• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESPRO REMAJA BAGI GURU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KESPRO REMAJA BAGI GURU"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

Kesehatan reproduksi remaja adalah

suatu kondisi

sehat yg menyangkut

sehat

sistem, fungsi dan proses reproduksi yg

dimiliki oleh remaja.

Sehat disini bukan semata-mata bebas

dari penyakit atau kecacatan namun

(6)

Pendidikan seks

tidak ditujukan untuk

mengajarkan mereka tentang

hubungan seks

, namun memberi

pengetahuan tentang upaya yang perlu

mereka tempuh untuk menjaga kesehatan

organ reproduksi mereka.

Setiap remaja mempunyai hak untuk

(7)

 Pendidikan seks secara komprehensif adalah proses

pendidikan yang dilakukan secara terencana tentang seksualitas & reproduksi, meliputi aspek biologi, psikologi, sosiokultural dan spiritual sehingga memiliki sikap & perilaku seksual yang sehat dan positif.

 Pendidikan seks memandang seksualitas sebagai

(8)

KESPRO BAGI

REMAJA

KESPRO BAGI

REMAJA

Memiliki informasi yang benar

mengenai yang benar

mengenai fungsi, peran &

proses reproduksi

Memiliki

sikap

serta

tingkah

laku

yang

bertanggung

jawab

mengenai

proses

reproduksi.

Memiliki

sikap

serta

tingkah

laku

yang

bertanggung

jawab

mengenai

proses

(9)

Masa ketika seorang anak

(10)

 Pada remaja pria :Pada remaja pria :

* Tubuh menjadi lebih jantan.

* Tubuh menjadi lebih jantan.

* Suara menjadi besar dan pecah

* Suara menjadi besar dan pecah

* Tumbuhnya bulu-bulu rambut pada bagian

* Tumbuhnya bulu-bulu rambut pada bagian

tertentu.

tertentu. Jerawatan.Jerawatan.

 Pada remaja putri :Pada remaja putri :

* Buah dada mulai berkembang.

* Buah dada mulai berkembang.

* Bagian tubuh tertentu menjadi berisi

* Bagian tubuh tertentu menjadi berisi

* Jerawatan.

(11)

PRIA

Mimpi basah.

Menegangnya alat kelamin pada

saat-saat tertentu

WANITA

(12)
(13)
(14)

adalah masa yang diperkirakan akan

terjadinya ovulasi atau keluarnya telur

sehingga wanita tsb dinyatakan subur,

karena siap untuk dibuahi dengan sperma

yang datang.

14 hari sebelum mens berikutnya (utk

yang mempunyai siklus ajeg)

Kurang lebih selama 6 hari

Umur sel sperma 72 jam

(15)
(16)

Sering merupakan kehamilan yang tidak

dikehendaki

abortus tidak aman

Fisik, mental, emosional belum siap

untuk menjadi ibu

anak terlantar

Sering disertai penyulit kehamilan

kesakitan dan kematian

BBLR, kematian bayi

(17)
(18)

 Bagian terbawah dari rahim

 Penghubung bagian rahim dengan

vagina

(19)
(20)
(21)

Berawal dari lapisan luar yang

berbatasan dengan mulut rahim

Sel kemudian mengalami displasia

(pertumbuhan sel) menjadi ganas

(22)

1.

Disebabkan oleh human papilloma

virus (HPV)

2.

Di Indonesia 15.000 wanita/tahun

terkena kanker servik

8.000

berakhir dengan kematian

3.

Mayoritas penderita

 Wanita pada usia di atas 30 tahun

 Wanita yang telah melakukan hubungan

seksual aktif pada usia kurang dari 20 tahun

(23)

 Hindari faktor risiko

 Vaksinasi kanker leher rahim, bisa dimulai dari

umur 9 tahun

 Lakukan Pap’s smear

 Tiga tahun setelah hubungan seks yang pertama

atau saat usia 21 ketas.

 Periksa pap’s smear secara rutin

(24)
(25)

1. Peracunan

dengan

garam /Salt poisoned (3-6 bulan)

2. Histerotomi

atau bedah caesar

(6-9 bulan)

3. Pengguguran

kimia

(Prostaglandin)

4. Pil pembunuh

(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)

HIV

H : Human manusia

I : Immunodeficiency penurunan kekebalan

V : Virus virus

(33)

A

cquired = didapat

I

mmune = kekebalan tubuh

D

eficiency = menurun/berkurang

S

yndrome = kumpulan gejala penyakit

AIDS adalah kumpulan gejala

penyakit yang timbul akibat

(34)

 HIV menyerang sel darah putih

 Sel darah putih adalah seperti tentara yaitu melawan infeksi

 Namun, setelah HIV memasuki sel

darah putih untuk

perkembangbiakannya,

HIV merusak sel tersebut, akhirnya membunuhnya

 Akibatnya, sistem kekebalan tubuh semakin menurun, yang

menyebabkan tubuh menjadi rentan terhadap segala serangan penyakit : AIDS

(35)

Cairan darah dan

materialnya

Air mani

Cairan vagina

Air susu ibu

(36)

Cara penularan HIV

 Lewat cairan darah

 Transfusi darah

 Pemakaian jarum

suntik yang tidak steril dan dipakai bersama-sama

 Pemakaian alat tusuk

(37)
(38)
(39)

Penularan dapat terjadi selama:

 Masa kehamilan  Proses persalinan  Menyusui

Kemungkinan penularan ke bayi adalah sekitar 25 – 30

(40)

Kondiloma

Kondiloma

akuminata pd

akuminata pd

pemuda 23 th, dg

pemuda 23 th, dg

AIDS

(41)
(42)
(43)

Gambaran :

Bacteri Treponema

pallidum

Bentuk spiral

Timbul luka yang tidak

nyeri di penis, bibir kemaluan atau leher rahim

Ada pembesaran

kelenjar getah bening di seluruh tubuh.

Bisa juga berupa kutil di

sekitar alat kelamin anus

Menyerang semua organ

tubuh (cairan tubuh

mengandung T. pallidum)

Stadium lanjut

menyerang sistem pembuluh darah &

jantung, otak, & susunan saraf

Kelainan bawaan janin &

(44)
(45)
(46)

Menyerang organ

reproduksi seperti saluran kencing/saluran kelamin perempuan.

Sering tanpa

keluhan/gejala apapun

sehingga tidak disadari oleh penderita perempuan.

Nyeri perut bagian bawah,

ini berarti infeksi sudah menjalar ke saluran telur, sehingga dapat terjadi kemandulan

Jika ibu saat melahirkan

bayi sedang menderita GO, infeksi dapat menular pada mata bayi dan bila

terlambat ditangani oleh dokterdan dapat

(47)
(48)

Tidak semua penyakit infeksi menular

seksual menampakkan gejala

Sebagian besar

TIDAK BERGEJALA

,

namun tetap berpotensi

(49)

Wanita adalah

kekasih pria di waktu

muda, pendamping di

masa setengah baya,

dan perawat pada

(50)

Referensi

Dokumen terkait

Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja agar mereka mempunyai kesehatan reproduksi yang baik adalah pengenalan mengenai sistem, proses dan fungsi alat reproduksi

• Kesehatan Reproduksi (kespro) adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan fungsi, peran dan sistem reproduksi.. (

maka dari itu perlu adanya pendidikan mengenai seksual pada remaja terutama mengenai kesehatan reproduksi remaja (KRR) sehingga remaja mengetahui informasi tentang

MAKALAH WORKSHOP PENGEMBANGAN STRATEGI DAN BAHAN AJAR KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA BERBANTUAN KOMPUTER.. BAGI GURU BIOLOGI SMP Sabtu, 25

Lebih mengintensifkan program pendidikan seks atau reproduksi sehat pada sekolah agar para remaja mendapatkan informasi yang benar tentang kesehatan reproduksi remaja ditinjau

Informasi yang benar dan tepat mengenai kesehatan reproduksi bagi remaja merupakan suatu hak yang diatur dan dilindungi oleh hukum, karena berkaitan erat

Responden lebih banyak mendapatkan informasi mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku seksual remaja dari media (cetak dan elektronik), responden mayoritas

Bagi Tenaga Kesehatan, dapat meningkatkan peran dalam memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja terhadap remaja dan orangtuanya tentang sikap berpacaran juga