• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.3 Alat Pelindung Diri (APD)

berkontribusi terhadap permasalahan pernapasan yang pada akhirnya mengganggu produksi sel darah merah.

Upaya mengatasi permasalahan gizi PT. Palma Indonesia adalah meninjau aspek gizi dalam program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mereka.

Perusahaan dapat menyediakan program kesehatan yang mencakup edukasi tentang pola makan sehat, menyediakan makanan bergizi di tempat kerja, dan memberikan dukungan untuk menjaga berat badan yang sehat. Selain itu, penting bagi perusahaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan memberikan dukungan medis bagi pekerja yang membutuhkan, terutama mereka yang mengalami anemia.

4.3.1 Alat Pelindung Kepala

Pada proses produksi di PT. Palma Indonesia, alat pelindung kepala yang seharusnya digunakan adalah helm pelindung yang lengkap, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4.1. Helm ini bertujuan untuk melindungi bagian kepala dan wajah pekerja dari benturan dan serpihan kayu. Penggunaan helm pelindung ini merupakan kewajiban ketika memasuki unit produksi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama bekerja.

Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa pada tahapan persiapan, terutama dalam kegiatan penyortiran kayu dan pengangkutan kayu, pekerja belum dilengkapi dengan pelindung kepala. Hal ini menimbulkan potensi bahaya bagi para pekerja, mengingat aktivitas penyortiran dan pengangkutan kayu dapat meningkatkan risiko terkena benturan. Oleh karena itu, penting bagi PT. Palma Indonesia untuk memastikan penggunaan helm pelindung yang lengkap dan mematuhi ketentuan keselamatan kerja agar dapat melindungi pekerja dari risiko cedera yang dapat terjadi saat bekerja di unit produksi.

Gambar 4.1 Full Safety Helmet

Sumber : Parkson,2021

4.3.2 Alat Pelindung Mata dan Muka

Pada proses produksi di PT. Palma Indonesia, terdapat dua jenis alat pelindung yang seharusnya digunakan oleh pekerja, yaitu kacamata pelindung dan faceshield, sebagaimana yang ditunjukkan pada Gambar 4.2 dan Gambar 4.3.

Kacamata pelindung bertujuan untuk melindungi mata pekerja dari serpihan dan debu kayu yang dihasilkan selama proses pemotongan, penyerutan, dan penghalusan kayu. Sementara itu, faceshield berfungsi untuk melindungi seluruh area wajah pekerja dari potensi bahaya serpihan dan debu kayu selama rangkaian produksi berlangsung.

Namun, berdasarkan hasil observasi di PT. Palma Indonesia pada tahapan produksi tersebut pekerja belum dilengkapi dengan alat pelindung mata dan muka guna menjaga keselamatan dan kesehatan selama bekerja. Oleh karena itu, penting bagi PT. Palma Indonesia untuk memastikan penggunaan alat pelindung mata dan muka serta mematuhi ketentuan keselamatan kerja agar dapat melindungi pekerja dari risiko cedera yang dapat terjadi saat bekerja di unit produksi.

Gambar 4.2 Alat Pelindung Mata Safety Goggles

Sumber : Ark Trading,2023

Gambar 4.3 Alat Pelindung Mata Face Shield/Visor

Sumber : Ark Trading,2023

4.3.3 Alat Pelindung Telinga

Pada proses produksi di PT. Palma Indonesia, terdapat dua jenis alat pelindung yang seharusnya digunakan oleh pekerja, yaitu sumbat telingan (ear plug) dan penutup telinga (ear muff), sebagaimana yang ditunjukkan pada Gambar 4.4 dan Gambar 4.5. Sumbat telinga dan penutup telinga bertujuan untuk melindungi pendengaran dari kebisingan atau tekanan yang dihasilkan selama proses pemotongan, penyerutan, dan penghalusan kayu selama rangkaian produksi berlangsung.

Namun, berdasarkan hasil observasi di PT. Palma Indonesia, pada tahapan produksi tersebut pekerja belum dilengkapi dengan alat pelindung pendengaran guna menjaga keselamatan dan kesehatan selama bekerja. Oleh karena itu, penting

bagi PT. Palma Indonesia untuk memastikan penggunaan alat pelindung tersebut serta mematuhi ketentuan keselamatan kerja agar dapat melindungi pekerja dari risiko cedera yang dapat terjadi saat bekerja di unit produksi.

Gambar 4.4 Alat Pelindung Telinga Ear Plug

Sumber : Safety Sign,2023

Gambar 4.5 Alat Pelindung Telinga Ear Muff

Sumber : Safety Sign,2023

4.3.4 Alat Pelindung Pernapasan

Pada proses produksi di PT. Palma Indonesia, terdapat dua jenis alat pelindung yang seharusnya digunakan oleh pekerja, yaitu Gas Maks dan Respirator, sebagaimana yang ditunjukkan pada Gambar 4.6 dan Gambar 4.7. Gas Mask bertujuan untuk melindungi organ pernapasan dari asap atau gas beracun yang dapat membahayakan keselamatan dari kesehatan pekerja yang dihasilkan selama proses finishing. Sedangkan respirator/masker khusus debu ditujukan untuk melindungi dari debu kayu atau serbuk kayu yang dihasilkan selama proses pemotongan, penyerutan, dan penghalusan kayu selama rangkaian produksi berlangsung.

Namun, berdasarkan hasil observasi di PT. Palma Indonesia, pada tahapan produksi tersebut pekerja belum dilengkapi dengan alat pernapasan guna menjaga keselamatan dan kesehatan selama bekerja. Oleh karena itu, penting bagi PT. Palma Indonesia untuk memastikan penggunaan alat pelindung tersebut serta mematuhi

ketentuan keselamatan kerja agar dapat melindungi pekerja dari risiko cedera atau penyakit akibat kerja yang dapat terjadi saat bekerja di unit produksi.

Gambar 4.6 Alat Pelindung Pernapasan Gas Mask

Sumber : HSE Prime,2023

Gambar 4.7 Alat Pelindung Pernapasan Respirator

Sumber : Safety Sign,2023

4.3.5 Alat Pelindung Tangan

Pada proses produksi di PT. Palma Indonesia, terdapat dua jenis alat pelindung yang seharusnya digunakan oleh pekerja, yaitu sarung tangan yang terbuat dari kain dan kulit, sebagaimana yang ditunjukkan pada Gambar 4.8 dan Gambar 4.9. Penggunaan sarung tangan ini bertujuan untuk melindungi bagian tangan dari benda tajam, sayatan, goresan, luka ringan, benda panas atau dingin, serta kontak dengan arus listrik yang dihasilkan selama proses pemotongan, pengeringan, penyerutan, penghalusan, finishing kayu selama rangkaian produksi berlangsung. Namun, berdasarkan hasil observasi di PT. Palma Indonesia, pada tahapan produksi tersebut hanya beberapa pekerja saja yang dilengkapi dengan alat pelindung tangan di beberapa proses produksi guna menjaga keselamatan dan kesehatan selama bekerja. Oleh karena itu, penting bagi PT. Palma Indonesia untuk memastikan penggunaan alat pelindung tangan tersebut serta mematuhi ketentuan keselamatan kerja agar dapat melindungi pekerja dari risiko cedera atau penyakit akibat kerja yang dapat terjadi saat bekerja di unit produksi.

Gambar 4.8 Sarung Tangan Kain

Sumber : Katigaku,2023

Gambar 4.9 Sarung Tangan Kulit

Sumber : Katigaku,2023

4.3.6 Alat Pelindung Kaki

Pada proses produksi di PT. Palma Indonesia, terdapat alat pelindung yang seharusnya digunakan oleh pekerja, yaitu sepatu safety sebagaimana yang ditunjukkan pada Gambar 4.10. Penggunaan sepatu safety ini bertujuan untuk melindungi bagian kaki dari tertimpa atau berbenturan dengan benda-benda berat, tertusuk benda tajam, serta potensi tergelincir selama proses rangkaian produksi berlangsung.

Namun, berdasarkan hasil observasi di PT. Palma Indonesia, pada tahapan produksi tersebut pekerja belum dilengkapi dengan alat pelindung kaki guna menjaga keselamatan dan kesehatan selama bekerja. Oleh karena itu, penting bagi PT. Palma Indonesia untuk memastikan penggunaan alat pelindung kaki tersebut serta mematuhi ketentuan keselamatan kerja agar dapat melindungi pekerja dari risiko cedera atau penyakit akibat kerja yang dapat terjadi saat bekerja di unit produksi.

Gambar 4.10 Safety Boots

Sumber : Katigaku,2023

Dokumen terkait