• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGUKURAN ARUS LISTRIK MEDAN LISTRIK DA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGUKURAN ARUS LISTRIK MEDAN LISTRIK DA"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

ISSN :2085-6989

PENGUKURAN ARUS LISTRIK, MEDAN LISTRIK DAN

IMAGE PETIR SECARA SIMULTAN

Ariadi Hazmi1

, Reinaldy Wylieanto1

, Rika Puspita Sari1

Daohong Wang2

, Nobuyuki Takagi2 1

Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

2

Jurusan Teknik Elektro Universitas Gifu, Jepang

[email protected]

ABSTRACT

We have measured simultaneously electric current, electric field and high speed image of positive leader in winter from high grounded structure at Hokuriku areas of Japan. It is found that there are correlations among sub-microsecond electric current, electric field and high speed image of lightning leader.

Keywords: lightning, leader, high grounded tructure

PENDAHULUAN

Berdasarkan arah perambatan propagasi, leader petir diklasifikasikan dalam downward leader dan upward leader. Downward leader biasanya berawal dari awan ke bumi, sedangkan upward leader berawal dari struktur bumi yang tinggi seperti tower listrik dan tower telekomunikasi, gedung tinggi dan juga pohon ke awan. Karena arah propagasi ini, upward leader memberikan kemudahan pengukuran optik secara langsung sehingga dapat dipakai untuk mempelajari proses inisiasi petir [1-5]. Data yang di dapat memberikan informasi mengenai korelasi yang lebih komprehensif antara arus listrik, medan listrik dan image petir pada proses tahapan inisiasi terjadinya upward leader

pada kincir angin di Uchinada City, Hokuriku area, Jepang. Tulisan ini melaporkan beberapa hasil yang di dapat dari penelitian ini.

OBSERVASI

Penelitian petir ini dilakukan dengan menggunakan alat automatic lightning progressing feature observation system (ALPS) untuk mendapatkan image petir. Informasi perubahan medan listrik di dapat dari antenna medan listrik (antenna kapasitif), sedangkan data arus listrik di dapat dari Rogowski coil yang dipasang pada kaki kincir angin dan tower proteksi petir sebagai objek penelitian. ALPS, antenna medan listrik dan Rogowski coil secara simultan merekam kejadian upward leader pada objek penelitian. Penelitian ini dilakukan pada musim dingin tahun 2006 di Hokuriku area, Jepang.

(2)

ISSN :2085-6989

Rogowski coil

(windmill) 400 m (main)

420 m

(suimon) 1 km

2.7 km (bokujou) ALPS

100 m

Awan petir

leader

Field antenna

Gb. 1 Skema sistem pengukuran petir upward leader

Target ALPS diarahkan pada bagian atas kincir angin dan tower proteksi petir untuk mengamati proses upward leader. ALPS dan antenna medan listrik ditempatkan 400 m dari objek. Skema sistem pengukuran pada penelitian ini ditunjukkan pada gambar 1.

HASIL OBSERVASI DAN DISKUSI Dari hasil penelitian yang dilakukan pada 3 Januari 2006 dapat dilaporkan bahwa petir yang berhasil direkam oleh ALPS dapat diklasifikasikan sebagai petir upward leader. Hal ini bisa dilihat dari gambar 2 dimana sinyal pada ketinggian 9 m yang berada paling bawah atau paling dekat dengan ujung kincir angin mendeteksi terlebih dahulu dibanding sinyal pada ketinggian lainnya. Gambar 3 menunjukkan bahwa ketika proses inisiasi

upward leader, perubahan sinyal intensitas cahaya yang dideteksi oleh ALPS secara signifikan terjadi pada waktu sekitar 26,2 ms, sedangkan perubahan sinyal medan listrik dan arus listrik terjadi lebih awal. Ini terjadi karena proses terjadinya upward leader membutuhkan medan listrik dan arus listrik yang cukup tinggi untuk dapat menginisiasi upward leader. Disamping itu, pada gambar 3 terlihat juga korelasi antara intensitas cahaya, medan listrik dan arus listrik dimana semakin kuat intensitas cahaya semakin tinggi perubahan medan listrik dan arus listrik yang terjadi. Hasil penelitian ini sesuai dengan laporan Takagi, dkk [6]. Perbandingan dari ketiga parameter intensitas cahaya (high speed image), medan listrik dan arus listrik pada proses upward leader menunjukan bahwa

(3)

ISSN :2085-6989 tidak ada perubahan medan listrik dan arus

listrik yang cepat pada tahap inisiasi. Hal ini diduga karena peranan angin yang

membawa space charge corona yang muatannya berlawanan dekat ujung kincir angin dalam memicu upward leader.

25.6 25.8 26.0 26.2 26.4 26.6 26.8 27.0 27.2

0

Gb. 2 Bentuk gelombang intensitas cahaya sebagai fungsi waktu pada variasi ketinggian dari ujung kincir angin.

25.6 25.8 26.0 26.2 26.4 26.6 26.8 27.0 27.2 0

Gb. 3 Korelasi antara intensitas cahaya, medan listrik dan arus listrik upward leader pada 3 Januari 2006

KESIMPULAN Proses inisiasi upward leader diawali oleh perubahan medan listrik dan arus listrik yang cukup besar. Selain itu, terdapat

(4)

ISSN :2085-6989

korelasi yang kuat antara intensitas cahaya, medan listrik dan arus listrik pada upward leader.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Wang, D, V. A. Rakov, M. A. Uman, N. Takagi, T. Watanabe, D. E. Crawford, K. J. Rambo, G. H. Schnetzer, R. J. Fisher, Z-I. Kawasaki, “Attachment process in rocket-triggered lightning strokes”, J. Geophys. Res., Vol. 104, No. D2, pp. 2143-2150 (1999).

[2] Wang, D, N. Takagi, X. Liu, T. Watanabe, A. Chihara, “Luminosity characteristics of multiple dart leader/return stroke sequences measured with a high-speed digital image system”, Geophys. Res. Lett., Vol. 31, L02111, doi: 10.1029/2003GL018613 (2004). [3] V. A. Rakov, M. A. Uman, “Lightning

Physics and Effects”, Cambridge University Press, pp. 176-182 (2003). [4] Wang, D, V. A. Rakov, et. Al.,

“Characterization of the initial stage of negative rocket-triggered lightning”, J. Geophys. Res., Vol. 04, N. D4, pp. 4213-4222 (1999).

[5] Miki, M, T. Shindo, A. Wada, V. A. Rakov, M. A. Uman, K. J. Rambo, G. H. Schnetzer, G. Diendorfer, M. Mair, F. Heidler, W. Zischank, R. Thottappillil, D. Wang, “Initial stage in lightning initiated from tall objects and in rocket-triggered lightning”, J. Geophys. Res.

Vol. 110, D02109,

doi:10.1029/2003JD004474 (2005). [6] Takagi, N., D. Wang and T. Watanabe,

“A study of upward positive leaders based on simultaneous observation of

E-fields and high speed images”, Trans., IEEJ, Vol 126, pp. 256-259 (2006).

Gambar

gambar 2 dimana sinyal pada ketinggian 9 m yang berada paling bawah atau paling dekat  dengan  ujung  kincir  angin

Referensi

Dokumen terkait

harmonisa yang menyebabkan banyak implikasi pada jala-jala listrik Untuk memperoleh bentuk gelombang arus beban peralatan listrik, sistem menggunakan sensor arus berupa resistor

Sensor arus non invasive berfungsi untuk mendeteksi arus listrik yang mengalir di sekitar perangkat listrik, selanjutnya oleh single board microcontroller informasi

Arus GIC yang mengalir pada permukaan bumi pada saat terjadi badai geomagnet dapat mengakibatkan terjadinya core saturation pada transformator distribusi jaringan listrik dan dampak

Tingginya persentase kandungan harmonisa arus (THD) pada suatu sistem tenaga listrik dapat menyebabkan timbulnya beberapa persoalan harmonisa yang serius pada sistem

Pengukuran tegangan dan arus pada rangkaian listrik di SMP Swasta Perguruan Nasional Sidikalang ini merupakan praktek dari alat ukur dan teknik pengukuran dari tegangan listrik

arus yang disuplai ke solenoid tersebut akan menghasilkan sebuah medan magnet dan Ketika piringan ini berputar maka medan magnet akan menghambat laju putaran dari

Dapat disimpulkan bahwa beda potensial dapat diukur jika rangkaian dalam keadaan tertutup dan ada arus listrik yang mengalir dari sebuah sumber arus listrik misalnya baterai..

Skripsi penulis ini berjudul" PERJANJIAN PEMASANGAN ARUS LISTRIK DI PT.PLN PERSERO RANTING MEDAN DENAJ CABANG LUBUK PAKAM DENGAN PIHAK KONSUMEN Penulisan skripsi ini dimaksudkan