• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 5 PEMBAHASAN DESAIN"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 5

PEMBAHASAN DESAIN

5.1. Font

5.1.1. Tagline

Myriad Pro Bold

Aa Bb Cc Dd Ee Ff Gg Hh Ii Jj Kk

Ll Mm Nn Oo Pp Qq Rr Ss Tt Uu

Vv Ww Xx Yy Zz 1 2 3 4 5 6 7 8 9

0

! @ # $ % ^ & * ( ) _ + = - < > ? / }

{

Myriad Pro Bold merupakan font yang dipakai dalam kampanye ini. Pemakaian font Myriad Pro Bold ini diterapkan sebagai

tagline utama. Pemilihan Myriad Pro Bold karena font ini merupakan font sans serif dan berkarakter modern, yang merupakan salah satu dari tone and manner dari konsep desain kampanye ini. Myriad Pro Bold

memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi. Penggunaan font sans serif karena mengingat target adalah kaum urban. Sehingga pemakaian huruf pun harus bersifat ‘minimalis’ agar para target audience tidak merasa bosan dan nyaman untuk dibaca. Selain itu unsur legibility (kemudahan pembacaan), readibility (kemampuan pembacaan),

visibility (keterlihatan) serta clearity (kejelasan) dapat dipenuhi melalui

pemilihan huruf ini sehingga dapat memaksimalkan fungsi keterbacaan pada poster print ad.

(2)

5.1.2. Body Copy

Myriad Pro Regular

Aa Bb Cc Dd Ee Ff Gg Hh Ii Jj Kk Ll

Mm Nn Oo Pp Qq Rr Ss Tt Uu Vv

Ww Xx Yy Zz 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0

! @ # $ % ^ & * ( ) _ + = - < > ? / } {

Pemakaian font Myriad Pro Regular ini diterapkan pada text

body copy ataupun sub copy. Pemilihan Myriad Pro Reguler karena font ini mengikuti tagline utama yang menggunakan font Myriad Pro

Bold, berkarakter modern, memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi, bersifat ‘minimalis’ agar para target audience nyaman membacanya. Karena body copy berisikan text dimana 1 kalimat panjang, jadi dibutuhkan font yang mudah dan nyaman dibaca.

5.2. Color Pallete

#002A35 #073541 #586E75 #657B83 #829396 #93A1A1 #EDE7D4 #F9F8F7

Gambar 5.1. Color pallete

Warna-warna yang digunakan pada kampanye ini merupakan kombinasi antara warna- warna primer dan warna-warna sekunder yang matang dan solid tetapi memiliki kombinasi warna dengan tingkat contrast yang tinggi. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan tampilan warna yang

(3)

strong dan ekspresif. Dominasi warna-warna yang digunakan dalam

kampanye ini merupakan perpaduan warna gelap dan terang untuk menciptakan tingkat kekontrasan yang tinggi. Diikuti dengan tone foto yang tajam dan jelas.

5.3. Logo

Gambar 5.2. Logo Direktorat Jenderal Perhubungan Udara RI (Official)

#31296D #FFC417

Gambar 5.3. Collor pallete

Logo Departemen Perhubungan adalah suatu bentuk simbolis yang menggambarkan keluarga besar Perhubungan (termasuk udara). Logo ini akan selalu ada ditiap media kampanye yang dikeluarkan. Karena, Departemen Perhubungan lah yang mempengaruhi kampanye ini. Logo terdiri dari bentuk lingkaran mempunyai unsur-unsur roda bergigi, jangkar, burung Garuda, dan bulatan bumi. Arti dari unsur Logo ialah :

- Roda bergigi berarti matra Perhubungan Darat - Jangkar berarti matra Perhubungan Laut

- Burung Garuda berarti matra Perhubungan Udara

(4)

Warna logo terdiri dari warna biru langit (cerulean blue) berarti kedamaian dan kuning berarti keagungan.

5.4. Tagline

ARRIVE

ARRIVE

ARRIVE

ARRIVE

SAFELY

SAFELY

SAFELY

SAFELY

Arrive Safely, penyampaian pesan ‘sampailah dengan selamat’. Mengajak penumpang dengan ramah untuk menaruh perhatian dan memperhatikan semua informasi keselamatan didalam pesawat. Jika sampai di tempat tujuan selamat, pastinya ketika pergi ke tempat tujuan tersebut aman terkendali. Dari kalimat itulah yang menyarankan penumpang untuk berangkat dengan selamat, aman terkendali. Mengurangi kebiasaan buruk yang dapat mengganggu system pesawat, agar sampai dengan selamat juga. Dilihat dari target yang sesuai dengan kampanye ini, penggunaan bahasa yang digunakan ialah lugas, sopan, singkat padat dan jelas. Menggunakan copy berbahasa inggris, yang terbiasa didengan sehari-hari, mudah dimengerti.

5.5. Copywriting

Menyesuaikan dengan target audiens, penulis menerapkan copy berbahasa inggris pada kampanye ini. Menggunakan bahasa yang mudah diingat dan tidak susah untuk dimengerti.

5.5.1. Family Friend Related

Arrive Safely

There’s a place for the ones you love.

5.5.2. Businessman

Arrive Safely

There’s a place to discuss your business.

5.5.3. Traveler

(5)

There’s a place where all your belongings should go. 5.6. Foto

Foto dilakukan didalam pesawat penumpang milik Kepolisian Udara RI di daerah Pondok Cabe, Tangerang. Disertai izin, penulis bisa menggunakan lapangan udara ini. Perlu 4 talent untuk memenuhi kriteria konsep kampanye ini. Diantaranya, 1 anak kecil berumur 10-12 tahun, 1 wanita dewasa sebagai ibu, 1 pria dewasa sebagai businessman, dan 1 pria dewasa sebagai traveler. Alat-alat yang dibutuhkan antara lain :

- LED 7 inch ( 1 buah ) - LED 13 inch ( 2 buah ) - External Flash ( 3 buah ) - Triger Receiver ( 3 buah ) - Glidecam ( 1 buah ) - Kamera SLR ( 2 buah ) - Gopro Hero 3+ ( 1 buah )

Dengan alat-alat tersebut, penulis mengkondisikan peletakanya, agar cahaya yang dihasilkan benar arahnya dan terangnya cukup untuk keseluruhan ruangan.

(6)

Gambar 5.4. Foto seri 1 , Family Friend Related

Bertemakan keluarga, salah satu tujuan masyarakat menggunakan pesawat adalah untuk bertemu keluarga, teman, dan sanak saudara. Konsep seri ini adalah keadaan seorang ibu memangku anaknya didalam pesawat. Terlihat si anak tidak memakai safety belt, dan berekspresi gusar. Digambarkan kondisi ini seorang ibu yang tidak mau membayar kursi untuk anaknya duduk, padahal umur anak ini sudah melebihi batas yang dianjurkan.

(7)

Gambar 5.5. Foto seri 2 , Businessman

Bertemakan bisnis, salah satu tujuan masyarakat menggunakan pesawat adalah untuk melakukan bisnis. Konsep seri ini adalah keadaan seorang pria yang tidak mau menon-aktifkan segala alat komunikasinya dan dipenuhi dengan alat-alat kantornya.

(8)

Gambar 5.6. Foto seri 3 , Traveler

Bertemakan pengembara, salah satu tujuan masyarakat menggunakan pesawat adalah untuk jalan-jalan (traveling). Konsep seri ini adalah keadaan seorang pria yang membawa banyak barang ke dalam pesawat, barang bawaanya melebihi batas peraturan cabin yaitu maks. 7 kg, seharusnya ia menyimpan barang-baranya dengan membayar bagasi pesawat.

5.7. Media

5.7.1. Print Ad

Print ad kampanye ini hanya menambahkan peletakan komposisi kotak gradasi biru sebagai grafik standar manual, tagline,

body copy, dan logo Departemen Perhubungan pada layout foto.

5.7.1.1. Family Friend Related

Gambar 5.7. Print ad seri 1 , Family Friend Related

(9)

Gambar 5.8. Print ad seri 2 , Businessman

5.7.1.3. Traveler

Gambar 5.9. Print ad seri 3 , Traveler

5.7.2. Koran

Media koran menjadi alasan peletakan print ad ini, karena target market yang dilihat dari kebiasaanya membaca berita, gemar mencari info, dan mencari media baca sambil menunggu pesawat.

(10)

- 21,1 x 27,6 cm - 12,6 x 26 cm - 26,9 x 31,9 cm

Pemberian kotak gradasi biru menjadi grafik standar manual kampanye ini. Ditempatkan di bawah dan di samping print ad ini, sebagai tempat

body copy yang berisikan informasi peraturan dan anjuran yang benar.

Bentuk foto dan kotak yang berbeda-beda disesuaikan dengan kolom iklan pada koran.

Gambar 5.10. Layout pada koran

5.7.3. Majalah

Media majalah menjadi alasan peletakan print ad ini, karena sudah menjadi bagian dari lifestyle audiens kampanye ini. Ukuran print ad pada majalah adalah 21,1 x 27,6 cm. Pemberian kotak gradasi biru di bawah print ad ini, sebagai tempat body copy yang berisikan informasi peraturan dan anjuran yang benar. Warna biru terang memberikan efek tenang dan clear saat ada paragraf diatasnya.

(11)
(12)

5.7.4. TVC

Media TVC menjadi gambaran penjelasan kampanya ini, sebagai reminding bahwa, kampanye ini perlu dipahami audiens yang melihat. TVC ini akan terus ditayangkan setelah launching print ad pertama keluar, sampai kampanye ini selesai. Menggabungkan dari ke tiga seri, isi tvc ini memberikan ekspresi gerak dari seluruh talent, sehingga membuat audiens mengingat kembali pengalaman mereka menggunakan pesawat, dan mengingat lagi bahwa ternyata mereka pernah melihat kejadian seperti ini. Karena kejadian-kejadian ini sering kali kita temukan.

Gambar 5.12. Tampak TVC

5.7.4.1. Behind The Scene

(13)

Gambar 5.13. Behind The Scene

Gambar 5.14. Behind The Scene

(14)

5.7.5. Billboard

Gambar 5.16. Billboard

(15)

Billboard termasuk model iklan luar ruang (outdoor advertising) yang paling banyak digunakan. Perkembangannya pun cukup pesat. Sekarang di jaman digital, billboard pun menggunakan teknologi baru sehingga muncullah digital billboard. Pemasangan billboard di tempatkan pada posisi jalan besar (protokol) yang strategis. Fungsi atau manfaat Billboard sendiri adalah sebagai media promosi untuk menyampaikan pesan yang terkandung dari jenis iklan yang dipasang. Manfaatnya antara lain :

1. Menyampaikan materi iklan 2. Menaikan penjualan (market)

3. Media promosi yang paling diminati (pasar)

4. Penempatan iklan yang sesuai dengan media akan memperindah penataan di kota dimana Billboard itu terpasang

Gambar

Gambar 5.2. Logo Direktorat Jenderal Perhubungan Udara RI (Official)
Gambar 5.4. Foto seri 1 , Family Friend Related
Gambar 5.5. Foto seri 2 , Businessman
Gambar 5.7. Print ad seri 1 , Family Friend Related
+5

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM) di wilayah kerja

Sehingga kebutuhan akan Pedoman Pelaksanaan P2KB ini merupakan amanat para pengelola organisasi di lingkungan IDI agar seluruh dokter anggota IDI yang akan melakukan registrasi

Pada tahun 2016 di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak masih belum memiliki fasilitas yang baik untuk menunjang pelayanan PONEK, yaitu belum adanya

Hasil ini memberikan kesimpulan bahwa pada KAM tinggi dan rendah, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Aceh pada Triwulan I-2011 sebesar 101,06, artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan meningkat dari triwulan

Berdasarkan persamaan regresi seperti yang terlihat pada Gambar 5 maka, dapat dihitung kandungan hara N dan P di daun pada berbagai kondisi pertumbuhan tanaman (Tabel

yang memungkinkan kecurangan dalam pelaporan wajib pajak mengharuskan petugas pajak untuk melakukan suatu pemeriksaan terhadap pelaporan pajak, sehingga pemeriksaan

6.1 Apakah anda dapat menyusun laporan penerapan manajemen risiko kredit, operasional, likuiditas, dan kepatuhan sesuai ketentuan yang berlaku. 6.2 Apakah anda