• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN METODE HAFALAN DAN PRESTASI BELAJAR. A. Gambaran Umum MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN METODE HAFALAN DAN PRESTASI BELAJAR. A. Gambaran Umum MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

51

BAB III

PELAKSANAAN METODE HAFALAN DAN PRESTASI BELAJAR

A. Gambaran Umum MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan 1. Sejarah Berdirinya MTs YAPIK Karanganyar

Pada saat setelah usai agresi Belanda yang kedua tahun 1949 para pengungsi yang dari kota-kota pulang kembali ke kampung halamannya masing-masing, sebagian diantara para pengungsi juga masih ada yang tinggal di Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Diantara yang masih tinggal di Desa Kutosari ialah K.R. Jundi dari Dukuh Kranji Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. K.R. Jundi adalah seorang ulama’, beliau mengadakan musyawarah dengan para tokoh-tokoh masyarakat Desa Kutosari. Hasil dari musyawarah tersebut adalah mengadakan pengajian-pengajian anak-anak kecil di sore hari, untuk sementara waktu kegiatan tersebut ditempatkan di rumah bapak Anwar.

Setelah tiga bulan berjalan, kegiatan tersebut mulai berkembang, maka K.R. Jundi mengundang tokoh-tokoh masyarakat diantaranya ialah: Bapak Anwar, Bapak H. Achmad, Bapak Salamun dan Muhlas. Musyawarah yang kedua kali menghasilkan keputusan untuk merubah kegiatan belajar mengajar di pagi hari dan di klasifikasi. Mengingat letak geografis Desa Kutosari jauh dari Kecamatan Karanganyar yaitu kuarng lebih 7 km, sedangkan sekecamatan Karanganyar hanya ada tiga Sekolah Rakyat 3 tahun dan satu Sekolah Rakyat 5 tahun.

(2)

Tepat pada tanggal 1 Januari 1950 dibukalah kegiatan belajar mengajar pada pagi hari menurut klasifikasi yang ada dan diberi nama Madrasah Islamiyah Ibtidaiyah (Sekolah Rakyat Islam Kutosari) disesuaikan dengan Undang-Undang Pendidikan Negara Republik Indonesia. Untuk menjaga kelancaran pendidikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka dibentuklah yayasan yang mengelola pendidikan pada tahun 1958, yang diperbaharui dengan akta notaris no 2 tanggal 5 September 1984.

Untuk meningkatkan jenjang pendidikan setingkat lebih atas, dibukalah Madrasah Tsanawiyah yang diberi nama β€œMadrasah Tsanawiyah YAPIK”. Dari tahun 1984 YAPIK mengelola: Madrasah Diniyah, Taman Kanak-kanak Muslimat, Sekolah Dasar Islam dan Madrasah Tsanawiyah YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan.1

2. Identitas MTs YAPIK Karanganyar

Nama Sekolah : MTs YAPIK KARANGANYAR Alamat : Jln. Raya Kutosari Karanganyar

Desa/Kecamatan : Ds. Kutosari Kec. Karanganyar Kab / Kota : Pekalongan

Provinsi : Jawa Tengah No. Telp : ( 0285 ) 7928243 Kepala Sekolah : Jariyah, S. Pd.2

1Dokumentasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan, diambil pada tanggal 4 Februari 2015.

2Dokumentasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan, diambil pada tanggal 4

(3)

3. Visi dan Misi MTs YAPIK Karanganyar

a. Visi

1) Unggul dalam IMTAQ

2) Berprestasi optimal dalam IPTEK b. Misi

1) Membentuk insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2) Membentuk insan kamil

3) Berprestasi dalam akademik

4) Berprestasi optimal dan kreatif, inovatif dan komunikatif 5) Berprestasi optimal dalam ekstrakuikuler3

3Dokumentasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan, diambil pada tanggal 4 Februari 2015.

(4)

4. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan dapat dilihat pada bagan berikut ini:4

Bagan I

STRUKTUR ORGANISASI MTs YAPIK KARANGANYAR TAHUN 2014

4Dokumentasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan, diambil pada tanggal 4

Februari 2015. KOMITE SEKOLAH KOOR. EKSKUL PRAMUKA WAKA. KURIKULUM WALI KELAS GURU STAFF TU BP/BK WAKA. KESISWAAN KEPALA SEKOLAH

(5)

5. Sarana dan Prasarana

ο‚· Tanah dan Bangunan

Luas Tanah: 2700mΒ² Luas bangunan: 1300 mΒ²

ο‚· Sarana Pendukung Belajar/Mengajar Tabel I5

No. Jenis Ruang

Kondisi (Unit) Baik Rusak Ringan Rusak Berat 1. Ruang Kelas 5

2. Ruang Kepala Madrasah 1

3. Ruang Guru 1

4. Ruang Tata Usaha 1

5. Ruang Laboratorium IPA 0 6. Ruang Laboratorium Komputer 1 7. Ruang Laboratorium Bahasa 0 8. Ruang Perpustakaan 1

9. Ruang UKS 0

10. Ruang Keterampilan 1

11. Ruang Kesenian 0

12. Ruang Toilet Guru 2

13. Ruang Toilet Siswa 2

5Dokumentasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan, diambil pada tanggal 4

(6)

6. Keadaan Guru dan Siswa

a. Keadaan Guru

Tabel II

Data Guru MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan Tahun Pelajaran 2014/20156

No Nama Mapel yang diampu

1 Jariyah, S. Pd IPA, Matematika 2 Dzikron, S. Ag Aqidah, SKI, NU 3 Khurozi Matematika, Bhs. Jawa 4 Ida Nurlatifah, A. Md PKn, Seni Budaya, Prakarya 5 Lilih Rinanti, S. Pd Bhs. Inggris, Sejarah

6 Novia Sri Haryani, S. Pd. I Bhs. Indonesia, Tata Boga 7 Khotimah, S. Pd. I Bhs. Arab, Al-Qur’an H 8 Khosyiyah, S. Pd. I Fiqh, Al-Qur’an Hadits,

Geografi, Ekonomi 9 Adzik dzikron, S. Pd. I Penjaskes, NU 10 Ghonimatul Ulumiyah, S. Pd IPS Terpadu 11 Afninti Loka Puspita, S. Pd. I TIK, Tata Boga b. Keadaan Siswa

Tabel III

Data Siswa MTs YAPIK Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/20157

No. Kelas Jumlah Siswa

1. VII 39

2. VIII 45

3. IX 46

Jumlah 130

6Dokumentasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan, diambil pada tanggal 4

Februari 2015.

7 Nur Alfaini, Siswa Kelas IX di MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan,

(7)

B. Metode Hafalan dan Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadits Siswa Kelas VIII MTs YAPIK Karanganyar Pekalongan

1. Metode Hafalan

Kurikulum yang dipakai di MTs YAPIK Karanganyar adalah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dan standar nilai yang digunakan dalam setiap mata pelajaran adalah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang dibuat oleh masing-masing guru setiap mata pelajaran. Guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits menggunakan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) sebagai patokan nilai atau standar nilai minimal. Adapun KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) mata pelajaran Al-Qur’an Hadits adalah 71.

MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan dalam proses belajar mengajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits menggunakan beberapa metode pembelajaran, diantaranya:

a. Metode ceramah b. Metode tanya jawab c. Metode pemberian tugas d. Metode hafalan8

Namun dalam penelitian ini hanya membahas tentang metode hafalan. Dalam pelaksanaan metode hafalan di MTs YAPIK Karanganyar untuk mata pelajaran Al-Qur’an Hadits adalah menghafal surat-surat pendek yang terdapat dalam Al-Qur’an dan menghafal hadits-hadits nabi Muhammad SAW.

8Khosyiyah, Guru Al-Qur’an Hadits MTs YAPIK karanganyar, Wawancara Pribadi,

(8)

Di MTs YAPIK Karanganyar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits merupakan salah satu mata pelajaran yang mempelajari tentang ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW. Agar peserta didik bisa memperoleh prestasi yang memuaskan tentunya harus hafal tentang ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW.

Latar belakang dari lahirnya metode hafalan adalah sebagai upaya untuk membantu para peserta didik dalam meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Dengan metode hafalan, peserta didik akan langsung bisa mengingat, dan akan mudah untuk mengungkapkan lagi pelajaran yang dipelajari, sehingga daya ingat mereka semakin kuat, artinya semakin rajin mereka menghafal maka semakin baik prestasinya. Selain itu metode hafalan bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.9

Dari hasil observasi metode hafalan baik guru maupun siswa sangat antusias dalam melaksanakan metode hafalan tersebut. Sebelum disuruh hafalan, guru menerangkan arti kata-kata dan kalimat-kalimat yang sukar serta membacakan ayat-ayat yang dihafalkan sebagai contoh bacaan dengan baik sesuai dengan ketentuan hukum tajwid. Jika ada kesalahan dalam menghafal, guru memperbaiki kekurangan dan kesalahan tersebut.10 Untuk mengetahui dan memperoleh data tentang Metode Hafalan di MTs YAPIK Karanganyar, digunakan angket yang disebarkan kepada 45

9 Khosyiyah, Guru Al-Qur’an Hadits MTs YAPIK karanganyar, Wawancara Pribadi, Pekalongan, 25 Februari 2015.

(9)

responden dan terdiri dari 20 item soal dengan empat alternatif jawaban dengan skor sebagai berikut:

a. Jawaban a diberi skor 4 b. Jawaban b diberi skor 3 c. Jawaban c diberi skor 2 d. Jawaban d diberi skor 1

Adapun indikator yang terdapat dalam angket metode hafalan yaitu sebagai berikut:

a. Mengetahui langkah-langkah penggunaan metode hafalan b. Persepsi siswa terhadap metode hafalan

Tabel IV

Hasil Pengisian Angket Tentang Metode Hafalan MTs YAPIK Karanganyar (x)

No. Resp

Jawaban Skor Nilai

Jml A B C D Ax4 Bx3 Cx2 Dx1 1 11 0 7 2 44 0 14 2 60 2 14 0 6 0 56 0 12 0 68 3 20 0 0 0 80 0 0 0 80 4 20 0 0 0 80 0 0 0 80 5 17 0 1 2 68 0 2 2 72 6 19 0 1 0 76 0 2 0 78 7 17 0 1 2 68 0 2 2 72 8 18 1 1 0 72 3 2 0 77 9 18 1 1 0 72 3 2 0 77 10 19 0 1 0 76 0 2 0 78 11 20 0 0 0 80 0 0 0 80 12 19 0 0 1 76 0 0 1 77 13 16 0 4 0 64 0 8 0 72 14 20 0 0 0 80 0 0 0 80 15 19 0 1 0 76 0 2 0 78 16 20 0 0 0 80 0 0 0 80 17 16 0 4 0 64 0 8 0 72

(10)

18 18 0 2 0 72 0 4 0 76 19 18 0 2 0 72 0 4 0 76 20 18 0 2 0 72 0 4 0 76 21 20 0 0 0 80 0 0 0 80 22 18 2 0 0 72 6 0 0 78 23 20 0 0 0 80 0 0 0 80 24 19 0 1 0 76 0 2 0 78 25 20 0 0 0 80 0 0 0 80 26 20 0 0 0 80 0 0 0 80 27 20 0 0 0 80 0 0 0 80 28 17 0 3 0 68 0 6 0 74 29 17 0 3 0 68 0 6 0 74 30 18 2 0 0 72 6 0 0 78 31 20 0 0 0 80 0 0 0 80 32 20 0 0 0 80 0 0 0 80 33 20 0 0 0 80 0 0 0 80 34 20 0 0 0 80 0 0 0 80 35 19 0 1 0 76 0 2 0 78 36 20 0 0 0 80 0 0 0 80 37 20 0 0 0 80 0 0 0 80 38 20 0 0 0 80 0 0 0 80 39 20 0 0 0 80 0 0 0 80 40 18 0 2 0 72 0 4 0 76 41 20 0 0 0 80 0 0 0 80 42 17 0 3 0 68 0 6 0 74 43 16 1 3 0 64 3 6 0 73 44 20 0 0 0 80 0 0 0 80 45 17 0 3 0 68 0 6 0 74 Jumlah 3332 21 106 7 3466

Dari data di atas diketahui skor terendah π‘‹π‘šπ‘–π‘› adalah 60, skor

tertinggi π‘‹π‘šπ‘Žπ‘₯ adalah 80, dan jumlah skor pada variabel X 𝑋 adalah

3466. Untuk mengetahui nilai rata-rata pada interval variabel metode hafalan di MTs YAPIK Karanganyar, digunakan rumus sebagai berikut:

πœ‡ = 𝑋 𝑁

(11)

Keterangan:

πœ‡ : Mean (rata-rata)

𝑋 : Jumlah skor variabel X 𝑁 : Jumlah responden

Dengan demikian dapat diketahui nilai rata-rata dari variabel metode hafalan di MTs YAPIK Karanganyar (variabel X) adalah:

πœ‡ = 𝑋 𝑁 = 3466

45 = 77,02

Jadi nilai rata-rata dari metode hafalan di MTs YAPIK Karanganyar adalah 77,02.

2. Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadits

Dalam kegiatan proses belajar mengajar, prestasi merupakan hasil yang dicapai peserta didik sesuai dengan tujuan yang diharapkan oleh penyelenggara pendidikan. Dengan melihat prestasi siswa dapat diketahui kualitas pendidikan tersebut dan untuk mengetahui prestasi/hasil yang telah dicapai, maka dibutuhkan alat atau evaluasi yang berguna untuk menentukan keberhasilan atau kegagalan pembelajaran.

Pada bagian ini, peneliti menggunakan nilai raport semester I Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits siswa kelas VIII MTs YAPIK Karanganyar Pekalongan. Adapun data yang diperoleh dari nilai rapor semester I Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits adalah sebagai berikut:

(12)

Tabel V

Data Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadits Siswa Kelas VIII MTs YAPIK Karanganyar Pekalongan (y)11

No Nama Siswa Jenis Kelamin Nilai

1 Abdul Rahman Jindan L 72

2 Ade Nurrohmah P 74 3 Adi Purwadi L 76 4 Ahda Sabila P 80 5 Ariful Hikam L 75 6 Fina Kania P 79 7 Haryu L 72 8 Huda Mahendra L 80 9 Ilyas Musyakir L 83 10 Khoirun Nadzif L 79 11 M. Abdul Karim L 81 12 M. Andi Syarifudin L 82 13 M. Mukhlisin L 75 14 Muh. Shokhibul H. L 78 15 Muhamad Sidiq L 78 16 Reza Fuad L 80 17 Sahripah Limkaro P 79 18 Siti Rohmah P 80 19 Siti Wulandari P 81 20 Supriyatin P 81

21 Tiyas Ayu Setiani P 81

22 Warohman L 80

23 Zuhrotul Aviroh Astuti P 82

24 A. Saifurrohman L 79

25 Ahmad Alvin Mubarok L 81

26 Ahmad Mudabbirul M. L 83 27 Bahrul Ulum L 79 28 Faizin L 76 29 Faris Ashar L 77 30 Ikhsanul Fuadi L 78

11Dokumentasi MTs YAPIK Karanganyar Kabupaten Pekalongan, diambil pada tanggal

(13)

31 Istiqomah P 81

32 Jaya Nurokhim L 78

33 Khoirul Anwar L 78

34 Mardiyono L 77

35 Moh. Misbahul Anam L 80

36 M. Fatkhan Aqil L 82

37 Muhammad Mukhlisin L 76

38 Naili Murodah P 78

39 Nikhlatun Nuha F. P 84

40 Rizanati Fikrina P 73

41 Rizqi Alifil Humam L 79

42 Shela Aprilia P 76

43 Soleh Irmansyah L 76

44 Viki Akhlan L 76

45 Yulianti yuniar P 81

Jumlah 3536

Dari data di atas diketahui skor terendah π‘Œπ‘šπ‘–π‘› adalah 72, skor

tertinggi π‘Œπ‘šπ‘Žπ‘₯ adalah 84, dan jumlah skor pada variabel Y π‘Œ adalah

3536. Untuk mengetahui nilai rata-rata pada interval variabel prestasi belajar Al-Qur’an Hadits siswa kelas VIII di MTs YAPIK Karanganyar, digunakan rumus sebagai berikut:

πœ‡ = π‘Œ 𝑁 Keterangan:

πœ‡ : Mean (rata-rata)

π‘Œ : Jumlah skor variabel Y 𝑁 : Jumlah responden

(14)

Dengan demikian dapat diketahui nilai rata-rata dari variabel prestasi belajar Al-Qur’an Hadits siswa kelas VIII di MTs YAPIK Karanganyar (variabel Y) adalah:

πœ‡ = π‘Œ 𝑁 = 3536

45 = 78,57

Jadi nilai rata-rata dari prestasi belajar Al-Qur’an Hadits siswa kelas VIII di MTs YAPIK Karanganyar adalah 78,57.

Gambar

Tabel II
Tabel IV

Referensi

Dokumen terkait