• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Statik Interferensial

Gamabar 4.10 Diagram Nilai Posttest Kelas Kontrol

2. Analisis Statik Interferensial

Anlisis statik interferensial dengan uji-t dilakakukan guna membuktikan efektif tidaknya penggunaan media e-book pada pembelaajran IPA sistem organisasi keidupan. Hasil analisis statistik interferensial ini dimaksudkan untuk menjawab hipotesis penelitian yang telah dirumuskan sebelumnya. Analisis statistik interferensial menggunakan bantuan program Statistical For Social Science (SPSS) versi 24. Sebelum melakukan analisis statistika interfensial, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas sebagai syarat untuk melakukan uji-t atau uji hipotetis.

a. Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah distribusi data dari masing-masing variabel normal atau tidak. Hasil uji normalitas diperoleh dari skor pretest dan postets. Data tersebut kemudian diolah oleh program computer SPSS versi 24. Syarat data berdistribusi normal apabila nilai P yag diperolah dari perhihungan lebih besar dari hasil signifikansi 5% (0.05) atau dengan kata lain memakai teknik Paired Sampels T-Test dan data tidak berdistribusi normal jika nilai P yang diperoleh lebih kecil dari 5% (0.05) atau menggunakan shapiro-wilk.

Berikut tabel hasil perhitungan hasl uji normalitas dari skor pretest dan posttest.

57

Tabel 4.12 Uji Normalitas Data Pretest dan Posttest Tests of Normality

Siswa Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic Df Sig.

Hasil Belajar Siswa

Pretes Kelas Eksperimen ,119 30 ,200* ,964 30 ,392 Posttes Kelas Eksperimen ,187 30 ,009 ,923 30 ,032

Pretes Kelas Kontrol ,129 30 ,200* ,958 30 ,275

Posttes Kelas Kontrol ,159 30 ,051 ,892 30 ,005

Sumber data : Hasil uji normalitas menggunakan SPSS

Pada tabel 4.12 diatas mengunakan perhitungan komputer dengan program SPSS versi 24 diketahui nilai signifikansi (sig) untuk semua data >0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data penelitian distribusi normal. Karena data distribusi normal maka dapat menggunakan statistic parametric yaitu uji paired sample T test dan uji independent sample T test untuk menganalisis data penelitian.

Tabel 4.13 Uji Paired Sample Test Data Pretest dan Posttest Paired Samples Test

Paired Differences

T Df Sig. (2- tailed)

Mean Std.

Deviation

Std.

Error Mean

95% Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair

1

Pretes Eksperiment - Posttes Eksperiment

-27,000 14,948 2,729 -32,582 -21,418 -9,893 29 ,000

Pair 2

Pretes Kontrol - Posttes Kontrol

-16,667 17,337 3,165 -23,140 -10,193 -5,265 29 ,000

Sumber data : Hasil Uji Paired Sample Test menggunakan SPSS

Tabel 4.13 menunjukan hasil uji paired samplet T test dimana pada pair 1 dan pair 2 diperoleh nilai sig. (2-tiled) sebesar 0,000 < 0,05, maka bisa

disumpulkan ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa untuk pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Berdasarkan hasil pair 1 bisa disimpulkan bahwa ada pengaruh ada pengaruh e-book pada hasil belajar siswa di pembelajaran IPA pada materi sistem organisai kehidupan. Berikut initabel untuk memperlihatkan seberapa besar pengaruh media yang digunakakan.

Table 4.14 Paired Samples Statistics

Mean N Std.

Deviation

Std. Error Mean Pair 1 Pretest Ekperimen

Posttest Eksperimen Pair 1 Pretest Kontrol

Posttest Kontrol

56,50 83,50 56,83 73,50

30 30 30 30

17,575 7,089 10,212 12,942

1,294 2,363 Sumber data : Hasil Uji Paired Sample Statistics menggunakan SPSS

Dari tabel 4.14 menunjukan adanya perbedaan yang signifikan dari kondisi siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Untuk melihat perbedaannya perhatikan tabel 4.12 terlihat mean posttest pada kelas eksperimen adalah 83,50 lebih besar dari mean pretest yaitu 56,50. Pada kelas kontrol mean posttes adalah 73,50 dan mean posttest adalah 56,83. Kerena mean posttest pada kelas eksperimen lebih besar dengan ini dapat dikatakan bahwa penggunaan media e- book pada pembelajaran IPA memiliki pengaruh dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.

b. Uji Homogenitas

Hasil uji homogenitas diperoleh dari skor posttest kelas eksperimen dan posttest kelas kontrol Pembelajaran IPA sistem organisasi kehidupan. Data

59

tersebut kemudian diolah menggunakan program komputer SPSS 24. Berikut sajian tabel hasil perhitungan uji homogenitas.

Tabel 4.15 Distribusi Hasil Uji Homogenitas

Test of Homogeneity of Variance

Levene Statistic

df1 df2 Sig.

Hasil belajar Siswa

Based on Mean 5,271 1 58 ,025

Based on Median 4,298 1 58 ,043

Based on Median and with adjusted df

4,298 1 41,539 ,044

Based on trimmed mean

4,445 1 58 ,039

Sumber data : Hasil Uji Homogenitas menggunakan SPSS

Berdasarkan hasil perhitungan dan pengolahan angka dilakukan dengan program SPSS 24 di atas, diperoleh nilai signifikansi based of mean 0,25 > 0,05, hal ini dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok data memiliki varian yang homogeny dan memenuhi persyaratan analisis.

c. Uji Hipotesis

Setelah memperhatikan karakteristik variabel yang telah diteliti dan pernyataan analisis, selanjutnya yaitu dilakukan pengujian terhadap hipotesis.

Untuk keperluan hipotesis digunakan statistika interferensial dengan bantuan SPSS 24 yaitu statistika uji t, dalam hal ini uji t sampel independen.

Kriteria pengujiannya adalah hipotesis H0 diterima dan H1 ditolak jika nilai t hitung < t tabel, Artinya tidak ada perbedaan antar keduanya. Sebaliknya, jika hipotetis H0 ditolak dan H1 diterima jika nilai thitung > t tabel, artinya hasil belajar siswa pada kelas kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan

media e-book lebih baik dari pada hasil belajar kelas kontrol yang tidak menggunakan media e-book.

Secara umum bisa disimpulkan penelitian media e-book efektif dalam pembelajaran IPA dibuktikan dengan hasil angka yang diperoleh yakni H0 ditolak dan H1 diterima, Thitung > Ttabel. Hal ini berarti ada perbedaan hasil pembelajaran dengan menggunakan media e-book dan tanpa menggunakan media e-book. Jadi, pengunaan media e-book terbukti efektif dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas VII SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Untuk lebih jelasnya berikut tabel Thitung dan Ttabel.

Tabel 4.16 Uji Independent Samples T Test

Levene's Test for Equality of Variances

t-test for Equality of Means

F Sig. T Df

Sig.

(2- taile

d)

Mean Differen

ce

Std.

Error Differ ence

95% Confidence Interval of the

Difference Lower Upper

Hasil belajar Siswa

Equal variances assumed

5,271 ,025 3,712 58 ,000 10,000 2,694 4,607 15,393

Equal variances not assumed

3,712 44,966 ,001 10,000 2,694 4,574 15,426

Sumber data : Hasil Uji Independent Samples T Test menggunakan SPSS Keterangan: N = 60

Df = 58 Thitung = 3,712 Ttabel = 2,000

61

Berdasarkan hasil perhitungan SPSS versi 24 for windows pada tabel 4.16, diperoleh pada bagian equal variances assumed nilai signifikansi 0.000 dan nilai thitung = 3,712. Pada taraf kepercayaan 95% (α = 0,05, karena uji bersifat dua sisi, maka nilai α yang dirujuk adalah α / 2 = 0,05/2 = 0,025) dan derajat bebas (dk = n–k). Derajat bebas adalah berkaitan dengan ukuran sampel. Jika parameternya yang ditaksir hanya 2 (artinya terdapat dua variabel) maka derajat kebebasan adalah n-2 = 60-2 = 58. Jadi derajat bebas atau degree of freedom (df) adalah 58.

Sehingga nilai Ttabel = T(0,025;60) = 2,000 itu artinya nilai sig < α = 0,000 <

0,05 dan Thitung > Ttabel yaitu 3,712 > 2,000. Jadi kesimpulannya hipotesis H0

ditolak dan H1 diterima. Hasil analisis menunjukanbahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pembelajaran IPA materi sistem organisasi kehidupan pada kelas eksperimen dan kelas control setelah diberi perlakuan.

Dengan ini berarti penggunaan media e-book berpengaruh pada hasil belajar siswa khususnya pada pelajaran IPA di kelas VII SMP N 1 Sunggumina Kabupaten Gowa.

Dokumen terkait