Dalam kurikulum operasional di SD Negeri 4 Wameo dirancang pembelajaran berbasis projek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Pembelajaran ini masuk ke dalam ko-kurikuler yang dirancang sesuai tema besar yang telah ditentukan dengan mengintegrasikan beberapa mata pelajaran sebagai bentuk projek implementasi Profil Pelajar Pancasila.
Dalam membuat rancangan pembelajaran berbasis projek terdapat langkah- langkah yang harus disusun secara bertahap mulai dari mengidentifikasi masalah dengan pertanyaan pemicu yang diambil dari permasalahan kontekstual implementasi Profil Pelajar Pancasila kemudian merancang projek secara kolaboratif antara guru dan pesertadidik disertai program penjadwalan yang disepakati, setelah itu dilanjut ke tahap pelaksanaan. Di bagian akhir ada presentasi hasil yang akan dievaluasi dan kemudian menjadi refleksi untuk perbaikan.
d. Menyapa dan memberi salam pada saat bertemu, guru, karyawan, dan teman.
e. Berbicara dengan sopan kepada guru, karyawan, dan teman.
f. Bersikap sopan, menyapa, dan memberi salam kepada tamu sekolah.
g. Berjabat tangan dengan teman, guru, dan orang yang dihormati pada saat datang dan pulang sekolah.
h. Memarkir kendaraan (sepeda) dengan tertib di tempat yang telah disediakan.
i. Membiasakan diri mengucapkan tolong, maaf, terima kasih, dan permisi sesuai peruntukannya.
j. Melatih kemampuan numerasi dan literasi sebelum memulai pembelajaran.
k. Menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pembelajaran dimulai (pagi), dan menyanyikan lagu wajib nasional (Senin, Kamis), lagu daerah (Selasa, Jumat), dan lagurohani (Rabu, Sabtu) pada akhir pembelajaran.
l. Berbahasa Wolio setiap hari Kamis (di luar PBM di kelas)
m. Melakukan kegiatan memungut sampah sebelum masuk ke kelas.
n. Melakukan kerja bakti : 3 K (Kebersihan, Kerapihan, dan Keindahan) setiap bulan sekali(Sabtu ke – 4)
o. Melaksanakan tugas piket kebersihan kelas sesuai jadwal
p. Membuang sampah pada tempat sampah dengan memilah sampah organik dan anorganik.
q. Menjaga dan merawat pepohonan/tanaman yang ada di lingkungan sekolah.
r. Rukun dengan teman sekelas, kakak kelas, dan adik kelas.
s. Membaca buku/bacaan non pelajaran selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
t. Memberi perhatian bagi teman yang terkena musibah atau membutuhkan perhatian (menengok teman sakit, melayat, dan lain-lain).
u. Mencuci tangan memakai sabun setelah dari KM/WC, sebelum makan, sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.
v. Mengkonsumsi makanan sehat, tidak berbahaya di lingkungan sekolah.
w. Menerapkan tata krama/etika yang berlaku dalam masyarakat.
x. Melakukan doa dan meditasi dasar bersama setiap hari untuk mengawali dan mengakhiri pembelajaran.
y. Melaksanakan kegiatan Jumat sehat, Jumat religi dan umat berbagi, serta Sabtu bersih.
Tata Tertib Sekolah (Siswa)
a. 10 menit sebelum pelajaran dimulai siswa sudah harus siap di sekolah.
Gerbang sekolah akan dikunci pada saat jam pembelajaran berlangsung.
Sanksi : Siswa yang datang sesudah pelajaran dimulai, akan diberi tugas ”se- lama waktu keterlambatan siswa”, setelah pulang sekolah.
b. 25 menit sebelum pelajaran dimulai siswa piket sudah harus ada di sekolah dan melaksanakan tugas.
Sanksi : Jika petugas piket tidak melaksanakan tugasnya ia wajib melaksanakan tugas tersebut pada waktu jam istirahat (tidak ada kesempatan beristirahat)
c. Selama pelajaran berlangsung, siswa dilarang meninggalkan kelas/sekolah tanpa izin guru kelas/piket.
Sanksi : Siswa yang meninggalkan kelas/sekolah tanpa izin, siswa bersama orang tua atau wali wajib menghadap guru kelas/Kepala Sekolah.
d. Siswa wajib mengikuti pelajaran dengan baik, aktif, dan tertib.
Sanksi : Siswa yang mengganggu kegiatan belajar mengajar dikenakan sanksi oleh guru kelas.
e. Siswa mengenakan seragam sekolah sesuai ketentuan dengan tertib dan rapi.
1. Senin – Selasa : Putih - Merah lengkap (bertopi, dasi, sabuk) 2. Rabu - Kamis : Batik- Merah .
3. Jumat - : Pramuka 4. Sabtu : Pramuka
Seragam Olah Raga hanya dipakai pada saat Jam Olahraga/ kegiatan lain yang ditentukan sekolah.
a. Senin – Kamis : Bersepatu hitam dan berkaos kaki putih berlogo sekolah
b. Jumat : Bersepatu hitam dan berkaos kaki hitam c. Sabtu : Bersepatu dan berkaos kaki boleh warna bebas
Sanksi : Siswa yang melanggar akan disuruh pulang untuk berganti yang sesuai, kecuali sudah seizin guru kelas.
ii. Siswa tidak diperkenankan berkuku panjang dan berkutek (cat kuku).
Sanksi : Siswa yang melanggar wajib segera memotong dan membersihkan kukunya.
iii. Siswa putra tidak diperkenankan berambut panjang (gondrong) bersemir (untuk siswa putradan putri), atau potongan rambut kurang sesuai.
Sanksi : Siswa yang melanggar akan diberi peringatan, jika peringatan tidak diperhatikan, rambut akan dipangkas oleh pihak sekolah.
iv. Siswa tidak dibenarkan mengenakan perhiasan yang berlebihan.
Sanksi : Resiko kehilangan menjadi tanggung jawab pemiliknya.
v. Siswa dilarang membawa HP ke sekolah kecuali untuk pembelajaran.
Sanksi : HP akan disita oleh sekolah, kecuali sudah seizin guru/kepala sekolah
vi. Siswa yang berhalangan hadir, orang tua/wali wajib memberikan keterangan yang jelas kepada pihak sekolah baik secara lisan maupun tertulis, langsung maupun dengan media(HP, atau media lain)
Sanksi : Apabila tidak ada keterangan , siswa dianggap membolos.
Tiga kali membolos orang tua/wali wajib menghadap kepada guru/kepala sekolah.
vii. Siswa tidak dibenarkan melakukan corat-coret pada tembok , meja, kursi dan lain-lain di sekolah.
Sanksi : Siswa yang melakukan corat-coret bertanggung jawab bersihkannya/mengecatnya.
viii. Siswa wajib memelihara sarana atau fasilitas sekolah yang digunakan di sekolah.
Sanksi : Apabila siswa merusakkan fasilitas sekolah mengganti barang yang dirusakkan tersebut.
ix. Siswa wajib mengikuti semua kegiatan yang sudah diprogramkan oleh sekolah/kelas.
Sanksi : Siswa yang melanggar akan mendapat teguran, peringatan, atau sanksi lain yang relevan.
Tata Tertib Pendidik dan Tenaga Kependidikan
a. Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) melaksanakan tugas pokok dan tambahan dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.
b. Paling lambat pukul 07.00 Wita, PTK sudah hadir di sekolah untuk melakukan persiapan-persiapan.
c. Pendidik menyambut siswa di depan gerbang dengan senyum, salam dan sapa.
d. Pukul 07.00 PTK (bersama anak) melakukan doa pagi melalui pengeras suara yang dipimpin dari Ruang Guru.
e. Pendidikan membiasakan mengajak anak melakukan sesuai Tata Tertib Sekolah (Siswa)
f. PTK menjaga penampilan diri dan dalam berpakaian secara sopan, etis, dan dapat menjadi teladan para peserta didik baru.
g. 15 menit sebelum pulang, PTK berkumpul untuk melakukan doa bersama.
h. PTK yang meninggalkan sekolah dalam jam kerja wajib meminta izin Kepala Sekolah.
i. Pengaturan pakaian seragam PTK diatur oleh peraturan daerah 1. Senin : Kheki
2. Selasa : lurik 3. Rabu: hitam putih
4. Kamis : batik lokal
5. Jumat : Pagi kaos olah raga setelah selesai olah raga megenakan batik nasional.
6. Sabtu : Seragam Pramuka
7. Tanggal 17 dan hari besar nasional Pakaian Korpri 8. Tanggal 18 mengenakan pakaian adat
9. Tanggal 25 Pakaian PGRI
10. PTK saling membantu dan berusaha untuk mengembangkan sekolah dan mendampingi para peserta didik untuk memajukan kualitas pendidikan/pembelajaran.
11. PTK selalu mengupdate dan mengupgrade kemampuan dan pengetahuan yang berkaitandengan pendidikan dan IT.
12. PTK mengumpulkan administrasi sesuai tupoksinya secara tertib dan kontinyu.
13. Guru Piket bertanggungjawab terhadap peristiwa atau kejadian yang terjadi di sekolah, danmenuliskan laporan pada Buku Piket.
14. PTK selalu menjaga nama baik sekolah.
15. PTK menjalankan tugas/kewajibannya sesuai aturan dinas, dan kesepakatan sekolah.
I. Pengaturan Waktu/Beban Belajar
Pada Tahun Pelajaran 2023/2024 ini, Kurikulum baru dimulai/diberlakukan di kelas I dan IV. Ada pun struktur kurikulum SD Negeri 4 Wameo dan beban belajar siswa satu minggu untuk peserta didik kelas I dan IV sebagai berikut:
STRUKTUR KURIKULUM SD NEGERI 4 WAMEO TAHUN PELAJARAN 2023/2024 KELAS 1 DAN IV
No Mata Pelajaran
Jumlah Jam Pelajaran
Per Minggu
Alokasi Intrakurikuler
per Tahun (Minggu)
Alokasi Projek Penguatan
Profil Pelajar Pancasila Per Tahun
Total JP Per Tahun 1 Pendidikan Agama dan
Budi Pekerti
3 JP 108 36 144
2 PPKn 4 JP 144 36 180
3 Bahasa Indonesia 6 JP 216 72 288
4 Matematika 4 JP 144 36 180
5 Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
5 JP 180 36 216
6 Seni Musik 3 JP 108 36 144
7 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
3 JP 108 36 144
8 Muatan Lokal 2 JP 76 - -
28 JP 828 252 1.080
Pada tabel di atas, struktur kurikulum operasional adalah sama dengan Kurikulum sebelumnya berkaitan dengan JP perminggu tiap mata pelajaran dengan beberapa perubahan diantaranya penguatan kompetensi Literasi Numerasi dan penggabungan mata pelajaran IPA dengan IPS menjadi IPAS. Selain itu, penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Projek Profil Pelajar Pancasila berada di luar jam pembelajaran regular dengan komposisi 20-30% dari alokasi waktu selama satu tahun. Sehingga projek ini tidak mengganggu atau mengurangi jumlah jam pembelajaran intrakurikuler.
Setelah analisis kebutuhan mapel, maka akan disusun analisis operasional sebagai turunan dari capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran yang telah disediakan pusat. Analisis ini akan diselaraskan dengan muatan lokal dan potensi daerah juga programsekolah dengan menghitung alokasi waktu yang tidak membebani peserta didik agar kenyamanan dan kebahagiaan dalam belajat tetap terjaga utuh. Kurikulum operasional di satuan Pendidikan Sekolah Dasar mempertimbangkan karakteristik peserta didik yang beragam dan mengedepankan proses dinamis yang reflektif dalam proses pelaksanaannya sehingga tujuan akhir profil peserta didik sesuai dengan yang diharapkan pada visi, misi dan tujuan sekolah.
Secara khusus struktur kurikulum SD Negeri 4 Wameo kelas I dan IV dapat dijabarkan sebagai berikut:
Kelas I
NO MUPEL Jam Pelajaran
Reguler Tugas Projek
1 PA dan BP 3 1
2 Pendidikan Pancasila 4 1
3 Bahasa Indonesia 6 2
4 Matematika 4 1
5 IPA, IPS (IPAS) - -
6 Seni yang Dipilih: Seni Musik, Rupa, dan Tari (sesuai minat
3 1
siswa)
7 PJOK 3 1
8 Muatan Lokal 2 -
Jumlah 25 7
KELAS IV
NO MUPEL Jam Pelajaran
Reguler Tugas Projek
1 PAI dan BP 3 1
2 Pendidikan Pancasila 4 1
3 Bahasa Indonesia 6 1
4 Matematika 5 1
5 IPA, IPAS (IPAS) 5 1
6 Pilih minimal 1: Seni Musik,rupa, tari, teater (masing-masing siswa)
3 1
7 PJOK 3 1
8 Muatan Lokal 2 -
Jumlah 31 7
Muatan Pelajaran di atas merupakan Beban belajar/Muatan pembelajaran Tambahan yang dilaksanakan setiap minggu.
1. Pelajaran Muatan Lokal terdiri dari : Bahasa Wolio dan Bahasa Inggris
Pelajaran Muatan Lokal diselaraskan dengan muatan lokal dan potensi daerah, sekolah, dan Yayasan dengan menghitung alokasi waktu yang tidak membebani peserta didik agar kenyamanan dan kebahagiaan dalam belajar tetap terjaga utuh. Kurikulum operasional di satuan Pendidikan SD Negeri 4 Wameo mempertimbangkan karakteristik peserta didik yang beragam dan mengedepankan proses dinamis yang reflektif dalam proses pelaksanaannya sehingga tujuan akhir profil peserta didik sesuai dengan yang diharapkan pada visi, misi dan tujuan sekolah.
2. Penilaian Muatan Lokal
Penilaian Muatan Lokal Bahasa Wolio dan Bahasa Inggris sesuai dengan Bahasa Indonesia dengan memilah menjadi aspek membaca, menulis, menyimak, dan berbicara dan terdiri dari teori dan praktik.