. Hasil pengujian aplikasi media pembelajaran iqro terbagi menjadi tiga, yakni:
a. Hasil pengujian unit pada seluruh algoritma yang ada dalam subbab pengujian menyatakan bahwa seluruh kasus uji memiliki hasil yang telah sesuai dengan yang diharapkan atau bernilai valid.
b. Hasil pengujian validasi kebutuhan fungsional dalam aplikasi media pembelajaran iqro diperoleh hasil yang sudah valid 100% artinya sesuai dengan hasil yang diharapkan.
c. Hasil pengujian akurasi implementasi google speech pada bagian fitur soal menyatakan bahwa pada pengujian terakhir menunjukkan total hasil 100% artinya sudah sesuai dengan yang diharapkan.
9. DAFTAR PUSTAKA
Alexius Endy Budianto, 2016. Penerapan metode object oriented untuk media pembelajaran bahasa arab menggunakan google speech berbasis android. S1. Universitas Kanjuruhan Malang. Amalia Khasanah, 2013. Perancangan Aplikasi
Al Qur’an Menggunakan Voice Recognition Sebagai Media Pencarian
Terjemahan Al Qur’an Berbasis
Android. S1. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Amikom Yogyakarta
Purwokerto.
Asyhar, Rayandra, 2012. Kreatif mengembangkan media pembelajaran (Saiful ibad, Ed) Jakarta: Referensi Jakarta
Meda Sulistya, 2016. Metode Iqro’ Terhadap
Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyyah Anak Autis. S1. Universitas Negeri Surabaya.
Nazruddin Safaat, 2014. Pemrograman Aplikasi
MobileSmartphone dan Tablet PC Berbasis Android. Bandung: Informatika Bandung
Supriyanta, Pudji Widodo dan Bekti Maryuni Susanto, 2014. Aplikasi konversi suara ke teks berbasis android menggunakan