• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aplikasi Pengenalan Alat Musik Tradisional Nusantara Berbasis Android

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aplikasi Pengenalan Alat Musik Tradisional Nusantara Berbasis Android"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 2

LANDASAN TEORI

2.1 Aplikasi

Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.

(2)

suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.

2.2 Pengertian Alat

Alat adalah suatu benda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu; perkakas, perabot, yang dipakai untuk mencapai maksud.

2.3 Pengertian Musik

Musik adalah ilmu atau seni menyusun nada atau suara di urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan. Nada atau suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan (terutama yang menggunakan alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu).

2.4 Pengertian Alat Musik

(3)

2.4.1 Alat Musik Tradisional

Alat Musik Tradisional Indonesia atau yang biasa juga disebut dengan alat musik daerah Indonesia sangat banyak sekali karena biasanya masing-masing provinsi mempunyai alat musik tradisional masing-masing. Dari sekian banyak provinsi berserta dengan masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang seni tradisi yang merupakan identitas dan jati diri serta media ekspresi dari masyarakat.

2.4.2 Alat Musik Modren

(4)

2.5 Alat Musik Berdasarkan Cara Memainkan

2.5.1 Alat musik tiup

Alat musik tiup menghasilkan suara sewaktu suatu kolom udara didalamnya digetarkan. Tinggi rendah nada ditentukan oleh frekuensi gelombang yang dihasilkan terkait dengan panjang kolom udara dan bentuk instrumen, sedangkan timbre

dipengaruhi oleh bahan dasar, konstruksi instrumen dan cara menghasilkannya Contoh alat musik ini adalah terompet dan flute

2.5.2 Alat musik pukul

Alat musik pukul menghasilkan suara sewaktu dipukul atau ditabuh. Alat musik pukul dibagi menjadi dua yakni bernada dan tidak bernada. Bentuk dan bahan bagian-bagian instrumen serta bentuk rongga getar, jika ada, akan menentukan suara yang dihasilkan instrumen. Contoh alat musik ini adalah gendang dan kolintang.

2.5.3 Alat musik petik

(5)

2.5.4 Alat musik gesek

Alat musik gesek menghasilkan suara ketika dawai digesek.Seperti alat musik petik, tinggi rendah nada tergantung panjang dan pendeknya dawai. Contoh alat musik ini adalah kepyak dan rebab.

2.6 Android

2.6.1 Mengenal Android

Android adalah sistem operasi perangkat mobile berBasis linux yang mencakup sistem operasi, middleware, dan aplikasi. Berberapa pengertian lain dari

Android,yaitu:

a. Merupakan platform terbuka atau Open Source (bagi para pengembang ) atau

proggramer untuk membuat aplikasi.

b. Merupakan sistem operasi yang dibeli Google Inc. dari Android Inc.

c. Bukan bahasa pemrograman, akan tetapi hanya menyediakan lingkungan hidup atau Run time Enivroment yang disebut DVM (Delvik Virtual Machine) yang telah dioptimasi untuk device/ alat dengan sistem memory yang kecil.

Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah

(6)

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama

Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi

Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler. Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Setiap tahun Android mengalami pengembangan untuk memperbaiki dan menambah fitur – fitur yang ada adapun urutannya adalah sebagai berikut :

1. Android versi 1.1

Pada tanggal 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaharuan estestis pada aplikasi, jam alarm, voice search

(pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan e-mail.

2. Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Sofrware Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP , kemampuan terhubung secara otomatis ke

(7)

3. Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada september dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik di banding sebelumnya, penggunaan baterai indikakor dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus, kamera, camcorder dan galeri yang diintegrasikan, CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gesture, dan Text-to-speech engine, kemampuan dial kontak, teknologi text to change ( tersedia pada semua ponsel, pengadaan resolusi VWGA).

4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada tanggal 3 Desember 2009 kembali di luncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Éclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan Hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan

HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkaat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile

terbaik (killer apps-aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang apliksi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik. Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan

(8)

5. Android versi 2.2 (F r oyo: Frozen Yoghurt)

Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8

Java Script engine yang dipakai Google Chrome yang mencermatkan kemampuan

rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi AndroidMarket.

6. Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada tanggal 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan, peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio

baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

7. Android versi 3.0 (HoneyComb)

(9)

8. Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk

smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotograsi, mencari e-mail secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC

9. Android versi 5.0 (Jelly Bean)

Android Jelly Bean lebih memofuskan fiturnya ke peningkatan User Interface yang lebih lancar dan responsif. Di versi ini juga menandai hadirnya fitur GoogleNow yang memberikan saran dan rekomendasi berdasarkan data-data yang tersimpan (kontak, kalender, lokasi, dll) di Handphone.(Dodit,2012)

2.6.2 Fitur-Fitur Android

Fitur-fitur yang dimiliki Android yaitu sebagai berikut:

1. Handset Layout adalah Platform disesuaikan dengan lebih besar, VGA, grafik 2D perpustakaan, grafis 3D perpustakaan berdasarkan open GL ES 1,0 spesifikasi, dan tata letak smartphone tradisional.

(10)

3.Connectivity (Konektivitas) adalah Android mendukung teknologi konektivitas termasuk GSM/EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, dan Wi-Fi.

4.Messaging ( Pesan) adalah SMS dan MMS tersedia bentuk threaded pesan termasuk pesan teks.

5.Web browser adalah Browser web yang tersedia di Android di dasarkan pada open source Web Kit kerangka aplikasi.

6.Java support (Dukungan Java) adalah Perangkat keras yang di tulis di Java dapat di komplikasi akan dieksekusi dalam Dalvik mesin virtual, yang merupakan implementasi VM yang dirancang khusus untuk perangkat mobile digunakan, meskipun tidak secara teknis standar Java Virtual Machine.

7.Media support (Dukungan Media) adalah Android berikut mendukung audio

/video/masih format media: H.263, H.264 (Dalam 3GP atau MP4 wadah), MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB (dalam kontainer 3GP), AAAC, HE-AAC (dalam MP4 atau kontainer 3GP), MP3, MIDI, OGG Vorbis, JPEG, WAV, PNG, GIF, BMP.

8.Additional Hardware support (Dukungan Hardware tambahan) adalah Android

dapat menggunakan video /still camera, touchscreens, GPS, pengukur kecepatan, maagnet meter, akselerasi 2D bitblits (dengan Hardware orientasi, scaling, konversi format piksel) dan mempercepat grafis 3D.

9. Development enviroment (Lingkungan pengembangan), Termasuk perangkat emulator, tools untuk debugging, memori dan kinerja profil, sebuah plugin untuk

(11)

10.Market (Pasar), mirip dengan App Store pada iPhone OS, Android pasar adalah sebuah aplikasi yang dapat di download dan di install untuk menargetkan Hardware over-the-air, tanpa menggunakan PC. Awalnya hanya freeware aplikasi yang didukung. Paid untuk aplikasi telah tersedia di pasar Android Amerika Serikat sejak 19 Februari 2009.

11.Multi-touch adalah Android memiliki dukungan asli multi-touch tapi fitur dinonaktifkan pada level kemel (mungkin untuk menghindari Apple melanggar paten pada teknologi layar sentuh). Model tidak resmi telah dikembangkan yang memungkinkan multi-touch, tetapi membutuhkan super user akses ke perangkat berkedip kemel yang unsigned.

2.6.3 Struktur dan Arsitektur Android

Struktur aplikasi Android atau fundamenta l aplikasi ditulis dalam bahasa pemrograman Java. Kode Java dikompilasi dengan file Resource yang dibutuhkan oleh aplikasi, dimana prosesnya di-Package oleh tools yang dinamakan “app tools” kedalam paket Android, sehingga menghasilkan file dengan ekstensi apk. File apk ini yang disebut dengan aplikasi, dan nantinya dapat dijalankan pada eclipse/peralatan

mobile.(Supriadi,2011) Lihat pada gambar 2.1

Ada empat komponen aplikasi Android sebagai berikut:

a. Activities merupakan komponen untuk menyajikan user interface(tampilan program) kepada pengguna.

(12)

c. Broadcast Reciever merupakan komponen yang berfungsi menerima dan bereaksi untuk menyampaikan notifikasi.

d. Content provider merupakan komponen membuat kumpulan aplikasi data secara spesifik sehingga bisa digunakan aplikasi lain.

Secara garis besar, arsitektur Android terdiri atas Applications, Applications Frameworks, Libraries, Android Run time, dan Linux Kernel.

a. Apllications merupakan layer (lapis), dimana kita berhubungan dengan aplikasi saja.

b. Application Frameworks merupakan Open Development Platform yang ditawarkan Android untuk dapat dikembangkan guna membangun apikasi. Pengembang memiliki akses penuh menuju API frameworks seperti yang dilakukan oleh aplikasi kategori inti. Komponen-komponen yang termasuk didalam Appliaction Frameworks adalah sebagai berikut : Views, Content Provider, Resource Manager, Notifications Manager, dan Activity Manager.

c. Libraries merupakan layer, dimana fitur-fitur Android berada.

d. Android Run Time merupakan layer yang membuat aplikasi Android dapat dijalankan, dimana dalam prosesnya menggunakan implementasi linux.

(13)

Gambar 2.1 Arsitektur Sistem Operasi Android

2.7 Eclipse

Eclipse adalah sebuah IDE (Integrted Development Envirotment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat di jalankan di semua platform (Platform Independent). Berikut ini adalah sifat dari Eclipse:

Multi-platform: Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows, Linux, Solaris, AIX, HP-UX dan Mac OS X.

Mulit-language: Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java,akan tetapi Eclipse mendukung pengembangan aplikasi berBasis bahasa pemrograman lainnya, seperti C/C+ + , Cobol, P ython, Perl, PHP, dan lain sebagainya.

APPLICATIONS

Resource Manager Location Manager Notification Manager

ANDROID RUNTIME

Core Libraries

Dalvik Virtual Machine

LIBRARIES

Surface Manager Media Framework SQLite

FreeType

Display Driver Camera Driver Flash Memory Driver Binder(IPC) Driver

Power Management Audio Drivers

(14)

digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.

Eclipse pada saat ini merupakan salah satu IDE favorit dikarenakan gratis dan

open source, yang berarti setiap orang boleh melihat kode pemrograman perangkat lunak ini. Selain itu, kelebihan dari Eclipse yang membuatnya populer adalah kemampuannya untuk dapat dikembangkan oleh pengguna dengan komponen yang dinamakan plug-in.

2.8 JDK(Java Development Kit)

Java Development Kit (JDK) memuat program-program dan library yang Anda butuhkan untuk meng-compile dan me-launch program Java. Dua program utama yang ada di JDK adalah javac dan java. Program java dan javac berada di

sub-directory bin/ di bawah JAVA_HOME. Agar Anda bias meng-compile dan me-launch

program Java dari directory mana saja, Anda bisa menambahkan JAVA_HOME/bin ke dalam environment varia ble bernama PATH. Untuk mengetahui cara penggunaan dari

(15)

2.9 Flowchart

Flowchart merupakan bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Flowchart menjelaskan tentang urutan –urutan dari prosedur yang ada di dalam sistem dengan menggunakan simbol-simbol. Adapun simbol dan fungsi flowchart tersebut dijelaskan pada table 2.1.

(16)

2.10 Basis Data

2.10.1 Pengertian Basis Data

Basis data atau juga disebut database, terdiri dari dua penggalan kata yaitu data dan

base, yang artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual, databa se diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga menghasilkan informasi.

Selain itu, untuk mengelola dan memanggil query Basis data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak yang disebut Sistem Manajemen Basis Data atau juga disebut Database Management System(DBMS). Penggabungan Database Management System (DBMS) dengan Basis

Data akan membentuk satu kesatuan yang disebut Sistem Basis Data. Sistem Basis

Data adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

2.10.2 Komponen Dasar Basis Data

Dalam membuat basis data harus memiliki komponen dasar. Agar terciptanya basis

(17)

a. Data: representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, symbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya

b. Hardware: terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengelola sistem basis data berupa: peralatan penyimpanan (disk, drum, tape), peralatan input dan output, atau peralatan komunikasi

c. Software: sebagai perantara antara pemakai dengan data fisik pada basis data, dapat berupa: Database Management System (DBMS) atau program-program aplikasi dan prosedur-prosedur.

2.11 Database SQLite Manager

SQLite Manager adalah sebuah ekstensi atau add-ons dari browser mozila firefox

yang digunakan untuk mengelola database SQLite dengan tampilan berbasis web. Untuk dapat menggunakan aplikasi SQLite Manager ini caranya adalah sebagai berikut :

1. Buka browser Mozila Firefox

2. Download dan InstallSQLiteManager

(18)

Gambar 2.2 SQLite Manager

2.1 Photoscape

Photoscape adalah sebuah Software editor gambar seperti Photoshop. Software dapat

didownload dengan gratis karena bersifat freeware. Untuk anda yang bingung menggunakan Adobe P hotoshop bisa menggunakan Photoscape untuk mengedit foto/image.

Memang Photoscape memiliki beberapa keterbatasan dibandingkan

Photoshop, namun Software ini sangat ringan dan sangat mudah untuk digunakan dibandingkan dengan Adobe Photoshop. Fitur Utama yang dimiliki Photoscape yaitu: 1. Viewer : Lihat folder foto, slideshow

2. Editor : mengubah ukuran, kecerahan warna dan penyesuaian, white bala nce, latar koreksi, frame, mosaik modus, menambahkan teks, gambar lukisan, filter,

mengakibatkan mata merah

(19)

4. Page : Membuat satu foto dengan menggabungkan beberapa foto di halaman bingkai

5. Combine : Membuat satu foto dengan melampirkan beberapa foto vertikal atau horizontal

6. Animated GIF : Membuat animasi satu foto dengan beberapa foto 7. Print : Cetak potret shot, carte de penghabisan, foto paspor 8. Splitter : Bagikan foto ke dalam beberapa bagian

9. Screen Capture : Ambil foto layar Anda dan menyimpannya

10.Color Picker : Perbesar gambar pada layar, pencarian dan memilih warna

11.Rename : Mengubah nama file foto dalam modus batch

12.Raw Converter : Mengkonversi RAW ke jpg

Gambar

Gambar 2.1  Arsitektur Sistem Operasi Android
Tabel 2.1 Simbol-Simbol Flowchart
Gambar 2.2 SQLite Manager

Referensi

Dokumen terkait

Para Dosen Program Studi Diploma III Teknik Informatika Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan bekal ilmu kepada penulis.. Para Karyawan/wati Program Studi Diploma III

Dalam upaya ikut menjaga kelestarian alat musik tradisional dan memanfaatkan teknologi Android yang semakin berkembang dengan pesat saat ini dan mulai menjadi

berapa banayak alat musik tersebut yang ada di Maluku atau didaerah-daerah sekitar, khusunya pulau Ambon. NS: Sekarang alat musik Totobuang sudah sangat berkurang untuk itu

Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi serunai sebagai media pengenalan alat musik tradisional Sumbawa dengan menggunakan sistem berbasis

berapa banayak alat musik tersebut yang ada di Maluku atau didaerah-daerah sekitar, khusunya pulau Ambon. NS: Sekarang alat musik Totobuang sudah sangat berkurang untuk itu

Tujuan penelitian pengenalan alat musik tradisional (dol) digital berbasis android adalah untuk menambah wawasan dalam belajar dol virtual dengan android sehingga yang lebih

Spesifikasi Perangkat Lunak dalam menerapkan rancangan yang telah dibuat, dibutuhkan beberapa perangkat lunak untuk membuat aplikasi media pembelajaran ini, yaitu

Tujuan penelitian pengenalan alat musik tradisional (dol) digital berbasis android adalah untuk menambah wawasan dalam belajar dol virtual dengan android sehingga yang lebih