• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PEMBAHASAN

6.2 Saran

6.2.2 Bagi Puskesmas

Diharapkan dinas Kesehatan melakukan penyuluhan pada masyarakat tentang status gizi dan cara mengatasi terjadinya dengan melatih masyarakat atau kader.

6.2.3 Bagi Penelitian dan Peneliti lain

Diharapkan adanya penelitian dengan desain lain sehingga dapat diketahui penyebab status gizi secara mendalam.

99 DAFTAR PUSTAKA

Adriani, M., & Wijatm, B. (2014). Gizi & Kesehatan Balita: Peranan Mikro Zinc:

Kencana.

Almatsier, S. (2010). Prinsip dasar ilmu gizi, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Almatsier, S., Soetardjo, S., & Soekatri, M. (2011). Gizi seimbang dalam daur kehidupan.

Anik, M. (2010). Ilmu kesehatan anak dalam kebidanan. Jakarta: TIM.

Depkes, R. (2003). Spesifikasi dan Pedoman Pengolahan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Instant untuk bayi Umur 6-11 Bulan. Ditjen Bina Kesehatan Masyarakat Direktorat Gizi Masyarakat, Jakarta.

Depkes, R. (2004). Pedoman Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).

Jakarta: Dirjen Bina Gizi Masyarakat.

Depkes, R. (2007a). Pemantauan status gizi. In: Edisi.

Depkes, R. (2007b). Profil kesehatan 2007. Departemen Kesehtan RI.

Kemenkes, R. (2013). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013. Kemenkes RI.

Jakarta.

Kemenkes, R. (2014). Pedoman Gizi Seimbang 2014. Jakarta: Dirjen Kesehatan Masyarakat Direktorat Gizi Masyarakat.

Kusumasari, F. E., Sulastri, B., & Endang Zulaicha, S. (2012). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Makanan Pendamping ASI Dengan Status Gizi Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Juwiring Klaten. Universitas Muhammadiyah Surakarta,

100 Mawarni, S. (2013). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang MP-ASI dengan Perilaku Pemberian MP-ASI dan Status Gizi pada Baduta Usia 6-24 Bulan di Kelurahan Kestalan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.

Universitas Muhammadiyah Surakarta,

Moehji, S. (2003). Ilmu gizi penanggulangan gizi buruk.

Mufida, L., Widyaningsih, T. D., & Maligan, J. M. (2015). Prinsip Dasar Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Untuk Bayi 6–24 Bulan:

Kajian Pustaka [In Press September 2015]. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 3(4).

Mulyaningsih, F. (2008). Hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi balita dan pola makan balita terhadap status gizi balita di kelurahan Srihardono kecamatan Pundong. Jurusan Pendidikan Teknik Boga dan Busana.

Universitas Negeri Yogyakarta.

Notoatmodjo, S. (2002). Metodologi Penelitian Kesehatan Jakarta: Rineka Cipta..(2007). Promosi kesehatan teori dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan perilaku kesehatan.

Notoatmodjo, S. (2007a). Kesehatan masyarakat: ilmu dan seni.

Notoatmodjo, S. (2007b). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku.

Pratiwi, I. C. (2010). Hubungan Jenis Asupan Mp-Asi Dominan Dengan Status Gizi Anak Usia 6–24 Bulan.

Rabiatul, A. J. J. P. K. (2017). Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Anak. 7(1), 33-48.

Sediaoetama, A. D. (2000). Ilmu gizi untuk mahasiswa dan profesi.

101 Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2002). Penilaian status gizi.

Friedman MM, Bowden VR, Jones E. Keperawatan keluarga. Jakarta: EGC; 2010 Ginting D & Nanan HS. Pengaruh karakteristik, faktor internal dan eksternal ibu terhadap pemberian MP-ASI dini pada bayi Usia < 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Barus Jahe Kabupaten Karo Propinsi Sumatera Utara. Univ Padjajaran Bandung. 2012;

Noviana. Beberapa faktor yang berhubungan dengan pemberian MP-ASI pada bayi 0-6 bulan di BPJS heni suharni Desa Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. 2012;26(2):75-83.

102 LAMPIRAN 1

KUESIONER PENELITIAN

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN MP-ASI DAN KAITANNYA DENGAN STATUS

GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KOTA

PADANG TAHUN 2020

Nomor responden : ... Tanggal : ...

A. Data Demografi 1. Data responden

Nama inisial ibu :...

Umur ibu :...

Pendidikan ibu :...

Pekerjaan :...

2. Data balita

Nama inisial anak :...

Jenis kelamin :...

Umur anak :...

Berat badan :...

Tinggi badan :...

103

Pengetahuan ibu tentang MP-ASI

Petunjuk mengerjakannya

1. Bacalah dengan sesakma dan teliti setiap item pertanyaan 2. Jawablah pertanyaan dengan jujur dan cepat

3. Berilah tanda (X) pada jawaban yang anda anggap benar

1. Apakah ibu tahu tentang MP-ASI ?

a. Makanan peralihan dari ASI kemakanan keluarga b. Makanan pengganti ASI

c. Makanan tambahan selain ASI 2. Apakah ibu tahu manfaat MP-ASI ?

a. Menambah energy dan zat-zat gizi yang diperlukan karena ASI saja tidak dapat memenuhi kebutuhan bayi ≥ 6 bulan

b. Untuk mengganti ASI

c. Makanan yang diberikan pada bayi < 6 bulan

3. Apakah ibu tahu pada umur berapa sebaiknya MP-ASI diberikan ? a. 4 bulan

b. 6 bulan c. 8 bulan

4. Apakah ibu tahu mengapa bayi harus diberikan MP-ASI ?

a. Karena MP-ASI adalah makanan tambahan selain ASI dan ASI saja tidak lagi dapat mencukupi gizi anak

b. MP-ASI merupakan makanan pengganti ASI c. MP-ASI Merupakan tambahan gizi untuk anak

5. Apakah ibu tahu akibat buruk jika terlambat mengenalkan MP-ASI pada anak?

a. Anak akan kekurangan zat gizi dan anak akan susah makan makanan padat

b. Anak tidak mengenal makanan selain ASI c. Anak akan terlambat tumbuh kembangnya

104 6. Apakh ibu tahu bagaimana pola pemnerian makanan tambahan pada bayi?

a. Pembeian pertama cukup 2 kalia sehari, satu atau dua sendok te penuh, jika bayi telah terbiasa selanjutnya 3-6 kali sendok besar penuh setiap kali makan

b. Diberikan kapan anak memintanya

c. Diberikan kapan saja tanpa melihat berapa kebutuhan 7. Apakah ibu tahu makanan lumat itu apa ?

a. Makanan yang mengandung zat gizi yang dihaluskan dan diberikan pertama kali pada bayi

b. Makanan yang bisa diberikan pada bayi c. Makanan yang sehat

8. Apakah ibu tahu pada usia berapa sebaiknya anak diberikan makanan lumat ?

a. 6 bulan b. 4 bulan c. 9 bulan

9. Apakah ibu tahu apa itu makanan lembek ?

a. Makanan yang diberikan setelah makanan lumat yang dimasak seperti bubur.

b. Makanan yang bisa dikonsumsi bayi c. Makanan yang lunak

10. Apakah ibu tahu pada usia berapa sebaiknya makanan lembek diberikan?

a. 9 bulan b. 12 bulan c. 6 bulan

11. Apkah ibu tahu usia berapa sebaiknya makanan biasa diberikan ? a. 12 bulan

b. 8 bulan c. 6 bulan

12. Apakah ibu tahu terdiri apa saja makanan lumat itu ?

a. Makanan pokok + lauk hewani/nabati + sayur + buah b. Nasi + lauk

105 c. Makanan pokok + lauk

13. Apakah ibu tahu terdiri apa saja makanan lembek itu ? a. Makanan pokok + lauk hewani/nabati + sayur + buah b. Nasik + lauk

c. Makanan pokok + lauk

14. Apakah ibu tahu terdiri apa saja makanan biasa itu ?

a. Makanan pokok + lauk hewani/nabati + sayur + buah b. Nasik + lauk

c. Makanan pokok + lauk

15. Apakah ibu tahu zat-zat gizi apa yang harus dipenuhi dalam MP-ASI ? a. Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral

b. Protein + lemak c. Sayur + buah

16. Apakah ibu tahu sampai usia berapa anak diberikan MP-ASI ? a. 24 bulan

b. 6 bulan c. 9 bulan

17. Apakah ibu tahu contoh makanan protein ? a. Ayam, ikan, telur,dan daging

b. Ubi, jagung, nasi c. Roti

18. Apakah ibu tahu bagaimana makanan pendamping ASI yang baik itu ? a. Mempunyai kandungan zat gizi dan bahan makanan yang cukup dan

bervariasi

b. Makanan yang disukai oleh anak c. Makanan uang menyenangkan

19. Menurut ibu,manakah yang merupakan makanan pendamping ASI ? a. Gula

b. Bubur nasi c. Pepaya saring

106 20. Apakah ibu tahu yang benar dalam mempersiapkan serta mengelolah

bahan MP-ASI

a. Nasi dimasak terlebih dahulu, sayuran dimasak setengah matang dengan air sedikit dan lauknya

b. Dimasak seperti makanan biasa/makanan keluarga c. Dimasak dengan mencampur semua olahan yang lain

107 Lampiran 2

LEMBARAN KUESIONER SIKAP

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN MP-ASI DAN KAITANNYA DENGAN STATUS

GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KOTA

PADANG TAHUN 2020

Petunjuk pengisian kuesioner

1. Pilihlah jawaban yang sesuai menurut anda dengan memberi tanda (√ ) pada salah satu kotak yang tersedia.

2. Jawaban diisi sendiri dan tidak boleh diwakili

Kuesioner pernyataan sika ibu dalam pemeberian MP-ASI Keterangan :

SS : Sangat setuju KS : Kurang setuju

S : Setuju TS : Tidak setuju

No Pertanyaan Sangat

setuju (SS)

Setuju (S)

Kurang setuju (KS)

Tidak setuju (TS) 1. MP-ASI merupakan makanan

peralihan dari ASI kemakanan keluarga

2. Menambah energi dan zat-zat gizi yang diperlukn karena ASI saja tidak dapat memenuhi kebutuhan bayi > 6 bulan merupakan manfaat MP-ASI 3. Sebaiknya MP-ASI diberikan pada

umur 6 bulan

4. MP-ASI merupakan makanan

108 tambahan selain ASI dan ASI saja

tidak lagi dapat mencukupi zat gizi anak

5. Pemberian MP-ASI terlalu dini dapat merusak ginjal, alergi terhadap makanan, infeksi meningkat dan peningkatan berat badan terlalu cepat 6. Anak tidak akan kekurangan gizi

kalau terlambat pemberian MP-ASI 7. Pemberian makanan pada bayi cukup

2 kali sehari

8. Pemberian makanan pada bayi sesuai dengan makanan keluarga

9. Pada balita berusia 9 bulan sudah diberikan makanan lumat

10. Makanan lembek diberikan setelah makanan lumat yang dimasak seperti bubur

11. Pemberian makanan lembek diberikan pada usia 12 bulan

12. Makanan biasa diberikan pada umur 12 bulan

13. Makanan pokok + lauk hewani/nabati + sayur +buah merupakan makanan lumat 14. Makanan pokok + lauk

hewani/nabati + sayur + buah merupakan makanan lembek 15. Makanan pokok + lau hewani /

nabati + sayur + buah merupakan makanan biasa

16. Karbohidrat, protein, lemak, vitamin

109 dan mineral zat gizi yang tidak

dipenuhi dalam pemberian MP-ASI 17. Mempunyai kandungan zat gizi dan

bahan makanan ynag cukup dan bervariasi merupakan makanan pendamping ASI yang baik

18. Pemberian MP-ASI diberikan sampai usia 24 bulan

19. Ayam, ikan, telut, daging, tahu, tempe dan kacang-kacangan

merupakan makanan sumber proein 20. Semua bahan MP-ASI diaduk rata

sampai cara pengolahan MP-ASI

110 Lampiran 3

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN MP-ASI DAN KAITANNYA DENGAN STATUS

GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KOTA

PADANG TAHUN 2020

LEMBARAN KUESIONER POLA ASUH

Pilihlah jwaban yang anda anggap paling tepat dengan memberikan tanda (X) ! 1. Pada saat bayi berusia 6-8 bulan berapakah frekuensi pemberian MP-ASI

dalam sehari ? a. 2 - 3 kali b. 1 - 2 kali c. 1 kali

2. Pada saat bayi berusia 9-11 bulan berapakah frekuensi pemberian MP-ASI dalam sehari ?

a. 5 – 6 kali b. 3 – 4 kali c. 3 kali

3. Pada saat bayi berusia 12 – 24 bulan berapakah frekuensi pemberian MP- ASI dalam sehari ?

a. 2 – 3 kali b. 3 – 4 kali c. 4 – 5 kali

4. Apakah menu makanan balita yang diberikan selalu bervariasi setiap hari ? a. Selalu

b. Kadang – kadang c. Tidak

5. Berapa kali ibu memberikan makanan selingan ? a. Tidak pernah

b. 1 kali c. 2 kali

111 6. Bentuk makan selingan apa yang ibu berikan ?

a. Jus,buah b. Biskuit c. Tidak ada

7. Bagaimana porsi makanan yang ibu berikan pada anak ? a. Sama denagn porsi orang dewasa

b. Memberikan porsi sesuai dengan keinginan anak c. Setengan piring orang dewasa

8. Apakah ibu sudah memberikan makanan dewasa kepada balita ? a. Ya

b. Tidak

c. Diselang seling antara makanan dewasa dan makanan bayi 9. Apakah ibu masih memberikan ASI sampai saat ini ?

a. ASI dbarengin susu formula b. Ya, ASI saja

c. Tidak

10. Apakah pemberian makanan dihentikan walaupun makanan belum habis ? a. Dihentikan sementara lalu diteruskan

b. Ya, dihentikan c. Kadang – kadang

11. Bagaimana variasi menu/hidangan MP-ASI yang ibu berikan setiap kali makan ?

a. Nasi dan sayur b. Nasi, sayur dan lauk

c. Nasi, sayur, lauk dan buah

12. Bagaimana bentuk makanan yang ibu berikan kepada anak saat ini ? a. Makaan lumat seperti bubur susu/ sum-sum dan pisang saring b. Makanan lunak seperti bubur nasi, bubur ayam dan nasi tim c. Makanan padat atau keluarga seperti lontong, kentang rebus dan

biskuit

13. Apa tindakan ibu jika anak tidak mau mengkonsumsi makan ? a. Memaksa anak

112 b. Membiarkan

c. Membujuk anak dengan cara memvariasikan bentuk makanan 14. Apa yang ibu lakukan ketika anak meminta untuk diberikan makanan

orang dewasa ?

a. Membujuk agar anak tidak meminta lagi b. Memberikan makanan tersebut kepada anak c. Memarahi anak

15. Apakah ibu selalu memberikan makanan pada anak secara teratur ? a. Selalu

b. Kadang – kadang c. Tidak pernah

16. Apakah ibu selalu menyiapkan makanan sendiri untuk anak ? a. Ya, selalu

b. Ya, sering

c. Ya, kadang- kadang

17. Pada saat anak diberi makan, apakah anak dibujuk menghabiskan makanannya ?

a. Tidak

b. Kadang – kadang c. Ya

18. Apakah ibu/pengasuh selalu membuat suasana menyenangkan (disuapkan smabil dibawak jalan-jalan, sambil memberikan makan kesukaan) saat anak makan ?

a. Ya, selalu

b. Kadang – kadang c. Tidak pernah

19. Apakah ibu memberikan makanan kepada anak dengan cara menyuapi ? a. Ya,selalu

b. Kadang – kadang c. Tidak pernah

20. Bagaimanakah sikap ibu saat anak membuang makanan bila sedang makan sendiri ?

113 a. Membantu anak menyuapi

b. Membiarkan anak c. Memarahi anak

114 Lampiran 4

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN MP-ASI DAN KAITANNYA DENGAN STATUS

GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KOTA

PADANG TAHUN 2020

LEMBARAN KUESIONER DUKUNGAN SUAMI Keterangan :

1. SL : selalu 4. JR : jarang

2. SR : sering 5. TD : tidak pernah

3. KD :kadang – kadang

NO Pernyataan (SL (SR) (KD) JR TD

1. Suami memperhatikan jenis dan jumlah makanan ibu selama masa menyusui

2. Suami memberikan informasi kepada ibu tentang MP-ASI

3. Suami melarang ibu bertanya kepada siapapun mengenai MP-ASI

4. Suami mengantar ibu untuk

berkonsultasi pada petugas kesehatan mengenai cara memberikan MP-ASI 5. Suami marah ketika ibu membeli

majalah atau buku mengenai MP- ASI

6. Suami menggendong anak jika anak menangis saat ibu memberikan mp- asi

115 7. Suami menyarankan ibu untuk

memberikan MP-ASI sesuai kebutuhan anak

8. Suami memperhatika kebutuhan gizi ibu selama menyusui

9. Suami memberikan kata-kata pujian kepada ibu setiap kali selesai

memberiakan MP-ASI

10. Suami membantu ibu pada saat proses pengolahan MP-ASI 11. Suami membantu ibu dalam

pengasuhan anak saat ibu mengolah MP-ASI

12. Suami mengingatkan untuk

memberikan MP-ASI kepada anak 13. Saya mendapat teguran dari suami jika anak tidak diberikan MP-ASI 14. Suami membantu mencari informasi

tentang pentingnya pemberian MP- ASI

15. Suami tidak mengingatkan ibu jadwal pemberian MP-ASI

16. Suami mendukung saya memberikan MP-ASI pada anak

17. Suami tidak senang ketika saya membahas mengenai MP-ASI 18. Suami menyediakan dana untuk

pemenuhan asupan gizi anak 19. Suami membiarkan saya mengurus

sendiri saat saya memberikan MP- ASI pada anak

20. Saya mendapat arahan dari suami

116 tentang cara pemberian MP-ASI

yang baik

117

118

119

Hasil Pengolahan Data

Analisa Univariat

Frequencies

Statistics

Status Gizi Pengetahuan Ibu

Sikap Ibu Dukungan Suami

Pola Asuh

N

Valid 52 52 52 52 52

Missing 0 0 0 0 0

Frequency Table

Status Gizi

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

Baik 24 46.2 46.2 46.2

Kurang 28 53.8 53.8 100.0

Total 52 100.0 100.0

Pengetahuan Ibu

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Baik 20 38.5 38.5 38.5

120

Kurang 32 61.6 61.6 100.0

Total 52 100.0 100.0

Sikap Ibu

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

Baik 12 23.1 23.1 23.1

Kurang 40 76.9 76.9 100.0

Total 52 100.0 100.0

Dukungan Suami

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

Tinggi 21 40.4 40.4 40.4

Kurang 31 59.6 59.6 100.0

Total 52 100.0 100.0

Pola Asuh

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

Baik 22 42.3 42.3 42.3

Kurang 30 57.7 57.7 100.0

Total 52 100.0 100.0

Analisa Bivariat

121

Crosstabs

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Pengetahuan Ibu * Status Gizi

52 100.0% 0 0.0% 52 100.0%

Sikap Ibu * Status Gizi 52 100.0% 0 0.0% 52 100.0%

Dukungan Suami * Status Gizi

52 100.0% 0 0.0% 52 100.0%

Pola Asuh * Status Gizi 52 100.0% 0 0.0% 52 100.0%

Pengetahuan Ibu * Status Gizi

Crosstab

Status Gizi Total Baik Kurang

Pengetahuan Ibu Baik

Count 11 9 20

Expected Count 9.2 10.8 20.0

% within Pengetahuan Ibu 55.0% 45.0% 100.0%

Kurang Count 13 19 32

122

Expected Count 14.5 17.5 32.0

% within Pengetahuan Ibu 40,6% 59.4% 100.0%

Total

Count 24 28 52

Expected Count 24.0 28.0 52.0

% within Pengetahuan Ibu 46.2% 53.8% 100.0%

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- sided)

Exact Sig. (2- sided)

Exact Sig. (1- sided)

Pearson Chi-Square 8.677a 1 .013

Continuity Correctionb 6.841 1 .012

Likelihood Ratio 9.170 1 .012

Fisher's Exact Test .014 .014

Linear-by-Linear Association

8.510 1 .014

N of Valid Cases 52

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 7.62.

b. Computed only for a 2x2 table

Sikap Ibu * Status Gizi

Crosstab

Status Gizi Total Baik Kurang

Sikap Ibu Baik

Count 10 2 12

Expected Count 5.5 6.5 12.0

123

% within Sikap Ibu 83.3% 16.7% 100.0%

Kurang

Count 14 26 40

Expected Count 18.5 21.5 40.0

% within Sikap Ibu 35.0% 65.0% 100.0%

Total

Count 24 28 52

Expected Count 24.0 28.0 52.0

% within Sikap Ibu 46.2% 53.8% 100.0%

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- sided)

Exact Sig. (2- sided)

Exact Sig. (1- sided)

Pearson Chi-Square 8.677a 1 .003

Continuity Correctionb 6.841 1 .009

Likelihood Ratio 9.170 1 .002

Fisher's Exact Test .007 .004

Linear-by-Linear Association

8.510 1 .004

N of Valid Cases 52

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5.54.

b. Computed only for a 2x2 table

Risk Estimate

Value 95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for Sikap Ibu (Baik / Kurang)

9.286 1.781 48.417

124

For cohort Status Gizi = Baik 2.381 1.455 3.895 For cohort Status Gizi = Kurang .256 .071 .927

N of Valid Cases 52

Dukungan Suami * Status Gizi

Crosstab

Status Gizi Total Baik Kurang

Dukungan Suami

Tinggi

Count 13 8 21

Expected Count 9.7 11.3 21.0

% within Dukungan Suami 61.9% 38.1% 100.0%

Kurang

Count 11 20 31

Expected Count 14.3 16.7 31.0

% within Dukungan Suami 35.5% 64.5% 100.0%

Total

Count 24 28 52

Expected Count 24.0 28.0 52.0

% within Dukungan Suami 46.2% 53.8% 100.0%

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- sided)

Exact Sig. (2- sided)

Exact Sig. (1- sided)

Pearson Chi-Square 3.516a 1 .061

Continuity Correctionb 2.534 1 .111

Likelihood Ratio 3.545 1 .060

Fisher's Exact Test .090 .055

125

Linear-by-Linear Association

3.449 1 .063

N of Valid Cases 52

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 9.69.

b. Computed only for a 2x2 table

Risk Estimate

Value 95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for Dukungan Suami (Tinggi / Kurang)

2.955 .938 9.309

For cohort Status Gizi = Baik 1.745 .976 3.120 For cohort Status Gizi = Kurang .590 .323 1.081

N of Valid Cases 52

Pola Asuh * Status Gizi

Crosstab

Status Gizi Total Baik Kurang

Pola Asuh

Baik

Count 16 6 22

Expected Count 10.2 11.8 22.0

% within Pola Asuh 72.7% 27.3% 100.0%

Kurang

Count 8 22 30

Expected Count 13.8 16.2 30.0

% within Pola Asuh 26.7% 73.3% 100.0%

126

Total

Count 24 28 52

Expected Count 24.0 28.0 52.0

% within Pola Asuh 46.2% 53.8% 100.0%

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2- sided)

Exact Sig. (2- sided)

Exact Sig.

(1-sided)

Pearson Chi-Square 10.835a 1 .001

Continuity Correctionb 9.061 1 .003

Likelihood Ratio 11.202 1 .001

Fisher's Exact Test .002 .001

Linear-by-Linear Association

10.627 1 .001

N of Valid Cases 52

a. 0 cells (0.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 10.15.

b. Computed only for a 2x2 table

Risk Estimate

Value 95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for Pola Asuh (Baik / Kurang)

7.333 2.124 25.316

For cohort Status Gizi = Baik 2.727 1.429 5.205 For cohort Status Gizi = Kurang .372 .182 .761

N of Valid Cases 52

127 LAMPIRAN

Dokumentasi

128

129

130

131

Plagiarism Checker X Originality Report

Similarity Found: 0%

Date: Senin, Januari 11, 2021

Statistics: 0 words Plagiarized / 0 Total words Remarks:

--- ---

1 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN MP-ASI DAN KAITANNYA DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KOTA PADANG TAHUN 2020 ARTIKEL Diajukan SebagaiSalah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Program Studi S-1 Gizi Oleh: DESRAPUTRI 1613211005 PROGRAM STUDI S-1 GIZI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PERINTIS PADANG 2020 2 PROGRAM STUDI S1 GIZI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PERINTIS PADANG SKRIPSI, AGUSTUS 2020 DESRA PUTRI FAKTOR-FAKTOR YANG

BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN MP-ASI DAN KAITANNYA DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KOTA PADANG TAHUN 2020 Viii + 62 Halaman, 18 tabel, 10 lampiran ABSTRAK Masalah gizi umumnya disebabkan oleh dua faktor utama, yakni infeksi penyakit dan rendahnya asupan gizi akibat kurangnyakesediaan pangan di tingkat rumah tangga atau pola asuh yang salah. Prevalensi gizi kurang tahun 2010 sebesar 17,9 % dan mengalami peningkatan menjadi 19,6 % pada tahun 2013.

Pada tahun 2010 gizi buruk sebesar 4,9 % kemudian mengalami peningkatan kembali pada tahun 2013 menjadi 5,7 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pola pemberian MP-ASI dan kaitannya dengan status gizi anak usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah deskritif analitik dengan desain cross sectional.

Dokumen terkait