• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Inferensial

Dalam dokumen pengaruh model pembelajaran discovery (Halaman 83-90)

BAB III PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

C. Analisis dan Pengujian Hipotesis

3. Analisis Inferensial

Berdasarkan persyaratan analisis, maka sebelum pengujian hipotesis perlu dilakukan uji prasyarat analisis terhadap data hasil penelitian. Uji prasyarat yang perlu dilakukan sebagai berikut:

a) Uji Normalitas

Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data berdistribusi (sebaran) yang normal ataukah tidak. Data berdistribusi normal jika taraf signifikannya ≥ 0,05, sedangkan jika taraf signifikannya < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal.

Hasil perhitungan uji normalitas dengan menggunakan SPSS 23 dalam penelitian ini sebagai berikut:

1) Uji Normalitas Pre-Test Kelas Eksperimen Tabel 3.16

Uji Normalitas Pre-Test Kelas Eksperimen

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.

Hasil Belajar Matematika Siswa

,139 29 ,160 ,934 29 ,070

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji Kolmogorov-Smirnov yaitu data pre-test kelas eksperimen taraf signifikannya 0,160 ≥ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data pre-test kelas eksperimen tersebut berdistribusi normal.

2) Uji Normalitas Post-Test Kelas Eksperimen Tabel 3.17

Uji Normalitas Post-Test Kelas Eksperimen

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.

Hasil Belajar Matematika Siswa

,129 29 ,200* ,968 29 ,496

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji Kolmogorov-Smirnov yaitu data post-test kelas eksperimen taraf signifikannya 0,200 ≥ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan

bahwa data post-test kelas eksperimen tersebut berdistribusi normal.

3) Uji Normalitas Pre-Test Kelas Kontrol Tabel 3.18

Uji Normalitas Pre-Test Kelas Kontrol

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.

Hasil Belajar Matematika Siswa

,142 28 ,157 ,962 28 ,399

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji Kolmogorov-Smirnov yaitu data pre-test kelas kontrol taraf signifikannya 0,157 ≥ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data pre-test kelas kontrol tersebut berdistribusi normal.

4) Uji Normalitas Post-Test Kelas Kontrol Tabel 3.19

Uji Normalitas Post-Test Kelas Kontrol

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.

Hasil Belajar Matematika Siswa

,141 28 ,166 ,952 28 ,221

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji Kolmogorov-Smirnov yaitu data post-test kelas kontrol taraf signifikannya 0,200 ≥ 0,05. Sehingga dapat disimpulkan

bahwa data post-test kelas kontrol tersebut berdistribusi normal.

b) Uji Homogenitas

Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah data memiliki variansi yang sama ataukah berbeda. Variansi data dikatakan homogen apabila taraf signifikannya > 0,05, sedangkan jika taraf signifikannya ≤ 0,05 maka data tidak homogen. Hasil perhitungan uji homogenitas dalam penelitian ini sebagai berikut:

1) Uji Homogenitas Pre-test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Tabel 3.20

Uji Homogenitas Pre-test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Test of Homogeneity of Variance Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Hasil Belajar Matematika Siswa

Based on Mean 3.593 1 55 .063

Based on Median 3.287 1 55 .075

Based on Median and

with adjusted df 3.287 1 44.064 .077 Based on trimmed mean 3.559 1 55 .065

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji Levene yaitu taraf signifikannya dari uji homogenitas >

0,05. Pre-test kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki taraf signifikan 0,063. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data pre-test kelas eksperimen dan kelas kontrol tersebut dikatakan homogen.

2) Uji Homogenitas Post-test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Tabel 3.21

Uji Homogenitas Post-test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Test of Homogeneity of Variance Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Hasil Belajar Matematika Siswa

Based on Mean .188 1 55 .667

Based on Median .232 1 55 .632

Based on Median and

with adjusted df .232 1 54.946 .632

Based on trimmed mean .198 1 55 .658

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji Levene dapat disimpulkan bahwa taraf signifikannya dari uji homogenitas > 0,05. Post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki taraf signifikan 0,667. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol tersebut dikatakan homogen.

c) Uji Hipotesis

Setelah data dinyatakan berdistribusi normal dan homogen maka kedua syarat terpenuhi untuk melakukan uji T (t-Test). Uji ini dilakukan untuk mengambil keputusan apakah hipotesis diterima atau tidak. Hipotesis yang akan diuji sebagai berikut:

Tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan model pembelajaran

konvensional pada materi barisan dan deret bernuansa Islami kelas XI SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember tahun pelajaran 2018/2019.

Ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan model pembelajaran konvensional pada materi barisan dan deret bernuansa Islami kelas XI SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember tahun pelajaran 2018/2019. Hasil perhitungan uji T (t-Test) dalam penelitian ini sebagai berikut:

a) Uji T Pre-Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Tabel 3.22

Uji T Pre-Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Paired Samples Test Paired Differences

t df Sig.

(2- tailed) Mean

Std.

Deviation Std.

Error Mean

95%

Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair

1

Pre Test Eksperimen - Pre Test Kontrol

7.143 14.094 2.664 1.678 12.608 2.682 27 .012

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji T adalah sebesar 2,682. Selanjutnya dibandingkan dengan dengan degree of freedom (df) yaitu df = N - 1 = 28 - 1 = 27. Dengan df = 27 dan taraf kesalahan

ditetapkan sebesar 5%, maka sebesar 2,052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa > yaitu 2,682 > 2,052 artinya ditolak dan diterima, maka kesimpulannya ada perbedaan yang signifikan antara data pre-test kelas eksperimen dengan data pre-test kelas kontrol.

b) Uji T Post-Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Tabel 3.23

Uji T Post-Test Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Paired Samples Test Paired Differences

t Df Sig.

(2- tailed) Mean

Std.

Deviation

Std. Error Mean

95%

Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair

1

Post Test Eksperimen - Post Test Kontrol

5.714 12.168 2.300 .996 10.433 2.485 27 .019

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh perhitungan hasil uji T adalah sebesar 2,485. Selanjutnya dibandingkan dengan dengan degree of freedom (df) yaitu df = N - 1 = 28 - 1 = 27. Dengan df = 27 dan taraf kesalahan ditetapkan sebesar 5%, maka sebesar 2,052.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa > yaitu 2,485

> 2,052 artinya ditolak dan diterima, maka kesimpulannya ada perbedaan yang signifikan antara data post- test kelas eksperimen dengan data post-test kelas kontrol.

Dalam dokumen pengaruh model pembelajaran discovery (Halaman 83-90)

Dokumen terkait