KEMENTERIAN AGAMA RI
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
Jln. Lapangan Banteng Barat No. 3 - 4Telpon: (021) 3812344, 3812642, 3811654 Fax 3811436 JAKARTA Website : pendis.kemenag.go.id
Nomor : Jakarta, Desember 2010 Lamp. : -
Perihal : Pengumuman Beasiswa Sandwich Program
di the Australian National University (ANU), Canberra
Kepada Yth.: 1. Rektor UIN 2. Rektor IAIN 3. Ketua STAIN
Wilayah Jawa Timur, Sulawesi, NTT, NTB, dan Papua
Assalamu’alaikum wr. wb.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, bekerjasama dengan Patnership in Islamic Education Scholarship (PIES), Australia, membuka kesempatan kepada 10 (sepuluh) dosen PTAI yang sedang menyelesaikan program doktor untuk memperoleh beasiswa sandwich program di the Australian National University (ANU), Canberra, dengan ketentuan sebagai berikut:
A. Ketentuan Umum Calon Peserta
1. Dosen pada Perguruan Tinggi Agama Islam di wilayah Jawa Timur, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Papua;
2. Sekurang-kurangnya telah menulis 1/3 disertasi program doctoral;
3. Tidak pernah belajar di perguruan tinggi luar negeri dengan pengantar perkuliahan menggunakan bahasa Inggris.
B. Ketentuan Seleksi
Seleksi akan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1. Proporsi gender;
2. Academic merit;
3. Kesesuaian antara topik penelitian dengan keahlian supervisor.
(Catatan: Program Sandwich hanya diperuntukkan untuk Kajian Islam (Islamic Studies)
C. Persyaratan
1. Mengisi formulir pendaftaran; 2. Proposal disertasi;
3. Surat Keterangan dari Pimpinan Perguruan Tinggi tempat Pendaftar bekerja; 4. Persyaratan dikirim selambat-lambatnya tanggal 29 Desember 2010 ke Subdit
Kerjasama dan Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI. Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3 – 4 Jakarta Pusat, Lt. 8
D. Tahapan Seleksi 1. Seleksi Berkas
a. Panitia seleksi akan memilih 15 (lima belas) calon peserta untuk mengikuti interview.
b. Hasil seleksi berkas akan diumumkan di situs www.ditpertais.net
2. Interview
a. Interview dilakukan oleh Prof. Greg Fealy dan perwakilan dari kedutaan besar Australia di Indonesia
b. Pelaksanaan interview pada bulan Januari 2010. E. Lain-lain
1. Calon peserta terpilih akan memperoleh training bahasa Inggris secara intensif selama enam minggu di IALF Jakarta.
2. Setelah dua minggu mengikuti training, peserta akan dinilai dan bagi mereka yang tidak memenuhi kualifikasi akan diberhentikan dari kursus.
3. Peserta diwajibkan mengikuti kursus sekurang-kurang 85% dari daftar hadir. Demikian pengumuman untuk diketahui dan diinformasikan kepada para dosen yang berminat.
Wasssalamu’alaikum wr. wb.
A.n. Direktur Jenderal
Direktur Pendidikan Tinggi Islam