BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. ANALISIS DAN INTERPRETASI (PEMBAHASAN)
45 f. Gelar perkara biasa yang dilaksanakan pada tahap akhir penyidikan oleh tim penyidik dan dipimpin oleh perwira pengawas penyidik dan dapat dihadiri oleh penyidik atau pejabat lainnya yang diperlukan yang bertujuan untuk penyempurnaan Berkas Perkara, pengembangan penyidikan, memutuskan perpanjangan penyidikan, melanjutkan kembali penyidikan yang telah dihentikan oleh penyidik, memutuskan untuk penyerahan berkas perkara kepada JPU.
1 POLWAN 4 1
2 POLKI 62 39
3 JUMLAH PERSONIL 66 40
Sumber: Urmin Satuan Reserse Polres Pangkep
1.2. Semakin Meningkatnya Angka Kejahatan
Ukuran efektifitas polisi yang paling terkenal adalah angka kejahatan Ketika jumlah kejahatan atau tindak pidana meningkat hal akan menimbulkan ketidak nyamanan dalam masyarakat, kejahatan atau tindak pidana merupakan akar masalah dalam masyarakat. Adapun jumlah tindak pidana anatara lain
Tabel 6 Jumlah Tindak Pidana
NO JENIS TINDAK PIDANA
PERIODE OKT 2020 S/D JULI 2021
PERSETASE PENYELESAIAN TINDAK PIDANA LAPOR SELESAI
1 KEJAHATAN KONVENSIONAL 166 120 72,8 %
2 KEJAHAN TRANS NASIONAL 45 56 102,2 %
3
KEJAHATAN TERHADAP
KEKAYAAN NEGARA
1 3 300 %
47
4
KEJAHATAN BERIMPLIKASI KONTIJENSI
- - -
5 PELANGGARAN HAM - - -
6 JUMLAH 212 169 79,71 %
Sumber: Bagian Operasional Polres Pangkep
Berdasarkan data diatas, penyelesaian tindak pidana masih belum mencapai target yang maskimal, dengan angka kriminalitas yang cukup tinggi mendorong kinerja satuan reskrim polres pangkep harus lebih ditingkatkan lagi sehingga penyelesaian tindak pidana bisa lebih maksimal.
Banyaknya laporan kepolisian dengan jumlah tindak pidana yang diselaikan membuktikan bahwa kinerja personil satuan reskrim belum bisa dikatakan maksimal. Profesionalisme polisi juga diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum, mengingat kejahatan semakin canggih, seiring perkembangan dan kemajuan zaman.
1.3. Sarana dan prasana yang masih kurang
Tabel 7 Barang Dinas Yang dipakai satuan reserse
NO JENIS PRASARANA SATUAN KET
1 RANMOR R4 2 KONDISI BAIK
2 RANMOR R2 4 KONDISI BAIK
3 SENPI 15 KONDISI BAIK
5 LAPTOP 12 KONDISI BAIK
6 KAMERA 1 KONDISI BAIK
7 PRINTER 6 KONDISI BAIK
JUMLAH 48
Sumber: Bagian Logistik Polres Pangkep
Dalam menjalankan tugasnya sudah sepantasnya pihak kepolisian dilengkapi dengan sarana dan prasarana untuk mendukung dalam melaksanakan tugasnya sehingga personilnya dapat lebih memaksimalkan tugas dan tanggung jawabnya. Tetapi jumlah sarana dan prasarana yang masih kurang menjadi salah satu kendala untuk mewujudkan hal tersebut.
Dari hasil wawancara dengan Kasat Reskrim polres pangkep AKP Eka Bayu beliau mengatakan bahwa, “jumlah anggaran yang diberikan negara belum sesuai dengan standar kebutuhan, sementara di era modern ini banyak peralatan yang harus diganti, diperbaiki maupun ditambah.
1.4. Masyarakat kurang berpartisipasi
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya keamanan, Seharusnya masyarakat jangan hanya menyerahkan tugas kamtibmas kepada kepolisian, tetapi masyarakat juga harus berperan dalam menjaga keamanan. Masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam upaya penanggulangan kejahatan dimana polisi sangat membutuhkan masuknya laporan dari masyarakat atas ada kegiatan atau orang mencurigakan yang
49 akan menjurus atau melakukan tindak kejahatan. Banyak masyarakat yang enggan untuk melaporkan atau memberikan informasi tentang akan atau sedang atau setelah terjadinya suatu tindak pidana dan lebih menghindar sebisa mungkin untuk berurusan dengan polisi, mereka merasa pihak kepolisian hanya mengganggu kesibukan mereka apalagi ketika mereka harus ke kantor polisi untuk memberikan keterangan
A. KESIMPULAN
Kepolisian Republik Indonesia adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sesuai dalam Pasal 13 dan Pasal 14 UU NO 2 tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan banyaknya kejahatan yang terjadi tentunya sudah merupakan tugas kepolisian dalam melakukan pencegahan dan penanggulangannya. Satuan reserse yang merupakan ujung tombak dalam penegakan hukum telah melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan sop yang ada pada satuan reserse polri namun dalam hasil penidakan tindak pidana satuan reserse belum dapat memaksimalkan kinerjanya hal ini terjadi karna banyaknya faktor penghambat personil satuan reserse dalam melaksanakan tugas dilapangan antara lain
a. Kekurangan Personil
b. Semakin Meningkatnya Angka Kejahatan c. Sarana dan prasana yang masih kurang d. Masyarakat kurang berpartisipasi
B. SARAN
1. Penambahan jumlah personil khususnya pada Satuan Reserse sehingga pembagian tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pokoknya dapat terlaksana dengan lebih efisien
2. penambahan sarana dan prasana agar personil satuan reserse dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan efektif dan efisien.
51 3. Perlu adanya kerjasama antara instansi polisi, pemerintah dan masyarakat untuk menekan tingginya angka kejahatan khusunya di wilayah hukum Polres Pangkajene kepulauan
Jamaluddin (2014), “Pengaruh Pendidikan, Kemampuan, Pengalaman dan Keahlian Terhadap Perstasi Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa”, Tesis Universitas Muslim Indonesia, Makasar
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2012), Peraturan Kapolri No 1 Tahun 2012 tentang Rekruitmen dan Seleksi Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia, Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jakarta
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Kapolri Nomor: 23 Tahun 2010 Tanggal 30 September 2010 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Cara Kerja Pada Tingkat Resor Dan Kepolisian Sektor, Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jakarta
Mangkunegara, Anwar Prabu (2005), Evaluasi Kinerja SDM, Penerbit PT. Refika Aditama, Bandung
Wibowo. (2007). Manajemen Kinerja. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta
Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sedarmayanti. 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia, reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Bandung. PT. Refika Aditama.
53
LAMPIRAN
PEDOMAN WAWANCARA
1. Bagaimana pandangan bapak terhadap penampilan petugas dalam melakukan pemeriksaan?
2. Apakah petugas disiplin dalam melakukan tugasnya?
3. Seperti apakah kemudahan yang diberikan petugas dalam melakukan pemeriksaan?
4. Apakah petugas cermat dalam melaksanakn penyidikan 5. Bagaimana kualitas kerja petugas reskrim?
6. Apa saja kendala dalam melakukan penyidikan?
7. Apakah jumlah petugas sudah cukup?
8. Bagaimana cara petugas memberikan pelayanan terhadap saksi dan tersangka?
9. Sudah baikkah fasilitas dalam melakukan penyidikan?
10. Siapa saja yang berperang penting dalam melakukan penyidikan?
Peneliti :
Lokasi :
Pengamatan ini dilakukan untuk mengamati aspek aspek yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan tentang analisis performa pada satuan reserse polres pangkep yang meliputi ketersediaan sara dan prasarana yang diberikan kepada satuan reserse dalam melakukan tugas pokoknya serta keadaan lingkungan kerja sehari harid
Aspek yang diamati Deskripsi Keterangan
Keadaan infrastruktur Infra struktur bangunan sat reskrim terdiri dari 3 bangunan yang terdiri dari 7 ruangan 1 lobi dan 1 ruangan identifikasi. Masing masing ruangan di tempati oleh masing masing unit penyidikan dan 1 ruangan lainnya ditempati oleh kepala satuan reserse polres pangkep. Nuansa ruangan di dominasi dengan warna hitam dan putih.
Kondisi baik
Ketersediaan sarana dan prasarana
Pada lingkup satuan reserse polres pangkep ketersedian sarana dan prasarana bisa dibilang masih kurang dengan jumlah personil yang jumlahnya 40an serta beban kerja yang berat sehingga ketersediaan
55 sarana dan prasarana masih di
anggap kurang memadai
Kebiasaan sehari hari 1. Setiap pagi pukul 07.00 wita personil staf melaksanakan apel pagi
2. Setiap pukul 08.00 wita personil yang melaksanakan piket fungsi melakanakan serah terima piket fungsi
3. Pukul 08.30 wita kasat reskrim memberikan arahan sebelum melaksanakan tugas
4. Pukul 12.00 – 13.00 wita istrahat, sholat, makan
5. Setelah istrahat para penyidik memeriksa berkas penyidikan dan melakukan koordinasi dengan kepala unitnya masing masing
6. Pukul 09.00 personil unit identifikasi membuka jam pelayanan sidik jari bagi
masyarakat yang ingin mengurus SKCK
Nama Pangkat/
jabatan
Hasil wawancara Tanggal/
bulan tahun
Eka bayu Akp
(Kasat reskrim)
Pada dasarnya para personil satuan reserse polres pangkep memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing masing dalam melaksanakan tugas pokoknya sehari hari.
Direserse polres pangkep itu memiliki beberapa unit kerja mulai dari unit PPA yang menangani tindak pidana yang
berhubungan dengan perempuan dan anak hingga unit Resmob yang menangani masalah penyelidikan kasus di lapangan tugas dan fungsi mereka saling berkaitan satu sama lain yang saling mendukung dalam penyelesaian penyidikan maupun penyelidikan suatu kasus, contohnya bagian penyidik tindak pidana umum menerima laporan terjadinya tindak pidana kemudian bagian unit resmob melakukan penyelidikan serta penangkapan, hasil dari penangkapan itu kemudian di serahkan Kembali ke
peyidik untuk dilakukan pemeriksaan saksi dan barang bukti, kemudian bagian staf reserse membuat rencana kebutuhannya
20/12/20 21
57 sesuai dengan level kasus yang ditangani
kemudian menyetorkannya ke bagian bendahara polres untuk selanjutnya
dilakukan permintaan dana. Sebagai kasat reserse saya menilai anggota saya sudah melaksanakan tugas dan fungsinya masing masing dengan baik namun tetap saja masih banyak kendala yang kami hadapi contohnya dari kurangnya sarana dan dukungan operasional dalam melaksanakan tugas, namun dari semua itu kendala utama kami adalah kurangnya personil kami sehingga banyak dari personil kani yang kerja ektra. Serta terkadang beberapa personil kami dilibatkan dalam tugas yang bukan pada fungsinya sehingga bisa menghambat kerja personil kami.
Sabriadi Iptu
(Kbo Reskrim)
Menurut saya kinerja para personil kami sudah baik karna sudah sesui dengan SOP yang merupakan pedoman kerja kami, tapi kadang juga ada masnyarakat yang tidak terlalu paham dengan yang Namanya SOP kerja sehingga ada beberapa masyarakat yang sedikit risih dengan proses penyidikan dan penyelidikan terutama saksi yang diambil keterangannya, ada beberapa saksi yang memberikan keterangan yang berbelit
23/12/20 21
Tapi semua itu kami jadikan sebagai bahan evaluasi diri sehingga selajutnya kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.
Haswar Aipda
(Kaur mintu reskrim)
Pada prinsipnya pelayanan administrasi penyidikan sudah baik, saya melihat rekan rekan kerja di reserse sudah melakukan prosedur kerja yang sesuai juknis (petunjuk administrasi) yang ada, tahapan tahapan pelaksanaan tugas baik itu penyidik penyelidik pemeriksaan masing masing sudah melengkapi berkas administrasi terlebih dahulu, mulai dari surat perintah penangkapan hingga surat perintah pemberhentian penyidikan. Karna disamping tugas kami sebagai penegak hukum yang di tuntut cepat dan responsive kelengkapan berkas penyidikan juga harus dilengkapi dengan karna itu sebagai pertanggung jawaban atas kegiatan yang dilakukan terutama kegiatan yang didukung dengan anggaran
27/12/20 21
59 Rukmini Bripka
(Bamin Sat reskrim)
Menurut saya sebagai personil reserse kendala kami yang paling utama itu adalah kurangnya personil dan prasarana
pendukung dalam melaksanakan tugas, terutama personil polwan di reserse, dalam melakukan penyidikn maupun penyelidikan tentu saja saksi maupun tersangka pasti salah satunya ada perempuan, maka dari itu sesuai SOP yang melakukan
pemeriksaan tersangka maupun saksi adalah perempuan juga namun di satuan reserse saat ini personil polwan hanya saya sendiri sehingga tugas yang berkaitan dengan perempuan akan dibebanka kepada saya yang merupakan satu satunya polwan di satuan reserse begitupula sarana dan prasarana yang tersedia bisa dibilang masih kurang seperti kendaraan dinas, alat
elektronik seperti laptop, print.
28/12/20 21
Aspar Briptu
(Bamin sat Reskrim)
Saya berpendapat kinerja personil reserse sudah baik, banyak kemudahan yang diberikan kepada saksi yang dimintai keterangan seperti vasilitas ruangan yang dipakai untuk mengambil keterangan saksi yang bersih, diberikan snack dan makan
28/12/20 21
Saya sebagai personil baru di reserse melihat para senior senior penyidik memiliki kinerja yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya juga sudah dibekali pengalama dan pelatihan di bidangnya masing masing sehingga tugas penyidikan kasus tindak pidana dapat diselesaikan dengan baik, saya banyak belajar dari senior senior saya tentang ilmu penyidikan serta banyak belajar tentang kedisiplinan senior senior penyidik di reserse, yang terkadang harus begadang beberapa hari untuk menyelesaikan penyidikan perkara tinda pidana yang terjadi.
61
DOKUMENTASI
63
65
67
69 DAFTAR RIWAYAT HIDUP
A. IDENTITAS DIRI
7. Nama :Eval Anggara Putra Nurdin
8. Nim :105721151617
9. Tempat tanggal lahir :Bontowa 30 Juli 1995 10. Jenis kelamin :Laki - Laki
11. Status pernikahan :Menikah
12. Agama :Islam
13. Perguruan tinggi :Universitas Muhammadiyah Makassar 14. Fakulltas / jurusan :Ekonomi dan Bisnis/ Manajemen
15. Alamat :Bonto Bila -Bila Ds. Patalassang Kec.Labakkang Kab. Pangkep
16. No hp :085256423195
17. Email :[email protected] B. Data keluarga
1. Nama orang tua
a. Ayah :H.Nurdin
b. Ibu :Hj.Kasmawati, S.P
2. Nama saudara :a. Erika Sakti Putra Nurdin b.Evita Suci Ramadhani
c.Ervan Syahreza Putra Nurdin
C. Riwayat Pendidikan :
1. SD Negeri 14 Tapole Kec. Labakkang Kab. Pangkep 2007 2. SMP Negeri 1 Labakkang Kec. Labakkang Kab. Pangkep 2010 3. SMA Negeri 1 Pangkep Kec Pangkajene Kab. Pangkep 2013