D. Jenis Penelitian 1. Desain Penelitian
7. Analisis Data a. Analisis Univariat
Analisis univariat bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Bentuk analisis univariat tergantung dari jenis datanya. Dalam analisis ini menghasilkan distribusi frekuensi dan presentase dari tiap variabel. Rumus frekuensi dari tiap-tiap variabel yang diteliti menurut Arikunto (2019) adalah sebagai berikut:
p = f x 100 % n
Keterangan : p = Proporsi
f = Jumlah kategori sampel yang diambil n = Jumlah sampel
Tabel 3.2 Distribusi Frekuensi (Arikunto, 2019)
Variabel f %
Jumlah
Interpretasi data sebagai berikut : Tabel 3.3 Interpretasi Data
No Skala Pengukuran Interpretasi
1 0 Tidak ada satupun
2 1% - 25% Sebagian kecil responden
3 26%-49% Kurang dari setengah responden
4 50% Setengahnya responden
5 51-75% Lebih dari setengahnya
6 76%-99% Sebagian besar responden
7 100% Seluruh responden
(Arikunto, 2019) b. Analisis Bivariat
Analisa ini bertujuan untuk melihat hubungan antara dua variabel yaitu variabel bebas (independen) dan variabel terikat (dependen). Uji yang dipakai adalah uji Chi- Square dengan batas kemaknaan ¿ = 0,05 atau derajat kebebasan df= 1 (Arikunto, 2016). Langkah –langkah analisis bivariat adalah sebagai berikut :
1) Menyusun Tabel Silang ( 3x2 )
Tabel 3.4 Tabel Silang (2x2) Variabel Bebas Fungsi Kognitif
Total
Kurang Baik
a b a+b (m1)
c d c+d (m2)
Jumlah a+c ( n1) b+d (n2) n
2) Menghitung Chi-Square dengan rumus : X2=∑ (O−E)
2
E Keterangan :
O : Nilai Observasi (pengamatan) E : Nilai Expected (harapan) Df = (b-1) (k-1)
b : jumlah baris k : jumlah kolom
Apabila ada sel yang kosong atau nilai < 5, maka di gunakan fisher exact dengan rumus:
X2= (¿O−E∨−1 2 )
2
E
3) Menentukan uji kemaknaan hubungan dengan cara membandingkan nilai ρ ( ρ value) dengan nilai ¿ = 0,05 pada taraf kepercayaan 95 % dan derajat kebebasan = 1 dengan kaidah keputusan sebagai berikut :
a) Nilai ρ ( ρ value) < 0,05 , maka HO ditolak, yang berarti ada hubungan yang bermakna antara variabel bebas dengan variabel terikat.
b) Nilai ρ ( ρ value) > 0,05, maka Ho gagal ditolak, yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna antar variabel bebas dengan variabel terikat.
DAFTAR PUSTAKA
Afaricio-Ugariza, R. 2017. Physical activity and health: the evidence explained.
USA & Canada: Routledge
Arikunto, Suharsimi. 2019. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
Jakarta: Rineka Cipta
Ambardini. Rachmah Laksmi. 2019. Aktifitas Fisik Lanjut Pada Usia. Yogyakarta : LPM UNY
Azizah. 2011. Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta : Graha. Ilmu
Bostrom dan Sandberg, 2019. Cognitive Enhancement: Methods, Ethics, Regulatory Challenges. Science & Engineering Ethics 15, no. 3 (2009):
311–341.
Chairina Azkya Noor. 2020. Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia di Posyandu Lansia X, Jakarta
Cumming. 2018. Organizational Development and Change (9th ed). Ohio: South- Western Cengage Learning
Esty, Wahyuningsih. 2017. Buku Saku Diagnosis Keperawatan, Ed. 9. Jakarta:
EGC
Hernawati. 2017. Keperawatan Geriatrik: Merawat Lansia Dengan Cinta dan Kasih Sayang. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Hidayat, 2018. Metode Penelitian Keperawatan dan Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika
Hesseberg, Bentzen. K. 2016. Physical fitness in older people with mild cognitive impairment and dementia. Journal of Aging and Physical Activity, 24(1), 92–100. doi:10.1123/japa.2014-0202.
Kemenkes RI, 2020. Jaga Diri dan Keluarga Anda dari Virus Corona – Covid- 19. [Online] Tersedia pada : www. kemkes.go.id
Kemenkes RI. 2019. Pedoman Pembinaan Kesehatan Usia Lanjut Bagi Petugas Kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia
KNI PERDOSSI, 2018. Acuan Praktik Klinis Neurologi. PERDOSSI 2016:19-25 Mangoenprasodjo, 2016. Osteoporosis dan Bahaya Tulang Rapuh. Jakarta:
Thinkfresh
Maryam, 2015. Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta : Salemba Medika
Michelon, 2016. The effect of corporate governance on sustainability disclosure.
Journal of Management & Governance, 16(3), 477-509
Nia, Kusmaedi. 2018. Pedoman praktis berolahraga untuk kebugaran dan kesehatan. Yogyakarta: Andi Offset
Notoatmodjo, 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta Nursalam. 2015. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis,.
Jakarta, Salemba Medika
Nugroho. 2015. Keperawatan Gerontik & Geriatrik Edisi 3. Jakarta: EGC
Nouchi dan Kawashima, 2014. Improving Cognitive Function from Children to Old Age: A Systematic Review of Recent Smart Ageing Intervention Studies. Advances in Neuroscience, 2014, 1–15. https://doi.
org/10.1155/2014/235479
Oktafina Safita Nisa. 2019. Hubungan Tingkat Aktifitas Fisik Dengan Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia di Desa Pucangan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah
Profil Dinkes Jawa Barat, 2020. Profil Kesehatan Tahun 2019. Dinas Kesehat.
Provinsi Jawa Barat.
Profil Dinkes Majalengka, 2020. Profil Kesehatan Majalengka 2020.
Majalengka : Dinkes Majalengka
Padella, 2017. Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Jakarta: Nuha Medika.
Philips dan Henry, 2018. Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus.
Diabetes Care volume 35 Supplement 1 : 64-71
Purwanto, 2010. Perkembangan olahraga terkini: Kajian Para Pakar. Jakarta:
PT. Grafindo Persada
Rahayu. 2017. Hubungan Aktifitas Fsik Dengan Fungsi Kogntif Pada Lansia di Wiayah Kerja Puskesmas Pagaden Kabupaten Subang
Ratnawati, 2017. Asuhan keperawatan gerontik.Yogyakarta: Pustaka Baru Press Sugiyono. 2017. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D. Bandung :
Alfabeta
Sulistyaningsih. 2015. Metodologi Penelitian Kebidanan, Kuantitatif & Kualitatif.
Edisi Pertama, Yogyakarta : Graha Ilmu
Semiun, Yustinus. 2016. Kesehatan Mental 2. Yogyakarta: Kanisius
Tri Vanny Sampe Polan. 2018. Hubungan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia di Puskesmas Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara
Tsalissavrina, 2018. Hubungan lama terdiagnosa diabetes dan kadar glukosa darah dengan fungsi kognitif penderita diabetes tipe 2 di Jawa Timur.
AcTion: Aceh Nutrition Journal, 3(1), 28. https://doi.org / 10.30867/action.v3i1.96
Tando, Herman. 2012. Kearah Memahami Kesehatan Mental. Yogyakarta : PPB FIP UNY
WHO. 2020. Health of the elderly. Geneva: World Health Organization
WHO, 2017. MMDS Decision Tables. Vital Statistics ICD- 10 ACME Decision Tables for Classifying Underlying Causes of Death Book 1-3. WHO
Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
No. Responden : ……….
Nama : ……….
Umur : ……….
Pendidikan : ……….
Menyatakan dengan sesungguhnya bersedia dengan ikhlas dan sukarela menyatakan ikut serta dalam penelitian ini sebagai responden dengan judul
“Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Majalengka Kabupaten Majalenggka Tahun 2022”. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Majalengka, ...2022 Mengetahui
Peneliti
_____________________________
Responden
________________________
Kepada
Yth. Calon Responden Penelitian di
Tempat Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : WULAN FITRI ZAHRA
NIM : 19154011027
Adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPIB Majalengka Program Studi S-1 Keperawatan, mengadakan penelitian “Hubungan antara aktifitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Majalengka Kabupaten Majalenggka Tahun 2022” tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktifitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Majalengka Kabupaten Majalenggka Tahun 2022. Penelitian ini tidak menimbulkan akibat yang merugikan bagi Bapak/Ibu sebagai responden, kerahasiaan informasi yang diberikan akan dijaga baik dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian.
Penelitian ini tanpa paksaan dari peneliti dan boleh mengundurkan diri jika tidak berkenan. Penelitian ini bersifat hanya untuk kepentingan akademik saja dan hasil yang didapat tidak akan dipublikasikan. Dalam penelitian ini peneliti meminta waktu 10 – 15 menit untuk pengisian kuesioner.
Untuk tujuan tersebut, apabila Bapak/Ibu menyetujui maka dengan ini saya memohon kesediaan untuk menandatangani lembar persetujuan menjadi responden.
Atas perhatian dan kerjasama yang baik, saya sebagai peneliti mengucapkan terima kasih.
NB : sebagai tanda terima kasih ada cinderamata dari peneliti
Majalegka, ………. 2022 Peneliti
(Wulan Fitri Zahra)
IDENTITAS
No : ……….
Nama : ……….
Alamat : ……….
Usia : ……….