• Tidak ada hasil yang ditemukan

Surat Edaran Menteri BUMN | JDIH Kementerian BUMN SE 02 MBU 2004

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Surat Edaran Menteri BUMN | JDIH Kementerian BUMN SE 02 MBU 2004"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Menteri BUMN

Laksamana Sukardi

MENTERI BADAN USAHA %UK NEGARA

Jakarta, 2 Maret 2004 Yth.

Seluruh Direksi BUMN di -

Tempat

SURAT EDARAN Nomor : SE -02/MBU/ 2004

Dalam rangka menanggulangi mewabahnya penyakit demam berdarah yang

akhir-akhir ini dirasa semakin meluas, maka dengan ini diminta kepada seluruh

BUMN dibidang usaha rumah sakit dan BUMN yang memiliki rumah sakit untuk

dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat luas khususnya

masyarakat yang terkena wabah dimaksud. Dalam rangka meringankan beban

masyarakat, kiranya dapat diwujudkan dengan pemberian pelayanan secara

cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu khususnya untuk pasien-pasien yang

menjalani rawat inap Kelas III.

Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.

Ternbusan

Referensi

Dokumen terkait

Dalam rangka untuk mengatasi dan mencegah praktek nepotisme di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta mengatur sistem kepegawaian di BUMN khususnya mengatur karyawan/pekerja

Sehubungan dengan hasil Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri BUMN pada tanggal 4 Maret 2014 (Raker), perlu mengingatkan

outsourcing sedikit banyak telah memberikan andil bagi perusahaan, sehingga perlu mendapat perlakuan yang wajar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang

yang terdiri dari karyawan, pelanggan, rekanan (pemasok dan kontraktor), serta kalangan masyarakat yang relevan. Kriteria ‘bersilf yang digunakan dalam survai/penilaian tersebut

Setiap pembayaran dalam rangka pelaksanaan DIPA Kementerian BUMN yang terkait dengan pengadaan barang dan/atau jasa di linglamgan Kementerian BUMN, wajib dilakukan melalui

1. Agar Saudara memantau keterlibatan anggota Direksi, Dewan Kornisaris/Dewan Pengawas BUMN dibawah Kedeputian Saudara yang terlibat dalam proses hukum, baik yang terjadi karena

Penanaman pohon dimaksud di atas dilakukan pada lahan sendiri yang dimiliki oleh perusahaan (kecuali untuk BUMN dengan core business di bidang kehutanan dan perkebunan, lokasi

tidak rnenanggapi penawaran jasa dari pihak manapun, baik secara langsung maupun mengatasnamakan Menteri •Negara BUMN daniatau pejabat/pegawai di lingkungan Kementerian BUMN