Analisa Data dan Rencana Asuhan Keperawatan Pada Panti Asuhan Rohmatan Lil’alamin Kelurahan Bulu
Semarang
mengatakan pengasuh
mendukung/memperhati
kan penerapan PHBS
dan 5% mengatakan
pengasuh tidak
memperhatikan
penerapan PHBS dalam
kehidupan sehari-hari
b. Sebanyak 65% penghuni
Panti Asuhan
mengatakan tidak ada
teguran dari perangkat
desa jika tdak menjaga
kebersihan dan 35%
Resiko terjadinya
penyakit diare, DB, bd
ketidak efektifan dalam
pemeliharaan lingkungan
dan perilaku hidup sehat
pada penghuni Panti
Asuhan Kelurahan Bulu
Semarang.
a. Tujuan jangka panjang
Setelah dilakukan
tindakan selama 6 bulan
terjadi peningkatan dalam
perawatan lingkungan
dan perilaku dengan KH: Minimal dalam 1
kamar Panti Asuhan
terdapat tempat
sampah
30%-50% penghuni panti menunjukkan
sikap membuang
sampah ditempat
sampah
Adanya kesepakatan dengan seluruh
1. Berikan informasi tentang
bagaimana membuat lingkungan
yang bersih dan sehat kepada
seluruh penghuni panti
2. Sadarkan penghuni panti bahwa
menjaga kebersihan adalah
tanggung jawab individual
3. Fasilitasi penghuni panti dalam
pengadaan bak sampah dengan
memanfaatkan barang bekas
4. Fasilitasi pembuatan program
kebersihan lingkungan seperti
kerja bakti membersihkan
lingkungan
5. Tindak lanjuti program yang telah
mengatakan
mendapatkan teguran
dari perangkat desa jika
lingkungan tidak bersih.
Do :
a. Berdasarkan hasil dari
kuesioner 60% penghuni
Panti Asuhan belum
pernah mendapatkan
informasi mengenai
PHBS dari petugas
kesehatan dan 40%
pernah mendapatkan
informasi mengenai
PHBS dari petugas
kesehatan
b.Berdasarkan hasil dari
kuesioner 30% penghuni
Panti Asuhan tempatnya
tinggal dekat dengan
pembuangan sampah
penghuni panti dengan
adanya program
kebersihan
lingkungan.
Tujuan jangka pendek
Setelah dilakukan
tindakan keperawatan
selama 5hari diharapkan
proses keperawatan
berjalan dengan lancar
dengan KH:
Penghuni menyadari pentingnya kebersihan Warga antusias untuk
membersihkan
lingkungan
Warga bekerja sama dalam membersihkan
dan 70% tempatnya
tinggal jauh dengan