• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

H. Prosedur Pelaksanaan Penelitian

I. Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis statistik dengan uji-t atau uji beda. Adapun yang dibedakan dalam penelitian ini adalah skor subjek pada tes awal (pretest) dengan skor subjek pada tes akhir (posttest). Hasil yang diperoleh berupa score, yaitu selisih antara skor pretest dan posttest. Perbedaan antara skor pretest atau pengukuran sebelum diberikan perlakuan, dengan skor subjek pada posttest atau pengukuran setelah

diberikan perlakukan, dianggap sebagai efek atau pengaruh dari perlakukan yang diberikan (Seniati, 2008).

Untuk mengetahui apakah aromaterapi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap konsentrasi belajar maka dilakukan dengan metode uji beda rata-rata untuk satu sampel yang sama (paired sample t-test). Model uji beda ini digunakan untuk menganalisis model penelitian pre-post atau sebelum dan sesudah. Uji beda digunakan untuk mengevaluasi perlakuan (treatment) tertentu pada satu sampel yang sama pada dua periode pengamatan yang berbeda (Widiyanto, 2013). Paired sample t-test digunakan apabila data berdistribusi normal.

Menurut Widiyanto (2013), paired sample t-test merupakan salah satu metode pengujian yang digunakan untuk mengkaji keefektifan perlakuan, ditandai adanya perbedaan rata-rata sebelum dan rata-rata sesudah diberikan perlakuan.

Paired sample t-test digunakan untuk menguji perbedaan dua sampel yang berpasangan. Sampel yang berpasangan diartikan sebagai sebuah sampel dengan subjek yang sama namun mengalami dua perlakuan yang berbeda pada situasi sebelum dan sesudah proses (Santoso, 2001).

Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan secara komputasi dengan menggunakan program IBM SPSS Statistic 24 for windows (Trihendradi, 2009).

Ulangan Umum. Jurnal Psikologi. Vol 1 (2): 271-278. Udayana.

Agusta, A. (2002). Aromaterapi:Cara Sehat dengan Wewangin Alami. Depok: PT Penebar Swadaya.

Aini, S.Q. (2012). Penggunaan Teknik Relaksasi Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Kelas B Taman Kanak-kanak Terate Pandian Sumenep Tahun Pelajaran 2011-2012. Artikel. Universitas Negeri Surabaya.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT.

Rineka Cipta.

Azwar, S. (2003). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Buckle, J. (2003). Clinical Aromateraphy: Essential Oils in Practice. Jilid Pertama. Edisi Kedua. London: Churcill Livingstone.

Djamarah, S. (2008). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rinek Cipta.

Department of Health. Pain Management. (2007). Poductivity. Western Australia.

Fitri, A. (2007). Library.walisongo.ac.id. Diakses pada tanggal 25 November 2016 dari, http://library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/34/jtptiain-gdl- s1-2007-ainunfitri-1678-bab3_410-9.pdf.

Harmin, M., & Toth,M. (2012). Pembelajaran Aktif yang Menginspirasi. Jakarta.

Indeks.

Hurlock, E. (2004). Psikologi Perkembangan. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Hidayat, S. (2014). Pengaruh Msuik Kelasik Terhadap Daya Tahan Konsentrasi

Dalam Belajar. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.

Kaur, D. (2014). Pengaruh Pengaturan Tempat Duduk U Shape Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Primary di Harvard English Course Sei Rampah.

Skripsi. Universitas Sumatra Utara.

Latipun. (2004). Psikologi Eksperimen. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Pustaka.

Octhaviany, R., & Ulfa, C.K. (2013). Pengaruh Aromaterapi Terhadap Penururnan Kelelahan Kerja di Rumah Mode Widuri. Skripsi. Universitas Sumatra Utara.

Price, S., Price, L. (1997). Aromaterapi bagi Profesi Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Radio Republik Indonesia. (2016). Pendidikan di Aceh Terpuruk di Peringkat 32 Nasional. Di Akses Pada Tanggal 01 Agustus 2017 Pukul 07:48 WIB. Dari http://rri.co.id/post/berita/269388/daerah/pendidikan_aceh_terpuruk_di_peri ngkat_32_nasional.html.

Santoso, S. 2001. Mengolah Data Statistik Secara Profesional. PT. Alex Media Komputindo. Jakarta.

Sarwono, S.W. (2007). Psikologi remaja. Edisi revisi 8. Jakarta : Raja Grafindo Pustaka.

Seniati, L. (2008). Psikologi Eksperimen. Jakarata: PT Indeks.

Sihotang, M.B. (2010). Pengaruh Terapi Perilaku Metode Lovas Terhadap Kemampuan Komunikasi Verbal Anak Autisme Pada Yayasan Ananda Karsa Mandiri Medan. Skripsi. Universitas Medan Area.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:

Rineka Cipta.

Sugiyono, N. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sukadji, S. (2000). Psikologi Pendidikan & Psikologi Sekolah. Depok : Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran & Pendidikan Psikologi (LPSP3).

Fakultas Psikologi UI.

Sunawan. 2009. Diagnosa Kesulitan Belajar. Semarang : Bimbingan dan Konseling UNNES.

Surya, H. 2009. Menjadi Manusia Pemebelajaran. Jakarta: Gramedia.

Aroma Terapi untuk Kesehatan dan Kecantikan. Jakarta; Inovasi.

Trihendradi, C. (2009). 7 Langkah Mudah Melakukan Analisis Statistik Menggunakan SPSS

Widiyanto, M.A (2013). Statistika Terapan, Jakarta : PT Elex Media Komputindo Yasril, Kasjono, H.S., 2009. Analisis Multivariat Untuk Penelitian Kesehatan,

Jogjakarta : Mitra Cendekia Press

Yogasara, T., Siswanto, D., Farnsiscus,H., Catharina. (2014). Pengaruh Jenis Musik dan Aromaterapi Terhadap Kemampuan Kognitif Mahasiswa untuk Tiap Tipe Kepribadian. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Universitas Katolik Parahyangan.

LAMPIRAN

Lampiran 1

Uji Normalitas

POSTTEST 26 100,0% 0 0,0% 26 100,0%

Descriptives

Statistic Std. Error

PRETEST Mean 41,73 3,990

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 33,51 Upper Bound 49,95

5% Trimmed Mean 41,92

Median 45,00

Variance 413,885

Std. Deviation 20,344

Minimum 10

Maximum 70

Range 60

Interquartile Range 36

Skewness -,279 ,456

Kurtosis -1,121 ,887

POSTTEST Mean 60,96 5,449

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 49,74 Upper Bound 72,18

5% Trimmed Mean 61,28

Median 65,00

Variance 772,038

Std. Deviation 27,786

Minimum 15

Maximum 100

Range 85

Interquartile Range 38

Skewness -,161 ,456

Kurtosis -1,076 ,887

POSTTEST ,128 26 ,200* ,927 26 ,064

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Lampiran 2

Uji Paired Samples Tes

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 PRETEST 41,73 26 20,344 3,990

POSTTEST 60,96 26 27,786 5,449

Paired Samples Correlations

N Correlation Sig.

Pair 1 PRETEST & POSTTEST 26 ,968 ,000

Paired Samples Test

Paired Differences

t df Sig. (2-tailed) Mean

Std.

Deviation

Std. Error Mean

95% Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair

1

PRETEST - POSTTEST

-19,231 9,560 1,875 -23,092 -15,370 -10,258 25 ,000

Lampiran 3

Soal Pretest dan Posttest

Buatlah kalimat ini dalm bentuk simple present tense 1. Ayah bekerja di kebun setiap pagi ?

2. Saya belajar di kelas setiap hari

3. Dia perempuan menonton televisi setiap malam ? 4. Kami mengunjungi rumah nenek setiap minggu ? 5. Kamu membersihkan rungkelas setiap pulang sekolah

POSTTEST

SOAL ULANGAN HARIAN BAHASA INGGRIS Buatlah kalimat ini dalm bentuk simple present tense 1. Ibu mencuci piring setiap pagi ?

2. Kami membaca buku setiap hari ?

3. Saya membantu ayah setiap hari minggu ? 4. Wati memeasak nasi goreng setiap pagi ? 5. Mereka bermain di lapangan setiap sore hari ?

Lampiran 4

Surat Penelitian

Lampiran 5

Dokumentasi

Dokumen terkait