Lampiran 2. Gambar tumbuhan jerami padi
( a )
( b ) Keterangan :
Lampiran 3. Gambar serbuk, α-selulosa, dan karboksimetil selulosa jerami padi ( Oryza sativa L. )
(a)
(b)
(c)
Keterangan:
a. Serbuk jerami padi b. α-selulosa jerami padi
Lampiran 4. Flowsheet prosedur kerja
1. Pembuatan α selulosa dari jerami padi Serbuk jerami padi
Didigesti dengan 375ml larutan yang mengandung NaOH 2% dan Na2SO3 2%
Disaring dan dicuci dengan akuades sampai pH netral
Residu Filtrat
Dipanaskan dengan 125ml NaOCL 1,75% pada temperatur mendidih selama 30 menit.
Disaring dan dicuci dengan akuades sampai pH netral
Residu
α-selulosa
Filtrat Dipanaskan pada suhu 50⁰C selama 1 jam
Dimasukkan ke dalam beaker glass
Residu
Disaring dan dikeringkan di oven pada suhu 60ºC
Diputihkan dengan H2O2 10% pada suhu 60ºC selama 30 menit Disaring dan dicuci dengan akuades sampai pH netral
Lampiran 4. (lanjutan)
2. Pembuatan karboksimetil selulosa
β gram α-selulosa
dimasukkan ke dalam erlenmeyer
ditambahkan 30 ml isopropanol dan 40 ml NaOH dipanaskan pada suhu 60⁰C selama 1 jam
ditambahkan 40 ml isopropanol yang mengandung 12 gram natrium monokloroasetat tetes demi tetes selama 1 jam
diaduk selama 4 jam pada suhu 60⁰C
penetralan dengan asam asetat glasial sampai pH netral
disaring
Filtrat Residu
dicuci dengan alkohol sebanyak 4 kali sebanyak 100 ml
dikeringkan pada suhu 60⁰C Karboksimetil
selulosa
Dihaluskan atau digerus Dikarakterisasi
Organoleptik, pH, susut pengeringan, kadar abu total, kelarutan zat dalam air, viskositas, analisis gugus fungsi dan morfologi.
Lampiran 5. Perhitungan rendemen α-selulosa dan KSJP
Perhitungan rendemen karboksmetil selulosa dari jerami padi Berat serbuk jerami padi = 37,5 g
Berat α-selulosa = 9.95 g
Rendemen =
x 100% = 26,53%
Rendemen α-selulosa terhadap karboksimetil selulosa setelah dihidrolisis dengan natrium monokloro asetat yaitu: 2,67 g
Rendemen =
x 100% = 26,83%
Rendemen serbuk jerami padi terhadap karboksimetil selulosa setelah dihidrolisis dengan natrium monokloro asetat yaitu:
Rendemen =
Lampiran 6. Perhitungan hasil karakterisasi KSJP
1. Uji susut pengeringan
Sebagai contoh dibuat perhitungan untuk susut pengeringan karboksimetil selulosa
a. Susut pengeringan II
Berat bahan mula-mula = 1,0017 g Berat bahan sesudah konstan = 0,9558 g
Sp2 = –
x 100% = 4,58%
b. Susut pengeringan I
Berat bahan mula-mula = 1,0061 g Berat bahan sesudah konstan = 0,9521 g
Sp1 = –
x 100% = 5,36%
c. Susut pengeringan III
Berat bahan mula-mula = 1,0077 g Berat bahan sesudah konstan = 0,9545 g
Sp3 = –
x 100% = 5,27%
Susut pengeringan rata-rata = 5,07% 2. Penetapan kadar abu total
% kadar abu total =
x
100%a. Berat karboksimetil selulosa = 2,0184 g
Lampiran 6. (lanjutan)
% Kadar abu total =
x 100% = 0,53%
b. Berat karboksimetil selulosa = 2,0092 g
Berat abu = 0,0094 g
% Kadar abu total =
x 100% = 0,47%
c. Berat karboksimetil selulosa = 2,0082 g
Berat abu = 0,0084 g
% Kadar abu total =
x 100% = 0,42%
% Kadar abu total rata-rata =
= 0,47%
3. Kelarutan zat dalam air
Dihitung berdasarkan persamaan:
Za = – x 100%
Keterangan:
W0 = berat beaker glass yang telah ditara
W1 = berat beaker glass + zat yang larut air yang telah dikeringkan
Za =
–
x 100%
Lampiran 7. Perhitungan hasil derajat substitusi
Dihitung berdasarkan persamaan : DS (%)
=
Adsorbansi pada bilangan gelombang 1111,00 cm-1 (A1111,oo) %T = 2,021
T = 0,0202
A = log
= log
=
1,1694Lampiran 8. Perhitungan hasil viskositas
Dihitung berdasarkan persamaan : Viskositas ( cps ) = skala (dial reading) x faktor
Lampiran 9. Gambar alat-alat uji karakteristik karboksimetil selulosa
(a) (b)
(c)
Keterangan
a. Alat uji SEM (TM 3000 Hitachi) b. Alat FT-IR (Shimadzu)