• Tidak ada hasil yang ditemukan

JARINGAN IP Jaringan Telekomunikasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JARINGAN IP Jaringan Telekomunikasi"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

JARINGAN IP

(2)

Tipe Jaringan 

Komputer

(3)

Client/Server

Pelayanan jaringan terletak pada komputer yang dinamakan server.

Server merespon request dari client.

Server adalah komputer sentral yang memberikan respon dari client yang merequest seperti file, print, aplikasi dan pelayanan lain.

(4)

1.

Peer-to-peer

Tiap komputer dapat berfungsi sebagai client dan server. contoh:

Dalam suatu waktu komputer A merequest file dari komputer B, kemudian komputer B merespon dengan memberikan file tersebut kepada komputer A, dalam kasus ini, komputer A sebagai client dan B sebagai server. Pada waktu berikutnya komputer B dapat

berfungsi sebagai client dan A sebagai server apabila B merequest sesuatu dari A.

(5)

Kelebihan

Jaringan Peer to peer Client / server

Relatif lebih murah untuk diimplementasikan

Menyediakan security yang lebih baik

Tidak butuh software administrasi jaringan khusus

Mudah di administrasikan jika jaringan sangat besar karena diatur secara terpusat

Tidak butuh

administrator jaringan

Semua data dapat di back up dalam satu lokasi

(6)

Perbandingan Peer to Peer dan Client­Server

Kekurangan

Jaringan Peer to peer Client / server

Tidak baik untuk jaringan skala besar karena tidak ada

administrasi manajemen jaringan

Butuh software administrasi yang khusus menangani jaringan

Tiap user harus mengerti tugas-tugas administrasi

Butuh hardware dan mesin server yang handal

Relatif tidak aman Butuh seorang administrator yang

profesional Tiap mesin menshare sumber

dayanya yang justru dapat menurunkan performanya

Punya satu titik penting yang

apabila down, dapat merugikan client-clientnya.

(7)

Topologi Jaringan 

Komputer

• Topologi Fisik

(8)

Topologi Fisik

• Bus • Ring • Star • Extended Star • Hirarki • Mesh

(9)

Bus

Topologi yang menggunakan single backbone segment yang terhubung secara langsung ke semua host.

– Setiap komputer disambung dengan T Bus (Bus berbentuk T) dan

kedua ujung sambungan diberi resistor 50 ohm.

– Semua perangkat jaringan yang terhubung dalam topology bus dapat

melihat semua sinyal yang melintas dalam single backbone tersebut. Keuntungan:

Murah, karena tidak memakai banyak media dan media yang dipakai sudah umum (banyak dalam pasaran)

Setiap komputer dapat saling berhubungan langsung. Kerugian:

Sering terjadi hang / crash, yaitu bila lebih dari satu pasang memakai bus yang sama.

Tidak dapat dipakai secara bersamaan dalam satu waktu, harus bergantian atau ditambah relay.

Jika single backbone terputus maka jaringan rusak. Trafik yang padat dan sering terjadinya collision paket data.

(10)

Ring

Menghubungakan suatu host dengan host berikutnya dan antar host yang terakhir dengan host yang awal sehingga terbentuk seperti cincin dari kabel.

– Tiap node hanya terkoneksi secara fisik dengan node yang

ada di sebelahnya (kanan dan kirinya).

– Media transmisi yang dipakai dapat berupa twisted pair, kabel

coaxial dan serat optik .

Keuntungan:

Seperti Topologi Bus

Penggunaan sambungan point to point membuat transmission

error dapat diperkecil

Kerugian:

Data yang dikirim bila melalui banyak komputer, transfer data menjadi lambat.

(11)

Star

– Mengkoneksikan semua kabel dari tiap host ke central point

sebagai konsentrator.

– Konsentrator ini biasanya berupa hub atau switch.

Keuntungan:

akses ke server cepat

Dapat menampung banyak user yang melakukan banyak proses

ke server

User dapat lebih banyak dibanding Bus

Kerugian:

Bila ada dua user yang ingin berhubungan (berkomunikasi)

harus melalui server dulu sehingga ada kemungkinan terdapat error bila sambungan masing-masing user ke server kurang baik.

(12)

Mirip dengan extended star tetapi ia tidak punya

konsentrator.

Sistemnya terhubung ke komputer yang mengontrol

traffic dalam topology.

Tiap host punya koneksi sendiri ke semua host yang

ada dalam jaringan.

Karena tiap node terkoneksi ke semua node, maka

data dapat dikirimkan melalui beberapa jalur yang

ada.

Hirarki

(13)

Ethernet

Jaringan komputer umumnya menggunakan tipe jaringan

ethernet, di mana topologi bisa berupa bus, dan star.

Mode pengiriman digunakan CSMA merupakan salah satu

skema dalam proses pengiriman paket, di mana pemakainya mendeteksi kanal lebih dahulu apakah kanal sibuk atukah sedang bebas, sebelum proses pengiriman paket.

Bila pemakai mendeteksi kanal dalam keadaan bebas (idle),

maka paket akan dikirimkan.

Sedangkan bila kanal terdeteksi dalam keadaan sibuk

(busy), maka pengiriman paket ditunda untuk beberapa saat.

Collision antar paket masih mungkin terjadi.

Untuk itu dibuat suatu perbaikan metode CSMA dengan

nama CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with

Collision Detection), yang sering disebut juga dengan

(14)

Token Ring

Token Ring merupakan salah satu protokol untuk LAN yang menggunakan kendali transmisi terdistribusi dan telah distandarisasi oleh IEEE nomor 802.5.

Kendali transmisi pada Token Ring dilakukan oleh bit-bit token yang beredar sekeliling jaringan ring dari stasiun ke stasiun berikutnya. Bit-bit tersebut ditransmisikan secara serial melalui media transmisi fisik dan akan

mengalami delay tiap melalui stasiun di dalam jaringan ring.

Setiap stasiun akan membangkitkan kembali dan akan meneruskan setiap bit ke stasiun berikutnya. Jadi stasiun-stasiun dalam Ring juga berfungsi sebagai regenerator dan repeater.

Suatu stasiun tujuan yang telah diberi alamat akan menyalin informasi yang dikirim stasiun awal bila informasi tersebut lewat, dan stasiun awal akan menghapusnya bila informasi tersebut telah membentuk satu loop penuh mengelilingi ring.

(15)

Fiber Distributed Data Interface

FDDI (Fiber Distributed Data Intrface) digunakan dengan kabel fiber optic

FDDI menggunakan arsitektur dual-ring dengan arah penjalaran data yang saling berlawanan, yaitu primary dan secondary ring.

Selama keadaan jaringan yang normal, maka ring primer yang digunakan untuk pentransmisian data, dan ring sekunder dalam posisi idle.

FDDI biasanya digunakan sebagai backbone berkecepatan tinggi sebab mendukung bandwidth yang besar dan lebih jauh

(16)

Asynchronous Transfer Mode merupakan suatu teknologi

aplikasi packet switching di mana satuan informasi yang

dikirim dalam bentuk paket tersebut mempunyai panjang yang terbatas yaitu sekitar 53 byte,

= 5 byte untuk header routing, serta address = 48 byte untuk data info atau payload

Satuan informasi dalam bentuk paket-paket pada ATM ini disebut

Cell ATM.

Dengan panjang sel ATM yang tetap tersebut, memungkinkan desain ATM switch yang lebih sederhana, sehingga waktu

tunda pemrosesan dan variabel waktu tunda dapat direduksi. Hal ini sangat berpengaruh pada jenis pelayanan yang memiliki

waktu yang sensitif, misalnya untuk jenis pelayanan audio dan

(17)

MPLS merupakan kombinasi dari komponen kontrol IP dan komponen forwarding ATM dengan pensinyalan IP dan protokol distribusi label yang baru.

Pada jaringan MPLS pengiriman beberapa paket yang

dikumpulkan dalam suatu FECs (Forwarding Equivalence Classes) akan dilekatkan label sebagai indeks pada tabel routing untuk menentukan hop berikutnya.

Pemakaian teknologi MPLS dalam mendukung suatu jaringan diharapkan dapat memenuhi segala kebutuhan yang

diinginkan pemakai jaringan karena MPLS dapat diterapkan pada semua protokol layer jaringan dan mampu

– meningkatkan performansi routing,

– memperbaiki jangkauan layer jaringan serta

– menyediakan fleksibilitas yang besar dalam pengiriman

pelayanan routing.

(18)
(19)

Network Interface Card (NIC)

NIC berkomunikasi dengan jaringan

menggunakan koneksi serial dan dengan komputer menggunakan koneksi paralel. Ketika memilih NIC, perhatikan beberapa faktor berikut:

Protokol: ethernet, token ring, FDDITipe media: twisted pair, coaxial,

wireless, fiber-optic

Tipe slot motherboard: ISA, PCI

Tiap NIC mempunyai kode unik dari

pabrik, dinamakan Media Access Control (MAC) address. Address ini digunakan untuk mengontrol komunikasi data pada

(20)

Spesifikasi dan performa dari Ethernet menyangkut:

kecepatan

jenis transmisi (digital

baseband atau analog broadband)

jarak

Kecepatan untuk LAN 10 Mbps

Base : untuk Baseband Broad : untuk Broadband

Tipe kabel dan maksimum panjang kabel. Misal Y, maka maksimal = Y x 100 m

(21)

Ethernet

Ethernet 10BASE2 10BASE5 10BASE-T 100BASE-FX 1000BASE-T Media 50ohm coax

(Thinnet) 50ohm coax (Thicknet) EA/TIA Category 3,4,5 UTP, two pair 62.5/125 multimode fiber EA/TIA Category 5 UTP, four pair Max Segment Length 185 m 500 m 100 m 400 m 100 m

Topology Bus Bus Star Star Star

Connector BNC Attachment Unit Interface ISO 8877 (RJ-45) Duplex media interface (MIC) ST / ISO 8877 (RJ-45)

(22)

Devices

Kemampuan Bridge antara lain:

• Semua kemampuan repeater

terdapat pada Bridge.

• Menghubungkan dua segmen

dan regenerate signal pada level paket

• Berfungsi pada Data Link Layer

(melihat sinyal melalui MAC Addressnya)

• Menghubungkan media fisik

berbeda seperti twisted pair dengan coaxial ethernet.

• Menghubungkan antar segmen

jaringan berbeda seperti ethenet dan token ring.

(23)

Devices

Hub melakukan fungsi :

• Sebagai konsentrator

• Pada aktif hub dapat menjadi

multiport repeater

• Bekerja pada layer 1 model

OSI (melihat sinyal pada level bit)

(24)

Devices

Fungsi utama repeater adalah

• menerima sinyal dari satu

segmen kabel LAN dan memancarkannya kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada

segmen (satu atau lebih) kabel LAN yang lain.

• Repeater beroperasi pada

Physical layer dalam model

jaringan OSI.

(25)

Devices

Fungsi Switch :

• Sebagai konsentrator • Sebagai multiport bridge • Bekerja pada layer 2 OSI

(melihat sinyal melalui MAC Addressnya)

(26)

Devices

Kemampuan router antara lain:

• Membagi segmen jaringan

yang besar menjadi segmen yang kecil-kecil.

• Memfilter dan mengisolasi

trafik.

• Menghubungkan segman

jaringan yang berbeda

topologi dan metode akses.

• Dapat melalukan routing

paket dengan shorthest path, dari banyak pilihan jalur.

(27)

NIC, Repeater, & Hub

Untuk menghubungkan dua komputer, harus

Install sebuah NIC pada setiap komputer.

The First LAN

NIC NIC

(28)

NICs, Repeaters, & Hubs

Repeaters dapat

digunakan untuk

meningkatkan jarak

tempuh sinyal

Berapa jarak maksimum ?

100 meters or approx. 300 feet

Jadi apa yang digunakan untuk

menghubungkan lebih dari

100m?

NIC NIC

Repeaters

menguatkan sinyal

kembali

(29)

NICs, Repeaters, & Hubs

NIC NIC

NIC NIC

Penggunaan repeater hanya terbatas

untuk 2 komputer

Bagaimana jika ingin

menghubungkan 3 atau

(30)

NICs, Repeaters, & Hubs

NIC NIC NIC NIC

A multi-port repeater!

Atau

Hub

(31)

A Dilemma!

NIC NIC

NIC NIC

Saat jaringan diperluas,

akan terbentuk cascade

hubs.

(32)

Broadcasts

Semua hub memforward

semua traffic ke semua

perangkat

(33)

Jadi jika Host 1 ingin melakukan

ping Host 2, semua perangkat

akan melihat paket ping yang

dikirimkan.

Broadcasts

2

1

(34)

Bridge

Untuk mengurangi jumlah traffik,

mulai digunakan bridges untuk

memfilter paket berdasar alamat

MAC

(35)

Bridge

Sekarang, jika Host 1 melakukan

ping ke Host 2, maka hanya

semua host dalam satu LAN

segment yang melihat paket ping.

Bridges stop the ping.

2

1

(36)

Switch

Sebuah switch (multi-port bridge),

secara efektif menggantikan

(37)

Switch

Keungungan lain adalah, setiap

LAN segment akan memperoleh

dedicated bandwidth.

The Cloud 10 Mbps 10 Mbps 10 Mbps 10 Mbps 10 Mbps

(38)

Since a switch is a multi-port

bridge, we know it will stop local

pings from traveling to other

network segments.

Switch

1

2

1

Sebuah switch tidak bisa

menghentikan paket ping yang

ditujukan pada LAN segment yang

berbeda, sehingga ditujukan ke

(39)

Switch

1

For example, Host 1 pings Host 16. Since

Host 16 is on another LAN segment, the

switch will flood the ping request out all

ports.

Perangkat apa yang bisa

memperbaikinya?

(40)

Router

1

16

1

Routers memfilter traffic berdasarkan

alamat IP, dimana alamat IP akan

memberitahu router segment mana

yang harus dituju oleh paket ping.

(41)

Devices Function At Layers

Jadi, dapat diambil

kesimpulan, bahwa

suatu perangkat

tidak hanya bekerja

pada layernya

sendiri, tapi juga

layer dibawahnya

(42)

Devices Function At Layers

Contoh, sebuah

router adalah

perangkat layer 3

tetapi juga

menggunakan MAC

addresses (layer 2)

dan melakukan

repeat signal (layer

1)

(43)

Perencanaan Internetwork TCP/IP

Dalam perencanaan internetwork TCP/IP, beberapa hal yang harus diperhatikan oleh manajer jaringan adalah:

Topologi backbone

Pengalokasian alamat IP

Pengaturan routing

Penempatan server

Referensi

Dokumen terkait

Dari analisis regresi linear sederhana diperoleh bahwa baik earnings maupun arus kas keduanya mempunyai pengaruh terhadap arus kas masa depan, dimana earning mempunyai pengaruh

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa estimasi kandungan bahan organik tanah di wilayah kajian dengan pendekatan indeks mineral lempung dan nilai piksel pada band 5

Aturan perjanjian berdasarkan hukum islam antara bank dengan pihak lain untuk menyimpan dana dan atau pembiayaan kegiatan usaha atau kegiatan lainnya yang

dengan memberikan obat-obatan dengan memberikan obat-obatan yang dapat memperpanjang hidup yang dapat memperpanjang hidup

6) Pembongkaran tumpatan pada kavitas. Penghalusan akses dan pengangkatan semua bahan pengisi lama dari kamar pulpa merupakan tahap yang paling penting dalam

Hukum Islam yang merupakan payung sandaran bagi umat islam dalam mengaplikasikan segala bentuk tindakan nyata dalam kesahariannya, sebagaimana kita ketahui

Tesis adalah karya tulis akademik akhir yang menunjukkan hasil studi dan atau penelitian yang dilakukan secara mandiri di bawah bimbingan dosen pembimbing, sebagai

PORSEROSI tentang penyelenggaraan Kejuaraan Terbuka Sepatu Roda Seluruh Indonesia memperebutkan Piala HAMENGKU BUWONO (HB Cup) tahun 2016 bersama ini kami