Lembar Pengesahan
Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Bandung-Jatinangor
Menyetujui, Ketua BPM Gama FIB Unpad
Rizky Akbarini 180610110040
Ketua Pelaksana
Jaka Pamungkas Effendi 180710120015
Bekerja sama dengan, Kepala Divisi Kominfo
BEM
Mengetahui, Wakil Dekan 1 Fakultas Ilmu Budaya Unpad
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Hidup mahasiswa! Hidup pemuda! Hidup rakyat Indonesia! Betul memang bahwa tugas utama dari mahasiswa adalah untuk mencari ilmu melalui kegiatan akademik yang diselenggarakan oleh Universitas khususnya, begitu pula yang diselenggarakan oleh instansi-instansi lain umumnya. Banyak sekali kegiatan-kegiatan masyarakat atau mahasiswa terganggu dengan adanya suatu wabah atau penyakit yang menyebabkan aktifitas-aktifitas yang selayaknya atau seharusnya dilakukan menjadi terhambat . Bahkan yang lebih parah adalah pelaku kegiatannya tidak dapat melakukan aktifitas kembali , bisa dikatakan dengan meninggal dunia .
Penyakit adalah salah satu hal yang harus dihindari oleh semua kalangan misalnya dengan berolahraga atau memakan makanan yang bergizi ataupun dengan kebersihan lingkungan yang ditingkatkan . Tetapi yang menjadi pokok permasalahan penyakit ini adalah yang disebabkan oleh nyamuk yaitu penyakit Demam Berdarah atau yang lebih parah adalah penyakit kaki gajah yg disebabkan oleh nyamuk pembawa cacing-cacing . Hal ini yang seharusnya menjadi suatu pemikiran khusus bagaimana caranya untuk menanggulangi dan meminimalisir atau membasmi nyamuk-nyamuk .
Dalam rangka ikut andil dalam membasmi nyamuk-nyamuk , kami menggagas satu program, yaitu “Pembasmian Nyamuk dengan Alat Sederhana” dengan tema “Masyarakat Sehat yang Terbebas dari Nyamuk”.
II. LANDASAN PEMIKIRAN
Landasan Pemikiran diadakannya kegiatan ini adalah dengan berlandaskan banyaknya korban-korban yang meninggal yang diakibatkan oleh nyamuk yang mengakibatkan Demam Berdarah dan Kaki Gajah . Dari tahun ke tahun orang yang terkena penyakit Demam Berdarah semakin tinggi begitu pula dengan penyakit Kaki Gajah , yang dari sampai sekarang belum ada obat untuk menyembuhkannya . Meskipun sekarang adalah musim pergantian dari musim penghujan ke musim kemarau , dimana memang musim penghujan adalah periode tingginya tingkat penyakit Demam Berdarah maupun Kaki Gajah tetapi tidak akan mengurangi bagaimana penyakit itu akan ada . Nyamuk tidak akan pernah habis dan tidak akan pernah berhenti untuk mencari makanannya .
III. TUJUAN KEGIATAN
1. Membasmi nyamuk-nyamuk yang berada di area kampus ataupun rumah-rumah masyarakat .
2. Menempatkan titik-titik atau pos-pos yag akan ditempatkan oleh alat pembasmi nyamuk seperti area persawahan , area-area yang dekat dengan genangan-genangan air .
3. Meningkatkan produktivitas masyarakat dan mahasiswa dalam beraktifitas . 4. Mengurangi korban jiwa akibat dari gigitan nyamuk
“Pembasmian Nyamuk Efektif dengan Alat Sederhana”
V. TEMA KEGIATAN
“Masyarakat Sehat yang Terbebas dari Nyamuk”
VI. BENTUK KEGIATAN
Bentuk kegiatan akan dilaksanakan dengan proses berkelanjutan yaitu setiap 2 bulan sekali dengan cara penggantian kembali alat sederhana pembasmi nyamuk dengan pengontrolan setiap 2 minggu sekali agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan , seperti dicuri karena alat pembasmi nyamuk terbuat dari botol plastik atau terkena hujan karena alat pembasmi nyamuk akan tidak efektif bila terkena hujan .
Alat pembasmi nyamuk ditempatkan di tempat-tempat yang dekat dengan genangan air seperti dipersawahan . Tidak lupa pula ditempat-tempat dekat rumah-rumah,di kampus,begitu juga di sekolah agar siswa-siswa , mahasiswa begitu pula masyarakat terhindar dari penyakit kaki gajah ataupun penyakit demam berdarah . Dengan berazaskan gotong royong masyarakat ataupun mahasiswa setempat berkoordinasi dengan panitia pelaksana akan hal apa yang terjadi .
Pelaksana kegiatan secara langsung dilakukan oleh kami berempat sebagai penanggung jawab suatu daerah yang ditangani . Setiap wilayah dipimpin oleh satu orang sehingga dapat lebih luas cakupannya program ini tercapai . Program ini dengan berazaskan gotong royong meminta bantuan kepada masyarakat ataupun mahasiswa setempat yang tempat tinggalnya dekat dengan pos atau titik penempatan alat sederhana pembasmi nyamuk untuk melaporkan hal-hal yang terjadi mengenai alat tersebut .
IX. PENUTUP
Demikianlah proposal ini kami susun sebagai wujud tekad kami sebagai mahasiswa yang berusaha memaksimalkan kontribusi terhadap Nusa dan bangsa. Pengajuan proposal ini kami maksudkan untuk memberikan gambaran kegiatan yang akan kami laksanakan dan merupakan kerangka acuan dalam pelaksanaannya. Semoga kegiatan ini mendapat dukungan dari semua pihak yang terkait serta dapat berjalan dengan baik dan lancar. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kerjasama dan partisipasi dari berbagai pihak demi suksesnya kegiatan ini.
LAMPIRAN 1 JADWAl
B U L A N
N o . U r a i a n Oktober N o v e m b e r D e s e m b e r Januari Februari 1 . P e r s i a p a n
6 . P e m a s a n g a n A l a t 9 . P e l a p o r a n 7 . K o r d i n a s i
LAMPIRAN 2
Susunan Kepanitiaan
Pengoptimalan Fungsi Majalah Dinding Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran
Ketua Pelaksana : Jaka Pamungkas Effendi
Anggota : Muhammad Hanif Muslim
Baktiar
Nenden Maryani
LAMPIRAN 3
1. Memotong botol plastik(jenis PET) sepasruh.
2. Mencampurkan gula merah dengan air panas hingga lebur , gula merah hanya sebagai reaktan . Setelah dingin tuangkan di separuh bagian bawah botol bagian dinding dalamnya hingga rata .
3. Tambah Ragi . Tidak perlu untuk diaduk karena akan menghasilkan karbon dioksida sebagai penarik perhatian nyamuk .
4. Letakan bagian corong botol terbalik ke dalam separuh botol tadi . 5. Bungkus botol dengan sesuatu yang berwarna hitam (isolasi )
LAMPIRAN 3
RENCANA ANGGARAN BIAYA UNTUK PERIODE KE-1
NO URAIAN PEKERJAAN SAT. VOLUME HARGA
SATUAN (Rp)
SUB TOTAL (Rp)
I. PERALATAN TEKNIS
1 Botol Plastik Pcs 1000,00 2.000,00 2.000.000,00
2 Ragi Kg 100,00 3.000,00 300.000,00
3 Isolasi Pcs 100,00 2.000,00 200.000,00
4 Gula Merah Kg 100,00 4.000,00 400.000,00
Jumlah Total sebelum PPN 2.900.000,00 CATATAN :
1. Belum termasuk pajak, mobilisasi barang/pekeja dan akomodasi
2. biaya pengerjaan belum termasuk