• Tidak ada hasil yang ditemukan

FORMAT PENULISAN PROPOSAL PRAKTEK ok

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "FORMAT PENULISAN PROPOSAL PRAKTEK ok"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN

PENULISAN PROPOSAL

KEGIATAN PRAKTEK/KUNJUNGAN TARUNA/I

▸ Baca selengkapnya: proposal kegiatan ujian praktek

(2)

FORMAT PENULISAN PROPOSAL

KEGIATAN PRAKTEK/KUNJUNGAN TARUNA/I

Format penulisan dalam pedoman ini merupakan standar penulisan Proposal Kegiatan Praktek/Kunjungan Taruna/i STTD. Format proposal dapat dikembangkan sesuai dengan mata kuliah, hasil yang diharapkan, dan alokasi waktu yang digunakan. Format penulisan proposal adalah sebagai berikut :

A. HALAMAN SAMPUL memuat :

1. Judul Kegiatan 2. Logo STTD

3. Program Studi / Jurusan 4. Kelas

5. Tulisan : Sekolah Tinggi Transportasi Darat, Bekasi, Tahun kegiatan

B. ISI PROPOSAL memuat :

1. Latar Belakang, berisikan antara lain :

 Alasan kenapa kegiatan ini dibutuhkan

 Gambaran sekilas mengenai kegiatan yang akan dilakukan

 Kalau berupa kunjungan, berikan gambaran singkat obyek kunjungan

2. Maksud dan Tujuan

Maksud kegiatan adalah sasaran umum yang hendak dicapai melalui kegiatan ini.

Tujuan kegiatan merupakan sasaran-sasaran spesifik yang akan dicapai melalui kegiatan ini. Tujuan kegiatan umumnya berupa point-point.

3. Hasil Yang Diharapkan

Apa hasil yang hendak dicapai melalui kegiatan ini.

Misalnya : meningkatnya keterampilan taruna/I dalam melaksanakan survai Wawancara Rumah Tangga.

4. Output Kegiatan

(3)

Misalnya : Laporan tentang Hasil Survai Wawancara Rumah Tangga, yang memuat tentang jumlah perjalanan, pola perjalanan, karakteristik rumah tangga, model regressi dsb.

5. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Berisikan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan. Peta serta petunjuk lokasi praktek/kunjungan perlu dicantumkan

6. Peserta Kegiatan

Berisikan profil peserta kegiatan berikut jumlahnya serta pendamping (jika ada)

7. Peralatan dan Perlengkapan Yang Dibutuhkan

Berisikan jenis peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan berikut jumlahnya.

8. Metode Kegiatan

Berisikan metode pelaksanaan kegiatan.

Misalnya : Kegiatan Survai Wawancara Rumah Tangga dilaksanakan dengan metode wawancara dengan anggota keluarga yang disurvai.

9. Jadwal Kegiatan

Berisikan rencana jadwal kegiatan secara lengkap, mulai dari persiapan keberangkatan hingga kembali dari lokasi kegiatan.

10. Penutup

Berisikan kata-kata penutup proposal berupa ucapan terima kasih.

11. Mengetahui

Berisikan tanda-tangan dan persetujuan dari :

 Kepala Jurusan/Prodi

 Dosen Pembimbing

 Koordinator Kegiatan

12. Lampiran

(4)

C. FORMAT PENULISAN

Ukuran kertas : A 4

Margin : Kiri = 3,5 cm Atas = 2,5 cm Kanan = 2,5 cm Bawah = 2,5 cm

Huruf, size : Times New Roman, 12

Spasi : 1,5

Page number : Tengah – bawah

Tabel : Judul tabel terletak di atas tabel Misal : Tabel 1. Data Anggota Keluarga

Gambar : Judul Gambar terletak di bawah gambar Misal : Gambar 1. Bagan Alir Survai

Paragraf : Awal paragraf lurus dengan Judul Sub Bab

(5)

CONTOH SAMPUL :

Tabel 1. Perlengkapan yang dibutuhkan

No Nama Alat Jumlah

1. ………. ……

Gambar 1. Angkutan Umum

I.2 MAKSUD DAN TUJUAN

Adapun maksud daripada ……tsb 3,5

2,5

2,5 2,5

(6)

PROPOSAL

KEGIATAN SURVAI WAWANCARA RUMAH TANGGA

(HOME INTERVIEW SURVEY)

PROGRAM STUDI D-IV TRANSPORTASI DARAT

KELAS : II A

SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT

BEKASI, JANUARI 2015

(7)

KEGIATAN SURVAI WAWANCARA RUMAH TANGGA

I. Latar Belakang

Survai Wawancara Rumah Tangga merupakan salah satu survai di bidang perencanaan transportasi yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik perjalanan di lokasi studi. Survai ini merupakan survai yang sangat mendasar dan penting sebagai dasar dalam melakukan pemodelan dan peramalan pola perjalanan.

Sebagai salah satu kegiatan penciri kompetensi dari Program Studi D-IV Transportasi Darat, maka kegiatan praktek Survai Wawancara Rumah Tangga ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka untuk meningkatkan keterampilan para taruna/i di bidang perencanaan transportasi. Dari hasil survai yang dilakukan, par taruna/I dalam menyusun suatu model matematis tentang pola perjalanan, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar dalam melakukan peramalan perjalanan.

Praktek Wawancara Rumah Tangga ini hanya dilakukan pada sampel terbatas mengingat terbatasnya jumlah taruna/I, namun tetap dapat memberikan pengalaman tentang teknik penyiapan survai, teknik dan tata cara wawancara, serta penyusunan laporan berdasarkan data-data yang dikumpulkan.

II. Maksud dan Tujuan

Maksud kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan taruna di bidang perencanaan transportasi melalui kegiatan survai Wawancara Rumah Tangga.

Sedangkan tujuan yang hendak dicapai adalah untuk :

a. Mengidentifikasi karakteristik perjalanan di wilayah studi;

b. Mengidentifikasi karakteristik sosial ekonomi masyarakat di wilayah studi; c. Menentukan model perjalanan di wilayah studi ini.

III. Hasil Yang Diharapkan

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya keterampilan taruna dalam melaksanakan Survai Wawancara Rumah Tangga.

(8)

Output kegiatan ini adalah berupa Laporan tentang Hasil Survai Wawancara Rumah Tangga, yang memuat tentang karakteristik perjalanan, karakteristik rumah tangga, model regressi dsb.

V. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan Survai Wawancara Rumah Tangga akan dilaksanakan di : Hari, Tanggal : Senin, 12 Januari

Waktu : 08.00 s.d. selesai

Lokasi : Kel. Aren Jaya, Kel. Duren Jaya, Kel. Margahayu

Gambar 1.Peta Lokasi Survai

VI. Peserta Kegiatan

Peserta kegiatan adalah taruna/I Program D-IV Transportasi Darat dengan jumlah 30 orang. Pendamping Kegiatan adalah : Dosen yang bersangkutan

VII. Peralatan dan Perlengkapan Yang DIbutuhkan

Untuk kelancaran kegiatan, maka diperlukan peralatan dan perlengkapan sebagai pendukung, meliputi :

N o

(9)

1 Bus 1 unit

2 Kertas 3 rim

3 Clip Board 30 buah

4 Formulir Survai 100 lembar

5 Kamera Saku 3 buah

VIII. Metode Kegiatan

Kegiatan Survai Wawancara Rumah Tangga dilaksanakan dengan metode wawancara dengan anggota keluarga yang disurvai. Target Data yang dikumpulkan meliputi :

 Jumlah Anggota Keluarga

 Asal dan Tujuan Perjalanan

 Maksud Perjalanan

 Waktu Perjalanan

 Jenis Kendaraan yang Digunakan

 Jumlah Kendaraan yang Dimiliki

 Pendapatan per bulan

IX. Jadwal Kegiatan

Jadwal kegiatan secara keseluruhan adalah sebagai berikut :

Waktu Kegiatan

06.00 – 06.30 Persiapan

06.30 – 08.00 Perjalanan ke lokasi survai

08.00 – 12.00 Pelaksanaan Survai

12.00 – 13.30 Kembali ke STTD

X. Penutup

(10)

Bekasi, 2 Januari 2015

Koordinator 1

AHMAD HERYAWAN NOTAR : 14.01.01

Koordinator 2

DEDY MIZWAR NOTAR : 14.01.02

Dosen Pembimbing

NOVAN W. HIDAYAT NIP. 19781102 200003 1 002

Kepala Jurusan D-IV Transdar

(11)

Gambar

Tabel 1. Perlengkapan yang dibutuhkan
Gambar 1.Peta Lokasi Survai

Referensi

Dokumen terkait

(8) Fungsi bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang

Penentuan kondisi optimum berikutnya adalah penentuan waktu kontak optimum adsorben kitosan dan kitosan modifikasi dalam menyerap ion logam Cu dan Zn.Dalam

komunikasi pelayanan publik di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Dumai dilaksanakan dengan a) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Dumai

dilakukan yang meliputi: (1) penapisan gen HD-Zip yang merespon kekeringan, (2) peningkatkan ekspresi (overexpression) gen Oshox4 yang merupakan salah satu gen HD-Zip di

Bahwa apa yang dinyatakan Tergugat dalam angka (6) dan (7) merupakan pembohongan besar dan berusaha untuk melakukan pembodohan kepada staff, pegawai dan

Penggunaan gaya mengajar oleh guru pendidikan jasmani yang dimaksud dalam penelitian ini adalah penggunaan desain atau rancangan operasional mengenai alternatif atau

Berdasarkan hasil uji analisi yang dilakukan peneliti, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa profitabilitas dan kepemilikan institusional dalam penelitian ini tidak berpengaruh

d.. Longsoran guling akan terjadi pada suatu lereng batuan yang acak  kemiringannya berlawanan dengan kemiringan bidang-bidang lemahnya. Keadaan tersebut dapat