• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASURANSI UMUM & REASURANSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ASURANSI UMUM & REASURANSI"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Market Update

ASURANSI UMUM & REASURANSI

Triwulan 3 (Jan-Sep) tahun 2017

Bidang Statistik, Riset, Analisa, TI dan Aktuaria

Jakarta, November 2017

(2)

Pengantar

2

Analisa operasional asuransi umum Triwulan 3 tahun 2017

merupakan kompilasi total data (unaudited) Perusahaan Asuransi

Umum & Reasuransi Umum periode Januari s/d September tahun

2017.

Data tersebut didapat dari anggota yang telah rutin dan secara

langsung menyampaikan laporannya ke AAUI setiap 3 bulan.

(3)

4.82%

4.74%4.77%

5.17%

4.92%

5.18%

5.01%

4.94%

5.01% 5.01%

5.06%

4.40%

4.50%

4.60%

4.70%

4.80%

4.90%

5.00%

5.10%

5.20%

5.30%

Q1

2015

2015

Q2

2015

Q3

2015

Q4

2016

Q1

2016

Q2

2016

Q3

2016

Q4

2017

Q1

2017

Q2

2017

Q3

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia YoY

Situasi Ekonomi Q3 2017

Situasi Ekonomi Indonesia memiliki pengaruh terhadap premi Industri Asuransi

Umum. Pada Q3 2017 realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 5,06%,

meningkat dibanding Q1 dan Q2 2017.

(4)

Situasi Ekonomi Q3 2017

Adapun sektor-sektor yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia Q3

2017 adalah sektor Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, Pertanian, Kehutanan

dan Perikanan serta Konstruksi. Seluruh Sektor tersebut mengalami pertumbuhan positif di Q3

2017

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Per Sektor Atas Dasar Harga Konstan

Dalam Trilyun Rupiah

2016 2016 2016 2016 2017 2017 2017 Growth Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2 Q3 Q3 2017 Pertanian, Kehutanan & Perikanan 286 322 337 265 306 332 347 2.92% Pertambangan & Penggalian 196 191 192 196 195 196 196 1.76% Industri Pengolahan 490 507 512 508 511 525 536 4.84% Pengadaan Listrik Dan Gas 24 25 25 26 25 25 26 4.88% Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah Dan Daur Ulang 2 2 2 2 2 2 2 4.83% Konstruksi 221 224 235 245 234 240 251 7.13% Perdagangan Besar Dan Eceran, Reparasi Mobil Dan Motor 303 315 319 318 318 327 337 5.50% Transportasi Dan Pergudangan 89 92 97 98 97 100 105 8.27% Penyediaan Akomodasi Dan Makan Minuim 69 70 71 72 72 73 74 4.96% Informasi Dan Komunikasi 109 114 117 119 119 126 128 9.35% Jasa Keuangan Dan Asuransi 92 94 97 96 98 99 103 6.44% Real Estate 69 70 70 70 71 72 72 3.64% Jasa Perusahaan 39 39 40 41 42 43 44 9.24% Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Dan Jaminan Sosial Wajib 78 78 79 85 78 78 80 0.43% Jasa Pendidikan 69 73 72 80 72 74 75 3.70% Jasa Kesehatan Dan Kegiatan Lainnya 25 25 25 27 27 27 27 7.44% Jasa Lainnya 38 39 39 40 41 42 43 9.45% Produk Domestik Bruto 2,264 2,355 2,429 2,386 2,378 2,473 2,551 5.06%

Sumber: SEKI Bank Indonesia

(5)

Bagian I

ASURANSI UMUM

(6)

Premi & Klaim Asuransi Umum

Dalam Milyar Rupiah

PREMI GROWTH LINI USAHA KLAIM GROWTH

Q3-16 Q3-17 SELISIH (%) Q3-16 Q3-17 SELISIH (%)

12,537.2 13,035.3 498.1

4.0%

HARTA BENDA

4,687.3 4,314.8 (372.5)

-7.9%

11,166.3 12,458.0 1,291.8 11.6%

KENDARAAN BERMOTOR

5,471.9 5,535.1 63.2

1.2%

2,207.3 2,238.8 31.5

1.4%

PENGANGKUTAN LAUT

808.0 782.6

(25.4)

-3.1%

1,164.4 1,160.3 (4.1)

-0.4%

RANGKA KAPAL

714.4 930.0 215.6

30.2%

960.9 536.8 (424.1) -44.1%

PESAWAT UDARA

327.9 318.9 (9.0)

-2.8%

79.5 8.4

(71.1) -89.5%

SATELIT

- - -

0.0%

107.6 168.8 61.2 56.8%

ENERGI DARAT

0.2 117.9 117.7 62921.1%

1,365.1 1,135.8 (229.3) -16.8%

ENERGI OFF SHORE

1,351.2 1,035.0 (316.2)

-23.4%

1,416.4 1,604.1 187.7 13.2%

REKAYASA

1,101.0 740.0 (361.0)

-32.8%

1,332.8 1,366.7 33.9

2.5%

TANGGUNG GUGAT

232.0 244.1 12.2

5.2%

967.7 1,026.5 58.8

6.1%

KECELAKAAN

362.8 341.1 (21.7)

-6.0%

3,171.1 3,307.8 136.7

4.3%

KESEHATAN

2,592.9 2,596.3 3.5

0.1%

3,570.6 3,399.7 (170.9)

-4.8%

KREDIT INS.

1,792.6 1,899.7 107.1

6.0%

1,390.4 909.6 (480.8) -34.6%

PENJAMINAN

243.4 213.9

(29.5)

-12.1%

1,596.7 1,891.3 294.6 18.5%

ANEKA

583.2 684.6 101.4

17.4%

43,033.9 44,247.8 1,213.9

2.8%

SELURUH LINI USAHA

20,268.8 19,754.2 (514.6)

-2.5%

(7)

7

Pendapatan Premi Asuransi Umum sampai dengan Q3 tahun 2017

tercatat sebesar 44.2 Trilyun Rupiah, tumbuh sebesar 2,8% dibanding

Q3 tahun 2016 (43,0 Trilyun Rupiah).

Tercatat ada 7 Lini bisnis Asuransi Umum yang membukukan

pertumbuhan negatif pada Q3 – 2017 Yaitu : Asuransi Pesawat

Udara, Satelit, Energy Lepas Pantai, Kredit, Penjaminan dan Aneka

sedangkan sisanya mencatatkan pertumbuhan yang positif

dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016.

(8)

8

Klaim

(Claim paid atau klaim yang dibayar pada periode terkait)

Klaim pada Q3 tahun 2017 tercatat sebesar 19,8 Trilyun

Rupiah, turun sebesar -2,5% dibandingkan Q3 – 2016 yang

tercatat sebesar 20,2 Trilyun Rupiah.

Penurunan klaim terjadi pada sebagian besar lini usaha

asuransi, sedangkan lini usaha yang mencatatkan

peningkatan klaim adalah Asuransi Energy Darat, Rangka

Kapal, Tanggung Gugat dan Kredit.

Claim Ratio Q3 tahun 2017 tercatat sebesar 44,6% menurun

dibandingkan tahun lalu sebesar 47,1%

(9)

9

Asuransi Harta Benda

Asuransi Umum Q3 - 2016 & Q3 - 2017

Kenaikan Premi 4,0% pada lini usaha Asuransi Harta Benda pada Q3 2017 sejalan dengan

adanya perbaikan kinerja pasar properti Indonesia yang terlihat dari:

Peningkatan pasokan property komersial sebesar 1,39% di Q3 2017 didorong

penambahan segmen Ritel(AEON mall, Apartemen Titanum Square, Tunjungan Plaza 6

dan Plaza Renon Bali) dan juga beberapa Hotel Baru. Sementara permintaan property

komersial meningkat 1,25% di Q3 2017 (PPKom Bank Indonesia)

Pertumbuhan kredit KPR meningkat dari 7.2% pada Q3 2016 menjadi 10.5% pada Q3

2017. Peningkatan tersebut diiringi juga dengan peningkatan penjualan rumah sebesar

2,58% di Q3 2017 (SPHR Bank Indonesia). Perbaikan di pasar properti tersebut menunjang

pertumbuhan premi di lini bisnis harta benda.

(10)

10

Asuransi Kendaraan Bermotor

Asuransi Umum Q3 - 2016 & Q3 - 2017

Asuransi Kendaraan Bermotor pada Q3

2017 mengalami kenaikan 11,6%. Hal ini

sejalan dengan adanya kenaikan tarif dan

kenaikan pada penjualan kendaraan

bermotor baik Roda 4 maupun Roda 2.

Penjualan kendaraan roda 4 meningkat

dari 250.714 unit di Q3 2016 menjadi

269.011 unit di Q3 2017. Sementara itu,

penjualan Roda 2 naik dari 1,38 juta unit

pada Q3 2016 menjadi 1,63 juta unit pada

Q3 2017.

Sumber: AISI dan GAIKINDO

230,000

240,000

250,000

260,000

270,000

280,000

290,000

200,000

400,000

600,000

800,000

1,000,000

1,200,000

1,400,000

1,600,000

1,800,000

Q1

2016

2016

Q2

2016

Q3

2016

Q4

2017

Q1

2017

Q2

2017

Q3

(11)

Asuransi Kredit

Asuransi Umum Q3 - 2016 & Q3 - 2017

Asuransi Kredit mengalami pertumbuhan negatif sebesar -4,8%. Penurunan pada asuransi kredit

pada Q3 2017 ini sejalan dengan data realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang

menurun dari IDR 70.5 Trilliun pada Q3 2016 menjadi IDR 69.7 Trilliun pada Q3 2017.

Sumber: https://bisnis.tempo.co/read/809616/penyaluran-kur-diyakini-tembus-rp100-triliun

https://www.antaranews.com/berita/661240/darmin-penyaluran-kur-2017-capai-rp697-triliun-hingga-september

Dari sektor kredit Non KUR,

Korporasi menunda penam-

bahan Kredit untuk menunggu

suku bunga yang lebih baik/

rendah

70.5 69.7 100 110 0 20 40 60 80 100 120 Tahun 2016 Tahun 2017

Tr

illiu

n

Ru

piah

Realisasi Hingga Q3 Target Hingga Akhir Tahun

63,4% Target 70,5%

(12)

12

Asuransi Energi Offshore

Asuransi Umum Q3 - 2016 & Q3 - 2017

Asuransi Energi Offshore pada Q3 2017 mengalami penurunan yang signifikan yaitu

-16,8%. Penurunan ini sejalan dengan terus berkurangnya investasi pada eksplorasi

migas di Indonesia. Penurunan investasi tersebut disebabkan belum pulihnya harga

minyak dunia.

Sebagai catatan, di tahun 2017 kegiatan eksplorasi migas indonesia diproyeksikan

hanya akan terealisasi 32% dari target. Hingga September 2017 dari 138

pengeboran eksplorasi yang telah dirancanakan, hanya terdapat 40 yang

terealisasi.

(13)

13

Asuransi Pesawat Udara & Satelit

Asuransi Umum Q3 - 2016 & Q3 - 2017

Asuransi Pesawat Udara pada Q3 2017 mengalami penurunan yang signifikan yaitu

-44,1%. Hal ini disebabkan sampai quartal 3 2017 tidak ada penutupan satelit,

dimana pada periode yang sama ada dua satelit yang cover Asuransinya.

(14)

14

Asuransi Penjaminan

Asuransi Umum Q3 - 2016 & Q3 - 2017

Asuransi Penjaminan pada Q3 2017 mengalami penurunan yang signifikan yaitu

-34,6%. Penurunan terjadi karena penjaminan untuk infrastruktur yang pada

umumnya dikerjakan oleh kontraktor BUMN sudah mendapat fasilitas Bank Garansi

dari Bank.

(15)

RASIO KLAIM

LINI USAHA Q3-16 Q3-17 HARTA BENDA 37.4% 33.1% KENDARAAN BERMOTOR 49.0% 44.4% PENGANGKUTAN LAUT 36.6% 35.0% RANGKA KAPAL 61.4% 80.1% PESAWAT UDARA 34.1% 59.4% SATELIT 0.0% 0.0% ENERGI DARAT 0.2% 69.9%

ENERGI OFF SHORE 99.0% 91.1%

REKAYASA 77.7% 46.1% TANGGUNG GUGAT 17.4% 17.9% KECELAKAAN 37.5% 33.2% KESEHATAN 81.8% 78.5% KREDIT INS. 50.2% 55.9% PENJAMINAN 17.5% 23.5% ANEKA 36.5% 36.2%

SELURUH LINI USAHA 47.1% 44.6%

LOSS RASIO 0.0% 25.0% 50.0% 75.0% 100.0% 125.0% H AR TA B EN D A KEN D A RA AN B ER M O TO R PE NG A NG KU TA N L A U T RA N G KA K AP AL PE SA W AT U D AR A SA TE LI T EN ER G I D A RA T EN ER G I O FF S H O RE RE KAY AS A TA N GGU N G GU GA T KE CE LAK A AN KES EH AT AN KR ED IT IN S. PE NJ A M INA N AN EK A

Q3-16

Q3-17

(16)

Pangsa Pasar per Lini Usaha

Asuransi Umum Triwulan 3 - 2017

(17)

17

Kontribusi Klaim per Lini Usaha

(18)

Pangsa Pasar & Kontribusi Klaim

Q3-15 Q3-16 Q3-17 Q3-15 Q3-16 Q3-17 28.8% 28.5% 29.5% HARTA BENDA 24.0% 23.1% 21.8% 29.0% 25.2% 28.2% KENDARAAN BERMOTOR 26.7% 27.0% 28.0% 5.5% 4.8% 5.1% PENGANGKUTAN LAUT 5.4% 4.0% 4.0% 2.8% 2.7% 2.6% RANGKA KAPAL 4.7% 3.5% 4.7% 2.0% 3.3% 1.2% PESAWAT UDARA 5.2% 1.6% 1.6% 0.0% 0.2% 0.0% SATELIT 0.2% 0.0% 0.0% 0.1% 0.2% 0.4% ENERGI DARAT 0.1% 0.0% 0.6%

3.1% 4.7% 2.6% ENERGI OFF SHORE 4.9% 6.7% 5.2%

3.3% 3.3% 3.6% REKAYASA 3.3% 5.4% 3.7% 3.1% 2.9% 3.1% TANGGUNG GUGAT 0.3% 1.1% 1.2% 2.9% 2.0% 2.3% KECELAKAAN 2.3% 1.8% 1.7% 7.5% 6.9% 7.5% KESEHATAN 11.8% 12.8% 13.1% 6.4% 7.7% 7.7% KREDIT INS. 7.3% 8.8% 9.6% 2.4% 3.4% 2.1% PENJAMINAN 0.8% 1.2% 1.1% 3.3% 4.3% 4.3% ANEKA 3.0% 2.9% 3.5%

PANGSA PASAR PREMI

(19)

Bagian II

REASURANSI UMUM

(20)

REASURANSI

GROWTH LINI USAHA GROWTH

Q3-16 Q3-17 SELISIH (%) Q3-16 Q3-17 SELISIH (%) 3,814,372.4 4,626,778.7 812,406.25 21.3% PROPERTY 1,077,918.8 978,337.3 (99,581.46) -9.2% 320,851.0 262,627.0 (58,224.03) -18.1% MOTOR VEHICLE 95,969.1 119,000.9 23,031.80 24.0% 742,819.5 636,138.5 (106,680.94) -14.4% MARINE CARGO 141,365.0 147,182.0 5,816.95 4.1% 587,838.6 524,564.1 (63,274.44) -10.8% MARINE HULL 317,648.8 335,041.0 17,392.24 5.5% 35,687.4 41,044.1 5,356.71 15.0% AVIATION HULL 31,397.9 9,871.0 (21,526.91) -68.6% 1,061.8 52.0 (1,009.76) -95.1% SATELLITE - - - 0.0% 725.2 725.18 0.0% ENERGY ONSHORE - 0.1 0.08 0.0% 58,864.1 54,355.7 (4,508.47) -7.7% ENERGY OFFSHORE 37,073.1 23,174.7 (13,898.42) -37.5% 291,902.4 390,951.3 99,048.92 33.9% ENGINEERING 192,534.1 182,909.3 (9,624.75) -5.0% 262,538.3 123,380.4 (139,157.90) -53.0% LIABILITY 4,001.6 20,747.3 16,745.64 418.5% 152,269.9 177,340.6 25,070.70 16.5% PERSONAL ACCIDENT 70,462.6 82,868.7 12,406.19 17.6% - - 0.0% HEALTH INSURANCE - - - 0.0% 390,586.7 670,610.1 280,023.40 71.7% CREDIT INSURANCE 93,895.2 381,735.5 287,840.24 306.6% 30,320.4 30,320.40 0.0% SURETY SHIP - 11,519.8 11,519.80 0.0% 735,574.9 815,077.8 79,502.85 10.8% MISCELLANEOUS 262,608.1 296,287.2 33,679.17 12.8% 7,394,367.1 8,353,966.0 959,598.88 13.0% ALL LOB 2,324,874.3 2,588,674.8 263,800.55 11.3% PREMI KLAIM

(21)

Referensi

Dokumen terkait

PT Asuransi Takaful Keluarga juga merupakan reasuransi dari entitas asuransi Syariah.. 2) Peserta adalah peserta asuransi (pemegang polis) atau perusahaan asuransi dalam

OJK memutuskan pengelola statuter tidak diperlukan lagi, apabila perusahaan asuransi, perusahaan asuransi syariah, perusahaan reasuransi, atau perusahaan reasuransi

Kekurangan unsur nitrogen ini dapat disuplai melalui pupuk kimia maupun dari proses penambatan nitrogen secara biologi, yaitu suatu proses penambatan N2 atmosfer (yang

Menurut Haryanto (2010) senam otak adalah serangkaian latihan gerakan tubuh sederhana yang dilakukan untuk merangsang otak kiri dan kanan, meringankan atau

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan dari peneliti mengenai pengaruh customer relationship

Pertumbuhan dan perkembangan pada masa balita terjadi dengan sangat pesat sehingga membutuhkan suplai makanan dan gizi dalam jumlah yang cukup (Tarigan, 2003).

Biaya tetap dan biaya variabel ini jika dijumlahkan hasilnya merupakan biaya total (TC) yang merupakan keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produksi. Biaya

Perusahaan mempunyai berbagai macam usaha dalam menarik jumlah investor dan meningkatkan harga sahamnya, salah satunya yaitu dengan mengevaluasi faktor-faktor yang