Bapak/Ibu serta Asisten Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar yang tak kenal lelah menyampaikan ilmunya kepada penulis selama mengikuti perkuliahan. Analisis Kinerja Unit Penelitian Polres Pangkep, Tesis, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Makassar.
PENDAHULUAN
- LATAR BELAKANG
- RUMUSAN MASALAH
- TUJUAN PENELITIAN
- MANFAAT PENELITIAN
Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik untuk meneliti “ANALISIS KINERJA DI UNIT RESERSE POLISI PANGKEP” karena pengaruh jumlah petugas reserse dan jumlah perkara yang terselesaikan mempunyai pengaruh yang baik. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah diuraikan di atas, maka sangat perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui: “Bagaimana kinerja pegawai Satuan Reserse Polres Pangkep?”
TINJAUAN PUSTAKA
TINJAUAN TEORI
Penilaian kinerja merupakan upaya untuk mengidentifikasi, mengukur atau menilai serta mengelola pelaksanaan kerja pegawai. Beberapa organisasi menggunakan penilaian kinerja untuk hasil kuantitatif dan indikator kinerja untuk masalah kualitatif.
TINJAUAN EMPIRIS
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Kantor Samsat Provinsi Kalimantan Timur Kota Samarinda selama periode bulan April sampai dengan bulan Juni mengenai analisis kinerja pelayanan publik pada Kantor Samsat Provinsi Kalimantan Timur Kota Samarinda. Sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Kinerja pelayanan publik pada Kantor Samsat Provinsi Kalimantan Timur Kota Samarinda sudah memenuhi SOP yang baik dan patuh. Kualitatif Rasio independensi pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh yang dianalisis pada tahun lalu menunjukkan kriteria yang sangat rendah.
KERANGKA PIKIR
Dalam hal batas waktu penyidikan tidak dapat dipenuhi oleh penyidik, penyidik dapat mengajukan permohonan perpanjangan waktu penyidikan kepada pejabat yang mengabulkannya. Dalam hal saksi yang dipanggil tidak dapat hadir karena alasan yang sah, penyidik dapat melakukan pemeriksaan di tempat saksi berada. Dalam hal terdapat kekhawatiran tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mempersulit penyidikan, maka pemanggilan dapat dibatalkan dan dapat dilakukan penangkapan.
Penyidik dapat melakukan pemanggilan tersangka apabila yang bersangkutan merupakan tersangka yang tidak ditahan untuk kepentingan penyidikan, dimana pemanggilan tersebut paling banyak 2 (dua) kali, dan apabila pemanggilan tersebut tidak dipenuhi maka dilakukan pemanggilan ketiga disertai dengan surat perintah untuk melakukan pemanggilan. membawa dan/atau menangkap. Dalam hal somasi tidak memenuhi panggilan, maka penyidik wajib mengetahui alasan somasi yang baik dan masuk akal dalam menentukan tindakan selanjutnya. Dalam hal tersangka atau saksi yang telah dipanggil sebanyak 2 (dua) kali tidak hadir tanpa sebab dan alasan yang wajar, maka penyidik dapat dibawa secara paksa ke tempat pemeriksaan dengan surat perintah untuk mendatangkannya.
Perintah membawa ditandatangani oleh direktur/wakil direktur penyidikan tindak pidana umum dan tembusannya harus diserahkan kepada atasan langsung. Dalam hal tersangka dan/atau buronan telah ditemukan atau tidak diperlukan lagi dalam penyidikan, wajib dilakukan penarikan kembali DPO. Surat perintah penahanan dikeluarkan setelah melalui mekanisme hak milik yang dilakukan oleh tim penyidik dan dilaporkan kepada petugas yang berwenang mengeluarkan surat perintah penahanan.
Penyidik dapat menghentikan sementara penahanan tersangka dengan melengkapi surat perintah penangguhan penahanan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. Perintah penangguhan penahanan dikeluarkan setelah tim penyidik bersama Dewan Pendidikan Islam melalui mekanisme titel perkara untuk menentukan perlu atau tidaknya penangguhan penahanan terhadap tersangka. Pada dasarnya personel Reskrim Polres Pangkep mempunyai tugas dan tanggung jawab tersendiri dalam menjalankan tugas pokoknya sehari-hari.
METODE PENELITIAN
JENIS PENELITIAN
FOKUS PENELITIAN
PEMILIHAN LOKASI DAN SITUS PENELITIAN
SUMBER DATA
PENGUMPULAN DATA
Analisis dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data dari arsip dan dokumen yang berada di lokasi penelitian maupun di luar lokasi penelitian yang berkaitan dengan penelitian.
INSTRUMEN PENELITIAN
METODE ANALISIS
TAHAP-TAHAP PENELITIAN
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
Pelindung : Aparat kepolisian diharapkan mempunyai kemampuan dalam memberikan bimbingan, pengarahan, dorongan, ajakan, pesan dan nasehat yang dirasa bermanfaat bagi masyarakat guna terciptanya rasa aman dan tenteram. Pegawai : adalah anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang wajib melaksanakan tugasnya dengan bermoral, beretika, sopan, baik hati, dan proporsional dalam setiap langkah pengabdiannya.
PENYAJIAN DATA (HASIL PENELITIAN)
Adanya penegakan hukum yang baik maka akan tercipta kepastian hukum dan meningkatkan rasa keadilan masyarakat, dalam hal ini tugas penegakan hukum di masyarakat ditanggung oleh pihak kepolisian, dalam hal ini ujung tombaknya adalah Bareskrim Polri. Pemanggilan saksi, ahli, dan tersangka merupakan bagian dari tindakan paksaan sehingga dapat dilakukan setelah surat perintah penyidikan dikeluarkan dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah dikirimkan kepada Kejaksaan. Apabila penyidik menunjuk seorang ahli, yakni orang yang mempunyai keahlian khusus, untuk mengungkap suatu perkara, ia harus terlebih dahulu memberikan daftarnya.
Apabila seorang saksi atau ahli bersedia hadir untuk memberikan keterangan tanpa adanya pemanggilan, maka pemanggilan dapat dilakukan sesaat sebelum sidang dan ditandatangani oleh penyidik dan saksi atau ahli tersebut. Apabila ada orang asing yang ditangkap, maka penangkapan tersebut segera diberitahukan kepada kedutaan atau misi diplomatik negaranya. Dalam hal perempuan yang ditangkap, petugas/penyidik wajib memperhatikan perlakuan khusus, yaitu sedapat mungkin ditangkap dan diinterogasi oleh petugas/petugas perempuan yang mempunyai perspektif.
Penyidik/petugas yang melakukan penangkapan wajib menyerahkan arsip surat perintah penangkapan kepada tersangka dan mengirimkan salinannya kepada keluarganya. Penyidik harus segera melakukan penyidikan paling lambat 1 x 24 jam untuk menentukan perlu tidaknya dilakukan penangkapan; Kecuali apabila tertangkap basah, penyidik tidak diperkenankan memasuki ruangan tempat berlangsungnya sidang DPRD, tempat berlangsungnya ibadah dan/atau upacara keagamaan, ruangan tempat berlangsungnya sidang pengadilan, dalam hal terjadi penggeledahan. dilakukan di luar kewenangan penyidik, maka penggeledahan itu harus diketahui oleh hakim ketua. Gelar perkara biasanya dilaksanakan oleh tim penyidik atau penyidik yang menjalankan fungsi analis di setiap satuan penyidikan, di bawah arahan pejabat pengawas atau pejabat yang berwenang, tergantung pada jenis gelar yang dilaksanakan.
Dalam hal memang mutlak perlu dilakukan gelar perkara secara berkala, unsur lain yang terkait dari fungsi internal Polri, unsur CJS, badan terkait lainnya dan/atau pihak yang melapor dan dilaporkan sesuai dengan kebutuhan. dari judul kasus.
ANALISIS DAN INTERPRETASI (PEMBAHASAN)
Banyaknya laporan polisi dengan banyaknya tindak pidana yang terselesaikan membuktikan bahwa aparat kepolisian belum bisa dikatakan optimal. Satuan Reserse yang merupakan ujung tombak penegakan hukum telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan prosedur yang ada pada unit penyidikan Polri, namun dalam hasil penindakan tindak pidana, satuan reserse belum dapat dimaksimalkan Hal ini terjadi karena banyak faktor yang menghambat personel Satuan Reserse dalam menjalankan tugasnya di lapangan, antara lain. Menambah jumlah personel khususnya pada Unit Investigasi sehingga pembagian tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pokoknya dapat dilaksanakan dengan lebih efisien.
Observasi ini dilakukan untuk melihat aspek-aspek yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan terhadap analisis kinerja di Satuan Reserse Polres Pangkep, yang meliputi ketersediaan sarana dan prasarana yang diberikan kepada satuan Reserse dalam melaksanakan tugas pokoknya, serta keadaan. pekerjaan sehari-hari. lingkungan. Masing-masing ruangan ditempati oleh masing-masing unit penyidik dan 1 ruangan lainnya ditempati oleh Kepala Satuan Reserse Polres Pangkep. Di ranah Satuan Reserse Polres Pangkep, ketersediaan sarana dan prasarana bisa dikatakan masih kurang dengan jumlah personel yang berjumlah sekitar 40 orang dan beban kerja yang berat, begitu pula dengan ketersediaannya.
Badan Reserse Polres Pangkep memiliki beberapa satuan kerja mulai dari unit APP yang menangani tindak pidana. Sebagai personel baru di bidang penyidikan, saya melihat para penyidik senior telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan juga dibekali pengalaman dan pelatihan di bidangnya sehingga tugas penyidikan perkara pidana dapat terlaksana. baik. Saya banyak belajar dari para senior saya tentang ilmu investigasi dan saya banyak belajar tentang kedisiplinan para penyelidik senior di departemen detektif yang terkadang harus lembur berhari-hari untuk menyelesaikan penyidikan kasus pidana yang telah terjadi.
PENUTUP
KESIMPULAN
Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah pengayom, pengayom, dan pelayan masyarakat sesuai dengan Pasal 13 dan 14 Undang-Undang Nomor. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
SARAN
Dengan banyaknya kejahatan yang terjadi, sudah sewajarnya polisi mempunyai tugas untuk mencegah dan menanggulanginya. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2012), Peraturan Kapolri No. Jakarta. Kapolri, Peraturan Kapolri Nomor: 23 Tahun 2010 Tanggal 30 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Resor dan Kepolisian, Mabes Polri, Jakarta .
Seusai istirahat, penyidik meninjau berkas penyidikan dan berkoordinasi dengan pimpinan unitnya. Sebagai seorang detektif, saya menilai anggota saya telah menjalankan tugas dan tugasnya dengan baik, namun masih banyak kendala yang kami hadapi seperti kurangnya fasilitas dan dukungan operasional dalam menjalankan tugasnya, dan yang terpenting, kendala utama kami adalah kurangnya staf kami, sehingga banyak dari kami staf Kani yang bekerja ekstra. Dan terkadang beberapa staf kami terlibat dalam tugas-tugas yang bukan fungsinya, sehingga dapat mengganggu pekerjaan staf kami.
Menurut saya, kinerja staf kami baik karena mematuhi SOP yang menjadi pedoman kerja kami, namun terkadang ada orang yang kurang begitu memahami SOP kerja, sehingga ada beberapa orang yang sedikit risih dengan hal tersebut. Dalam proses penyidikan dan penyidikan, khususnya saksi-saksi yang keterangannya diambil, ada beberapa saksi yang memberikan keterangan berbelit-belit. Pada prinsipnya pelayanan administrasi penyidikan sudah baik, saya melihat rekan-rekan penyidik sudah menjalankan tata kerja sesuai petunjuk teknis (petunjuk administratif) yang ada, tahapan pelaksanaan tugasnya, apakah penyidik penyidik sudah dilakukan masing-masing. pertama berkas administrasinya mulai dari surat, surat perintah penangkapan hingga surat perintah penangkapan. Menurut saya, sebagai personel detektif, kendala utama kami adalah kurangnya personel dan infrastruktur.
Menurut saya kerja petugas reserse sudah bagus, fasilitas yang tersedia bagi para saksi yang diwawancarai banyak, misalnya ruangan untuk pengambilan keterangan saksi bersih, ada snack dan makan.