• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

BATIK I

BATIK I

Oleh: Oleh:

Kasiyan, M.Hum.

(2)

Pengertian Batik

 SECARA ETIMOLOGI:

 SECARA ETIMOLOGI:

Batik berasal dari kata ‘mbat’ dan ‘tik’.

‘Mbat’ berarti ‘

ngembat’ atau melempar

dan ‘tik’ berarti ‘titik

’ (bahasa jawa). Maka batik berarti melempar atau membuat
(3)

Etimologis dari daerah lain:

- ‘

Patik

’ atau ‘

matik

’ (Jawa): memasang intan - ‘

Patik

’ atau ‘

matik

’ (Jawa): memasang intan

atau berlian pada emas; ‘

panttik

(Kalimantan); ‘

pabatik

’: memberi lukisan

pada tubuh; ‘

bintik

’: menulis atau

menggambar; ‘

pantik

’ (Minahasa):

menggambar; ‘

bati

’ (kepulaua Fiji/Papua):

menggambar; ‘

bati

’ (kepulaua Fiji/Papua):
(4)

Kata ‘

tik

’ dalam batik, juga berarti ‘kecil’,

yakni menulis atau menggambar yang rumit atau kecil-kecil.

Dalam sejarah memang tidak dibedakan Dalam sejarah memang tidak dibedakan

antara menulis dan menggambar. Sebelum dikenal huruf, manusia membuat gambar

untuk menyampaiakan pesan. Misalnya huruf

mesir kuna (

hierogliph

), China, Jepang

(kanji). (kanji).

Karenanya, istilah ‘

ambatik

’ (Jawa) sama
(5)

Definisi Batik

Membatik adalah cara

Membatik adalah cara

(6)

Sejarah Keberadaan Batik di

Indonesia

Sampai sekarang tidak ada satu

Sampai sekarang tidak ada satu

kepastian kejelasan sejarah perihal

darimana asal mulanya batik di

Indonesia. Ada yang tegas

(7)

Yang pasti adalah, batik sudah sangat

Yang pasti adalah, batik sudah sangat

lama ada, tumbuh, dan berkembang

(8)

Jenis-jenis Batik Berdasarkan

Perkembangannya

Batik Tradisional

Batik Klasik

(9)

Ciri-ciri Warna Batik

Tradisional/Klasik

 Warna Merah/merah, melambangkan

 Warna Merah/merah, melambangkan

kemarahan/ keberanian (Dewa Brahma).

 Warna Hitam/biru, melambangkan

ketenangan/ keabadian (Dewa Wisnu).

 Warna Putih/Kuning, melambangkan

kesucian atau kebijaksanaan (Dewa Syiwa).

(10)

Jenis-jenis Batik Berdasarkan

Keteknikannya

Batik Tulis

Batik Tulis

Batik Jumputan

Batik Cap

Batik Printing

Batik Lukis/Seni Lukis Batik

(11)

Faktor-faktor yang Mempengaruhi

Perkembangannya

 Kraton, sebagai pusat makrokosmos,

 Kraton, sebagai pusat makrokosmos,

sebagai ‘

patronage

’ (patron) segala nilai-nilai

dan ekspresi kebudayaan di masa lalu.

 Agama Hindhu dan Islam.

 Seniman.

Hubungan dengan bangsa-bangsa lain di

 Hubungan dengan bangsa-bangsa lain di

(12)

Jenis-jenis Ragam Hias atau

Motif Batik

 Motif Geometris, merupakan motif yang

didasarkan pada ilmu ukur (garis, bidang).

 Motif non geometris, merupakan motif

(13)

Motif Tradisional Indonesia

(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)

PERALATAN DAN BAHAN

 PERALATAN

BAHAN

(21)

PERALATAN

Canting

Canting

Anglo/kompor

Wajan

(22)

1. CANTING

1. Gagang/tangkai

2. Nyamplung

(23)

Macam canting menurut

fungsinya

1. Canting Rengrengan

2. Canting Isen

(24)

Macam canting menurut

jumlah cucuknya

Canting Cecekan

Canting Cecekan

Canting Loron

Canting Telon

Canting Prapatan

Canting Liman

Canting Liman

Canting Byok

(25)

2. ANGLO/KOMPOR

 Berguna sebagai

(26)

3. WAJAN

 Sebagai tempat/wadah untuk

(27)

4. GAWANGAN

 Berguna untuk membentangkan kain

(28)

5. SARINGAN

 Untuk menyaring malam yang telah

(29)

BAHAN

1. Kain

1. Kain

2. Lilin/Malam

(30)

1. KAIN

 Spesifikasi

 Spesifikasi

mempunyai daya serap terhadap malam/lilin

(31)

2. LILIN / MALAM

Jenis & Spesifikasi malam/lilin:

Malam Carikan

Warna : agak kuning

sifat : lentur, tidak mudah retak, merekat kuat sifat : lentur, tidak mudah retak, merekat kuat

fungsi : untuk nglowongi atau ngrengreng dan membuat isen

Malam Tembokan

warna : agak kecoklatan

sifat : kental, mudah mencair dan mengering, daya rekat sangat kuat fungsi : untuk menutup bidang yang luas, biasanya pada latar atau back

ground

Malam Remukan

warna : putih susu

sifat : mudah retak, mudah patah sifat : mudah retak, mudah patah

fungsi : untuk membuat efek remukan/retak, sering disebut lilin parafin

Malam Biron

Warna : Coklat gelap

sifat : hampir sama dengan malam tembokan

(32)

3. ZAT PEWARNA

Macam Pewarna Macam Pewarna

Zat Pewarna Alam

Dihasilkan dari macam** tumbuhan

yang diambil buah, daun atau kulit pohon. misal: kunyit menghasilkan warna kuning

Zat Pewarna Kimia

Zat Pewarna Kimia

(33)

PROSES

PROSES

PEMBUATAN

PEMBUATAN

PEMBUATAN

PEMBUATAN

(34)

PROSES MEMBATIK

1. PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN

1. PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN

(MENGOLAH KAIN )

2. MEMBUAT POLA

3. PEMALAMAN (MENCANTING)

4. PEWARNAAN

5. PELORODAN

5. PELORODAN

(35)

PROSES MEMBATIK

1. PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN

1. PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN

(MENGOLAH KAIN )

2. MEMBUAT POLA

3. PEMALAMAN (MENCANTING)

4. PEWARNAAN

5. PELORODAN

5. PELORODAN

(36)

1. MENGOLAH KAIN

 Adalah: menghilangkan lapisan lilin, kanji

 Adalah: menghilangkan lapisan lilin, kanji dan kotoran yang mengganggu proses penyerapan malam.

 Nama lain “Ngloyor”

 Bahan: larutan asam, minyak jarak, minyak nyamplungm dll.

Proses:

a. Merendamkan kain dalam air, kemudian

a. Merendamkan kain dalam air, kemudian direbus dengan minyak jarak (kecuali kain sutera), waktu merebus + 5 menit.

(37)

c. Kain dikemplong c. Kain dikemplong

(mengendorkan serat kain)

(38)

2. MEMBUAT POLA

Dapat dilakukan Dapat dilakukan dengan 2 cara

 Membuat pola dengan

garis

 Membuat pola dengan

(39)

3. PEMALAMAN/MENCANTING

cari tempat nyaman

 cari tempat nyaman

 Persiapkan gawangan

 Persiapkan malam

 Persiapkan alat untuk

ngejos ngejos

(40)

Mbatik/Nyanting

Nglowong

 Nglowong

 Membuat

isian

 Nerusi

(41)

4. PEWARNAAN

Dengan Naptol

Dengan Naptol

 Pembasahan dg TRO (Turkis Red Oil)

 Pencelupan pada naptol

 Diangin2kan

 Pencelupan pada garam pembangkit warna

(garam diazo)

(42)

4. PEWARNAAN

Dengan Naptol

Dengan Naptol

 Pembasahan dg TRO (Turkis Red Oil)

 Pencelupan pada naptol

 Diangin2kan

 Pencelupan pada garam pembangkit warna

(garam diazo)

(43)

Dengan Indigosol

Dengan Indigosol

 Cekup dengan air bersih

 Celupkan dalam larutan nitrit dan indigosol

 Keringkan

 Celupkan dalam larutan HCL (pengunci warna)

(44)

5. PELORODAN

Menghilangkan Menghilangkan malam/lilin

 Didihkan air + kanji

(abu soda)

 Masukkan kain &

diaduk diaduk

 Angkat + celupkan

air dingin

(45)

6. FINISHING /

PENYELESAIAN AKHIR

 Menjahit bagian tepi

 Menyeterika

Referensi

Dokumen terkait

Khusus untuk kebudayaan Cina terlihat pada motif yang tidak biasa digunakan dalam batik tradisional dengaan pengraruh Hindu, Budha dan Islam yang telah

Malam yang dingin di mudzdalifa… berjuta manusia menghadap-Mu di atas padang berdebu dan berpasir, tinggalkan baju duniawi yang tanpa arti di tampat ini, Berbalut lembaran

Dari permasalahan-permasalahan yang ada di atas dapat dirumuskan bahwa sejauh mana busana (produk fashion ) dari bahan sutera ATBM dengan stilasi motif batik modern

Sedangkan proses membuat batik meliputi pekerjaan pembuatan batik yang sebenarnya terdiri dari pelekatan lilin batik pada kain untuk membuat motif, pewarnaan batik (celup,

Khusus untuk kebudayaan Cina terlihat pada motif yang tidak biasa digunakan dalam batik tradisional dengaan pengraruh Hindu, Budha dan Islam yang telah diterima sebagai

Ada setidaknya dua pengertian mengenai batik, yang pertama batik merupakan suatu teknik tutup-celup dalam membentuk gambar pada kain menggunakan lilin sebagai penutup dan

Proses pewarnaan tutup celup pada kain batik cenderung lebih lama, oleh karena itu, proses pewarnaan tutup celup akan di kupas lebih mendalam dan lebih jauh

Proses pewarnaan tutup celup pada kain batik cenderung lebih lama, oleh karena itu, proses pewarnaan tutup celup akan di kupas lebih mendalam dan lebih jauh