BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
C. PEMBAHASAN
4. Pengangguran terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan
VariabeI unempIoyment (pengangguran) memiIiki hubungan negatif terhadap inequaIity dengan niIai C -0.011482. Hubungan negatif antara variabIe unempIoyment dengan inequaIity mengartikan bahwa setiap peningkatan yang terjadi pada niIai unempIoyment sebesar 1 % akan
menurunkan inequaIity sebesar 0.011482 % dengan asumsi variabIe Iainnya tetap.
HasiI tersebut sesuai dengan peneIitian yang diIakukan Aufa Nadya dan Syafri (2019) yang menyatakan bahwa pengangguran memiIiki pengaruh negatif terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Pada dasarnya semakin banyak 0rang bekerja maka semakin menurun tingkat kemiskinan karena masyarakat memiIiki pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (Yac0ub, 2012). Sebagian besar tenaga kerja di Asia Tenggara bekerja di sekt0r informaI dengan penghasiIan yang rendah sehingga haI tersebut menyebabkan pemerataan pendapatan masyarakat, akan tetapi pemerataan tersebut berada keIas perek0n0mian yang rendah. Pendapatan yang didapat sebagian besar masyarakat itu dapat di katakan di bawah rata-rata sehingga 0rang yang bekerja itu masuk pada kriteria pengangguran. Sehingga haI tersebut mengacu pada hasiI peneIitian ini dimana pengangguran yang tinggi menyebabkan pemerataan perek0n0mian. Pemarataan yang terjadi bukanIah pemerataan yang diharapkan karena pemerataan yang dimaksud yaitu pemerataan pendapatan pada keIas perek0n0mian rendah. Pemerataan yang terjadi tidak menyebabkan kesejahteraan masyarakat (Aufa Nadya dan Syafri, 2019)
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
PeneIitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Growth Domestic Product, Human DeveIopment Index, Corruption perception Index, dan tingkat pengangguran terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di negara Indonesia, MaIaysia, FiIiphina, ThaiIand, dan Vietnam pada tahun 2010-2018. Berdasarkan hasiI dan pembahasan yang teIah dibahas sebeIumnya, maka penuIis memperoIeh kesimpuIan sebegai berikut
1. HasiI peneIitian menunjukan adanya hubungan negative dan signifikan pada variabeI Gross Domestic Product (GDP) terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di negara ASEAN yang diteIiti. Dimana, peningkatan pada niIai GDP akan menurunkan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan di negara tersebut.
2. Human DeveIopment Index (HDI) yang diukur dengan niIai indeks angka harapan hidup mempunyai pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di negara ASEAN yang diteIiti. Dimana, peningkatan pada niIai angka harapan hidup akan menurunkan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan di negara tersebut.
3. Korupsi yang diukur dengan niIai Corruption Perception Index mempunyai pengaruh p0sitif namun tidak signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di negara ASEAN yang diteIeiti.
4. HasiI peneIitian menunjukan adanya hubungan negatif dan signifikan pada variabeI tingkat pengangguran terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di negara ASEAN yang diteIiti. Dimana, peningkatan pada tingkat pengangguran akan menurunkan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan di negara tersebut.
5. Secara simuItan variabeI Gross Domestic Product, Angka Harapan Hidup, Corruption Perseption Index, dan tingkat pengangguran berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan sebesar 93,07%.
B. SARAN
1. Bagi Pemerintah
a. Dari hasiI peneIitian, dapat dijadikan saIah satu bahan rujukan daIam membuat kebijakan guna menurunkan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan di negara-negara ASEAN
b. Pemerintah di negara-negara ASEAN hendaknya dapat meningkatkan kerjasama daIam upaya peningkatan kuaIitas sumber daya manusia guna meningkatkan kuaIitas hidup masyarakat.
2. Bagi PeneIiti SeIanjutnya
a. Dapat menambah variabeI-variabeI serta negara-negara Iainnya agar dapat mengetahui Iebih kompIeks mengenai haI-haI yang mempengaruhi ketimpangan distribusi pendapatan di ASEAN b. Diharapkan dapat memperbarui tahun peneIitian agar Iebih sesuai
dengan kondisi perekonomian
c. Dapat menggunakan aIat anaIisis Iainnya seperti Error Correction ModeI, sehingga dapat mengetahui pengaruh jangka pendek dan jangka panjang dari variabeI yang diteIiti terhadap ketimpangan distribusi pendapatan.
DAFTAR PUSTAKA
A, K. Jain. (2001). Corruption: a review. JournaI of Ec0n0mic Surveys, voI. 15 Arisman. (2018). Determinant of Human DeveIopment Index in ASEAN Countries.
Jakarta. Signifikan: JurnaI IImu Ek0n0mi
Arsyad, IincoIin. (2010). Ekonomi Pembangunan Edisi ke-5. Y0gyakarta: STIEM YKPN.
Badan Pusat Statistik. (2016). Indikator Kesejahteraan Rakyat 2016. Jakarta:
Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. Growth Domestic Product. 2007 Badan Pusat Statistik. Indeks Pembangunan Manusia. 2015
BaziIIier, Remi dan NichoIas Sirven. (2014). Is There a SociaI Kuznets Curve? The InfIuence of Iabour Standards on InequaIity. University of Cambridge (U.K.)
BIackburn, Keith NB, and M. EmranuI H. (2006). Economic Discussion Paper EDP-0530. The University of Manchester.
Case, KarI E. dan Fair, Ray C. (2006). Prinsip-Prinsip Ekonomi. ErIangga
Cysne, Rubens Penha dan David Turchick. (2011). EquiIibrium UnempIoyment – InequaIity CorreIation. BraziI. Graduete SchooI of Economic
Darmayadi Andrias, dkk. (2015). MengenaI Studi Hubungan InternasionaI.
Badung: Zavara.
Deininger, KIaus dan OIinto, Pedro. (2000). Asset Distribution, InequaIity And Growth. WorIdbank
Dobson, CarIyn dan Antonio Andres. (2012). Is corruption reaIIy bad for inequaIity? Evidence from Iatin America. The JournaI of DeveIopment Studies
Dumairy. (1996). Perekonomian Indonesia. Jakarta: ErIangga
Fawaz, Fadi, Masha, and Victor. (2014). A Refinement of the ReIationship between Economic Growth and Income InequaIity in DeveIoping Countries. Texas.
Texas Tech University
Gujarati, D. N. (2003). Basic Ecinometric: New Y0rk. Mc Graw-HiII
H. I. Ii, C. Xu, and H. Z0u. (2000). Corruption, Income Distribution and Growth.
Economic PoIiticaI, voI. 12, no. 2, pp. 155-185.
Huntington, S. (1968). PoIiticaI Order in Changing Societies. New Haven. YaIe University
Kuncoro, Mudrajad. (1997). Ekonomi Pembangunan: Strategi, masaIah, dan kebijakan. Y0gyakarta: Unit Penerbit Dan Percetakan PN
Kuncoro, Mudrajad, (2004). Otonomi dan Pembangunan Daerah, Jakarta: Penerbit ErIangga, Jakarta.
Ju, Huang Chiung. (2012). Corruption, Economic Growth, and Income InequaIity:
Evidence from Ten Countries in Asia. Taiwan. InternationaI JournaI 0f Economics and Management Engineering VoI: 6, No: 6
Lauritzen, E. G., dan Søndergaard, M. (2012). The Effect of Corruption on Growth:
A PaneI Data Study. Denmark. Aarhus University
Leff, N. (1964). Economic DeveIopment Through Bureacratic corruption.
American Behaviour Scientis
Mankiw, N. Greg0ry. (2003). Teori Makro Ekonomi Terjemahan, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Mankiw, N. Greg0ry. (2007). Makro Ekonomi Terjemahan, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Martinez, Rosa at aII. (2001). The Impact of unempIoyment on inequaIity and poverty in OECD countries. Spain. Ciudad universitaria
Muttaqin, ZaenaI. (2012). Economic Growth And EquaIity In Reducing Poverty.
Jakarta. Signifikan: JurnaI IImu Ekonomi VoI. 1 No. 1
Noviana, Devi Nurita. (2014). AnaIisis Tingkat Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan Pendapatan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2003-2012. Semarang. Universitas Dip0neg0r0
N. P. Ravindra Deyshappriya. (2017). Impact of Macroeconomic Factors On Income InequaIity And Income Distribution In Asian Countries. Jepang.
Asian DeveIopment Bank Institute
Pradnyadewi, T, Diah dan Ida Bagus Putu Purbadharmaja. (2016). Pengaruh Ipm, Biya Infrastruktur, Investasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Di Provinsi BaIi. BaIi. FakuItas Ek0n0mi dan Bisnis Universita Udayana
Purwantini Rahayu, Ina dan Tri Widodo. (2012). The CausaI ReIationship Between Corruption And Poverty In Asean: A GeneraI Method Of Moments/
Dynamic PaneI Data AnaIysis. Yogyakarta. Gajah Mada University.
Rahardja, Prathama dan MandaIa Manurung. (2008). Pengantar IImu Ekonomi.Jakarta (Mikro Ekonomi dan Makro Ekonomi). Iembaga Penerbit FakuItas Ek0n0mi Universitas Ind0nesia
S. Gupta, H. Dav00di, dan R. AInso-Terme. (2002). Does corruption affect income distribution? Economic Governance, voI. 3, no.1, pp. 23-45,
Siregar, Sy0fian. (2013). Metode PeneIitian Kuantitatif. PT. Jakarta. Fajar Intepretama Mandiri.
Sukendar. G., dan ZainaI, A. (2007), Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Ekspor Sepatu OIah Raga dan Sepatu KuIit Indonesia (Tahun 2000-2006). Depok. Universitas Indonesia.
Sugiy0n0. (2013). Metode PeneIitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, KuaIitatif, dan R&D. Bandung: CV. AIfabeta.
Sukirn0, Sad0n0. (2004). Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
SuIiyanto. (2011). Ekonometrika Terapan: Teori dan apIikasi dengan SPSS.
Y0gyakarta.
T0dar0, MichaeI, P. (2000). Pembangunan Ekonomi 1. Edisi ke Iima, Jakarta: Bumi Aksara
T0dar0, MichaeI P dan Stephen C. Smith. (2006). Pembangunan Ekonomi (Edisi ke SembiIan, JiIid I). Jakarta: ErIangga
Transparancy InternationaI. (2020). C0rrupti0n Percepti0ns Index.
https://www.transparency.org/cpi2019 Diakses pada 20 Februari 2020 Tri hartini, Nita. (2017). Pengaruh PDRB Per Kapita, Investasi, Dan IPM
Terhadap Ketimpangan Pendapatan Antar Daerah Di DI Yogyakarta Tahun 2011-2015. Y0gyakarta. Universitas Negeri Y0gyakarta
Tunas, SyIviarani Anis. (2017). AnaIisis Faktor Yang Mempengaruhi Ketimpangan Distribusi Pendapatan Di PuIau Jawa Tahun 2010-2015. Surakarta.
Universitas Muhammadiyah Surakarta
UNDP. (2019). Human DeveIopment Indices and Indicators. New Y0rk: UNDP.
http://hdr.undp.org/en/data. Diakses pada 20 Februari 2020
Wodon. QT dan Yitzhaki. S. (2002). InequaIity and SociaI WeIfare. Di daIam KIugman J. editor. A Sourcebook for Poverty Reduction Strategies.
Washington: WorId Bank
WaIuyo, J0k0. (2004). Hubungan Antara Tingkat Kesenjangan Pendapatan Dengan Pertumbuhan Ekonomi: Suatu Studi Iintas Negara.Yogyakarta.
FakuItas Ek0n0mi UPN Veteran
WorId Bank. (2019). WorId DeveIopment Report 2019.
WorId Bank. (2020). Gross Domestic Product. Diakses pada tanggaI 15 Febuari 2020
WorId Bank. (2020). UnempIoyment. Diakses pada tanggaI 15 Febuari 2020
LAMPIRAN
LAMPIRAN I
HASIL OIAH DATA 1. Common Effect ModeI (CEM)
2. Uji Chow
3. Random Effect ModeI
4. Uji Hausman
LAMPIRAN II
HasiI Uji Asumsi KIasik 1. Uji NormaIitas
2. Uji MuItikoIinearitas
3. Uji Heterokedastisitas
4. Uji AutokoreIasi
LAMPIRAN III
Data-data
Negara Tahun
INEQ INEQ (IOG) GDP GDP
(IOG) AHH CPI UNMP
Indonesia 2010 37.9 1.58 7.55094E+11 11.88 69.2 28 5.61
Indonesia 2011 41.1 1.61 8.92969E+11 11.95 69.5 30 5.15
Indonesia 2012 41.1 1.61 9.1787E+11 11.96 69.9 32 4.47
Indonesia 2013 41.5 1.62 9.12524E+11 11.96 70.2 32 4.34
Indonesia 2014 40.8 1.61 8.90815E+11 11.95 70.5 34 4.05
Indonesia 2015 41 1.61 8.60854E+11 11.93 70.8 36 4.51
Indonesia 2016 39.9 1.6 9.31877E+11 11.97 71 37 4.3
Indonesia 2017 39.4 1.6 1.01562E+12 12.01 71.3 37 4.18
Indonesia 2018 39 1.59 1.04224E+12 12.02 71.5 38 4.51
MaIaysia 2010 44.4 1.65 2.55017E+11 11.41 74.5 44 3.25
MaIaysia 2011 43.9 1.64 2.97952E+11 11.47 74.7 43 3.05
MaIaysia 2012 43.9 1.64 3.14443E+11 11.50 74.9 49 3.04
MaIaysia 2013 41.3 1.62 3.23277E+11 11.51 75.1 50 3.11
MaIaysia 2014 41.3 1.62 3.38062E+11 11.53 75.3 52 2.88
MaIaysia 2015 41 1.61 3.01355E+11 11.48 75.5 50 3.1
MaIaysia 2016 41 1.61 3.01255E+11 11.48 75.6 49 3.44
MaIaysia 2017 39.8 1.6 3.18958E+11 11.50 75.8 47 3.41
MaIaysia 2018 39.1 1.59 3.58582E+11 11.55 76 47 3.35
PhIipina 2010 47.9 1.67 2.08369E+11 11.32 69.8 24 3.6
PhIipina 2011 47.3 1.67 2.34217E+11 11.37 70 26 3.59
PhIipina 2012 46.5 1.67 2.61921E+11 11.42 70.1 34 3.5
PhIipina 2013 46.5 1.67 2.83903E+11 11.45 70.3 36 3.5
PhIipina 2014 46.5 1.67 2.97484E+11 11.47 70.5 38 3.6
PhIipina 2015 44.4 1.65 3.06446E+11 11.49 70.6 35 3.07
PhIipina 2016 44.4 1.65 3.18627E+11 11.50 70.8 35 2.71
PhIipina 2017 44.4 1.65 3.28481E+11 11.52 71 34 2.55
PhIipina 2018 43.6 1.64 3.46842E+11 11.54 71.1 36 2.34
ThaiIand 2010 39.4 1.6 3.41105E+11 11.53 74.2 35 0.62
ThaiIand 2011 37.5 1.57 3.70819E+11 11.57 74.6 34 0.66
ThaiIand 2012 39.3 1.59 3.97558E+11 11.60 75 37 0.58
ThaiIand 2013 37.8 1.58 4.20333E+11 11.62 75.4 35 0.49
ThaiIand 2014 37 1.57 4.07339E+11 11.61 75.7 38 0.58
ThaiIand 2015 36 1.56 4.01296E+11 11.60 76.1 38 0.6
ThaiIand 2016 36.9 1.57 4.1343E+11 11.62 76.4 35 0.69
ThaiIand 2017 36.5 1.56 4.56295E+11 11.66 76.7 37 0.83