LAPORAN INDIVIDU
PRAKTIK DIRECTING TELEVISI
oleh
Nama : Setyaningrum Aji Santosa
NIM : 01413142700
Profesi : Pengarah Acara
Program Studi : MANAPRODSI A
JURUSAN PENYIARAN
SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA “MMTC”
YOGYAKARTA
2016
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya Laporan Pertanggung Jawaban Praktik Directing Televisi ini dengan tepat waktu. Laporan ini disusun untuk memenuhi syarat penilaian akhir praktikum Directing Televisi Manajemen Produksi Siaran Semester Ganjil Tahun 2015/2016
Pada kesempatan ini, penulis juga mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ari Mintarti M, S.PT, M.Sn selaku Ketua Program Studi Manajemen Produksi Siaran. 2. Bapak dan Ibu dosen pembimbing praktikum
3. Kelompok praktik directing tv
4. Dan pihak lainnya yang telah mendukung proses praktik directing tv ini.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, baik dari segi sistematika, materi maupun penyajiannya. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, agar kekurangan yang ada dapat diperbaiki.
Akhir kata, semoga laporan ini dapat bermanfaat baik bagi penulis maupun bagi pembaca secara umum.
Yogyakarta, 9 Januari 2016
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar 2
Daftar Isi 3
Lembar Persetujuan 4
Bab I Pendahuluan 5
A. Latar Belakang 5
B. Landasan Teori 5
a) Pengarah Acara b) Shooting Script c) Camera Card
5 6 7
C. Tujuan 7
D. Manfaat 7
Bab II Pelaksanaan Kegiatan Praktik 8
A. Perencanaan 8
B. Pelaksanaan 8
C. Evaluasi 8
Bab III Penutup 10
A. Kesimpulan 10
B. Saran 10
Daftar Pustaka 11
Lampiran 12
LEMBAR PERSETUJUAN
Disahkan Oleh
Ketua program Studi Manajemen Produksi Siaran
Ketua Jurusan
Ari Mintarti M, S.PT, M.Sn Arif Budianto
Pembantu Ketua I
Dra. Rakhmawati., MM
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
yang mereka emban. Disamping itu tugas seorang pengacara ketika melaksanakan produksi diawali dengan menerima sebuah naskah, kemudian naskah tersebut harus diteliti, jika perlu diperbaiki, kemudian membuat shooting script dan camera card yang diperlukan bagi seluruh tim produksi, agar acara tersebut dapat berjalan sesuai yang diinginkan. Seorang pengarah acara memegang penuh tanggung jawab terhadap crew dan produksi yang ia lakukan di dalam studio tersebut. Berjalannya produksi dan hasil dari produksi tersebut bergantung pada kinerja pengarah acara itu sendiri serta dibantu dengan partisipasi dari crew-crew lain yang sedang bertugas.
Produksi Acara Musik Show ini memang sengaja dilakukan karena mahasiswa perlu adanya merasakan bagaimana menjadi seorang pengarah acara yang baik dan benar, dan bagaimana seorang pengarah acara bertanggung jawab kepada para crew, hasil produksi dan kepada penonton. Oleh karena itu, mahasiswa yang akan menjadi seorang pengarah acara tersebut harus benar-benar memahami apa yang akan ia tampilkan seolah-olah produksi ini akan disaksikan oleh seluruh masyarakat di negara ini.
B. LANDASAN TEORI
a) PENGARAH ACARA
Pengarah acara adalah seseorang yang ditunjuk untuk bertanggung jawab secara teknis pelaksanaan produksi satu mata acara siatan . jabatan ini dibawah seorang Executive produser dan produser. Pengarah acara atau Bahasa televise pada umumnya disebut Program Director (P.D) adalah salah satu profesi yang cukup menarik perhatian dalam dunia penyiaran televise. Betapa tidak, orang yang menyandang predikat ini notabene nya menjadi penentu arah produksi yang sedang di tangani atau dengan kata lain dapat juga disebut sebagai komandan produksi acara televise. Maka sudah tentu orang yang memangku jabatan sebagai PD harus dapat memiliki keriteria kompetensi tertentu. Beberapa kompetinsi atau kriteria PD antara lain:
1. Memiliki pengetahuan yang cukup tentang perencanaan dan produksi acara televise 2. Memiliki wawasan yang luas (konseptual)
3. Mampu menterjemahkan naskah kedalam bentuk visual 4. Mampu memahami philosofis gambar / visual
5. Memahami grammer of edit
8. Memiliki ketegasan
9. Memiliki komitmen yang jelas
Dalam menjadi pengarah acara, ada empat tahapan kerja produksi acara televise (SOP), meliputi:
1. Pre Production Planning 2. Production Acting 3. Post Production 4. Evaluating
Pengarah acara adalah seseorang yang berpengalaman dan merupakan spesialis dalam tugasnya dan selalu mempertanggung jawabkan hasil karyanya dari segi artistic maupun dari segi produksinya kepada seorang produser.
b) SHOOTING SCRIPT
Shooting Script adalah versi lain dari sebuah naskah film yang digunakan dalam proses produksi atau waktu shooting berlangsung. Jadi sebenarnya antara shooting script dengan naskah sebetulnya tidak jauh berbeda. Dalam sebuah shooting script sudah ada “campur tangan” dari sutradara. Biasanya sutradara memberikan catatan mengeai:
Type of shot
Angle
Camera Movement
Type of shot misalnya : WS, LS,MS,MCU,CU,XCU. Sedangkan angle antara lain : Low Angle, High Angle, Frog View, Over the Sholder(OS). Dan Camera Movement seperti : Zoom In, Zoom Out, Push Pull, Camera Track, Pulls Back.
Pada dasarnya shooting script akan sangat membantu untuk seorang penata kamera atau D.O.P serta sutradara itu sendiri. Dengan shooting script akan mempercepat proses shooting atau pengambilan gambar daripada melakukan improvisasi di lokasi.
c) CAMERA CARD
C. TUJUAN
Tujuan dari praktek ini sendiri ialah:
Mendorong mahasiswa untuk mengetahui bagaimana menjadi seorang pengarah acara di sebuah stasiun televisi
Agar mahasiswa memahami tugas dan tanggung jawab seorang pengarah acara
Membantu mahasiswa untuk menemukan passion atau bidang yang ia senangi dalam bidang penyiaran ini
D. MANFAAT
Manfaat dari Praktik Directing adalah :
Mendapat dan memperluas wawasan untuk menjadi seorang pengarah acara
Mengetahui kinerja masing-masing ketika menjadi seorang pengarah acara
Memiliki gambaran bagaimana seorang pengarah acara melakukan sebuah produksi
Menemukan bidang yang mahasiswa inginkan seperti penulis naskah, floor director atau penata artistic
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTIK
A. PERENCANAAN
Dalam pre produksi karena pembagian job desk sudah di tentukan, maka memilih lagu merupakan tahap awal dari produksi ini. Kemudian setelah berdiskusi dengan talent untuk lagu yang di tentukan barulah pembuat naskah dan camera card dilakukan.
B. PELAKSANAAN
Terakhir adalah proses capture mini DV ke dalam computer, setelah di capture file akan berubah menjadi softcopy lalu dipindahkan dalam sebuah hard disk dan terakhir pembimbing praktik akan mengoreksi satu persatu apa saja kekurangan dan kelebihan produksi tersebut.
C. EVALUASI
Tugas pengarah acara yang saya lakukan di studio memberikan masing – masing camera card satu persatu sambil memeriksa peralatan apakah sudah ada di lokasi atau belum, lalu memberi komando di ruang master kontrol bahwa beberapa menit atau detik lagi proses produksi akan berlangsung dan memberikan komando kepada all crew dan talent untuk stand by di posisi masing-masing, memeriksa ulang di monitor apakah gambar yag akan muncul di monitor sesuai dengan naskah yang dibuat, kemudian memberikan komando kepada switcher untuk memindah gambar, dan terakhir mengakhiri berlangsungnya proses produksi tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada semua crew.
Kendala dan Hambatan
a. Terlalu gugup dan kurang percaya diri saat memberikan aba-aba.
b. Karena terlalu focus terhadap monitoring layar, maka tidak memungkinkan untuk melihat shooting script yang dibuat sebelumnya. Sehingga saya berimprovisasi saat memandu program
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil produksi music show ini, sebagai seorang pemula saya merasa puas karena hasilnya cukup memuaskan bagi saya. Karena sebagai pemula yang belum pernah
berpengalaman dalam bidang tersebut. Mengingat waktu yang sempit dibanding kelompok yang lain, dengan pencapaian yang tidak kalah dengan kelompok lain saya merasa bangga terhadap kelompok dan diri saya sendiri.
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
Hangugan. 2015. Pengarah Acara/ Program Director. Artikel ini diunduh dari
https://hangugan.wordpress.com/category/pengarah-acara-program-director/. Pada tanggal 27 Desember 2015.
Madame. 2015. Program Director-Pengarah Acara. Artikel ini diunduh dari
http://catatanmadame.blogspot.co.id/2015/04/program-director-pengarah-acara.html. Pada tanggal 27 Desember 2015.
Televisiku. 2015. Sutradara Pengarah Acara. Artikel ini diunduh dari
http://televisiku.com/direktori/workshop-tvku/281-sutradara-pengarah-acara. Pada tanggal 27 Desember 2015
LAMPIRAN
Jodoh Pasti Bertemu cover Dwitasari
Original by Afgan
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Dalam hidup pasti ada yang datang dan pergi Memberi cinta atau menembus luka Namun bukankah Tuhan selalu punya rencana
setelah hujan selalu ada pelangi setelah luka pasti ada bahagia
setelah menunggu pasti akan ada yang datang semua indah pada waktunya
jika kau mau menunggu, berusaha dan berdoa
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
PRODUKSI ACARA MUSIK
SEKOLAH TINGGU MULTI MEDIA “MMTC” YOGYAKARTA 2015
CATEGORY : Hiburan FORMAT : Musik studio TITLE : Musik Pop
SUBTITLE : Jodoh Pasti Bertemu DURATION : 3,49 menit
DIRECTOR : Setyaningrum Aji Santosa
No. Mode / TypeShot Visual Audio Durasi
Blank
to focus Talent mulai bernyanyi
Andai engkau tahu
betapa ku mencinta 15”
2 C2- MCUPan right Talent berekspresi, explore the lyric Selalu menjadikanmu isi dalam doaku 15” 3 C1- MS Talent berekspresi, explore the lyric Ku tahu tak mudah menjadi yang kau
pinta 15”
4 C3- MCUPan lef Talent berekspresi, explore the lyric Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya 13”
9 C1-BCU Talent menghayati puisi Dalam hidup pasti adayang datang dan pergi 8” 10 C2-MS Talent menghadap kamera Memberi cinta atau menembus luka 4” 11 C1-XCU Talent menghayati puisi Namun bukankah Tuhan selalu punya
rencana 5”
12 C3-CU Talent menghayati puisi setelah hujan selalu ada pelangi 4” 13 C1 –LS Talent menghayati puisi setelah luka pasti ada bahagia 5” 14 C2-MLS Talent menghayati puisi setelah menunggu pasti akan ada yang
datang 6”
15 C3-MS Talent menghayati puisi semua indah pada waktunya 4”
16 C1-LS Talent menghayati puisi
jika kau mau
menunggu, berusaha
dan berdoa 8”
17 C2 –CU Talent bernyanyi menghadap ke depan Jika aku bukan jalanmu 10” 18 C3- MCU Talent bernyanyi menghadap ke depan Ku berhenti
mengharapkanmu 8”
19 C1- CU Talent berekspresi Jika aku memang
tercipta untukmu 12”
20 C2 – MSPan right Talent berekspresi, explore the lyric kukan memilikimu, jodoh pasti bertemu 15” 21 C3- CUZoom out Talent berekspresi, explore the lyric Jodoh pasti bertemu 10”
Studio : 2 TV Kamera no : 1
Judul / acara : Music Pop – Jodoh Pasti Bertemu
Shot No
Tipe Shot
Obyek Gambar
Keterangan
1 LS Talent From out focus to focus 3 MS Kepala talent yg mulai menghadap
ke depan
5 MLS talent yg bernyanyi 7 MLS Wajah dan ekspresi talent 9 BCU Wajah dan ekspresi talent 11 XCU Mata talent
13 LS Ekspresi badan talent 16 LS Badan talent
19 CU Tangan talent memegang mic
Studio : 2 TV Kamera no : 2
Judul / acara : Music Pop – Jodoh Pasti Bertemu
Shot No
Tipe Shot
Obyek Gambar
Keterangan
2 MCU Talent yang berkspresi Pan right 6 MCU Talent yang berkspresi
10 MS Talent yang berkspresi 14 MLS Seluruh badan Talent 17 CU Wajah talent
20 MS Talent yang berkspresi Pan right
Studio : 2 TV Kamera no : 2
Judul / acara : Music Pop – Jodoh Pasti Bertemu
Shot No
Tipe Shot
Obyek Gambar
Keterangan
4 MCU Ekspresi talent Pan lef 8 CU Wajah talent
12 CU Tangan talent memegang mic 15 MS Talent bernyanyi
18 MCU Talent bernyanyi
21 CU Wajah talent Zoom out