LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2013 ii RINGKASAN EKSEKUTIF
Untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan dan menyiapkan
sumber daya manusia (SDM) terampil sebagai pelaksana pembangunan
nasional dan sesuai Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, Universitas Syiah Kuala mengemban mandat
menyelenggarakan tugas-tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi.
1. Dalam bidang pendidikan dan pengajaran, Universitas Syiah Kuala
bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan
lulusan yang berketuhanan, beretika, dan bermoral baik, mandiri, siap
bekerja dan / atau berwirausaha, serta mampu beradaptasi terhadap setiap
bentuk perubahan lingkungan yang terjadi;
2. Dalam bidang penelitian, Universitas Syiah Kuala bertanggung jawab untuk
mengembangkan penelitian terapan yang bermutu dan bermanfaat untuk
meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan produktivitas dalam proses produksi,
perkembangan teknologi, dan ilmu pengetahuan yang mengarah kepada
pencapaian HAKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) dan kesejahteraan
masyarakat; dan
3. Dalam bidang pengabdian masyarakat, Universitas Syiah Kuala bertanggung
jawab untuk mengembangkan terselenggaranya pengabdian kepada
masyarakat yang bermanfaat secara langsung dan dapat meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Dalam melaksanakan mandat tersebut, maka pada tahun anggaran 2014
telah dilaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk mencapai visi, misi,
tujuan dan Tata nilai Institusi. Dimana kesemuanya dilaksanakan dengan
memperhatikan Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala Tahun 2012 - 2017,
Direktorat Pendidikan Tinggi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Analisis capaian sasaran dari hasil pengukuran capaian sasaran program yang
dihasilkan oleh kegiatan Universitas Syiah Kuala tahun 2014, menunjukkan
terjadinya peningkatan bila dibandingkan hasil pencapaian kinerja tahun 2013.
Bila ditinjau dari segi realisasi anggaran persentase mencapai 93.04%, namun
LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2013 iii
Pada tahun 2014, pagu anggaran keseluruhan yang dimiliki Unsyiah
sebesar Rp. 531.131.516.000,- dengan rincian Pagu sebagai berikut:
1. Rupiah Murni (RM) Rp. 364.320.872.000,-
2. Rupiah Murni Pendamping (RMP) Rp. 3.276.680.000,-
3. Pinjaman Luar Negeri (PLN) Rp. 894.475.000,-
4. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp. 162.639.489.000,-
Berdasarkan jenis belanja rinciannya sebagai berikut:
1. Belanja Barang Rp. 183.240.591.000,-
2. Belanja Modal Rp. 127.900.680.000,-
3. Belanja Bantuan Sosial Rp. 9.403.046.000,-
4. Belanja Pegawai Rp. 210.587.584.000,-
Adapun hasil pencapaian output diuraikan sebagai berikut:
1. Bidang Pembelajaran: Mahasiswa aktif : IPK >3,0 : 67,49% -- sudah baik,
IPK <2,0 : 2,28% (353 orang – perlu perhatian);
2. Dari Bidang Penelitian;
a. Proposal tahun 2013 berjumlah 304 menjadi 481 pada tahun 2014;
b. Pelaksanaan Kegiatan berjumlah 179 pada tahun 2013 menjadi 222 pada
tahun 2014;
c. Dosen terlibat 496 pada tahun 2013 menjadi 461 pada tahun 2014; dan
d. Mahasiswa terlibat pada tahun 2013 berjumlah 418 menjadi 550 pada
tahun 2014.
3. Dari Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat;
a. Proposal tahun 2013 berjumlah 102 menjadi 237 pada tahun 2014;
b. Pelaksanaan Kegiatan berjumlah 45 pada tahun 2013 menjadi 140 pada
tahun 2014; dan
c. Dosen terlibat 135 pada tahun 2013 menjadi 491 pada tahun 2014.
4. Bidang Kegiatan Kemahasiswaan:
a. Asian Law Student's Association (3 juara)
KATA PENGANTAR LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 iii DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ... i
RINGKASAN EKSEKUTIF ... ii
DAFTAR ISI ... iv
BAB I : PENDAHULUAN ... I-1
A. Gambaran Umum Universitas Syiah Kuala ... I-1
B. Dasar Hukum Penyelenggaraan Pendidikan
Universitas Syiah Kuala ... I-3
C. Tugas Pokok dan Fungsi serta Struktur Organisasi Universitas
Syiah Kuala ... I-3
BAB II : RENCANA STRATEGIS DAN PENETAPAN KINERJA ... II-6
A. Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala ... II-6
1. Visi dan Misi Universitas Syiah Kuala ... II-6
2. Tujuan dan Sasaran Universitas Syiah Kuala ... II-6
3. Kebijakan dan Program Universitas Syiah Kuala ... II-7
B. Rencana Kinerja Tahunan Universitas Syiah Kuala
Tahun 2014 ... II-27
C. Penetapan Kinerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2014 ... II-29
BAB III : AKUNTABILITAS KINERJA ... III-30
A. Analisis Capaian Sasaran ... III-30
B. Akuntabilitas Keuangan ... III-34
BAB IV : PENUTUP ... VI-45
LAMPIRAN
BAB I. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Gambaran Umum Universitas Syiah Kuala
Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), merupakan wujud dari keinginan rakyat Aceh untuk memiliki sebuah lembaga pendidikan Tinggi negeri, sebagaimana yang pernah ada dan berkembang pada masa silam. Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, Kerajaan Aceh telah menjadi pusat pengembangan Ilmu pengetahuan yang terkenal. Para mahasiswa dan staf pengajar berasal dari berbagai penjuru dunia, seperti Kesultanan Turki, Iran, dan India. Syiah Kuala, adalah seorang ulama Nusantara terkemuka yang bernama Tengku Abdur Rauf As Singkili di abad XVI, yang terkenal baik di bidang ilmu hukum maupun keagamaan. Pada tahun 1957, awal Provinsi Aceh terbentuk, para pemimpin pemerintahan Aceh, antara lain oleh Gubernur Prof. Drs. Ali Hasjmy, Penguasa Perang Letnan kolonel H. Syamaun Ghaharu dan Mayor T. Hamzah Bendahara serta didukung para penguasa, cendikiawan, ulama, dan para politisi lainnya telah sepakat untuk meletakkan dasar bagi pembangunan pendidikan daerah Aceh.
Tanggal 21 April 1958, Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh (YDKA) dibentuk dengan tujuan mengadakan pembangunan dalam bidang rohani dan jasmani guna mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi masyarakat. YDKA pada awalnya dipimpin oleh Bupati M. Husen, Kepala Pemerintahan Umum pada kantor Gubernur pada waktu itu, yang kemudian dipimpin oleh Gubernur Prof. Drs. Ali Hasjmy. YDKA menyusun program antara lain:
1. Mendirikan perkampungan pelajar/mahasiswa di ibukota provinsi dan setiap kota kabupaten dalam Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam.
2. Mengusahakan berdirinya satu Universitas untuk daerah Nanggroe Aceh Darussalam.
BAB I. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 2
Komisi pencipta diketuai oleh Gubernur Ali Hasjmy dan Letkol T. Hamzah sebagi wakil ketua. Hasil karyanya yang pertama adalah menciptakan nama DARUSSALAM untuk kota pelajar/mahasiswa, dan SYIAH KUALA untuk Universitas yang didirikan. Seterusnya berbagai usaha dilakukan YDKA bersama Komisi Pencipta untuk mewujudkan pembangunan Darussalam dan Universitas Syiah Kuala.
Tekad pemerintah dan rakyat Aceh untuk membangun kembali dunia pendidikan Aceh telah terpatri dengan kokoh di dalam dada, pada tanggal 17 Agustus 1958 dilangsungkan upacara peletakkan batu pertama kota pelajar/mahasiswa (KOPELMA) Darussalam oleh Menteri Agama K.H. Mohd. Ilyas atas nama pemerintah pusat, pada tanggal 25 Agustus 1958 diikuti dengan peletakkan batu pertama pembangunan gedung di Darussalam yang dilakukan oleh Menteri PDK Prof. Dr. Priyono. Tahun 1959 keinginan dan cita-cita rakyat Aceh untuk memiliki sebuah perguruan tinggi telah menjadi kenyataan. Kota Pelajar Mahasiswa Darussalam (KOPELMA) secara resmi dibuka Presiden Ir. Soekarno pada tanggal 2 September 1959, diiringi pembukaan selubung Tugu Darussalam dan peresmian pembukaan fakultas pertama Unsyiah, yaitu fakultas Ekonomi. Tanggal 2 September ini selanjutnya ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Daerah Aceh, yang diperingati setiap tahun oleh rakyat Aceh, hari yang mengandung makna kebangkitan kembali pendidikan di daerah ini.
Pada pembukaan dan peresmian Kopelma Darussalam, Presiden Ir. Soekarno menyatakan bahwa Darussalam sebagai pusat pendidikan daerah Aceh adalah lambang iklim damai dan suasana persatuan, hasil kerjasama antara rakyat dan para pemimpin Aceh, serta sebagai modal pembangunan dan kemajuan daerah Aceh khususnya, dan Indonesia umumnya. Sejarah telah membuktikan bahwa tekad bulat telah mewujudkan cita-cita menjadi kenyataan, kenyataan ini telah diabadikan dalam guratan pada Tugu Darussalam melalui tulisan tangan seorang pemimpin negara. Mulai saat itu, semua komponen rakyat Aceh ikut mencurahkan pikiran dan tenaga serta bekerja bahu membahu dalam membangun Darussalam sehingga berdirinya Unsyiah. Polisi, tentara, pegawai, anak sekolah, rakyat di sekitar perkampungan Darussalam, turut serta bergotong royong dengan penuh keikhlasan untuk mendirikan dan menyumbangkan tenaga bagi pembangunan Darussalam, yang dipandang sebagai ”Jantung Hati Rakyat Aceh”.
BAB I. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 3
Hukum dan Pengetahuan Masyarakat. Pengembangan Unsyiah dilanjutkan dengan pendirian Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran dan Fakultas MIPA, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan tiga fakultas baru yang terbentuk sepanjang tahun 2013 – 2014 yakni: 1. Fakultas Keperawatan; 2. Fakultas Kedokteran Gigi; dan 3. Fakultas Ilmu Kelautan. Disamping 12 buah Fakultas dengan jenjang Strata 1 tersebut,hingga saat ini Unsyiah telah memiliki program profesi untuk dokter, akuntasi, dokter hewan, kedokteran gigi, dan keperawatan. Program diploma 3 (D-III) Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, fakultas MIPA, dan Fakultas Pertanian.Adapun Program Pascasarjana telah memiliki prodi S3 (Doktor) 8 prodi, prodi S2 (Magister) 27 prodi, serta Sp-1 (Spesialis) 3 prodi.
Sejak didirikan, Unsyiah berturut-turut dipimpin oleh Kolonel M. Jasin dengan sebutan Pj. Presiden, Drs. Marzuki Nyak Man dengan sebutan ketua Presidium, Drs. Madjid Ibrahim sebagai Rektor, seterusnya Prof. Dr. Ibrahim Hasan, MBA., Prof. Dr. Abdullah Ali, M.Sc., Dr. M. Ali Basyah Amin, MA., Prof. Dr. Dayan Dawood, MA., Prof. Dr. Ir. Abdi A. Wahab, M.Sc., Prof. Dr. Darni M. Daud, MA. dan kini Unsyiah berada dibawah pimpinan Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng.
B. Dasar Hukum Penyelenggaraan Pendidikan Universitas Syiah Kuala
Landasan hukum penyelenggaraan pendidikan di Unsyiah adalah:
1. Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 161 tahun 1962, tanggal 24 April 1962 tentang Pendirian Universitas Syiah Kuala;
2. Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0200/0/1995, tanggal 18 juli 1995 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Syiah Kuala;
3. Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 74/D/O/1998, tanggal 25 Agustus 1998 tentang Rincian Tugas Bagian dan Sub Bagian di Lingkungan Universitas Syiah Kuala;
4. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 201/U/2002, tanggal 28 Nopember tentang Statuta Universitas Syiah Kuala;
5. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
6. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor dan Reformasi Birokrasi nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; dan
BAB I. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 4 C. Tugas Pokok dan Fungsi serta Struktur Organisasi Universitas Syiah Kuala
Universitas Syiah Kuala merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang dipimpin oleh Rektor yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pembinaan Universitas Syiah Kuala secara fungsional dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. Dalam mengemban mandat penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, dikembangkan struktur organisasi dengan tugas pokok dan fungsi seperti dikemukakan dalam tabel di bawah ini:
Struktur Organisasi Universitas Syiah Kuala
Keterangan :
BAB I. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 5
2. Senat Universitas Syiah Kuala adalah badan normatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan Universitas Syiah Kuala.
3. Pimpinan Universitas Syiah Kuala yang terdiri dari Rektor dan para Pembantu Rektor adalah penanggung jawab utama yang, di samping melaksanakan arahan dan kebijakan umum, mempunyai wewenang untuk menetapkan peraturan, norma, dan tolok ukur penyelenggaraan pendidikan tinggi atas dasar keputusan Senat Universitas.
4. Fakultas adalah unsur pelaksana akademik Universitas Syiah Kuala yang melaksanakan dan mengkoordinasikan kegiatan pendidikan akademik dan atau profesional dalam satu atau seperangkat cabang ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau kesenian.
5. Lembaga Penelitian merupakan unsur pelaksana akademik Universitas Syiah Kuala yang mengkoordinasikan, memantau, dan menilai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat-Pusat Penelitian serta ikut mengusahakan sumber daya yang diperlukan.
6. Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan unsur pelaksana program akademik Universitas Syiah Kuala yang menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan ikut mengusahakan sumber daya yang diperlukan. 7. UPT merupakan perangkat penunjang dalam pelaksanaan kegiatan dalam
bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masayarakat di luar fakultas, jurusan, laboratorium, dan atau program studi.
8. Unit Penunjang BJM dan SPI merupakan unit kerja internal yang mengawasi pelaksanaan sistem penjaminan mutu akademik dan pelaksanaan pengawasan intern kegiatan dan anggaran.
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 6
BAB II
RENCANA STRATEGIS DAN PENETAPAN KINERJA
A. Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala
Seluruh kebijakan, program, dan kegiatan yang direncanakan dan
dilaksanakan adalah mengacu pada Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala
2012-2017 untuk mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran. Visi, Misi, Tujuan
dan Sasaran Universitas Syiah Kuala adalah sebagai berikut:
1. Visi dan Misi Universitas Syiah Kuala
Visi Universitas Syiah Kuala adalah:
“Menjadi universitas yang inovatif, mandiri, dan terkemuka dalam
pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, humaniora, olahraga, dan seni
sehingga menghasilkan lulusan berkualitas yang menjunjung tinggi nilai‐nilai
moral dan etika”
Misi Universitas Syiah Kuala adalah:
1. Menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi untuk mendukung
pembangunan daerah, nasional, dan internasional berbasis sumberdaya
lokal,
2. Meningkatkan kualitas akademik untuk menghasilkan lulusan yang berdaya
saing tinggi,
3. Menerapkan manajemen mutu terpadu dibidang pendidikan melalui
penerapan prinsip transparansi, partisipatif, efisien, dan produktif,
4. Memperkuat dan memperluas jaringan kerjasama institusional dalam rangka
mengembangkan dan melestarikan temuan ilmu pengetahuan, teknologi,
humaniora, olahraga dan seni, dan
5. Mewujudkan universitas yang mandiri
2. Tujuan dan Tata Nilai Universitas Syiah Kuala
Tujuan
1. Menjadi universitas yang bermutu di bidang pendidikan, penelitian, dan
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 7 2. Menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu mengaplikasikan ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam memecahkan masalah‐masalah kekinian
yang muncul dalam masyarakat dengan mengedepankan nilai‐nilai
kemanusiaan, keimanan dan ketaqwaan,
3. Memberikan pelayanan yang maksimal bagi seluruh stakeholders,
4. Menjadi universitas yang akuntabel mencirikan good governance,
5. Menjadi partner in progress bagi pembangunan daerah, nasional dan
internasional, dan
6. Menjadi universitas mandiri.
Tata Nilai
Untuk mencapai tujuan tersebut, kebijakan penyelenggaraan kegiatan
pendidikan di Universitas Syiah Kuala didasarkan kepada tata nilai yang
mengarah kepada:
1. Kepemimpinan yang kuat (Strong Leadership), menunjukkan perilaku yang
visioner, kreatif, inovatif, pekerja keras, berani melakukan
perubahan‐perubahan ke arah yang lebih baik, dan bertanggung jawab,
2. Kreativitas dan inovasi (Creativity and Innovation), selalu mencari idea‐idea baru untuk dapat menjalankan tugas/perannya dengan lebih baik,
3. Etika dan Integritas (Ethics and Integrity), dalam kehidupan bermasyarakat,
bernegara, maupun menjalankan profesinya, selalu berpegang teguh pada
norma-norma atau peraturan‐peraturan yang berlaku di masyarakat, negara,
dan agama, serta kaidah moral dan etika ilmu pengetahuan,
4. Sinergi (Synergy), bekerja sama untuk dapat memanfaatkan semaksimal
mungkin potensi yang dimiliki Universitas Syiah Kuala,
5. Ekselensi (Excellence), berusaha secara maksimal untuk mencapai hasil
yang sempurna, dan
6. Kebersamaan Sosial dan Tanggung Jawab Sosial (Socio‐cohesiveness and
Social Responsibility), menjaga kerukunan dan peduli terhadap masyarakat
sekitar sebagai ”Jantung Hati Rakyat Aceh”.
3. Kebijakan dan Program Universitas Syiah Kuala
a. Kebijakan dan Program
Beberapa kebijakan dan program Universitas Syiah Kuala, dengan fokus
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 8 evaluasi implementasi program berdasarkan acuan rencana strategis periode I
terhadap rasio kebutuhan dan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan
menjadi optimal, fokus selanjutnya adalah upaya meningkatkan mutu pendidikan
agar relevan dan berdaya saing melalui optimalisasi pelayanan administrasi dan
akademik. Sasaran dan program-program kerja yang terkait harus mampu
menjawab tuntutan mutu dari kapasitas pendidikan yang semakin besar dan
desentralisasi fiskal serta otonomi daerah yang semakin dewasa. Posisi industri
untuk menyandarkan diri pada perolehan lisensi impor telah menyebabkan tidak
dikembangkannya divisi penelitian, pengembangan rekayasa oleh industri terkait.
Akibatnya sampai sekarang porsi biaya yang dipikul oleh pemerintah untuk
mendukung terjadinya alih teknologi dan penemuan teknologi masih sangat
besar dan tidak menurut proporsi sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu,
hubungan kemitraan antara industri di satu pihak, dan perguruan tinggi di pihak
lain, serta dengan lembaga keuangan atau pranata pendukung di sisi lain, belum
mapan dan masih merupakan dambaan yang harus diwujudkan pada tahap
lanjutan pembangunan Universitas Syiah Kuala.
Untuk merespon kondisi di atas maka penguatan pelayanan juga harus
diarahkan dalam penguatan pelayanan penelitian dan pengembangan teknologi
menuju universitas riset. Strategi penguatan pelayanan ini merupakan milestone
perlalihan fokus atau penekanan dari pembangunan aspek kuantitas kepada
aspek kualitas. Didampingi akses pendidikan yang semakin mudah dan
akuntabilitas publik yang semakin transparan, tema mutu layanan pendidikan ini
akan mencipatakan masyarakat berbasis pengetahuan.
Berdasarkan kondisi tersebut, rencana program dan kegiatan yang
tercantum dalam Renstra 2012-2017:
1. Ketersediaan Sistem Pendidikan yang Bermutu dan Relevan:
a) Melakukan diversifikasi mandat dan misi Unsyiah;
b) Mendorong Unsyiah mencapai posisi dan peran terbaiknya;
c) Mengembangkan sumber daya dan memfasilitasi program kademik
perguruan tinggi;
d) Mengimplementasikan perguruan tinggi berbasis good governance;
e) Meningkatkan keselarasan hasil perguruan tinggi dengan kebutuhan
masyarakat;
f) Mendorong proses pendidikan dan pembelajaran yang kondusif untuk
menghasilkan lulusan yang cerdas, terampil, dan berkarakter;
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 9 h) Mengembangkan pusat unggulan berbasis riset dan meningkatkan
relevansi riset;
i) Mendukung implementasi program strategis nasional secara
berkelanjutan;
j) Memperluas dan memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu; dan
k) Mendorong meningkatkan kerjasama internasional.
2. Keterjangkauan, Kesetaraan, dan keterjaminan, Akses untuk Memperoleh
Perguruan Tinggi;
a) Meningkatkan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan;
b) Mendayagunakan berbagai sumber daya untuk meningkatkan cakupan
beasiswa dan bantuan biaya pendidikan;
c) Memperbaiki ekuitas Universitas Syiah Kuala bagi masyarakat Aceh yang
kurang terwakili;
d) Meningkatkan peran masyarakat terutama dunia usaha dan Pemerintah
Aceh dalam memperluas akses dan kesetaraan;
e) Meningkatkan peran teknologi informasi dan telekomunikasi; dan
f) Meningkatkan daya tamping dan mahasiswa pendidikan vokasi.
3. Mewujudkan Sistem Manajemen Pengelolaan Perguruan Tinggi yang Otonom
dan Akuntabel.
a) Mendorong pembangunan sistem kelembagaan mandiri;
b) Menyiapkan kerangka legal Universitas Syiah Kuala menjadi lembaga
otonom dan akuntabel;
c) Menguatkan dan menyehatkan Universitas Syiah Kuala yang otonom dan
akuntabel; dan
d) Membangun mutu dan kapasitas Universitas Syiah Kuala melalui
pembinaan dan kemitraan;
4. Interaksi Perguruan Tinggi dan Masyarakat
a) Memberdayakan masyarakat dalam memberikan kontribusi dalam
pengembangan pendidikan tinggi;
b) Meningkatkan kontribusi perguruan tinggi pada pembangunan
masyarakat;
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 10
b. Rencana Strategi Universitas Syiah Kuala Periode II, Penguatan Pelayanan
(2012-2017)
Fokus rencana strategis Universitas Syiah Kuala pada periode tahun 2012 –
2017 (periode 2) ini telah dirancang ditekankan pada pembangunan penguatan
pelayanan. Berdasarkan evaluasi implementasi program berdasarkan acuan
rencana strategis periode I terhadap rasio kebutuhan dan ketersediaan sarana
dan prasarana pendidikan menjadi optimal, focus selanjutnya adalah upaya
meningkatkan mutu pendidikan agar relevan dan berdaya saing melalui
optimalisasi pelayan adminsitrasi dan akademik.
Sasaran dan program-program kerja yang terkait harus mampu
menjawab tuntutan mutu dari kapasitas pendidikan yang semakin besar dan
desentralisasi fiskal serta otonomi daerah yang semakin dewasa. Posisi industri
untuk menyandarkan diri pada perolehan lisensi impor telah menyebabkan tidak
dikembangkannya divisi penelitian, pengembangan dan rekayasa oleh industri
terkait. Akibatnya sampai sekarang porsi biaya yang dipikul oleh pemerintah
untuk mendukung terjadinya alih teknologi dan penemuan teknologi masih
sangat besar dan tidak menurut proporsi sebagimana mestinya. Oleh sebab itu,
hubungan kemitraan antara industri di satu pihak, dan perguruan tinggi di pihak
lain, serta dengan lembaga keuangan atau pranata pendukung di sisi lain, belum
mapan dan masih merupakan dambaan yang harus diwujudkan pada tahap
lanjutan pembangunan Universitas Syiah Kuala.
Untuk merespon kondisi di atas maka penguatan pelayanan juga harus
diarahkan dalam penguatan pelayanan penelitian dan pengembangan teknologi
menuju universitas riset. Strategi penguatan pelayanan ini merupakan milestone
peralihan fokus atau penekanan dari pembangunan aspek kuantitas kepada
aspek kualitas. Didampingi akses pendidikan yang semakin mudah dan
akuntabilitas publik yang semakin transparan, tema mutu layanan pendidikan ini
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 11 Kebijakan dan Strategi
Tujuan 1: KETERSEDIAAN SISTEM PENDIDIKAN YANG BERMUTU DAN
RELEVAN
a. Kebijakan
1. Melakukan diversifikasi mandat dan misi Unsyiah
Diversifikasi mandat dan misi akademis Unsyiah diperlukan untuk memenuhi
keragaman akan kebutuhan masyarakat dan pembangunan. Kebutuhan
pembangunan nasional dan/atau pembangunan daerah di mana suatu institusi
pendidikan tinggi berdomisili juga perlu dijadikan sebagai aspek yang
dipertimbangkan dalam menentukan mandat dan misi suatu perguruan tinggi.
2. Mendorong Unsyiah mencapai posisi dan peran terbaiknya
Perkembangan perguruan tinggi dilandasi oleh tujuan, fungsi dan lingkungan
yang berbeda-beda. Institusi pendidikan tinggi di Indonesia perlu didorong
pengembangannya dengan memperhatikan keragaman dimaksud sehingga
setiap institusi mengarah pada pencapaian keunggulan yang mencerminkan
keunikan masing-masing sesuai dengan kekhasan dan tingkat kemajuan, potensi
yang dimiliki.
3. Mengembangkan sumber daya dan memfasilitasi program akademik
perguruan tinggi
Dalam rangka mendorong dan memfasilitasi peningkatan mutu dan relevansi
perguruan tinggi, sumber daya dan program akademik di perguruan tinggi perlu
difasilitasi pengembangannya, khususnya dalam rangka meningkatkan kapasitas
perguruan tinggi dalam memberikan pelayanan pendidikan tinggi yang bermutu
dan relevan. Perluasan akses (ekspansi) perlu diikuti oleh penambahan sumber
daya dan program yang dilandasi oleh kebutuhan nyata baik dari sisi perguruan
tinggi sebagai penyedia layanan (supply side) maupun dari sisi masyarakat
pengguna layanan (demand side). Penyediaan dan penambahan sumberdaya
meliputi sumberdaya manusia, sumberdaya sarana‐ prasarana, sumberdaya
keuangan, sumberdaya informasi, sumberdaya manajemen.
4. Mengimplementasikan perguruan tinggi berbasis good governance
Mengembangkan perguruan tinggi yang sehat yang antara lain dicirikan dari
berfungsinya unsure-unsur organisasi dan tata kelola yang sehat berbasis
nilai-nilai akademik, etik, dan meritokratik. Terbangunnya suasana akademik yang
melandasi tata hubungan antar sivitas akademika maupun antara sivitas
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 12 5. Meningkatkan keselarasan hasil perguruan tinggi dengan kebutuhan
masyarakat
Relevansi dalam hal ini dapat diartikan sebagai tingkat sensitivitas sistem
pendidikan tinggi terhadap kebutuhan pemangku kepentingan. Ditjen Dikti perlu
memfasilitasi dan mendorong perguruan tinggi untuk senantiasa meningkatkan
relevansi program dan hasil keluarannya terhadap kebutuhan pembangunan
bangsa baik kebutuhan saat ini maupun di masa yang akan datang. Fasilitasi
dimaksud meliputi penyiapan sumber daya, koordinasi dan pengembangan
sinergi antar instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak industri,
di dalam maupun luar negeri. Agar terwujud kegayutan hasil pendidikan tinggi,
maka Unsyiah berupaya menyelaraskan antara perguruan tinggi dengan dunia
profesi melalui penguatan organisasi profesi serta membangun sistem informasi
pasar kerja.
6. Mendorong proses pendidikan dan pembelajaran yang kondusif untuk
menghasilkan lulusan yang cerdas, terampil, dan berkarakter
Proses pendidikan direncanakan senantiasa untuk memenuhi kompetensi secara
menyeluruh dan seimbang, ilmu, keterampilan dan soft skills. Unsur-unsur soft
skills sangat menentukan pencapaian dan fungsionalisasi dari ranah kognitif dan
psikomotorik. Untuk menghasilkan lulusan yang cerdas, terampil dan berkarakter
diperlukan upaya menyeluruh (holistic) dari berbagai pihak dan melibatkan
seluruh jenjang pendidikan. Unsyiah akan memberikan arah dan memfasilitasi
untuk mengembangkan inovasi pembelajaran yang memungkinkan
dikembangkannya atribut lulusan dimaksud. Inovasi dimaksud meliputi baik
dalam kaitan dengan muatan kurikulum maupun di luar kurikulum yang secara
keseluruhan menciptakan suasana akademik yang kondusif untuk terbentuknya
lulusan yang unggul dan kompetitif.
7. Meningkatkan Kemampuan Kewirausahaan Lulusan
Lulusan Unsyiah juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian serta
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tingginya persentase sarjana yang
menganggur harus diatasi antara lain dengan meningkatkan kemampuan lulusan
Unsyiah untuk menciptakan lapangan kerja melalui peningkatan kreativitas,
daya juang, dan kewirausahaan.
8. Mengembangkan pusat unggulan berbasis riset dan meningkatkan relevansi
riset
Menyadari pentingnya peran riset di perguruan tinggi, Unsyiah perlu
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 13 memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global.
Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Unsyiah
mengembangkan pusat‐ pusat unggulan dengan memanfaatkan kepakaran yang
ada di Unsyiah. Pusat unggulan dimaksud diarahkan pada fokus tertentu, baik
berbasis (sub) sektor, komoditas, maupun issue strategis nasional, dan
melibatkan berbagai disiplin keilmuan agar kajian tuntas dari hulu hingga hilir.
9. Mendukung implementasi program strategis nasional secara berkelanjutan
Pengembangan sektor pendidikan tinggi tidak dapat dilepaskan dari program
strategis nasional yang membutuhkan dukungan sumber daya terdidik dan
trampil yang utamanya tersedia di perguruan tinggi. Ditjen Dikti mendorong dan
memfasilitasi perguruan tinggi untuk berada di garis depan dalam melaksanakan
program strategis nasional. Dalam hal riset, Ditjen Dikti berperan sebagai
penyelaras dengan agenda dewan riset nasional, lembaga riset departemen dan
non-departemen, lembaga riset daerah, maupun riset di dunia industri.
10. Memperluas dan Memperkuat Implementasi Sistem Penjaminan Mutu
Penguatan sistem penjaminan mutu internal perlu dilakukan sebagai upaya
peningkatan mutu secara berkelanjutan. Pada tahap berikutnya Universitas Syiah
Kuala berupaya menjadikan program system penjaminan mutu sebagai internal
driven di setiap unit kerja untuk meningkatkan standar dan daya saing mutu.
11. Mendorong dan meningkatkan kerja sama internasional
Sejalan dengan arus globalisasi, Unsyiah harus siap untukmenghadapi
persaingan global. Untuk merespon kondisi ini, unsyiah harus menyiapkan
perangkat organisasi serta model kerjasama yang diperlukan untuk
memungkinkan terjadinya internasionalisasi pendidikan tinggi termasuk dalam
hal, namun tidak terbatas pada, mobilitas mahasiswa dan dosen asing,
pengakuan dan penyetaraan gelar dan program studi, serta pengembangan
kerjasama riset.
B. STRATEGI
1. Melakukan diversifikasi mandat dan misi Unsyiah
Memetakan kebutuhan daerah dan nasional atas jalur, jenis, jenjang,
dan bidang ilmu pendidikan tinggi.
Membandingkan dengan PT lain
Memformulasikan mandat dan misi yang lebih membumi, fokus dan
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 14
2. Mendorong Unsyiah mencapai posisi dan peran terbaiknya
Melakukan pemetaan mutu sebagai dasar untuk menentukan tingkat
pengembangan saat ini dan basis perencanaan pengembangan dan
penetapan mandatnya.
Melakukan pemetaan kekuatan berbasis pengembangan keilmuannya
sebagai dasar dari perencanaan pengembangan dan penetapan
mandatnya.
Membangun dan memfasilitasi pusat keunggulan nasional dan regional.
3. Mengembangkan sumber daya dan memfasilitasi program akademik
perguruan tinggi
Memfasilitasi pengembangan mutu dosen dan tenaga kependidikan.
Memfasilitasi investasi sumber daya perguruan tinggi dalam rangka
mengimplementasi program strategis nasional.
Memfasilitasi perguruan tinggi lainnya untuk memanfaatkan sumber
daya secara bersama dalam hal fasilitas pendidikan dan penelitian serta
detasering.
Memfasilitasi interkoneksi antar perpustakaan di seluruh perguruan
tinggi di Indonesia dalam upaya meningkatkan pemanfaatan bersama
sumber belajar.
4. Mengimplementasikan perguruan tinggi berbasis good governance
Mengimplementaikan legal framework untuk terbentuknya tata kelola
PT yang sehat
Memfasilitasi program‐ program akademis pendukung kompetensi
Menjalankan program-program prioritas untuk mendukung good
governance
5. Meningkatkan keselarasan hasil perguruan tinggi dengan kebutuhan
masyarakat
Mengembangan sistem informasi yang menjembatani supply and
demand berbasis kualitas dan kecepatan pelayanan
Melakukan pemetaan kebutuhan lulusan dan produk perguruan tinggi
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 15 Mensinergikan dan mensinkronkan program akademik dengan
kebutuhan pemangku kepentingan baik Lembaga Penelitian Non
Departemen (LPND), Lembaga Penelitian Departemen (LPD), berbagai
Research&Development unit di industri yang diharapkan akan
memperkaya pengembangan pembelajaran, program penelitian,
maupun pengabdian kepada masyarakat.
Menyediakan dan melengkapi fasilitas terkait
6. Mendorong proses pendidikan dan pembelajaran yang kondusif untuk
menghasilkan lulusan yang cerdas, terampil, dan berkarakter
Membangun institusi yang menjunjung tinggi terjadinya suasana
akademik di perguruan tinggi yang sehat dan mencerahkan.
Mengembangkan kurikulum pendidikan yang membangun karakter
berbasis kompetensi
Mengembangkan kualitas proses pembelajaran dan pendidikan yang
membangun karakter
Mendorong kegiatan mahasiswa yang bermuara pada peningkatan
kecerdasan, ketrampilan, dan karakter (kebebasan akademik, kejujuran,
taat hukum, bermoral, dan menjadi warga negara yang baik, berkeadilan
dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas).
7. Meningkatkan Kemampuan Kewirausahaan Lulusan
Mendorong dan memfasilitasi terbentuknya pusat-pusat kewirausahaan
Pengembangan Capacity development and interpreunership programs
8. Mengembangkan pusat unggulan berbasis riset dan meningkatkan
relevansi riset
Mengembangkan sistem terpadu yang dapat menumbuhkan hubungan
akademik dan hubungan industrial.
Menjadikan hasil pusat unggulan mendukung program nasional/daerah,
Memfasilitasi proses peningkatan daya guna dari hasil riset yang
strategis untuk memperkuat daya saing nasional/daerah.
Berperan aktif dalam mengembangkan sistem inovasi nasional dan
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 16 Memfasilitasi pengembangan ipteks berbasis keunggulan sumber daya
lokal (alam, sosial, budaya, manusia) yang memiliki daya saing tinggi
melalui penyediaan fasilitas dan pemberian insentif.
Mendorong dan memfasilitasi aliansi strategis antar perguruan tinggi
untuk membangun kualitas (akademik dan penelitian) pendidikan tinggi
secara sinergi.
9. Mendukung implementasi program strategis nasional secara berkelanjutan
Memperkuat program pendidikan tinggi yang mempunyai relevansi tinggi
dengan kepentingan nasional.
Mendukung program pendidikan tinggi yang memiliki nilai strategis
nasional namun kurang diminati oleh masyarakat luas seperti pertanian,
MIPA, sastra dan budaya daerah.
10. Memperluas dan Memperkuat Implementasi Sistem Penjaminan Mutu
Memperkuat pelaksanaan penjaminan mutu pada tingkat
jurusan/program studi
Melakukan evaluasi yang dilakukan oleh institusi eksternal (BAN-PT dll)
secara berkala dan berkelanjutan
Melakukan audit internal secara berkala dan berkelanjutan dengan
standar mutu yang telah ditetapkan baik untuk akademik (AIMA) maupun
administrasi dan keuangan (SPI)
Kebijakan dan Strategi Tujuan 2: KETERJANGKAUAN, KESETARAAN, DAN
KETERJAMINAN, AKSES UNTUK
MEMPEROLEH PERGURUAN TINGGI
A. KEBIJAKAN
1. Meningkatkan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan
Untuk mewujudkan pencapaian pemerataan pendidikan, maka Universitas Syiah
Kuala bersama masyarakatberupaya mengurangi kesenjangan akses pendidikan
tinggi pada anak-anak usia pendidikan tinggi. Hal ini dilakukan melalui
penambahan secara terus menerus jumlah penerima beasiswa serta jenis
ketersediaan beasiswa, terutama bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 17 penerima beasiswa agar efektif dan efisien. Penyediaan beasiswa bagi
masyarakat kurang mampu hendaknya dikembangkan sejak dari tingkat sekolah
menengah, karena saringan terbesar justru terjadi pada lulusan sekolah
menengah yang tidak mampu melanjutkan sekolah karena biaya. Bentuk
bantuan pembiayaan yang berupa beasiswa, voucher, maupun kredit bagi
mahasiswa dikembangkan melalui kerjasama pemerintah pusat, daerah, dunia
usaha dan industri. Sistem pengelolaan bantuan biaya pendidikan tersebut harus
pula dikembangkan dengan baik agar efektif dan efisien. Belajar dari
pengalaman tingginya default rate dan belum tersedianya sistem penelusuran
lulusan, maka sistem pemberian kredit bagi mahasiswa dilakukan dengan
mengandalkan pada ikatan sosial dan emosional seperti melalui ikatan alumni.
Dikembangkan juga sistem insentif yang baik bagi perguruan tinggi yang berhasil
menyelenggarakannya.
2. Mendayagunakan berbagai sumber daya untuk meningkatkan cakupan
beasiswa dan bantuan biaya pendidikan
Universitas Syiah Kuala mensinergikan dan memobilisasi sumber-sumber
pendanaan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan baik yang berasal dari
pemerintah maupun swasta. Selain dari itu Universitas Syiah Kuala juga
senantiasa berupaya meningkatkan partisipasi para pihak yang berkepentingan
(stakeholders) untuk bersama-sama mengembangkan skim beasiswa dengan
memberikan sistem insentif yang tepat. Di antaranya adalah dengan mendorong
partisipasi dari kelembagaan sosial dan filantropis, berupaya mengembangkan
sistem yang menyebabkan ketersediaan dari beasiswa semakin terjamin tidak
saja untuk pendidikan tinggi berkualitas, namun juga untuk pendidikan yang misi
pemerataannya dianggap cukup penting di Aceh.
3. Memperbaiki ekuitas Universitas Syiah Kuala bagi masyarakat Aceh yang
kurang terwakili
Mengingat beragamnya kondisi geografis maupun budaya dan tingkat kemajuan
sosial ekonomi masyarakat di Propinsi Aceh, maka daerah-daerah yang
dianggap masih tertinggal akan diprioritaskan untuk menerima skema beasiswa
dan bantuan kuliah. Ini diupayakan oleh Universitas Syiah Kuala melalui
pengembangan sistem beasiswa khusus daerah yang kurang terwakili,
diantaranya adalah daerah perbatasan, daerah tertinggal, dan daerah yang
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 18 mencapai pemerataan juga dilakukan dengan pengembangan system
pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan perkembangan teknologi
informasi dan telekomunikasi.
4. Meningkatkan peran masyarakat terutama dunia usaha dan Pemerintah Aceh
dalam memperluas akses dan kesetaraan
Potensi masyarakat, terutama dunia usaha dan Pemerintah Aceh dalam
memperluas akses dan kesetaraan sangat besar. Universitas Syiah Kuala
memfasilitasi dan mendorong partisipasi dunia usaha dan pemerintah daerah
dalam memperluas akses baik melalui beasiswa bagi masyarakat di daerah
maupun melalui pendirian atau perluasan daya tampung perguruan tinggi yang
lulusannya dijamin bisa diserap oleh dunia usaha yang bersangkutan atau oleh
Pemerintah Aceh sesuai dengan potensi dan arah pengembangan daerah.
5. Meningkatkan peran teknologi informasi dan komunikasi
Universitas Syiah Kuala perlu pemanfaatan teknologi informasi dan
telekomunikasi (TIK) serta jejaring riset dan pendidikan tinggi seperti INHERENT
dan GDLN perlu terus dioptimalkan untuk meningkatkan kesetaraan akses pada
pendidikan tinggi yang berkualitas. Pemanfaatan TIK untuk riset dan
pembelajaran jarak jauh didorong untuk meningkatkan efisiensi sumberdaya baik
dosen maupun sarana-prasarana pendidikan seperti kepustakaan digital yang
terintegrasi, e-laboratory, e-learning, dsb. TIK juga dimanfaatkan untuk
meningkatkan tata kelola dan transparansi pengelolaan perguruan tinggi.
6. Meningkatkan daya tampung dan mahasiswa pendidikan vokasi
Lulusan SMK yang akan meningkatkan kompetensinya harus difasilitasi melalui
sistem penerimaan mahasiswa baru jalur vokasi yang berbeda dengan jalur
akademik. Lulusan SMK telah mendapatkan dasar-dasar ketrampilan vokasi
maka masa studi di program diploma dapat dikurangi sehingga akan
meningkatkan daya tampung pendidikan vokasi. Peningkatan daya tamping
pendidikan vokasi harus dilakukan dengan tidak mengurangi tujuan
pengembangan SMK. Pengembangan akademi yang menyelenggarakan
pendidikan D3 hingga D4 harus didorong namun harus melibatkan pemerintah
daerah, dunia usaha dan dunia industri agar lulusan terserap ke lapangan kerja
dengan baik. Karena serapan dunia kerja untuk lulusan pendidikan vokasi tidak
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 19 kemampuan untuk berwirausahaan agar mampu menciptakan lapangan kerja
secara mandiri. Untuk meminimalkan kebutuhan investasi baru, maka perlu
ditingkatkan pemanfaatan fasilitas pembelajaran yang ada di balai latihan kerja,
dsb. melalui kerjasama antar lembaga.
B. STRATEGI
1. Meningkatkan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan
Memantapkan sistim pelayanan dan pendanaan beasiswa dan bantuan
biaya pendidikan mahasiswa.
Memastikan ketersediaan sumber dana beasiswa dan bantuan biaya
pendidikan bagi mahasiswa sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Membangun sistem yang akuntabel dan transparan untuk mengalokasikan
beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa secara tepat
sasaran, waktu, jumlah, dan program.
2. Mendayagunakan berbagai sumber daya untuk meningkatkan cakupan
beasiswa dan bantuan biaya pendidikan
Melakukan perhitungan unit cost pendidikan tinggi secara nyata mengacu
pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Menjalankan kebijakan pemberian beasiswa dan bantuan biaya
pendidikan yang berpihak pada calon mahasiswa yang berprestasi dari
masyarakat miskin.
Membangun sistem beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi
mahasiswa secara tepat sasaran, waktu, jumlah, dan program.
Melaksanakan sistim akuntabilitas penerimaan dana beasiswa dari
donatur oleh perguruan tinggi dan membentuk dana lestari untuk
keperluan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan.
Menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kuantitas
dan kualitas beasiswa dan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa.
3. Memperbaiki ekuitas Universitas Syiah Kuala bagi masyarakat Aceh yang
kurang terwakili
Mengidentifikasi dan mengevaluasi ketersediaan akses pendidikan tinggi
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 20 Meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dan daerah yang
kurang terwakili dengan memprioritaskan pembukaan program studi yang
relevan dan lulusannya dapat diserap dengan sangat baik oleh dunia
usaha di tingkat lokal.
Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan
sumber pendanaan.
Menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan masyarakat secara umum
untuk berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi
masyarakat dan daerah yang kurang terwakili.
4. Meningkatkan peran masyarakat terutama dunia usaha dan Pemerintah Aceh
dalam memperluas akses dan kesetaraan
Menjalin kerjasama sekaligus bertindak sebagai fasilitasi antara dunia
usaha dan masyarakat secara umum untuk berkontribusi dalam
meningkatkan akses pendidikan tinggi dengan memprioritaskan
pembukaan program studi yang lulusannya dapat diserap dengan sangat
baik oleh dunia usaha yang bersangkutan.
Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam memperluas akses
dan kesetaraan.
5. Meningkatkan peran teknologi informasi dan komunikasi
Menyusun peta jalan pengembangan pendidikan jarak jauh terutama
untuk in-service training, continuing education.
Meningkatkan kualitas lulusanidang yang memiliki kompetensi di bidang
IT.
Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk
meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
6. Meningkatkan daya tampung dan mahasiswa pendidikan vokasi
Meningkatkan sistem penerimaan mahasiswa terkait dengan daya
tampung calon mahasiswa asal jalur pendidikan vokasi.
Bekerjasama dengan pihak terkait untuk meningkatkan daya tamping
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 21 Kebijakan dan Strategi Tujuan 3: MEWUJUDKAN SISTEM MANAJEMEN
PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI
YANG OTONOM DAN AKUNTABEL
A. KEBIJAKAN
Salah satu tujuan strategik Universitas Syiah Kuala adalah mewujudkan
Perguruan tinggi yang otonom dan akuntabel serta berdaya saing tinggi.
Universitas Syiah Kuala sebagai jantong hate rakyat aceh berkewajiban untuk
mewujudkan tujuan tersebut, sehingga Universitas Syiah Kuala diharapkan
menjadi kunci bagi kemajuan daerah Aceh dengan menghasilkan lulusan yang
berkarakter, cerdas, dan terampil; memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan
seni baik melalui adaptasi kemajuan ipteks untuk kemakmuran bangsa, maupun
melalui penciptaan inovasi yang relevan bagi pembangunan Aceh dan juga
pembangunan nasional. Untuk mewujudkan Universitas Syiah Kuala yang
otonom dan akuntabel, maka Universitas Syiah Kuala menetapkan kebijakan
yang terkait dengan upaya mewujudkan mewujudkan sistem manajemen
pengelolaan perguruan tinggi yang otonom dan akuntabel, yaitu :
1. Mendorong pembangunan sistem kelembagaan mandiri
Universitas Syiah Kuala menentukan sasaran dalam mendorong pembangunan
sistem kelembagaan mandiri dengan Penguatan Kapasitas dan Kompetensi
Manajerial. Peran, fungsi dan kewenangan Universitas Syiah Kuala harus
diselaraskan antara satu dan lainnya sehingga terbentuk sistem yang sehat,
efisien, dan efektif dalam mencapai kualitas sistem pendidikan tinggi secara
keseluruhan.
2. Menyiapkan kerangka legal Universitas Syiah Kuala menjadi lembaga
otonom dan akuntabel
Universitas Syiah Kuala menetapkan sasaran tatanan organisasi yang baik yang
akan mendorong terciptanya iklim akademik yang sehat dalam semangat
otonomi yang didasari pada kejelasan wewenang antar fakultas ataupun unit,
serta dikelola secara transparan dan akuntabel.
3. Menguatkan dan menyehatkan Universitas Syiah Kula yang otonom dan
akuntabel
Tata kelola Universitas Syiah Kuala yang otonom dan akuntabel yang
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 22 dikembangkan, dengan sasaran pada penguatan SIM secara terintegrasi dan
penguatan kapasitas serta kompetensi staf dalam perencanaan, pengembangan
dan penganggaran. Perubahan tata kelola yang diharapkan adalah adanya
kemandirian yang diikuti dengan akuntabilitas yang tinggi untuk meningkatkan
kualitas dan relevansi secara berkelanjutan.
4. Membangun mutu dan kapasitas Universitas Syiah Kuala melalui pembinaan
dan Kemitraan
Universitas Syiah Kuala menetapkan penguatan sistem pengelolaan pendidikan
yang kondusif bagi iklim akademis dan peningkatan pencitraan publik sebagai
sasaran membangun mutu dan kapasitas melalui pembinaan dan kemitraan.
Melalui pembinaan tersebut diharapkan akan terbangun kapasitas Universitas
Syiah Kuala yang dianggap masih lemah. Melalui program kemitraan, kemajuan
bersama akan terjadi melalui jejaring nasional perguruan tinggi yang semakin
kuat untuk menghadapi persaingan global.
B. STRATEGI
1. Mendorong pembangunan sistem kelembagaan mandiri
Penataan ulang kelembagaan berorientasi kemandirian, profesionalisme,
transparan dan akuntabel.
Penyehatan organisasi melalui program peningkatan kapasitas dan
kompetensi manajerial internal
Kaderisasi dan penataan SDM organisasi yang loyal, professional dan
mandiri.
2. Menyiapkan kerangka legal Universitas Syiah Kuala menjadi lembaga
otonom dan akuntabel
Menyikapi peraturan pemerintah terkait dengan kerangka legalitas untuk
menjadikan Universitas Syiah Kuala sebagai lembaga perguruan tinggi
yang otonom dan akuntabel sesuai undang-undang yang berlaku
Menyiapkan program, sistem dan SDM untuk menjadi lembaga perguruan
tinggi yang otonom dan akuntabel
Melakukan benchmarking untuk penguatan dan pengalaman dalam
penataan kerangka legalitas menjadi lembaga perguruan tinggi yang
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 23 3. Menguatkan dan menyehatkan Universitas Syiah Kula yang otonom dan
akuntabel
Persiapan kemungkin perubahan sistem tatakelola perguruan tinggi
Penataan SIM yang terintegrasi dengan melaksanakan program
penguatan staf perencanaan, pengembangan dan penganggaran
Penataan sistem keuangan dan asset dengan penerapan sistem yang
efisien, transparan dan akuntabel
4. Membangun mutu dan kapasitas Universitas Syiah Kuala melalui pembinaan
dan Kemitraan
Pembinaan dan penguatan sistem penjaminan mutu internal (SPMI)
melalui perbaikan dan penataan sistem administrasi, perencanaan dan
keuangan.
Pembinaan dan penguatan sistem penjaminan mutu internal (SPMI)
melalui peningkatan daya saing pelayanan dan prestasi akademik.
Peningkatan program kemitraan dalam kaitan dengan pembinaan dan
penguatan sistem penjaminan mutu internal (SPMI).
Kebijakan dan Strategi Tujuan 4: INTERAKSI PERGURUAN TINGGI DAN
MASYARAKAT
A. KEBIJAKAN
1. Memberdayakan masyarakat dalam memberikan kontribusi dalam
pengembangan pendidikan tinggi
Pendidikan Tinggi merupakan bagian dari masyarakat. Kemajuan pendidikan
tinggi merupakan cerminan kemajuan masyarakat dan sebaliknya. Kontribusi dan
peran serta masyarakat dalam mengembangkan pendidikan tinggi baik secara
langsung/tangible maupun tidak langsung/intangible harus terus didorong.
Universitas Syiah Kuala mendorong agar masyarakat semakin sadar akan
fungsinya dalam mengembangkan dan menjaga eksistensi pendidikan tinggi
yang berkualitas. Universitas Syiah Kuala mendorong agar partisipasi
masyarakat pada peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi semakin
besar, melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan peran aktif
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 24 pendidikan tinggi. Universitas Syiah Kuala juga mendorong fungsi akuntabilitas
pendidikan tinggi melalui peran kontrol masyarakat.
2. Meningkatkan kontribusi perguruan tinggi pada pembangunan masyarakat
Diharapkan Universitas Syiah Kuala dapat berperan aktif dalam membangun
masyarakat. Kampus harus menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan yang
sehat, menjadi contoh dalam tata‐kelola yang sehat dan akuntabel, dan menjadi
suluh bagi masyarakat Aceh. Universitas Syiah Kuala berperan aktif dalam
mendiseminasi hasil penelitian yang dapat bermanfaat dalam pembangunan
Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya, untuk pembangunan yang
berkelanjutan.
3. Mengembangkan potensi ke khususan Aceh
Universitas Syiah Kuala berperan aktif dalam membina dan mengembangkan
potensi-potensi ke khususan yang dimiliki oleh masyarakat Aceh terkait dengan
pengembangan perguruan tinggi (Unsyiah).
B. STRATEGI
1. Memberdayakan masyarakat dalam memberikan kontribusi dalam
pengembangan pendidikan tinggi
a. Melibatkan masyarakat dalam program kerjasama kelembagaan dalam
negeri
Kerjasama dalam bidang pendidikan
Kerjasama dalam bidang pertanian
Kerjasama dalam bidang peternakan
Kerjasama dalam bidang perikanan/kelautan
Kerjasama dalam bidang kehutanan
Kerjasama dalam bidang energi (hemat energi dan energi keterbarukan)
b. Melibatkan masyarakat dalam program kerjasama kelembagaan luar negeri
Kerjasama dalam bidang pendidikan
Kerjasama dalam bidang pertanian
Kerjasama dalam bidang peternakan
Kerjasama dalam bidang perikanan/kelautan
Kerjasama dalam bidang kehutanan
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 25
c. Mendorong masyarakat untuk mencintai produk pendidikan dan riset dalam
negeri
Pameran produk pendidikan
Pameran produk TIK (tekmologi informasi dan computer)
Pameran produk pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan
Desiminasi hasil riset
d. Mendorong dunia usaha untuk membangun university based industrial R&D.
Kunjungan/visitasi industri secara reguler
Solving problem yang terjadi di industri melalui riset
Penawaran produk riset
e. Meningkatkan kontribusi masyarakat (non SPP) pada pendanaan pendidikan
tinggi.
Jasa Konsultan
Lahan untuk peningkatan income generating
f. Bekerjasama dengan instansi terkait untuk mendorong kebijakan tax
exemption (pengecualian pajak) dan tax deduction (pengurangan pajak) bagi
donatur untuk mengembangkan akses dan kualitas pendidikan tinggi.
Konsultasi pajak (membuka Tax Center Unsyiah)
Kerjasama dengan lembaga perpajakan dan keuangan
2. Meningkatkan kontribusi perguruan tinggi pada pembangunan masyarakat
a. Menginformasikan hasil‐hasil riset kepada masyarakat secara sistimatis dan
berkelanjutan
Desiminasi hasil riset ke stakeholder
Aplikasi hasil riset alam peningkatan pendapatan masyarakat
b. Mengembangkan inkubator ipteks bisnis/industri.
Pendirian inkubator ipteks bisnis/industry
Pendirian pusat kerjasama usaha berbasis ungulan perguruan tinggi
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 26
c. Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat secara institusional dalam
jangka panjang dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan, keunikan, dan
keunggulan lokal.
d. Meningkatkan kerjasama dengan industri berbasis penelitian dan
pengembangan.
e. Meningkatkan kerjasama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah
berbasis penelitian dan kebijakan.
f. Mengembangkan “program pelayanan aplikasi pengetahuan” yang dapat
dimanfaatkan masyarakat secara mudah dan murah.
3. Mengembangkan potensi ke khususan Aceh
Menggali potensi khususan Aceh melalui penelitian.
Mengembangkan program studi yang terkait dengan ke khususan Aceh.
Mengembangkan kerjasama yang terkait dengan ke khususan Aceh.
B. Rencana Kinerja Tahunan Universitas Syiah Kuala Tahun 2014
Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun Anggaran 2014 disusun
berdasarkan Rencana Strategis Universitas Syiah Kuala sebagai upaya untuk
mencapai sasaran, tujuan, misi dan visi lembaga. Dalam mekanisme Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah (SAKIP), RKT merupakan dasar bagi
penyusunan dokumen penetapan kinerja. Berdasarkan RKT tersebut, maka
diajukan dan disetujui anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai rencana
tahunan tersebut. Berdasarkan rencana kinerja tahunan yang telah disetujui
anggarannya, maka ditetapkan suatu penetapan kinerja yang merupakan
kesanggupan dari Rektor Universitas Syiah Kuala untuk mewujudkan kinerja
seperti yang telah direncanakan. Adapun rencana kinerja tahunan yang
diusulkan pada pelaksanaan rapat kerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2013
untuk usulan anggaran rencana kinerja tahun 2014 sebesar Rp.
358.718.770.000,- tertuang dalam tabel berikut:
Tabel 2.1. Rencana Kinerja Tahun Anggaran 2014 Universitas Syiah Kuala
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
KINERJA ANGGARAN
Meningkatnya Kualitas dan Kuantitas Input
Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma
2.000 Mhsw 772,550,000
Penerimaan Mahasiswa Baru Program S1 7.500 Mhsw 2,306,500,000
Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 27
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
KINERJA ANGGARAN
Meningkatnya Kualitas
Proses dan Hasil
Pendidikan
Mahasiswa Terdaftar Diploma 7.500 Mhsw 4,882,554,000
Mahasiswa Terdaftar S1 22.000 Mhsw 37,722,036,000
Mahasiswa Terdaftar S2 2.500 Mhsw 8,143,403,000
Layanan Perpustakaan 12 Bln 282,500,000
Pengadaan Gedung Pendidikan 20000 M2 105,000,000,000
Pengadaan Peralatan Pendidikan 1000 Unit 85,000,000,000
Pengadaan Sarana Gedung Pendidikan
Pengembangan Materi Pembelajaran
Berbasis ICT (BOPT)
8 Kegiatan 249,085,000
Pengadaan Buku Perpustakaan 1.000 Buku 1,531,500,000
Pengadaan Buku Perpustakaan Swadana 7.904 Buku 2,345,519,000 PT Yang Menerapkan Sistem Penjaminan
Mutu
1 PT 1,078,878,000
Prodi Memenuhi Standar Mutu Pembelajaran
56 Prodi 3,410,000,000
Pengembangan Metode Dan Strategi Pembelajaran
56 Prodi 2,072,148,000
Pengembangan Kurikulum 4 Fakultas 974,085,000
Dosen Ikut Program Pengembangan SDM Swadana
50 Dosen 940,500,000
Tenaga Kependidikan Ikut Program Pengembangan SDM Swadana
Lulusan S1 5000 Mhsw 4,530,500,000
Lulusan Pascasarjana 300 Mhsw 1,836,000,000
Pengembangan Skill SDM Tenaga
Pendidik Bidang Penelitian dan
Pengabdian Kepada Masyarakat
5 Kegiatan 206,300,000
Hasil Pelaksanaan Program KKN PPM 500 Judul 545,000,000
Artikel Ilmiah Yang Layak Terbit Diberkala Ilmiah
45 Artikel 475,000,000
Hasil Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi
70 Judul 5,000,000,000
Jurnal Penerima Bantuan Peningkatan Mutu Tata Kelola
7 Jurnal 645,000,000
Hasil Penelitian Swadana 80 Judul 2,684,000,000
Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Swadana
50 Judul 2,996,750,000
Meningkatnya Kualitas Dan Pengelolaan Pendidikan
Layanan Perkantoran Satker 1 Pedoman 9,172,000,000
Dokumen Pengembangan Sistem Tata Kelola, Kelembagaan, dan SDM
20 Dokumen 2,451,590,000
Operasional Perkantoran Universitas
Swadana
12 bulan 42,750,000,000
Meningkatnya
Kerjasama PTN dengan
PT Mitra, Industri,
Pemerintah dan
Masyarakat
Pengembangan Kerjasama PT Dengan Industri, Pemerintah Dan Masyarakat (BOPT)
3 Kegiatan 518,990,000
Meningkatnya Kualitas
Hasil Kegiatan
Kemahasiswaan
Layanan Organisasi Kemahasiswaan 12 Bln 3,307,500,000
Pusat Optimalisasi Pengembangan Karir 1 Keg 98,700,000
Mahasiswa Melaksanakan Belajar Bekerja Terpadu
540 Mhsw 223,730,000
Mahasiswa Berprestasi Unggul Dalam Minat Dan Bakat
1.000 Mhsw 555,660,000
Mahasiswa Berprestasi Unggul Dalam Bidang Akademik
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 28
2.3 Penetapan Kinerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2014
Penetapan Kinerja merupakan tekad dan janji rencana kinerja tahunan
yang akan dicapai antara pimpinan instansi pemerintah/unit kerja yang menerima
amanah/tanggungjawab/kinerja dengan pihak yang memberikan amanah/
tanggungjawab/kinerja. Dengan demikian, penetapan kinerja ini merupakan
suatu janji kinerja yang akan diwujudkan oleh seorang pejabat penerima amanah
kepada atasan langsungnya. Penetapan kinerja ini akan menggambarkan
capaian kinerja yang akan diwujudkan oleh suatu instansi pemerintah/ unit kerja
dalam suatu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang
dikelolanya.
Tujuan umum diterapkannya Penetapan Kinerja adalah 1) Intensifikasi
pencegahan korupsi; 2) Peningkatan kualitas pelayanan publik; 3) Percepatan
untuk mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, dan 4) Transparan,
dan akuntabel. Sedangkan tujuan khususnya adalah 1) Meningkatkan
Akuntabilitas, Transparansi, dan Kinerja Aparatur; 2) Sebagai wujud nyata
komitmen antara penerima amanah dengan pemberi amanah; 3) Sebagai dasar
penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi; 4)
Menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur; dan 5)
Sebagai dasar Pemberian reward atau penghargaan dan sanksi.
Berkaitan dengan penjelasan-penjelasan tersebut, maka pada awal tahun
2014 Universitas Syiah Kuala telah menyusun dan menetapkan kinerja tahunan
sebesar Rp. 191.629.146.000,- diluar gaji dan operasional perkantoran (Rupiah
Murni/Rutin) yang dirancang dengan mengacu pada Rencana Strategis
Universitas Syiah Kuala Tahun 2012-2017 dan Indikator Kinerja Utama dan
Indikator Kinerja Kegiatan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi seperti disajikan
dalam Tabel di bawah ini:
Tabel. 2.2. Penetapan Kinerja Universitas Syiah Kuala Tahun 2014
SASARAN
Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma 2.000 Mhsw 572,550,000
Penerimaan Mahasiswa Baru Program S1 7.500 Mhsw 1,509,500,000
BAB II. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 29
Mahasiswa Terdaftar Diploma 7.500 Mhsw 4,882,554,000
Mahasiswa Terdaftar S1 22.000 Mhsw 37,722,036,000
Mahasiswa Terdaftar S2 2.500 Mhsw 8,143,403,000
Layanan Perpustakaan 12 Bln 282,500,000
Pengadaan Sarana Gedung Pendidikan Swadana 608 Unit 3,688,940,000
Pembangunan Gedung Pendidikan Swadana 1.654 M2 5,788,518,000
Pengadaan Meubelair Swadana 1.027 Unit 4,721,918,000
Pengadaan Peralatan Pendidikan Swadana 100 Unit 4,920,736,000
Pengembangan Materi Pembelajaran Berbasis ICT
(BOPT) 8 Kegiatan 249,085,000
Pengadaan Buku Perpustakaan 1.000 Buku 1,531,500,000
Pengadaan Buku Perpustakaan Swadana 7.904 Buku 2,345,519,000
PT Yang Menerapkan Sistem Penjaminan Mutu 1 PT 1,078,878,000
Prodi Memenuhi Standar Mutu Pembelajaran 56 Prodi 3,410,000,000
Pengembangan Metode Dan Strategi Pembelajaran 56 Prodi 2,072,148,000
Pengembangan Kurikulum 4 Fakultas 974,085,000
Dosen Ikut Program Pengembangan SDM Swadana 50 Dosen 940,500,000
Tenaga Kependidikan Ikut Program Pengembangan SDM Swadana
Lulusan S1 5000 Mhsw 4,530,500,000
Lulusan Pascasarjana 300 Mhsw 1,836,000,000
Pengembangan Skill SDM Tenaga Pendidik Bidang
Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 5 Kegiatan 206,300,000
Hasil Pelaksanaan Program KKN PPM 500 Judul 288,700,000
Artikel Ilmiah Yang Layak Terbit Diberkala Ilmiah 45 Artikel 375,000,000
Hasil Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi 70 Judul 3,500,000,000
Jurnal Penerima Bantuan Peningkatan Mutu Tata
Kelola 7 Jurnal 526,620,000
Hasil Penelitian Swadana 80 Judul 2,684,000,000
Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Swadana 50 Judul 1,996,750,000
Meningkatnya Kualitas Dan Pengelolaan Pendidikan
Layanan Perkantoran Satker 1 Pedoman 8,131,194,000
Dokumen Pengembangan Sistem Tata Kelola,
Kelembagaan, dan SDM 20 Dokumen 2,451,590,000
Penyelenggaraan Operasional Dan Pemeliharaan
Perkantoran 12 Bulan 15,760,000,000
Operasional Perkantoran Universitas Swadana 12 bulan 31,070,612,000
Output Cadangan Layanan Perkantoran Swadana 12 Bulan 24,842,250,000
Meningkatnya
Pengembangan Kerjasama PT Dengan Industri,
Pemerintah Dan Masyarakat (BOPT) 3 Kegiatan 518,990,000
Meningkatnya Kualitas Hasil Kegiatan Kemahasiswaan
Layanan Organisasi Kemahasiswaan 12 Bln 3,307,500,000
Pusat Optimalisasi Pengembangan Karir 1 Keg 98,700,000
Mahasiswa Melaksanakan Belajar Bekerja Terpadu 540 Mhsw 223,730,000
Mahasiswa Berprestasi Unggul Dalam Minat Dan
Bakat 1.000 Mhsw 555,660,000
Mahasiswa Berprestasi Unggul Dalam Bidang
BAB III. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 30
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Analisis Capaian Sasaran
Analisi capaian sasaran dari hasil pengukuran capaian sasaran program yang
dihasilkan oleh kegiatan Universitas Syiah Kuala tahun 2014, menunjukkan
terjadinya peningkatan bila dibandingkan hasil pencapaian kinerja tahun 2013.
Bila secara anggaran persentase mencapai 93.04%, namun secara kinerja
BAB III. LAKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA TAHUN 2014 31 Tabel. 3.1. Uraian hasil capaian kinerja kegiatan Universitas Syiah Kuala tahun 2014.
SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR KINERJA
TARGET
KINERJA ANGGARAN Uraian Hasil Capaian Kinerja Kegiatan
Meningkatnya
Diploma 2.000 Mhsw 572,550,000
1. Ada kecenderungan penurunan penerimaan mhs S1 (krn tidak ada JMU lagi), dan terjadi peningkatan mahasiswa diploma, pascasarjana, profesi, dan spesialis. Namun secara keseluruhan target tidak tercapai.
2. Terjadi peningkatan jumlah mahasiswa asing aktif 2014 : 37 orang dari 8 negara Penerimaan Mahasiswa Baru Program
S1 7.500 Mhsw 1,509,500,000
Penerimaan Mahasiswa Baru Program
Pascasarjana 1.300 Mhsw 1,217,750,000
Meningkatnya Kualitas Proses Pembelajaran.
Mahasiswa Terdaftar Diploma 7.500 Mhsw 4,882,554,000 1. Rasio mahasiswa: dosen = 20,18 (ideal)
2. Terjadi peningkatan jumlah mahasiswa terdaftar secara keseluruhan dibandingkan jumlah mahasiswa tahun 2013 sebanyak 29.945 Mahasiswa menjadi 30.562 Mahasiswa pada tahun 2014.
3. Peningkatan kapasistas ruang belajar pada beberapa fakultas.
4. Jumlah Prodi secara keseluruhan bertambah dari 94 pada tahun 2013 menjadi 114 pada tahun 2014.
5. Profil prodi terakreditasi pada tahun 2014, A = 9 (8%), B=51 (45%), C=22 (19%) Kadaluarsa = 6 (5%) C (DIKTI)=26 (23%).
6. Bidang Perpustakaan
a. Pengunjung naik sebesar 56,37%
b. Peminjaman naik sebesar 69,20%
c. Anggota yang melakukan peminjaman naik sebesar 59,25%
d. Anggota perpustakaan yang terdaftar meningkat sebesar 33,72%
e. Buku yang dipinjam naik sebesar 64,55%
f. Artikel e-journal yang didownload naik sebesar 106,59%
g. Chapter e-book yang didownload naik sebesar 807,13%
Mahasiswa Terdaftar S1 22.000 Mhsw 37,722,036,000
Mahasiswa Terdaftar S2 2.500 Mhsw 8,143,403,000
Layanan Perpustakaan 12 Bln 282,500,000
Pengadaan Gedung Pendidikan 20.000 M2 105,000,000,000
Pengadaan Peralatan Pendidikan 1.000 Unit 85,000,000,000
Pengadaan Sarana Gedung
Pendidikan Swadana 608 Unit
Pengadaan Meubelair Swadana 1.027 Unit 4,721,918,000
Pengadaan Peralatan Pendidikan
Swadana 100 Unit
4,920,736,000 Pengembangan Materi Pembelajaran
Berbasis ICT (BOPT) 8 Kegiatan 249,085,000
Pengadaan Buku Perpustakaan 1.000 Buku 1,531,500,000
Pengadaan Buku Perpustakaan
Swadana 7.904 Buku 2,345,519,000
PT Yang Menerapkan Sistem
Penjaminan Mutu 1 PT 1,078,878,000
Prodi Memenuhi Standar Mutu
Pembelajaran 56 Prodi 3,410,000,000
Pengembangan Metode Dan Strategi
Pembelajaran 56 Prodi 2,072,148,000