REKAM JEJAK INSTITUSI, PRODI, DAN MITRA
Selama 3 Selama 3 tahun terakhir, ITI sudah menjalin kerja sama dengan beberapa mitra yang dapat diarahkan untuk bekerja sama dalam rangka implementasi MBKM (kerja magang, proyek
B. Peta Keterkaitan Program dengan IKU / Indikator Kinerja
1.1.3. A. Sub Aktivitas : meningkatkan partisipasi mahasiswa pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Mekanisme yang dilakukan adalah memberikan penjelasan keuntungan bekerja di luar kampus dengan mengundang alumni yang berkerja di industri dan yang sukses berwirausaha.
Tahun kedua (2023):
1.1.1.B. Sub Aktivitas : meningkatkan kompetensi lulusan melalui soft skill (talent mapping, analytical dan problem solving), dan Sertifikasi Kompetensi. Mekanismenya adalah mengikutsertakan mahasiswa dalam workshop managerial and writing skill, dan design visual dan workshop sertifikasi kompetensi food safety berbasis Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).
1.1.2.B. Sub Aktivitas : meningkatkan partisipasi mahasiswa pada program kewirausahaan. Mekanismenya adalah melanjutkan program yang telah dilakukan pada Tahun 2022 dan implementasinya.
1.1.3.B. Sub Aktivitas : meningkatkan partisipasi mahasiswa pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Mekanisme yang dilakukan adalah melanjutkan dan meningkatkan kegiatan yang telah dilaksanakan di tahun 2022.
d. Mitra dan Perannya:
56 Tabel 3.2. Mitra dan Perannya dalam Aktivitas 1.1
No Mitra Peran
1 Lembaga Pelatihan:
Soft skill (PKA), Lembaga Pelatihan Bahasa, PI2B, Lembaga Sertifikasi Profesi
- Menyediakan materi dan pelatihan Softskill, Communication Skill - Menyiapkan materi untuk pelatihan membuat proposal
kewirausahaan/bisnis
- Memberikan workshop/webinar dan uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi kempetensi
2 Perguruan Tinggi dan alumni Narasumber workshop 3 Industri (PT. Chilibeli Bagus Indonesia,
PT. Tujubelas per Tigaenam, PT Spirit Wira Utama)
1. Kontribusi studi kasus, Narasumber workshop Draft MOU dan PKS implementatif
2 Lembaga Penelitian (BRIN, PICES) 2. Kontribusi studi kasus, Narasumber workshop Draft MOU dan PKS implementatif
e. Sumberdaya yang diperlukan:
Tabel 3.3. Sumberdaya yang Diperlukan untuk Pelaksanaan Aktivitas 1.1. Tahun 2022 Kode sub
aktivitas Sub-aktivitas Komponen biaya yang diperlukan
Estimasi biaya (Rp) dan sumbernya PK-KM Perguruan
Tinggi Mitra 1.1.1.A Meningkatkan
Kompetensi Lulusan melalui soft skill, communication skill dan Kemampuan Bahasa Inggris
Workshop soft skill untuk mahasiswa tugas akhir
59.785.000 - -
Program peningkatan kemampuan berbahasa Inggris
48.750.000 - -
Workshop sertifikasi kompetensi Good Manufacturing Practice
19.000.000
1.1.2.A Meningkatkan partisipasi mahasiswa pada Kewirausahaan
Pelatihan membuat proposal kewirausahaan/bisnis mahasiswa
35.242.000 - -
1.1.3.A Meningkatkan partisipasi mahasiswa pada program MBKM
Bantuan/Insentif magang di industri 33.600.000 - - Workshop “Pentingnya magang di
luar kampus” dengan 2 narasumber
5.814.000
Total 202.191.000
Tabel 3.4. Sumberdaya yang Diperlukan untuk Pelaksanaan Aktivitas 1.1. Tahun 2023 Kode sub
aktivitas Sub-aktivitas Komponen biaya yang diperlukan
Estimasi biaya (Rp) dan sumbernya PK-KM Perguruan
Tinggi Mitra 1.1.1.B Meningkatkan Kompetensi
Lulusan melalui soft skill, communication skill dan Kemampuan Bahasa Inggris
Workshop soft skill untuk mahasiswa tugas akhir
Komunikasi dengan design visual
55.000.000 - -
Program peningkatan writing skill mahasiswa
36.000.000 - -
Workshop sertifikasi kompetensi:
Food Safety berbasis HACCP
27.000.000
1.1.2.B 35.350.000 - -
57
Meningkatkan partisipasi mahasiswa pada Program Kewirausahaan
Workshop perijinan produk kewirausahaan/bisnis mahasiswa 1.1.3.B Meningkatkan partisipasi
mahasiswa pada program MBKM
Bantuan/Insentif magang di industri
33.600.000 Workshop “Marketing dan
Branding Produk wirausaha dengan 2 narasumber
6.300.000
Total 193.250.000
f. Indikator Kinerja:
Tabel 3.5 Indikator Kinerja Aktivitas 1.1 Kode sub
aktivitas Indikator kinerja
Baseline 2020 Target
Jumlah %
Tahun 2022 Tahun 2023 Jumlah % Jumlah % 1.1.1
1.1.2
1.1.3
Persentase lulusan mendapat pekerjaan < 6 bln dan mendapatkan gaji > 1,2 x gaji UMR daerah (IKU)
10 25,6 15 38.5 20 51.3
Persentase lulusan menjadi wiraswasta (IKU) NA NA 5 12.8 10 25.6 Mahasiswa menghabiskan paling sedikit 20 (dua
puluh) sks di luar kampus (IKU)
0 0 7 3.68 10 5.26
g. Jadwal pelaksanaan kegiatan
Tabel 3.6. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2022 Kode sub
aktivitas Sub aktivitas
Bulan ke-
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1.1.1.A Workshop Soft skill untuk mahasiswa Tugas Akhir tahun
2021
Program peningkatan kemampuan berbahasa Inggris Workshop sertifikasi kompetensi: Good Manufacturing Practise (GMP)
1.1.2.A Workshop membuat proposal kewirausahaan/bisnis mahasiswa
1.1.3.A Workshop “Pentingnya magang di luar kampus”
Mahasiswa magang di industri, lembaga penelitian
Tabel 3.7. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023 Kode sub
aktivitas Sub aktivitas
Bulan ke-
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1.1.1.B Pelatihan soft skill untuk mahasiswa tugas akhir Komunikasi
dengan design visual
Program peningkatan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa
Pelatihan sertifikasi kompetensi: Food Safety berbasis HACCP
58
1.1.2.B Pelatihan Perijinan kewirausahaan/bisnis mahasiswa Implementasi proposal dalam pembentukan wirausaha/bisnis 1.1.3.B Workshop “Marketing dan Branding” Produk wirausaha
dengan 2 narasumber
Mahasiswa magang di industri, lembaga penelitian
h. Keberlanjutan program
Program harus dapat terus terlaksana meskipun pendanaan dari PK-KM sudah berakhir. Selanjutnya kegiatan
“Peningkatan Kompetensi Lulusan PSTIP-ITI melalui Layanan Program MBKM” akan terus dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi lulusan sesuai dengan perkembangan kebutuhan kompetensi lulusan dan meningkatkan kompetensi dan ketrampilan mahasiswa. Program untuk mencapai IKU 1 dan IKU 2 ini dapat tercapai dan dapat dilanjutkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan tuntutan lapangan kerja.
i. Penanggung jawab aktivitas: Dra. Setiarti Sukotjo, M.Sc Sub aktivitas 1.1.1 : Ir. Syahril Makosim, ST., M.Si, IPM Sub aktivitas 1.1.2 : Ir. Heru Irianto, M.Si
Sub aktivitas 1.1.3 : Dra. Setiarti Sukotjo, M.Sc
Judul aktivitas: 1.2. Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi Dosen melalui Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi
a. Latar belakang dan rasional:
Kolaborasi penelitian dengan perguruan tinggi yang termasuk dalam kategori QS100 dosen PSTIP-ITI masih rendah dan perlu ditingatkan. Pengalaman berkolaborasi dengan peneliti dari perguruan tinggi kategori QS100 mampu mendorong peningkatan kualitas penelitian dosen PSTIP-ITI. Disamping itu, kolaborasi atau magang langsung di Industri Pertanian akan memperkaya kualifikasi dosen PSTIP-ITI, sebagai akibatnya dosen membawa masalah industri di dalam kelas dan didiskusikan bersama dengan mahasiswa. Menurut data, hanya 22,22% dari total dosen tetap di PSTIP-ITI memiliki gelar doktor. Cara mudah untuk meningkatkan profesionalitas dosen tetap PSTIP-ITI adalah dosen dosen PSTIP-ITI memiliki sertifikat kompetensi yang relevann dengan bidang Teknologi Industri Pertanian. Berdasarkan data yang ada, belum ada dosen dosen PSTIP-ITI yang memiliki Kompetensi system manajamen lingkungan, kompetensi Manajemen mutu Pangan (HACCP dan GMP), kompetensi K3 di laboratorium dan belum semua dosen PSTIP-ITI memiliki kompetensi Insinyur professional. Menilik data tersebut, PSTIP-ITI merasa perlu mengembangkan program khusus untuk meningkatkan profesional dosen..
b. Tujuan:
1. Meningkatkan kolaborasi penelitian dengan perguruan tinggi QS100.
2. Menambah dan memperbarui wawasan dosen tentang kasus-kasus di industri agar dapat berkontribusi pada pemecahan masalah di industri.
3. Meningkatkan kualifikasi profesional dosen di bidang Teknologi Industri Pertanian 4. Meningkatkan jumlah praktisi industri memberikan perkuliahan di PSTIP-ITI c. Mekanisme dan tahapan pelaksanaan aktivitas:
Tahun pertama (2022):
1.2.1.A. Sub Aktivitas : melakukan tridarma di QS100 by subjek menjalin kerjasama penelitian dengan IPB dan UI. Mekanisme yang dilakukan menjalin kerjasama penelitian konsorsium dengan PT QS100 mitra dalam negeri; mengajukan hibah penelitian nasional bersama dengan dosen IPB dan UI; melakukan penelitian bersama dan menulis publikasi yang ditujukan pada jurnal ilmiah internasional bereputasi.