• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Fungsi dan Strategi Pemasaran dal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Konsep Fungsi dan Strategi Pemasaran dal"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

lssN

2087 - 8370

Jurnal

Erudfrsil

W"{^a t

a

P,

"<k

l^r

r

Sot'*o[

f,

PoW&

K&nndl

Pendekatan Sosiologi Politik :

Teori Interaksi dan Teori Pertukaran Sebuah Kaiian

A&l

" Kajian Teori, Penelitian yang Relevan, Teknik dan Rujukan " Konsep, Fungsi dan Strategi Pemasaran dalam Bisnis Global

'

Membangun Budaya Organisasi

" Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan

" Karya Sastra dalam Membentuk Karakter Anak

'

Analisis Yuridis Perlindungan Varietas Tanaman dan Kesejahteraan Rakyat

Pcmllt

n

" Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Pendidikan Kewirausahaan " Pengaruh Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan terhadap

Kinerja Karyawan PTAnugrah Citra lllahi Padang

)engaruh

Audit Sumber Daya Manusia Terhadap Produktivitas Kerja

(aryawan pada RS Madina Bukittinggi ,EXASAKTI

FAK. EKONOMI

(2)

Jurnal

(Lfad$t

'llaliana rPenqRaiiart Sosia[ <1,

Volume 1 Nomor 1

April

20'11

Jurnal Eudisi merupakan media ilmiah pengembangan dan penyebarluasan

pengkaiian gagasan, analitis, maupun hasil penelitian di bidang Ilmu Sosial

dan Ilmu Politik.

Pembina

Penanggung Jawab

Pemimpin Redaksi

Dewan Reclaksi

Deu an Pakar

Desain Grafis

Tata Usaha

DEWAN REDAKSI

Rektor Universitas Ekasakti

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ekasakti

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Drs. Tarma Sartima, M.Si

Sumartono,S.Sos.,M.Si

Drs. Ruslan Ismail Mage, M.Si

Oktaveri, S.Sos.,MM

Drs. Tarno, M.Si

Syaiful Ardi, S.Sos.,M.Hum

Prof. DR. Badaruddin, M.Si (USU Medan)

DR. Soni Akhmad Nulhakim.S.Sos.,M.Si

(UNPAD Bandung)

DR. Joni Daud, DEA (LAN Bandung)

DR. Philip A.Gana,SH.,MH. (Univ. Dwipayana

Jakarta)

DR. Agus Sutarjo,SE.,M.Si (Univ. Malahayati

Band.ar Lampung)

DR. Otong Rosadi, SH.,MH (UNES Padang) DR. Agussalim, SE.,M.Si (UNES Padang)

Tim Kreatif Jurnal Erudisi

Poniman, A.Md

ALAMAT REDAKSI

Fakultas llmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ekasakti

Jln. Bandar Purus No. 11 Padang Telp. (0751) 28859 Fax (0757) 32694

(3)

Jumal

(Lrud6t

'Waliaua Qeng[g jiatt Sosiaf

4

@ofitiL

ISSN 2087

-

8370

Volume 1 Nomor 1

April

2011

DAFTAR ISI

Pengantar Redaksi

Daftar Is

Pespektif Teori

Pendekatan Sosiologi Politik : Teori Interaksi dan Teori Pertukann

Sebuah Kajian

Yohanis ...

Artikel

Halaman

ll

t-8

8s-98

99 Kajian Teori, Penelitian yang Relevan, Teknik dan Rujukan

Nurfan

Agus

9-15

Konsep, Fungsi dan Strategi Pemasaran dalam Bisnis Clobal

Agussalirrt...

1,6-23

Membangun Budaya Organisasi

Hasnan Nafis

...

2+30

Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai Upaya

Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan

Jhon

Rinaldo...

31-38

Karya Sastra dalam Membentuk Karakter Anak

Hj. Laspida Harti

..

3919

Analisis Yuridis Perlindungan Varietas Tananran dan Kesejahteraan

Rakyat

Adriani

Adnani....

50-57

Penelitian

Pemberdayaan Masyarakat Pesisir N{elalui Pendidikan Kewirausahaan lVarnis . ... ... ... .. . ..

.

58_71

Pengaruh Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan PT Anugrah Citra Illahi Padang

Yusnaena..--.-.-.-..--..-

72_a4

Pengaruh Audit Sumber Daya Manusia Terhadap Produktivitas Kerja

Karyawan pada RS Madina Bukittinggi

Syahril ...

Pedoman Penulisan Turnal Erudisi

Jumal Emdisi diterbiden 3 kali dalan satu Jumal ini dapat menjadi 'ahana hrkar pandang dan informasi diantara para cendekiawan, peminat masalah sosiaal dan polihk maupun para pmltisi berupa hasil pemikiran maupun hasil penelitian menyargkut nrasalai

sosial dan poLitik. Reelaki berhal mclakukan editing tanpa mengubah substarsi isi arlikel sesuai

(4)

a-Artikel

rssN

2081

-

83'74

Konsep, Fungsi dan

Srrategi Pemasaran

dalam

Bisnis

Global

Agussalim

Pembantu Rektor Bidang Akademik dan StafPengajar pada Fal:ultas Ekonomi Universitas Ekasakti Padans

Abstrnct

Mnrketing is Strategy fornr n pnrt of nnrketittg nnrmgenent process rlrcre uin this

cotrcept is oipected cotTorate gets nt rcnlizntiotr. Success or failing euetr in

t

nrketittg strntegy ruill tnke

ir

big inryact to corpomte nttnilltrctrt. Ability irr deten trcs ntul

pcrforttittg nnrektittg strntegy in point,

firn

uill fcel equnl to fnce enulnticttr

tlnt

progressiuely conrpetitiue nt globnl nnrke| nt a suoop gcts to renclt

for

busitrcss

success for corltornte pertitent one.

Key zttord : Mnrketiug's Strttegy nul Globnl Business

I. Pendahuluan

Dalam kehidupan dunia usaha yang sekarang ini telah dilanda proses

globalisasi mengharuskan perusahaan untuk selalu mengikutinya clengan

penuh

kesaclaran

untuk lebih

memantapkan pelaksanaan manajemen

profesional pada masing-masing perusahaan yang berkecimpung dalam

pasar terbuka

agar

perusahaan

yang

bersangkutan

tetap

dapat mempertahankan eksistensinya dan pengembangan usahanya dimasa-masa mendatang.

Karenanya, dalam era globalisasi

ini,

persaingan dikalangan pelaku ekonomi tentunya akan semakin tajam, sedangkan arena pemasaran juga

akan semakin ketat persaingannya. Dengan persaingan vang amat tajam dan

ketat itulah mengharuskan setiap perusahaan agar lebih memperhatikan

salah satu aspek yang amat vital dalam nranajemen perusahaan yaitu bidang Pemasaran

(Marketirg).

Sayangnya, berclasarkan pengamatan ernpiris

selama ini, dapat dikatakan bahwa salah satu kelernahan pada perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam kegiatan bisnis hingga dewasa ini, justru terletak pada bidang pemasaran atau marketing tersebut.

Padahal, disadari bahwa, berhasil ticlaknya suatu perusahaan salah

satunya

sangat

ditentukan

oleh berhasil ticlaknya diimplementasikan

manajemen strategik dan mana.jemen pemasaran secara profesional dalam perusahaan, sehingga mampu hidup dan berkembang ditengah persaingan usahan yang semakin kempetitif sekarang ini.

Dengan demikian pengertian marketing management seperti yang

diformulasikan

oleh

Philip

Khotler

berikut

ini

"menajemen pemasaran

adalah

analisis,perencanaan, penerapan

clan

pengendalian terhadap

program

yang

dirancang

untuk

menciptakan, membangun

clan

menpertahankan pertukaran dan hubungan yang menguntungkan dengan

pasar sasaran yang di maksucl untuk mencapai tujuan organisasioanal".

(5)

Artikel

ISSN

20Bl

-

8370

II. Pembahasan

1.

Konsep Pemasaran Dalam Bisnis Global

Dari

berbagai

fungsi yang ada

dalam suatu perusahaan yang bergerak dalam bisnis, fungsi pemasaran (nnrketing

fnctiott)

merupakan salah satu fungsi yang amat

vital

dan

strategis bagi perusahaan yang bersangkutan. Pesatnya perkembangan dunia bisnis yang disertai dengan semakin ketatnya persaingan usaha, justru makin memantapkan kedudukan

aspek pemasaran pada kedudukan yang vital dan strategis tersebut, Namun demikian, tidak jarang ditemui dalam praktek, bahwa pengertian pemasaran

(nnrketiry) masih kurang dimengerti dan kadangkala didudukkan pada

interprestasi yang

keliru,

salah satu kekeliruan yang dimaksud adalah climana pengertian pernasaran sering dicampur adukkan dengan pengertian penjualan (sellirrg). Padahal dua istilah tersebut bukan saja berbeda arti

semantiknya,

melainkan berbeda

pula dalam

pengertian

yang

sesungguhnya.

Pengerian penjualan (sellirrg)

menurut

Basu Swasta

DH

lebih memusatkan perhatian pada kebutuhan penjual

untuk

menjual produk

perusahaan yang sudah ada dan melakukan usaha keras dalam penjualan serta promosi agar tercapai penjualan yang menghasilkan laba. Sementara pemasaran diartikan sebagai suatu usaha keseluruhan dari kegiatan usaha

yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan

kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

Dari pernyataan diatas ielas bahwa orientasi kedua istilah tersebut

amat berbeda. pentulan (selling) berorientasi pada kebutuhan

si

penjual untuk menjual produk-produknya agar mendapatkan laba, sehingga tujuan utamanya adalah bagaimana menkonversikan produk-poduknya menjadi

uang tunai.

Sedangkan ntnrketittg

iustru

perhatiannya

tertuju

pada

bagaimana

dapat

memenuhi

atau

memuaskan kebutuhan

dari

para

konsumen melalui berbagai saluran distribusi tertentu clengan produk-produk yang dapat ditawarkan kepada mereka, sehingga lebih ditekankan pad.a cottsttnters orietrterl.

Dengan

demi]<ian

maka

pemasaran selalu

berorientasi pada menciptakan barang-barang dan jasa-jasa yang dapat memberikan nilai kepuasan, supaya konsumen mau membelinya.

Dari pengertian yang telah diielaskan tersebut diatas nampak bahwa penjualan (selling) merupakan bagian

dari

pemasaran (nnrketittgl secara

keseluruhan, karena proses pemasaran

itu

dimulai

jauh

sejak sebelurn

barang-barang diproduksi, tidak rnulai pada saat produksi selesai dan juga tidak berakhir dengan penjualan. Memang pengertian tentang pemasaran (nmrketing) oleh para penulis ferfbool< dikernukakan berbagai defenisi yang kelihatannya berbeda-beda, namun makna yang dimaksud dalam setiap

defenisi yang dikemukakan

itu

mempunyai orientasi yang hampir sama,

tergantung pada sisi mana pengeritan itu lebih ditekankan.

Unfuk memberikan suatu gambaran tentang pengertian pemasaran

yang

dinilai

lebih luas, rnaka akan dikemukakan pendapat

Philip

Kotler tentang konsep-konsep pokok pemasaran yang melandasi suatu defenisi yang dikemukakan sebagai berikut : "Pemasaran adalah suatu proses sosial

dan manajerial dimana

individu

dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keirginan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan
(6)

A!ti-ke1

rssN

2087

-

8370

produk dan nilai dengan individu dengan kelompok lainnya". Berdasarkan

pertian tersebut, maka yang meniadi

inti

daripada konsep marketing pada

dasarnya berkisar

pada:kebutuhan,

keinginan dan permintaan produk, nilai, biaya dan kepuasaan, pertukaran, transaksi, dan hubungan pasar dan

Pemasaran serta Pemasar.

Konsep-konsep

pokok

pemasaran yang dimaksud diatas, secara

sistematis dapat digambarkan sebagai berikut :

Sumber

Konsep

inti

pemasaran yang sebagaimana dalam skema diatas dapat d ijelaskan, sebagai berikut

a.

Kebutuhan, keinginan dan permintaan

Kebutuhan manusia adalah keadaan merasa tidak rnemiliki kepuasaan

dasar,

atau

kebutuhan adalah

suatu

keadaan akan sebagian dari pemuasan dasar yang dirasakan atau disadari. Sedangkan keinginar.r

adalah hasrat akan pemuas tertentu dari adanya kebutuhan tersebut.

Jadi

kebutuhan manusia

tidak

diciptakan

oleh

masyarakat atau

pemasar, namun sudah

ada dalam hayati

serta

kondisi

manusia-Selanjutnya permintaan adalah keinginan akan sesuatu produk yang didukung oleh kemampuan serta kesediaan membelinya, keinginan

akan menjadi permintaan apabila didukung oleh daya beli.

Jurnal ELj.irsr FisipoL Universitas Ekasakti Paddng

18

-13

Kebutuhan, Keinginan dan

permrnraan

Pertukaran Transaksi dan

(7)

l

A!tikeI

rssN

2a8t

-

8310

b.

Produk

Untuk

mernenuhi kebutuhan

dan

keinginan manusia diperlukan ketersediaan

produk

(barang dan jasa). Sehingga dengan demikian produk dapat didefenisikan sebagai sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan- Pentingnya suatu produk bukan terletak pada kepernilikannya secara fisik, akan tetapi pada jasa

yang

diberikan kepada pembeli. Dengan dernikian tugas pemasar

adalah menjual keuntungan atau iasa dalam suatu produk

fisik

dan bukan hanya menjelaskan ciri produk tersebut.

c.

Nilai, Biaya, dan Kepuasan

Nilai

suah.r produk adalah perkiraan konsumen tentang kemampuan total suatu produk unfuk memenuhi kebutuhan konsumen tersebut.

Nilai

suatu produk sebenarnya tergantung dari seberapa jauh produk

tersebut mendekati produk ideal yang diinginkan. Sedangkan biaya

adalah berupa harga gan pengeluaran lain untuk mendapatkan suatu

produk dan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh produk tersebut

akan mempengaruhi

iingkat

kepuasan konsumen terhadap produk tersebut. Kepuasan adalah abtraksi

dari

fenomena psikologis yang dirasakan seseorang terhadap

produk

(barang

atau

jasa)

yang dikonsumsi yang clinyatakan melalui perasaan puas.

cl.

Pertukaran, Transaksi dan Hubungan

Pemasaran timbul saat orang memutuskan untuk memenuhi kebutuhan

dan

keinginan

melalui

pertukaran.

Jadi

pertukaran

adalah

cara

mendapatkan sesuahl produk yang diinginkan dari seseorang dengan

menawarkan sesuatu sebagai

gantinya.

Transaksi

merupakan pertukaran nilai didua pihak melalui suatu persetujuan yang tercapai

dalam proses pertukaran tersebut.

Pemasar yang baik tidak hanya melakukan pertukaran dan transaksi, akan tetapi harus membangun hubungan pemasaran melalui hubungan jangka panjang, saling percaya, sama-sama menang dengan pelanggan,

distributor, penyalur

dan

pemasok

dengan

menianjikan

dan menyerahkan

mutu

dan pelayanan yang baik dengan harga yang wajar

kepada mitranya secara berkesinambungan.

e,

Pasar

Dengan teriadinya pertukaran maka pada saat

itu

pula te4adi pasar,

Jadi pasar dapat diartikan sebagai semua pelanggan potensial yang

memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

f.

Pemasaran dan Pemasar

Pemasaran adalah kegiatan manusia dalam hubungannya dengan pasar,

maksudnya adalah bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi

yang mungkin terjadi dalam

memenuhi kebutuhan

dan

keinginan manusia. Sedangkan pemasar adalah yang nencari sumber daya dafi oralg lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk rtu.

Dari

penjelasan konsep

irti

pemasaran diatas,

maka

konsep pemasaran harus dilihat sebagai suatu proses pendekatan yang berorientasi

pada konsumen (coshntrcr cetrtered) yang harus didukung oleh aktivitas pemasaran yang terencana dan terkoordinir secara baik yanS tuiuarulva

(8)

ISSN 2AB1

B3]O

I

;

Artikel

berusaha untuk menciptakan kepuasaan konsumen sehingga pada akhirnya

dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai tuiuan perusahaan itu sendiri,

2.

Fungsi Pemasaran Dalam Bisnis Global

Dalam rangka untuk mencapai tujuan pemasaran yakni agar produk (barang dan jasa) dapat sampai ke tangan konsumen sesuai dengan tujuan target nwrket yang ditentukan, jelas memerlukan berbagai aktivitas yang merupakan suatu rangkaian proses yang diperlukan. Berbagai kegiatan atau

aktivitas yang merupakan proses, yang diperlukan karena kekhususannya

didalam konsep pemasaran

ini,

umumnya disebut sebagai "fungsi-fungsi

pernasaran". Fungsi-fungsi pemasaran yang dimaksudksudkan oleh Basu Swasta DH dapat digolongkan sebagai berikut :

a.

Fungsi Pertukaran (Exchange)

Fungsi pertukaran merupakan fungsi pembelian (buyittg) dan penjualan (sellirg) berkaitan dengan pertukaran barang dari penjual ke pembeli. Fungsi pembelian dilakukan oleh pembeli untuk memilih jenis barang yang akan dibeli, kualitas yang diinginkan, kuantitas yang memadai, dan

penyediaan yang memadai. Sedangkan fungsi penjualan yang umumnya dipandang sebagai

fungsi

pemasaran

yang paling luas,

meliputi kegiatan-kegiatan unfuk mencari pasar dan mempengaruhi permintaan

melalui persotnl sellirg dan periklanan

b.

Fungsi Penyediaan Fisik

Fungsi penyediaan

fisik

merupakan fungsi transportasi (trnrrsportntiott)

dan pergudangan (Sfore) berkaitan dengan pemindahan barang-barang

dari

tempat produksi

ketitik

konsumsi. Selain

itu

fungsi

tersebut

berkaitan dengan penyimpanan barang-barang sampai diperlukan oleh konsumen. Fungsi pengangkutan dapat dilakukan dengan mengunakan kareta api, kapal

laul

truk, pesawat udara dan sebagainya. Sedangkan

fungsi penyimpanan dapat di dilakukan oleh produsen, pedagang besar,

pengecer

dan

perusahaan-perusahaan

khusus

yang

melakukan penyimpanan seperti gudsng umun (public utnrelnuse).

c.

Fungsi Penunjang

Fungsi

penunjang merupakan

fungsi

pembelanjaan,

fungsi penanggulanag resiko, fungsi standarisasi, fungsi grading serta fungsi pengumpulan informasi. Fungsi pembelanjaan bertujuan menyediaan

dana

untuk

melayani

penjualan

kredit

ataupun

untuk

melayani penjualan kredit ataupun untuk melaksanakan fungsi pemasaran yang

lain.

Sedangkan fungsi penanggulangan resiko, seperti menanggung resiko kerugian perusahaan, merupakan kegiatan yang selalrr ada di

dalam

semua kegiatan

bisnis.sementara

itu.

Fungsi

standarisasi

merupakan fungsi yang bertuiuan menyederhakan keputusan-keputusan pembelian

dengan

menciptakan

golongan

barang tertentu

yang didasarkan pada kriteria seperti ukuran, bera! warna dan rasa Fungsi grading mengindentifikasi golongan barang tersebut ke dalam berbagai

tingkatan kualitas. Kemudian fungsi terakhir dalam fungsi penunjang

adalah

fungsi

pengumpulan

inlormasi pasar,

berturuan

untuk mengumpulkan berbagai informasi Pemasaran yang dapat dipakai oleh manajer pemasaran untuk mengambil kePufusan.
(9)

A-rtikel

ISSN 2AB1

8370

Disamping fungsi-fungsi pemasaran tersebut, tentu masih terdapat fungsi-fungsi

lain

namun fungsi-fingsi diatas merupakan fungsi-fungsi

utama dalam

pemasaran

bisnis dalam

era

global

ini,

seperti

fungsi pemasaran menurut Petter

F.

Druker yakni fungsi

marketing tentang bagaimana produsen menciptakan dan membuat sesuatu yang baru dan berbeda.

3.

Strategi Pemasaran Dalam Bisnis Global

Dengan tedadinya perubahan dalam dunia bisnis tetang orientasi pacla

produksi

dan

penjualan menyebabkan terjadinya orientasi pada pemasaran yang semakin kompetitif. Bersamaan dengan

itu,

maka terjadi

perubahan dalam falsafah manajemen tentang strategi pemasaran".

Basu Swasta

DH

dan Irawan mengemukakan bahwa ada empat tujuan pokok organisasi yang mencerminkan strategi pemasaran tersebut yartu :

a.

Orientasi kepacla pelanggan dalam sernua aspek organisasi dan operasi.

b.

Pengejaran volume yang menguntungkan dengan cara yang ilmiah

c.

Keterpaduan usaha terahadap sasaran bersama

d.

Tanggung jawab sosial dalam pengambilan keputusan

Strategi pemasaran tersebut, sebagai suatu kerangka pemikiran, tentunya merupakan dasar

bagi

pengambilan keputusan-keputusan

di

dalam perusahaan dalam rangka mengelola semua sumberdaya yang ada

dalam perusahaan yang bersangkutan secara efisien clan efektif. Agar keempat tujuan pokok organisasi yang mencerminkan strategi pemasaran

ini

bisa dicapai, dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan, yakni melalui proses manajemen pemasaran. Proses ini mencakup 4 elemen pokok, yaitu analisis, rencana, irnplementasi dan evaluasi.

Bagi para manager perrasaran, mereka mempunyai tanggung jarvab perencanaan yang meliputi aspek :

1.

Analisa situasi

2.

Prioritas tujuan organisasi

3.

Sasaran pasar (target market)

tl.

Marketing mix

Dalam kajian pemasaran dalam bisnis, strategi diawali dari aspek

baurab pemasaran (nnrketitrg rlrt-r;), dimana unsur-unsurnya adalah strategi produk, strategi distribusi, strategi promosi, strategi harga dan strategi

lainnya

yang

digarap

secara khusus. Strategi

yang

ditempuh

untuk menentukan sasaran pasar (terget nnrket) yang rnerupakan suatu rencana

strategi pemasaran (nnrketi,lg strntegi)

yarg

akan dilakukan.

Melalui

perencanaan strategi pemasaran inilah perusahaan berusahan untuk dapat mewujudkan

apa

yang

menjadi

tujuan

perusahaan

yang

sebenarnya.

Namun perlu diketahui bahwa hal yang tidak dapat dikesampingkan yaitu adanya kenyataan bahwa implementasi dari perencan aan nnrketittg strntegy

tersebut tidaklal.r pada kondisi yang statis, bahwa

justru

dalan

keadaan

yang

amat dinamis

sesuai dengan perkembangan

dunia

usaha dan

masvarakat pada umumnva.

(10)

A!ti-kel

ISSN 2OB']

B3?O

Dalam

pengertian

yang lebih

praktis dapat

dikatakan bahwa perencanaan

dan

strategis adalah suatu proses penentuan

tujuan

dan

strategi perusahaan, agar lebih lanjut dapat disusun suatu rencana kerja

yang lebih

detail. Dimana esensi

yang

terkandung didalamnya adalah

perencanaan efektif merupakan tangga menuju pencapaian suatu tutuan

yang

diinginkan

perusahaan.

Hanya

dengan

keberhasilan dalam menentukan nnrketiug strntery sefta pelaksanaan/ implementasi yang tepat

dari

rtnrektirtg strategy tercebrt, perusahaan

dapat

menghadapi serta

mengatasi kondisi persaingan yang semakin kompetitif

di

pasar, sekaligus

mampu memcapai tujuan perusahaan yang telah direncanakan.

Agat ,nnrektillg stratery d.apat secara efektif menghadapi persaingan,

maka tujuan pemasaran dan keputusan-keputusan yang diambil berkenaan

dengan target marekt, marketing position and mix, demikian pula dengan

tingkat

pengeluaran

atau

pembelanjaan pemasaran

haruslah

dapat ditentukan secara cermat. Pada dasarnya

marketing

strategy

itu

sendiri tiada

lain

pengertiannya adalah suatu pendekatan yang mendasar yang diterapkan

oleh

unit

usaha.

Oleh

karena

itu

evaluasi

dan

modifikasi

senantiasa perlu dilakukan sesuai dengan perubahan yang ada dan tuntutan kondisi

riel

yang terjadi. Karena pada dasarnnya perencanaan

di

dalam proses manatemen pemasaran

ifu

sendiri merupakan suatu proses yang

berkesinambungan.

III.

Penutup

1.

Pengertian orientasi

dari

orientasi produksi

dan

penjualan menjadi orientasi pemasaran telah membawa perubahan falsafah manajemen yang kemudian dikenal sebagai "konsep pemasaran"

2.

Konsep Pemasaran yang tercermin pada ernpat tujuan pokok organisasi

yakni :

.

Orientasi

pada

pelanggan

dalam

semua aspek organisasi dan

oPerasr.

.

Pengejaran volume yang menguntungkan dengan cara yang ilrniah.

.

Keterpaduan usaha terhadap sasaran bersama.

.

Tanggung iawab sosial dalarn pengambilan keputusan.

o

Diharapkan

dapat

dicapai

melalui

salah

satu

pendekatan yaitu melalui"proses manaiemen pemasa ra n".

3.

Mnrktirtg

Sfrnfegi adalah bagian

dari

proses manajemen pemasaran,

dimana melalui ini diharapkan tujuan perusahaan dapat direalisir

4.

Karena marketing strategy

tidak

terlepas

dari

keterkaitannya dengan

target market dan nmrketirrg

rrrit

maka keberhasilan atau kegagalan

dalam marketing strategy akan membawa dampak yang besar kepada pencapaian perusahaan atau keberhasilan usaha.

5.

Dengan

kemampuan

dalam

menentukan

dan

melaksanakan/ mengimplementasikan nnrektittg strntegy yang tepat, perusahaan akan

sanggup menghadapi persaingan yang semakin kompetitif

di

pasar,

sekaligus

dapat

meraih keberhasilan

bisnis

bagi

perusahaan yang bersanekutan.
(11)

A!tikel

ISSN 2AB1

B37O

Daftar Referensi

Kotler, Philip,

7988,

Mannjenen Perencanaan

: A

olisis

Perencanaan,

lntplementasi

dnt

Pengendnlian,

Jilid

I

dan

II,

Edisi Ke-5, Erlangga, Jakarta.

,

1993,

Mmmjenren Pemnsarnn

;

Annlisis,

Pereflca nm4

hrtplenrentns[ dan Pengertdnl{m,

Jilid

I

dan

II,

Edisi Ke-7, LPFE-UI, Jakarta.

Swasta,

Basu,

DH.,

-1984, Azas-Azas Mnrketing,

Edisi

Ke-3,

Liberty,

Yogyakarta.

Swasta, Basu, DH., Irawan, 1981, Mallajenen Pennsnrfir Moderen, LAMP,

Yogyakarta.

,1997, Mmnjenerl Pennssr r : Analisis, Perencmnar dnn Kontrol,

Jilid I dan II, Edisi Ke-9, PI. Prenhalindo, lakarta.

Referensi

Dokumen terkait

The writer hopes that this study will give some contributions to English teachers, especially in teach- ing tenses to the elemetary level students.. It is also

Dengan mengetahui jumlah daya yang dihasilkan baterai sebesar 3600 Wh, kita akan mendapatkan jumlah panel yang kita butuhkan, termasuk besarannya yakni sebagai berikut:

Dalam penelitian kebutuhan dan perilaku pencarian informasi aktor Teater Emka, peneliti juga mencari tahu mengenai hambatan yang dihadapi saat pencarian informasi,

Berdasarkan uji Bioassay yang dilakukan, diketahui bahwa angka nyamuk knockdown pada keseluruhan kelambu berinsektisida yang diuji tidak ada yang melebihi 95% dan

PENETAPAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1962 TENTANG PERUBAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 2 PRP TAHUN 1960 TENTANG PERGUDANGAN (LEMBARAN NEGARA

Berdasarkan pengamatan dan hasil wawancara diduga bahwa kemampuan verbal dan kemampuan numerik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita

Oleh karena itu kita melihat para filosof Islam semuanya, baik yang belum maupun yang sudah ibnu sina, mencurahkan semua tenaga dan usaha untuk memadukan

Tujuan pemasaran yaitu mengharapkan dapat memperluas jangkauan perluasan produk, mengembangkan pemasaran dan penjualan sesuai dengan strategi pemasaran yang