• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA HUBUNGAN INDEKS KELUARAN RAOB BERDASARKAN PENGAMATAN RADIOSONDE DENGAN KEJADIAN HUJAN DAN GUNTUR DI POLONIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISA HUBUNGAN INDEKS KELUARAN RAOB BERDASARKAN PENGAMATAN RADIOSONDE DENGAN KEJADIAN HUJAN DAN GUNTUR DI POLONIA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA HUBUNGAN INDEKS KELUARAN RAOB

BERDASARKAN PENGAMATAN RADIOSONDE

DENGAN KEJADIAN HUJAN DAN GUNTUR DI

POLONIA

SKRIPSI

DEASSY E D DOLOKSARIBU

130821026

DEPARTEMEN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN

ALAM

(2)

ANALISA HUBUNGAN INDEKS KELUARAN RAOB

BERDASARKAN PENGAMATAN RADIOSONDE

DENGAN KEJADIAN HUJAN DAN GUNTUR DI

POLONIA

SKRIPSI

Diajukan untuk melengkapi dan memenuhi syarat mencapai gelar

sarjana sains

DEASSY E D DOLOKSARIBU

130821026

DEPARTEMEN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN

ALAM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

PERSETUJUAN

Judul : ANALISA HUBUNGAN INDEKS KELUARAN

RAOB BERDASARKAN PENGAMATAN

RADIOSONDE DENGAN KEJADIAN HUJAN DAN GUNTUR DI POLONIA

Kategori : SKRIPSI

Nama : DEASSY E D DOLOKSARIBU

NIM : 130821026

Program Studi : SARJANA (S1) FISIKA

Departemen : FISIKA

Fakultas : MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN

ALAM (FMIPA) UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Diluluskan di Medan, 31 Agustus 2015

Diketahui/Disetujui oleh

Ketua Departemen Fisika FMIPA USU

Dr. Marhaposan Situmorang NIP. 195510301980031003

Pembimbing

Drs. Bisman P,M.Eng.Sc NIP: 195609181985011001

(4)

PERNYATAAN

ANALISA HUBUNGAN INDEKS KELUARAN RAOB

BERDASARKAN PENGAMATAN RADIOSONDE DENGAN

KEJADIAN HUJAN DAN GUNTUR DI POLONIA

SKRIPSI

Saya mengakui bahwa Skripsi ini adalah hasil kerja saya sendiri, kecuali beberapa kutipan dan ringkasan yang masing-masing disebutkan sumbernya.

Medan, Agustus 2015

DEASSY E D DOLOKSARIBU NIM. 130821026

(5)

PENGHARGAAN

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus, karena hanya oleh penyertaan dan anugerah-Nya, penulis dapat menyelesaikan penelitian dan skripsi ini dengan baik, dalam rangka memenuhi syarat untuk menyelesaikan studi pada Program Strata- 1 Universitas Sumatera Utara Jurusan Fisika Instrumentasi.

Dalam menyelesaikan skripsi ini, penulis telah mendapat bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bpk. Dr. Bisman Perangin-angin, M.Eng.Sc selaku Dosen pembimbing, yang telah memberikan bimbingan dan saran dalam menyelesaikan skripsi,

2. Bpk. Dr. Marhaposan Situmorang selaku ketua jurusan Departemen Fisika Universitas Sumatera Utara,

3. Seluruh Dosen/staff pengajar pada program studi Fisika Ekstensi yang telah memberikan bekal ilmu,

4. Keluarga tercinta, bapak (B. Doloksaribu), ibu (O. Sitorus), tante dan juga adik- adik saya ( Fabrisse, Orado, Foibe) yang selalu mendoakan serta memberikan dukungan kepada penulis dalam berbagai hal,

5. Teman spesial saya Fanly Manullang yang memberi motivasi dan memberi semangat kepada penulis,

6. Sahabat saya (KakJuli, Kurni, Nurul, Kak Martha, dan Happy), teman sekelas saya anak Fisika Ekstensi, dan semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang turut membantu dan memberi dukungan sehingga skripsi ini selesai.

(6)

Penulis mohon maaf atas segala kekurangan yang terdapat dalam penyusunan skripsi ini, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak untuk menyempurnakan skripsi ini dan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca. Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu menyelesaikan skripsi ini.

Medan, Agustus 2015

(7)

ABSTRAK

Salah satu data yang diperlukan untuk membuat prakiraan cuaca adalah data udara atas (Radiosonde) dan data pengamatan permukaan. Sehingga dalam penelitian ini, dianalisa Hubungan Indeks keluaran RAOB berdasarkan pengamatan Radiosonde dengan kejadian hujan dan guntur pada bulan Februari dan Oktober 2010 – 2014 dengan menggunakan metode statistik regresi logistik agar mengetahui peluang kejadian hujan dan guntur dari keluaran RAOB pada musim hujan dan kemarau di Polonia. Hasil analisis setelah di validasi dan di verifikasi menunjukkan bahwa nilai ketetapan klasifikasi pada musim kemarau sekitar 0.7 sampai 1 sehingga dapat digunakan untuk memprediksi keadaan cuaca, tetapi saat musim hujan nilai ketetapan klasifikasi cukup baik sekitar 0.2 sampai 0.7, sehingga dibutuhkan data pendukung lainnya dalam memprediksi cuaca.

(8)

ABSTRACT

One of the data required to make weather forecasts are data of upper air (radiosonde) and surface observation data. So in this study, analyzed Relations Index output RAOB based observations radiosonde with the incidence of rain and thunder in February and October 2010 - 2014 using logistic regression in order to determine the opportunities incidence of rain and thunder of output RAOB the rainy and dry seasons in Polonia. Results of analysis after the validation and verification shows that the provision of classification in the dry season is about 0.7 to 1 so it can be used to predict the weather, but when the rainy season value assessment is the classification is quite good is about 0.2 to 0.7, so it takes other supporting data in weather prediction.

(9)

DAFTAR ISI

PERSETUJUAN ... iii PERNYATAAN ... iv PENGHARGAAN ... 8 ABSTRAK ... vii ABSTRACT ... viii DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... 12ii

DAFTAR GAMBAR ... 14 BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1. LATAR BELAKANG ... 1 1.2. RUMUSAN MASALAH ... 4 1.3. BATASAN MASALAH ... 4 1.4. TUJUAN PENELITIAN ... 4 1.5. MANFAAT PENELITIAN ... 4

BAB II LANDASAN TEORI ... 6

2.1. PENGERTIAN RADIOSONDE ... 6

2.1.1. Langkah- langkah Pengamatan Radiosonde ... 6

2.1.2. Baseline Check ... 7

(10)

2.2.3. K- Index (KI)... 14

2.2.4. CAPE (Convective Available Potential Energy) ... 15

2.2.5. SWEAT Index ... 15

2.2.6. Total - Totals Index ... 16

2.3. HUJAN ... 16

2.3.1. Pengertian Curah Hujan ... 16

2.3.2. Penakar Hujan ... 17

2.4. GUNTUR (THUNDERSTORM) ... 18

2.5. REGRESI LINIER BERGANDA ... 19

2.6. REGRESI LOGISTIK ... 20

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 23

3.1. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN ... 23

3.2. DATA DAN PENGOLAHAN ... 23

3.3. METODE PENELITIAN ... 23

3.3.1. Prinsip Kerja Alat ... 23

3.3.2. Flowchart Pengolahan Data ... 25

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 35

4.1. HASIL ... 35

4.1.1. Persamaan Regresi Logistik pada musim kemarau jam 00 UTC dan 12 UTC di Stasiun Meteorologi Polonia ... 35

4.1.2. Persamaan Regresi Logistik pada musim hujan jam 00 UTC dan 12 UTC di Stasiun Meteorologi Polonia ... 39

4.1.3. Validasi dan Verifikasi Regresi Logistik pada musim kemarau jam 00 UTC dan 12 UTC di Stasiun Meteorologi Polonia ... 40

4.1.4. Validasi dan Verifikasi Regresi Logistik pada musim hujan jam 00 UTC dan 12 UTC di Stasiun Meteorologi Polonia ... 42

(11)

4.2. PEMBAHASAN ... 44

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 46

5.1. KESIMPULAN ... 46

5.2. SARAN ... 46

DAFTAR PUSTAKA ... 47 LAMPIRAN

(12)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Nilai SI- Index ... 13

Tabel 2.2 Nilai LI- Index... 14

Tabel 2.3 Nilai KI- Index ... 14

Tabel 2.4 Nilai CAPE ... 15

Tabel 2.3 Nilai SWEAT ... 16

Tabel 2.6 Nilai Total - Total... 16

Tabel 2.7 Tabel Perhitungan koefisien Regresi ... 19

Tabel 2.8 Ketetapan Klasifikasi ... 22

Tabel 3.1 Indeks Keluaran RAOB dan data pengamatan Pebruari 2010-2013 jam 00 UTC ... 29

Tabel 4.1 Tabel Contoh Data Kejadian Hujan dan guntur terhadap Indeks Keluaran RAOB ... 36

Tabel 4.2 Ketetapan Klasifikasi Validasi Persamaan Regresi Logistik pada musim kemarau jam 00 UTC ... 40

Tabel 4.3 Ketetapan Klasifikasi Validasi Persamaan Regresi Logistik pada musim kemarau jam 12 UTC ... 40

Tabel 4.4 Ketetapan Klasifikasi Verifikasi Persamaan Regresi Logistik pada musim Kemarau jam 00 UTC ... 41

Tabel 4.5 Ketetapan Klasifikasi Verifikasi Persamaan Regresi Logistik pada musim kemarau jam 12 UTC ... 41

Tabel 4.6 Ketetapan Klasifikasi Validasi Persamaan Regresi Logistik pada musim hujan jam 00 UTC ... 42

(13)

Tabel 4.7 Ketetapan Klasifikasi Validasi Persamaan Regresi

Logistik pada musim kemarau jam 12 UTC ... 42 Tabel 4.8 Ketetapan Klasifikasi Verifikasi Persamaan Regresi

Logistik pada musim hujan jam 00 UTC ... 43 Tabel 4.9 Ketetapan Klasifikasi Verifikasi Persamaan Regresi

Logistik pada musim hujan jam 12 UTC ... 43 Tabel 4.10 Ketetapan Klasifikasi Validasi dan Verifikasi

Persamaan Regresi Logistik pada musim kemarau ... 44 Tabel 4.11 Ketetapan Klasifikasi Validasi dan Verifikasi

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Radiosonde ... 6

Gambar 2. 2 Menu utama MOSS ... 8

Gambar 2. 3 Menu BL Check Running ... 8

Gambar 2. 4 Receive Level ... 9

Gambar 2. 5 Surface Weather Data... 9

Gambar 2. 6 Program MOSS Ready ... 10

Gambar 2. 7 Pelepasan Balon Radiosonde ... 10

Gambar 2. 8 Menu Observasi... 11

Gambar 2. 9 Program RAOB ... 12

Gambar 2. 10 Penakar Hujan Otomatis Tipe Hellman ... 17

Gambar 3.1 Diagram Blok ... 23

Gambar 3. 2 Flowchart Pengolahan data ... 25

Gambar 3. 3 Klik XLSTAT ... 30

Gambar 3. 4 Logistic Regression ... 31

Gambar 3. 5 Persamaan Prediksi dengan Metode Regresi Logistik ... 32

Gambar 3. 6 Validasi Ketepatan Persamaan Prediksi dari metode Regresi Logistik ... 33

Referensi

Dokumen terkait

1. Pada pengujian 1, dilakukan pelatihan dengan menggunakan parameter yang besar, dengan learning rate yang kecil, menyebabkan waktu pembelajaran terhadap data

Target Realisasi penerimaan cukai sesuai perhitungan potensi penerimaan produk cukai (HT, MMEA, EA) Realisasi penerimaan cukai sesuai perhitungan potensi penerimaan

Kecemasan merupakan suatu kondisi afektif negatif yang dicirikan oleh gejala fisik dan perasaan takut akan masa depan (Basant dkk., 2011). Kecemasan merupakan suatu faktor

Beri anak kesempatan untuk memiliki pengalaman bergaul dengan teman sebaya (lawan jenis atau tidak) agar ia paham bahwa kegiatan yang bermacam-macam dengan berbagai teman

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perjanjian-perjanjian dalam perkawinan yang dilakukan oleh mahasiswa, mengetahui penerapan perjanjian yang

Konsep pemikiran Mohammad Ilyas tentang upaya penyatuan kalender Islam Internasional sebagaimana telah dikemu- kakan pada pembahasan sebelumnya ber- tumpu pada dua hal pokok,

Penjelasan di atas semakin memberikan indikasi yang memiliki kemiripan dengan apa yang dimaksud oleh posmodernisme bahwa “tidak ada ciri yang tunggal, yang ada hanyalah

Penerapan metode demonstrasi dengan corrugated paper untuk meningkatkan keterampilan motorik halus memerlukan perencanaan yang matang untuk tercapainya tujuan dalam