• Tidak ada hasil yang ditemukan

OBSERVASI MEDIA PEMBELAJARAN DI SD PUTER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "OBSERVASI MEDIA PEMBELAJARAN DI SD PUTER"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

OBSERVASI MEDIA PEMBELAJARAN DI SD PUTERA HARAPAN MATA PELAJARAN PAI KELAS 1 SEMESTER I

Disusun dan Diajukan Guna memenuhi Tugas Mandiri

Mata Kuliah : Media Pembelajaran Dosen Pengampu : Abu Dharin, S.Ag., M.Pd

Disusun Oleh:

Titin Rokhfiana (102331022)

TARBIYAH / 6 PAI 1

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI PURWOKERTO

(2)

BAB I PENDAHULUAN

Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi. Dalam suatu proses komunikasi selalu melibatkan tiga komponen, yaitu komponen pengirim pesan (guru), komponen penerima pesan (siswa), dan komponen pesan itu sendiri yang biasanya berupa materi pelajaran.1 Kadang-kadang dalam proses pembelajaran terjadi kegagalan komunikasi. Artinya, materi pelajaran atau pesan yang disampaikan guru tidak dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Akan lebih parah lagi jika siswa sebagai penerima pesan salah menangkap isi pesan yang disampaikan guru. Untuk menghindari hal itu, maka guru dapat menyusun strategi pembelajaran dengan memanfaatkan media.

Rossi dan Breidle mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah seluruh alat dan bahan yang dapat dipakai untuk mencapai tujuan pendidikan seperti radio, televisi, buku, koran, majalah dan sebagainya. Menurut Rossi, alat-alat seperti radio dan televisi jika digunakan dan diprogram untuk pendidikan

maka alat tersebut termasuk media pembelajaran.2 Menurut Gerlach, media meliputi orang, materi atau peristiwa yang memberikan kesempatan kepada siswa

untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan dan sikap.3 Oleh karena itu media menduduki posisi yang penting dalam pembelajaran. Akan tetapi dalam prakteknya guru ada yang tidak menggunakan media pembelajaran. Ada juga yang menggunakan media pembelajaran tetapi terkadang tidak sesuai dengan meteri pembelajaran yang diajarkan. Ini menjadikan tujuan pembelajaran kurang berhasil. Oleh karena itu pemakalah mengobservasi bagaimana pembelajaran guru pada prakteknya. Ini bertujuan agar kita dapat menelaah dan mempunyai gambaran yang jelas bagaimana kita akan menggunakan media pembelajaran dengan baik apabila kita menjadi guru atau pendidik.

1 Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006), hlm. 162.

(3)

BAB II PEMBAHASAN

A. Profil Singkat SD Putera Harapan 1. Pendirian sekolah

Pada tahun 1850 seorang perantauan asal Negeri Tiongkok Bagian selatan bernama Tan Swie Sing menetap di kota yang terletak di sebelah selatan Gunung Selamet, yaitu kota Purwokerto. Oleh karena kerja keras serta pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam mengajar anak anak masyarakat Tionghoa dalam dunia pendidikan, sehingga banyak orang

orang memanggilnya “shi ye”.

Tna Swie Sing mempunyai 5 orang anak-anak tertua Tan Hay Siang mewarisi jiwa pengabdian ayahnya untuk terjun dalam dunia pengabdian terhadap dunia pendidikan. Pada awal tahun 20-an, dia membangun sekolah sederhana yang terdiri atas 3 kelas di Sokaraja, meskipun sangat sederhana tapi mendapat sambutan yang hangat dari

masyarakat Tionghoa pada saat itu. Pada tahun 1905-1906 Kho Han Lie dari Sokaraja memberikan sumbangan yang sangat besar, yaitu

menghibahkan tanah di jalan MT. Hartono. Sehingga pada tanggal 6 februari 1906 berhasil mendirikan sekolah yang bernama “SEKOLAH TIONG HOA HWEE KWAN”. Ini adalah sekolah yang menjadi cikal bakal berdirinya sekolah Putera Harapan.

2. Visi

Menjadi tempat pendidikan unggul dalam mutu, berdaya asing, berbudi luhur, beriman dan bertaqwa serta berwawasan internasional secara konsisten.

3. Misi

a. Menyelenggarakan pendidikan dengan 3 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Mandarin dan bahasa Inggris.

(4)

c. Menjadi bahasa Mandarin dan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.

B. Hasil Wawancara Identifikasi Data

Tanggal/Waktu: 26 Mei 2013, jam: 09.00-10.00

Tempat: Jl S Parman Komplek Stadion Mini Purwokerto. Subjek Penelitian: Guru PAI KelasI (Paryanto, Spd. I)

Topik:Pembelajaran PAI di kelas I semester gasal materi Perilaku Terpuji

Judul Isi

Proses

Pembelajaran di Kelas

• Proses pembelajaran dikelas menggunakan metode ceramah, diskusi. Selainitnya juga guru sudah mulai menggunakan strategi belajar aktif seperti bermain peran dan problem solving. Dimana dengan demikian diharapkan pembelajaran mengena tidak hanya pada aspek kognitif tetapi juga aspek psikomotorik dan afektif siswa.

Evaluasi

• Proses evaluasi sesuai dengan RPP dengan KKM 75. Apabila ada yang tidak mencapai KKM maka dilakukan remedial. Biasanya untuk remedial guru memberikan tugas seperti menulis atau membaca Alqur’an, danmenjawab soal-soal.

Alokasi waktu

• Alokasi waktu untuk Pendidikan Agama Islam dirasa cukup untuk menyampaikan semua materi, namun hanya terbatas pada pokok-pokok materi belum pendalamannya.

Sumber Belajar dan Media

Pembelajaran

(5)

C. Kritik dan Saran

Dari media pembelajaran yang digunakan diatas dapat disimpulkan bahwa media yang dituliskan dalam RPP sangat lengkap dan dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran. Itu terbukti dengan aspek penilaian yang dilakukan guru, siswa yang memenuhi standar sudah lebih dari 75% dari keseluruhan.

Dalam pelaksanaan pembelajarannya sudah cukup bagus tetapi tidak sesuai persis dengan yang ada di RPP. Di dalam RPP terdapat berbagai media yang digunakan dari gambar-gambar, perilaku siswa yang jujur, buku PAI, Al-Qur’an, kaset dan LCD, pengalaman guru dan lingkungan sekitar

tetapi praktek pembelajarannya hanya menggunakan buku PAI, LKS, dan LCD. Menurut narasumber apabila sesuai persis dengan RPP maka waktu yang digunakan akan sangat kurang. Narasumber lebih memilih keefektifan daripada persis sesuai dengan RPP. Sehingga guru lebih memilih untuk melakukan apa yang ia bisa dan dengan waktu yang cukup agar lebih efektif dan efisien.

Seharusnya RPP yang dibuat oleh guru harus sesuai dengan yang dipraktekkan, paling tidak hampir sama. Karena RPP yang membuat guru

dan yang melaksanakan adalah guru pula. Tetapi akan menjadi masalah apabila guru tidak dapat mengoperasikan media yang ditulisnya dalam RPP, jedi yang terpenting adalah bagaimana guru itu dapat berimprovisasi dengan media yang dijalankannya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

(6)

BAB III KESIMPULAN

(7)

DAFTAR PUSTAKA

Wina Sanjaya.2006.Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan : (1) Bagaimana karakteristik kemampuan guru SMP Negeri 1 Musuk dalam mengelola Media Pembelajaran, (2) Bagaimana karakteristik

perawatan media pembelajaran di SD Negeri II Tekaran Selogiri dilakukan oleh. guru, komite sekolah, siswa, dan pihak luar, perawatan

Mengingat begitu besarnya peran media dalam pembelajaran makalah ini diharapkan dapat membantu kita sebagai calon guru dalam mengenal berbagai media pembelajaran dan

Masalah yang diteliti adalah (1) bagaimana hasil pembelajaran menyimak cerita rakyat tidak menggunakan media pada siswa kelas V SD Kanisius Jetisdepok, (2) bagaimana

Dalam penelitian ini data kualitas pembelajaran tematik guru kelas awal diperoleh melalui dokumen RPP yang dibuat guru sebelum tindakan, hasil pengamatan proses

Pembelajaran membaca dan menulis permulaan di kelas rendah yang dilaksanakan oleh guru dipandang berhasil apabila guru dapat membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan untuk guru-guru SD di Kabupaten Tanah Bumbu yaitu pelatihan dapat memberikan manfaat, pemahaman dan kemampuan guru dalam membuat media evalusi

Para Guru SDN Desa Kudikan telah mampu mengoperasikan aplikasi Google Classroom sebagai media alternative, akan tetapi masih perlu dilakukan pendampingan sampai guru benar-benar