PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN
Teks penuh
Dokumen terkait
Kawasan Peruntukan Industri adalah bentangan lahan yang diperuntukkan bagi kegiatan Industri berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah yang ditetapkan sesuai
Kawasan hutan lindung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf a, meliputi Hutan Lindung Bukit Dingin, Bukit Jambul Gunung Patah dan Hutan Lindung Gumai Tebing
(2) Zona L3 di Kawasan BBK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kehutanan masih ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam
(3) Kawasan hutan produksi tetap (HP) sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) huruf b seluas 99.618 (sembilan puluh sembilan ribu enam ratus delapan belas )
Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi (HPK) adalah: a) Kawasan hutan dengan faktor kelas lereng jenis, tanah dan intensitas hujan setelah masing-masing dikalikan dengan angka
Kawasan peruntukan hutan rakyat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 huruf b, adalah hutan yang tumbuh atau dikembangkan pada lahan milik rakyat atau lahan- lahan
Rencana tata ruang wilayah propinsi sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 digambarkan dalam peta wilayah propinsi Kalimantan Selatan dengan tingkat ketelitian minimal berskala 1
(2) Pengendalian perubahan peruntukan dan/atau fungsi kawasan peruntukan hutan sebagai upaya untuk mewujudkan kawasan berfungsi lindung yang bervegetasi hutan tetap paling