• Tidak ada hasil yang ditemukan

9 48 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "9 48 1 PB"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PEN

BERBANTUAN M

KEMAMPUAN

Penelitian ini bertu pemecahan masalah mahasis Mathematicadan mahasiswa y ditinjau secara keseluruhan sedang, rendah). Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa y Tinggi Swasta di Tangerang. P sebanyak 120 orang. Dua kel dan kelas eksperimen. Kedua kemampuan pemecahan mas angket untuk mengetahui respon menggunakan pembelajaran int masalah mahasiswa secara memperoleh pembelajaran i Mathematica dalam proses interaktif sehingga mahasiswa

Kata Kunci : Kemampua Mathematica,

PENDAHULUAN

Pada tahun pertama wajib mengikuti suatu progr perkuliahan ini dikenal denga belajar kembali konsep mat Sekolah Menengah. Pada mahasiswa yaitu mata kulia 1 membekali mahasiswa de untuk mata kuliah kalkulus. bilangan, persamaan dan pe

ENERAPAN MODEL TUTORIAL

MATHEMATICA UNTUK MENINGKA

AN PEMECAHAN MASALAH MATEM

Suwarno Universitas BINUS [email protected]

ABSTRAK

rtujuan untuk menganalisis perbedaan pening siswa yang menggunakan pembelajaran model a yang menggunakan pembelajaran tanpa berbantu n dan ditinjau dari kategori pengetahuan awal ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Pelak yang mengikuti perkuliahan Kalkulus 1 pada s g. Perkuliahan Kalkulus 1 terdiri atas 4 kelas denga kelas dipilih secara Purposive Samplinguntuk dij

ua kelas (60 orang) diberikan pretes dan postes ya asalah. Pada kelas eksperimen diberikan instrum spon mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahw n integral berbantuanMathematicapeningkatan kem

ra signifikan lebih baik dibandingkan dengan integral tanpa berbantuan Mathematica. Sela s pembelajaran dapat menciptakan pembelajara wa memberikan respon positif terhadap pembelajara

puan pemecahan masalah matematis, model ca, dan pembelajaran konvensional.

ma mahasiswa STKIP Surya memulai perkul program perkuliahan yang diadakan oleh uni engan sebutan Program Matrikulasi. Pada progr

atematika yang telah dipelajari saat belajar di da tahun kedua, mata kuliah keahlian yang

liah Pra Kalkulus 1 dan Pra Kalkulus 2. Mata k dengan pengetahuan tentang dasar-dasar penge kulus. Mata kuliah ini membahas tentang him

pertidaksamaan, fungsi, jenis-jenis fungsi, fung

NGKATKAN

TEMATIS

ingkatan kemampuan odel tutorial berbantuan ntuanMathematicabila al matematika (tinggi, aksanaan penelitian ini salah satu Perguruan ngan jumlah mahasiswa dijadikan kelas kontrol yang berkaitan dengan rument non-tes berupa bahwa mahasiswa yang emampuan pemecahan ngan mahasiswa yang elain itu, penggunaan ran matematika yang jaran matematika.

l tutorial berbantuan

(2)

fungsi eksponensial, fungsi pertidaksamaan trigonometr

Dasar-dasar pengeta perkuliahan seharusnya me konsep matematika. Namun, tahun akademik 2013/2014 yang diperoleh mahasiswa memuaskan, mahasiswa jug selama dua tahun masa pembelajaran mata kuliah K untuk mengatasi hal tersebut

Beberapa fakta yan kuliah Kalkulus 1 yaitu ada dan contoh-contoh yang di yang dapat menghambat mahasiswa kurang memper aktivitas belajarnya.

Miskonsepsi dalam pe Sebagai contoh, Muzangw mahasiswa matematika di Muzangwa dan Chifamba kuliah kalkulus pada jenjang

Metode penelitian mengeksplorasi kesalahan, m ditawarkan kepada mahasisw peserta didik. Tes yang di limit, kekontinuan, fungsi dan aplikasinya. Pretes dibe peserta didik dan memeriksa didik.

Penelitian serupa juga terhadap siswa sekolah mene menyelesaikan permasalaha

gsi trigonometri, Fungsi invers trigonometri, se etri.

etahuan matematika yang telah dibekali selam embuat mahasiswa semakin terampil dalam m un, hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah 2014 ternyata belum memuaskan. Hal ini terliha wa pada mata kuliah tersebut. Selain hasil be

juga belum menguasai konsep matematika ya sa perkuliahan. Hal ini menunjukkan bahw

h Kalkulus 1 belum optimal. Oleh karena itu, but.

ang peneliti temukan terkait dengan proses p adanya kecenderungan mahasiswa yang hanya g diberikan oleh dosen. Hal ini berakibat terja bat pemahaman konsep matematika selanjut

peroleh pengalaman baru yang dapat meningka

m pembelajaran kalkulus ternyata juga terjadi di ngwa dan Chifamba (2012) melakukan pe di Great Zimbabwe University. Pada pe ba melakukan analisis kesalahan dan miskonse

ang pendidikan strata 1.

an yang dilakukan oleh Muzangwa dan n, miskonsepsi dan penyebabnya dalam mata kul siswa matematika. Tes digunakan untuk mengum g digunakan mencakup semua topik utama dal ungsi dari beberapa variabel, turunan parsial, inte

iberikan pada awal perkuliahan untuk menilai t riksa apakah miskonsepsi tertentu karena lata

juga dilakukan oleh Kiat (2005). Kiat mel enengah di Singapura untuk menganalisis kesul lahan integral. Pada penelitian tersebut, K

, serta persamaan dan

ama dua tahun masa memahami konsep-kuliah Kalkulus 1 pada rlihat dari nilai akhir belajar yang belum yang telah dipelajari bahwa kualitas hasil itu, diperlukan solusi

s pembelajaran mata ya menghafal konsep rjadinya miskonsepsi njutnya. Selain itu, gkatkan motivasi dan

di di beberapa Negara. penelitian terhadap penelitian tersebut, konsepsi dalam mata

dan Chifamba yaitu kuliah kalkulus yang ngumpulkan data dari dalam kalkulus yaitu integral multivariabel i tingkat kemampuan atar belakang peserta

(3)

penelitian yang dilakukan ol dilakukan oleh siswa kedala 1. Kesalahan konseptual,

konsep-konsep yang t ketidakmampuan siswa u 2. Kesalahan prosedural,

untuk melakukan manipul masalah.

3. Kesalahan teknis, yaitu matematika dalam topik l

Ternyata kesalahan-pada mahasiswa program st perkuliahan matrikulasi, P kesalahan mahasiswa yang pe 1. Kesalahan konseptual

Kesalahan ini timbul ka penting untuk mencari lu Contoh soal:

Tentukan luas daerah yang 

 

Berikut ini salah satu jaw

Gambar 1. Pada kasus tersebut, maha

2

yx x , sumbu-X ,

1) Daerah berada di baw 2) Daerah berada di ata

n oleh Orton (1983a). Kiat membagi kemungkina alam tiga kategori, yaitu:

l, yaitu kesalahan yang terjadi karena siswa terlibat dalam masalah atau kesalahan

a untuk menentukan hubungan yang terlibat da l, yaitu kesalahan yang terjadi karena ketida nipulasi atau algoritma meskipun telah memaha

itu kesalahan yang terjadi karena kurangnya pe opik lain atau kesalahan karena kecerobohan.

an-kesalahan seperti yang telah dipaparkan juga studi pendidikan matematika STKIP Surya ya , Pra Kalkulus 1, dan Pra Kalkulus 2. Beriku ng peneliti temukan dalam menyelesaikan perma

karena mahasiswa tidak mampu memahami i luas daerah integral.

yang dibatasi kurva yx x

2

, sumbu-X, x 

u jawaban mahasiswa.

1. Kesalahan konseptual dalam mencari luas daera ahasiswa tidak menyadari bahwa daerah yang

  X , x= 0 danx= 5 akan terbentuk 2 daerah, yai

bawah sumbu-X darix= 0 sampaix= 2 atas sumbu-X darix= 2 sampaix= 5

kinan kesalahan yang

swa tidak memahami n yang timbul dari

dalam masalah. tidakmampuan siswa ahami konsep dibalik

pengetahuan konten

uga peneliti temukan yang telah mengikuti erikut ini kesalahan-rmasalahan integral.

mi beberapa konsep

  x0dan x5.

rah

g dibatasi oleh kurva

(4)

2. Kesalahan prosedural Kesalahan ini timbul kar Contoh soal:

Jika

3

1

( ) 5

f x dx

maka

 

Berikut ini salah satu jaw

Gambar 2.

Pada kasus tersebut, m

 

Seharusnya diuraikan te

 

Berdasarkan fakta-fa inovatif sehingga kesalahan satu alternatif pembelajaran

Algebra System(CAS) dalam 2009) memberikan kesimpul 1. CAS memiliki peran posi 2. CAS dapat memberikan 3. CAS dapat menyediakan 4. CAS memiliki kapasitas

Barker (2004) men pemecahan masalah dan unt harus dapat mengembangka harus memiliki pengalam komputer, software visualisa

Selain itu, Barker ju memasukkan kegiatan yang sebagai alat untuk memecahka

l

karena mahasiswa tidak mampu melakukan ma

ka

 

3

1

3

f xdx

adalah …

u jawaban mahasiswa.

r 2. Kesalahan dalam melakukan manipulasi aljabar , mahasiswa langsung mengganti fungsi f x

 

n terlebih dahulu menjadi

 

3 3

1 1

3

f x dxdx

.

-fakta di atas, diperlukan suatu alternatif pembe han-kesalahan tersebut dapat dihilangkan atau ran yang dapat digunakan yaitu dengan memanf

lam proses pembelajaran. Ruthven, Rousham da pulan pada akhir penelitiannya, yaitu:

n positif sebagai alat kognitif.

kan kesempatan untuk belajar dengan masalah non kan lingkungan belajar yang interaktif.

as dalam memperbesar batasan pikiran.

enyarankan penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan pemahaman. Mahasiswa j

kan keterampilan dengan berbagai alat teknolo aman dengan berbagai alat teknologi sepe

lisasi, paket statistik, dan bahasa pemrograman ko r juga mengatakan bahwa program di semua t ang akan membantu siswa belajar untuk mengguna

cahkan masalah, dan 2) memanfaatkan teknolo

anipulasi aljabar.

 

bar

 

x dengan nilai 5.

 

belajaran yang lebih tau dikurangi. Salah anfaatkan Computer

dan Chaplin (Tolga

h non-rutin.

er untuk mendukung a jurusan matematika knologi. Semua jurusan perti sistem aljabar an komputer.

(5)

untuk pemahaman ide-ide teknologi informasi dan kom pelajaran. Hal ini berarti dicantumkan sebagai mata informasi dan komunikasi ha

Mathematica merupa dalam Computer Algebra Sy

matematika telah dilakukan oleh Kim. Kim (2003) menga yang abstrak menggunakan matematika secara efektif pembelajaran dapat mer meningkatkan minat mere teknologi lainnya dapat m menggunakan Mathematica

integral yang meliputi jumla Berdasarkan penjela aktivitas pembelajaran ma

softwareMathematica untuk m

METODE PENELITIAN

Desain Penelitian

Penelitian ini mengg sampel dua kelas dengan pembelajaran berbantuan sof

perlakuan dengan pembe digunakan dalam penelitia Kelompok Pretes-Postes). pembelajaran (pretes) dan se direpresentasikan sebagai be Kelas Eksperimen : O

Kelas Kontrol : O

Keterangan:

de matematika. Selain itu, di dalam struktur n komunikasi menjadi sarana pembelajaran

ti bahwa walaupun teknologi informasi dan ata pelajaran, tetapi keterampilan menggunak i harus dikuasai untuk menunjang proses pembe rupakan salah satu perangkat lunak (software a System (CAS). Penggunaan Mathematica da kan oleh para peneliti. Salah satunya, peneliti

engatakan bahwa memvisualisasikan konsep-ko anMathematica memungkinkan siswa untuk m tif di kelas. Pengembangan jenis-jenis peng

erangsang keingintahuan siswa tentang reka. Kim juga mengatakan bahwa software

t merangsang pendidikan matematika yang

atica pada materi transformasi linear, trigonom umlahan Riemann dan volum benda putar.

elasan di atas, penulis mengajukan sebuah pe matematika, khususnya materi integral denga

tuk meningkatkan kemampuan pemecahan masa

N

ggunakan metode kuasi-eksperimen. Dalam pe gan pembelajaran yang berbeda. Kelompok

n software Mathematica sedangkan kelompok belajaran konvensional sebagai kelas kont tian ini adalah Pretest-Postest Control Group

s). Tes statistik dilakukan dua kali yaitu n setelah proses pembelajaran (postes). Desain i berikut:

X O

O

uktur kurikulum 2013 n pada semua mata dan komunikasi tidak unakan tools teknologi

belajaran.

are) yang termasuk dalam pembelajaran litian yang dilakukan p-konsep matematika uk memahami masalah ngajaran dan model g matematika dan

are matematika dan ng lebih baik. Kim ometri, dan kalkulus

h penelitian terhadap dengan menggunakan

asalah matematis.

penelitian ini diambil pok pertama diberikan pok kedua diberikan kontrol. Desain yang

(6)

O = Tes (PretestatauPost

X = Perlakuan (Pembela Mathematica)

Populasi dan Sampel

Populasi dalam pene kuliah Kalkulus 1 yang terdi Pengambilan sampel dilakuka pengambilan sampel berda dilakukan pengambilan sa dilakukan dapat dilaksanaka penelitian dan waktu peneli sampel dua kelas yang terdi kelompok penelitian yang berbeda. Satu kelas merupa kelas kontrol.

Instrumen Penelitian

Instrumen yang diguna terdiri dari tes kemampuan pe non-tes yaitu skala sikap ma

HASIL DAN PEMBAHAS

Berdasarkan pengola Tabel 1. Data sta

Statistik E

N Pretes

30 15,50

SD 8,56

(Keterangan: skor ideal yaitu 52

Berdasarkan Tabel 1, dibandingkan rerata postes eksperimen maupun kelas pembelajaran. Selanjutnya,

osttest) kemampuan pemecahan masalah belajaran integral dengan model tutorial be

penelitian ini adalah mahasiswa STKIP Surya ya erdiri atas 4 kelas dengan jumlah mahasiswa se akukan dengan menggunakan Sampling Purposi

berdasarkan pertimbangan tertentu (Sugiyono sampel dengan teknik ini adalah agar pen akan secara efektif dan efisien terutama dalam elitian. Berdasarkan teknik pengampilan sampe terdiri atas 60 orang. Kedua kelas yang terpil

ng akan mendapatkan pembelajaran dengan pakan kelompok eksperimen dan kelas lainnya

digunakan pada penelitian ini berupa tes dan non n pemecahan masalah dalam bentuk uraian. Se p mahasiswa dan lembar observasi.

ASAN

olahan data diperoleh data statistik hasil tes seba statistik skor pretes, postes, danN-gainberdasarkan k

Eksperimen Kontr

Postes N-Gain N Pretes Poste

19,93 0,05

30 11,73 12,43

7,58 0,08 4,43 5,90

52)

el 1, rerata postes mahasiswa pada kelas ekspe tes mahasiswa kelas kontrol. Selain itu, ter las kontrol mengalami peningkatan setelah di

ya, untuk mengetahui apakah terdapat perbe

berbantuan software

yang mengikuti mata sebanyak 120 orang.

urposive, yaitu teknik ono 2012). Tujuan penelitian yang akan m hal kondisi subyek pel tersebut diambil pilih merupakan dua gan pendekatan yang ya sebagai kelompok

non-tes. Intrumen tes Sedangkan instrumen

s sebagai berikut. kan kelas

trol

stes N-Gain

43 0,01

0 0,07

(7)

kemampuan pemecahan m dilakukan uji perbedaan rera

Tabel 2. Uji norm

N

Kolmogorov-Smirno

Asymp. Sig. (2-tailed

H0: data peningk

berdistribu H1: data peningk

tidak berdis

Berdasarkan Tabel 2, 

eksperimen maupun kelas H kelas eksperimen dan kel

eksperimen dan kelas kont homogenitas.

Tabel 3. Uji homog Levene

Berdasarkan Tabel 3,

masalah matematis mahasi

Dengan kata lain, data pening kelas eksperimen dan kela diketahui berdistribusi norm uji perbedaan rerata mengguna

Tabel 4. Uji perbedaan du t

Equal variances assumed 2,0 Equal variances not

assumed 2,0

normalitas data peningkatan kemampuan pemecahan m N-gain

Eksperimen Kontrol

30 30

rnov Z 0,15 0,14

iled) 0,08 0,16

gkatan kemampuan pemecahan masalah ibusi normal

ingkatan kemampuan pemecahan masalah rdistribusi normal

l 2, diperoleh nilai Asymp. Sign (2-tailed) > as kontrol, sehingga H diterima. Hal ini me kelas kontrol berdistribusi normal. Selanjutn kontrol diketahui berdistribusi normal ma

ogenitas data peningkatan kemampuan pemecahan m

df1 df2 Sig. Kesimpulan

1 58 0,28 Homogen

si data peningkatan kemampuan pemecahan masalah gen

si data peningkatan kemampuan pemecahan masalah homogen

l 3, disimpulkan bahwa data peningkatan kema

asiswa memiliki nilai Sig. >

α

= 0,05, sehi

ningkatan kemampuan pemecahan masalah ma elas kontrol berasal dari variansi yang homoge ormal dan memiliki varian yang homogen, sela ggunakan ujit.

aan dua rerata data peningkatan kemampuan pemeca t df Sig.(2 tail) Keterangan

2,09 58 0,04

H0ditolak

2,09 55,19 0,04

aan rerata kelas eksperimen dan kontrol( = ) erata kelas eksperimen dan kontrol( > )

s, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,04. N

H menunjukkan bahwa utnya, setelah kelas maka dilakukan uji

han masalah

mampuan pemecahan

ehingga H0 diterima.

matematis mahasiswa homogen. Setelah data elanjutnya dilakukan

0,04. Nilai tersebut lebih

(8)

kemampuan pemecahan m tutorial berbantuan software

yang memperoleh pembelaj Peningkatan kemam pembelajaran model tutoria dengan mahasiswa yang

Mathematica. Mahasiswa sebatas perhitungan yang r mahasiswa dalam memberika sangat dipengaruhi oleh kr metode lain untuk menyelesa

Berdasarkan analisis pada kelas eksperimen m berbantuan software Mathe

terhadap peningkatan kema skala sikap ini sesuai denga pembelajaran mampu me kegiatan belajar, bahkan m media juga akan membantu m

Pembelajaran integr mahasiwa. Hal ini karena memahami langkah-langka Modul pembelajaran ini pemrograman yang terdapa didampingi oleh dosen agar Pembelajaran integr yang berkesan bagi mahasi integral berbantuan software

dalam pembelajaran materi Hal ini karena software M

perhitungan integral sehingg diselesaikan. Menurut Kust lamban menerima pelajaran,

masalah mahasiswa yang memperoleh pe

ware Mathematica lebih baik dibandingkan de lajaran tanpa berbantuansoftware Mathematica

ampuan pemecahan masalah mahasiswa y orial berbantuan software Mathematica lebih

ng memperoleh pembelajaran tanpa ber a menggunakan software Mathematica hanya g rumit dan membuat animasi volum benda put berikan alternatif jawaban terhadap pemecahan m

h kreatifitas berpikir mahasiswa itu sendiri da lesaikan masalah.

isis skala sikap mahasiswa, dapat disimpulkan memberikan respon positif terhadap pem

athematica. Sikap positif tersebut memberikan mampuan pemahaman dan pemecahan masalah

ngan pendapat Hamalik (Pujiadi 2008), bahwa membangkitkan keinginan, minat, motivasi, n membawa pengaruh psikologis terhadap si ntu meningkatkan efektifitas pembelajaran.

egral berbantuan software Mathematica muda na mahasiswa sudah terbiasa menggunakan ko gkah yang terdapat pada modul pembelajara ni membantu mahasiswa dalam memahami

pat pada software Mathematica. Namun, maha ar tujuan pembelajaran yang diharapkan tercapa egral berbantuan software Mathematica membe asiswa. Hal ini karena mahasiswa belum per

ware matematika. Selain itu, penggunaan softw

teri integral membantu mahasiswa untuk belaj

Mathematica memberikan langkah-langkah p hingga mahasiswa dapat mencocokkan hasil pe ustandi (2011), komputer dapat mengakom ran, merangsang siswa untuk mengerjakan latiha

pembelajaran model n dengan mahasiswa

ica.

yang memperoleh bih baik dibandingkan berbantuan software

nya untuk membantu nda putar. Kemampuan n masalah matematis i dalam menemukan

kan bahwa mahasiswa pembelajaran integral n dampak yang baik lah mahasiswa. Hasil hwa pemakaian media si, dan rangsangan p siswa. Penggunaan

udah diterapkan pada n komputer dan bisa aran yang diberikan. i tools dan script

ahasiswa masih perlu apai.

berikan pengalaman pernah belajar materi

software Mathematica

(9)

kegiatan simulasi. Hal ini menambah realisme.

KESIMPULAN

Berdasarkan peneliti 1. Peningkatan kemampua tutorial berbantuan soft

memperoleh pembelajar 2. Berdasarkan kemampua

kemampuan pemecahan rendah, sedang, maupun 3. Mahasiswa memiliki

Mathematica.

REKOMENDASI

Berdasarkan hasil pe ajukan terkait dengan peneli 1. Bahan ajar berbantuan

pembelajaran dalam me maupun animasi.

2. Sebelum dilakukan pe penggunaansoftware M

3. Penelitian ini hanya te penelitian selanjutnya, dalam pembelajaran kal 4. Penelitian ini dibatasi

pemecahan masalah ma menutup kemungkinan lain.

5. Modul pembelajaran sa peran serta dosen sanga tujuan pembelajaran.

ni karena tersedianya animasi grafik dan war

litian yang telah dilakukan dapat disimpulkan se puan pemecahan masalah mahasiswa dengan pe

software Mathematica lebih baik dibandingkan jaran tanpa berbantuansoftware Mathematica.

puan awal mahasiswa, terdapat perbeda han masalah baik pada mahasiswa dengan upun tinggi pada pembelajaran berbantuansoftware

ki respon positif terhadap pembelajaran ber

sil penelitian, terdapat beberapa hal rekomenda nelitian ini, antara lain:

uan software Mathematica dapat dijadikan sa menjelaskan materi yang memerlukan visuali

pembelajaran, sebaiknya mahasiswa dilati

Mathematicayang akan digunakan dalam pros terbatas pada materi integral satu variabel.

a, penelitian lain dapat menggunakan softw

n kalkulus yang lain seperti limit dan turunan. si pada pengembangan kemampuan pemaham

mahasiswa tingkat universitas. Pada penelitian n dilakukan untuk mengembangkan kemampua

n sangat membantu mahasiswa dalam mengikuti ngat diperlukan dalam mengarahkan mahasisw

arna sehingga dapat

n sebagai berikut: n pembelajaran model

kan mahasiswa yang

a.

bedaan peningkatan n kemampuan awal

tware Mathematica. berbantuan software

endasi yang peneliti

n salah satu alternatif sualisasi berupa grafik

atih terlebih dahulu oses pembelajaran. el. Diharapkan pada

software Mathematica

haman matematis dan ian selanjutnya tidak puan matematis yang

(10)

Bagi peneliti lain, sof

bahan ajar berbasis website diintegrasikan padascript ht

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis menyadari s mendapat bantuan, bimbing menyampaikan ucapan terim pembimbing sekaligus seba Pendidikan Indonesia yan bimbingan, arahan, dan mot ini.

REFERENSI

Barker, W. et, al. (2004).

Sciences:CUPM Curri

Mathematical Associa Kabaca, Tolga, Yilmaz A.,

in Calculus Teaching:

Kiat, S. E. (2005). Analysis

Mathematics Educator

Kim, H. S. (2003). Teaching

Journal of the Korea Soc

Kustandi, C. dan Bambang Ghalia Indonesia. Muzangwa, Jonatan & Pet

Learning of Calculus B ISSN 2065-1430. Orton, A. (1983a). Stude

Mathematics. 14, (1), 1 Pujiadi. (2008). Pengaruh

(CPS) Berbantuan CD

Siswa SMA Kelas X. T

n, software Mathematica dapat digunakan dala ite. Hal ini karena kemampuansoftware Mathe pt html.

SIH

ri sepenuhnya selama penyusunan penelitian i bingan, arahan, serta motivasi dari berbagai pi erima kasih kepada Bapak Turmudi, M.Ed., M. ebagai Ketua Program Studi Pendidikan Matem ang telah meluangkan waktu untuk berdisk motivasi kepada penulis sehingga dapat menye

2004). Undergraduate Program and Courses in urriculum Guide 2004. United States O ssociation of America.

., & Muharrem A. (2009). The Use of Compute ng: Principles and Sample Applications. Croatia

sis of Students’ Difficulties in Solving Integra

ator. 9, (1), 39-59.

ing and Learning Models for Mathematics usin

a Society of Mathematical Education Series. 7, ng S. (2011). Media Pembelajaran Manual dan

Peter C. (2012). Analysis of Errors and Misc us By Undergraduate Students.Acta Didactica

udent Understanding of Integration. Educat

), 1-18.

uh Model Pembelajaran Matematika Creative

uan CD Interaktif Terhadap Kemampuan Pemecahan

. Tesis PPS UNNES: tidak diterbitkan.

dalam pengembangan

athematica yang dapat

n ini, penulis banyak pihak. Penulis ingin d., M.Sc., Ph.D. selaku Matematika Universitas diskusi memberikan yelesaikan penelitian

in The Mathematical

Of America: The

puter Algebra Systems

tia: InTech.

gration Problem. The

using Mathematica (I). . 7, (2), 101-123.

anual dan Digital. Bogor:

Misconception in The

ca Napocentia. 5, (2),

ducational Studies in

ative Problem Solving

(11)
(12)

Gambar

Gambar 1. 1. Kesalahan konseptual dalam mencari luas daerarah
Gambar 2.r 2. Kesalahan dalam melakukan manipulasi aljabarbar
Tabel 1. Data sta statistik skor pretes, postes, dan N-gain berdasarkan kkan kelas

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

 Kumalasari,  Nurwantoro,

Banyumanik Kodya Semarang atau setidak-tidaknya di tempat tempat yang termasuk daerah hukum Pengadilan Militer II-10 Semarang telah melakukan tindak pidana “Setiap

Analisis penentuan prioritas komoditas unggulan buah-buahan perlu dilakukan agar daerah Kabupaten Sigi bisa menentukan komoditas buah-buahan yang bisa dijadikan

Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis)

Program kemitraan masyarakat di Kecamatan Bukal Tahun 2018 yang telah dilaksanakan adalah pengembangan kegiatan produktif masyarakat yang dilaksanakan pada tahun

Dari berbagai pendapat di atas, tampak bahwa glisitein yang banyak ditemukan dalam tepung isolat protein kecambah kedelai sangat berpotensi sebagai komponen

Menimbang, bahwa Mahkamah Agung berdasar selain atas rasa prikemanusiaan dan keadilan umum juga atas hakikat persamaan hak antara wanita dan pria, dalam beberapa keputusan

Berdasarkan ketentuan pasal-pasal dalam Bab XI mengenai ketentuan pidana dalam UU ITE, maka dapat diidentifikasikan beberapa perbuatan yang dilarang (unsur tindak