• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh penggunaan e-book terhadap hasil belajar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh penggunaan e-book terhadap hasil belajar"

Copied!
111
0
0

Teks penuh

Pengaruh penggunaan e-book terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah e-book efektif digunakan sebagai media pembelajaran dalam upaya meningkatkan aktivitas siswa pada mata pelajaran IPA di kelas VII SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

  • Penelitian yang Relevan
  • Media Pembelajaran
  • Pengertian Media Pembelajaran
  • Fungsi Media Pembelajaran
  • Media e-book (Buku Elektronik)
  • Pengertian e-book
  • Manfaat E-book
  • Kelebihan E-book
  • Kekurangan E-book

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan e-book sebagai media pembelajaran kaitannya dengan hasil belajar siswa pada ranah kognitif. Jadi perbedaan ketiganya adalah tujuan penerapannya adalah penelitian pertama yang relevan bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan e-book sebagai media pembelajaran kaitannya dengan hasil belajar siswa pada ranah kognitif.

Kerangka Berpikir

21. 3) Dengan cepat menyebabkan ketegangan mata: Ketika pembaca e-book menggunakan perangkat seluler dapat menyebabkan ketegangan mata. Salah satu kelemahan media e-book adalah tidak semua materi pembelajaran dapat disajikan melalui media e-book. Namun di sisi lain media e-book mempunyai kelebihan yaitu siswa menjadi tertarik dan termotivasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa.

Setelah proses pembelajaran dilaksanakan dilakukan post-test pada kedua kelas untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran e-book terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.

Gambar 2.1 Kerangka Pikir Penggunaan Media
Gambar 2.1 Kerangka Pikir Penggunaan Media

Hipotesis

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian yaitu metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan metode kuantitatif yang terutama digunakan ketika peneliti ingin melakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas/perlakuan/perlakuan tertentu terhadap variabel depan/hasil/output dalam kondisi terbatas. Penelitian eksperimental adalah pendekatan penelitian kuantitatif sepenuhnya, yang memenuhi semua persyaratan untuk menguji hubungan sebab-akibat.”

Dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen adalah suatu metode yang digunakan untuk menguji atau menemukan pengaruh hubungan sebab akibat dalam suatu penelitian. Cara yang digunakan adalah dengan menundukkan kelompok eksperimen pada kondisi perlakuan kemudian membandingkan hasilnya dengan kelompok kontrol yang belum diberikan kondisi perlakuan.

Desain Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian

Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampelnya adalah dengan Simple Random Sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang diambil secara acak karena pengambilan sampel dari suatu populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan tingkatan-tingkatan yang ada dalam populasi tersebut, dengan memperhatikan ciri-ciri kelas yang satu dengan kelas yang lain. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua kelas dari populasi sebelas kelas dan dipilih sebagai sampel. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi perubahan atau munculnya variabel terikat (dependen) atau menjadi penyebab perubahan tersebut.

Dari hasil penelitian tersebut peneliti dapat mengetahui apakah penelitian yang dilakukan berhasil atau tidak.

Tabel 3.1 Populasi
Tabel 3.1 Populasi

Instrument Penelitian

Dan rasional dalam kaitannya dengan berbagai fenomena, baik dalam situasi aktual maupun dalam situasi artifisial untuk mencapai tujuan tertentu. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa pada penelitian ini adalah soal tes profisiensi. Teknik tes ini digunakan untuk mengetahui perubahan minat belajar selama siswa menjalani proses pembelajaran dan perlakuan.

Tes yang digunakan adalah tes tertulis berupa pre-test dan post-test untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran e-book terhadap hasil belajar siswa dalam menguasai pembelajaran yang telah diajarkan sebelum dan sesudah penerapan. perawatan.

Teknik Pengumpulan Data

Dokumentasi ini dilakukan untuk memperoleh data pendukung lebih lanjut seperti informasi tentang sekolah berupa sejarah sekolah, visi dan misi sekolah, staf sekolah, daftar nama siswa kelas VII A dan VII B serta foto-foto kegiatan belajar mengajar. . . Tes ini dipertimbangkan pada kelompok kontrol dan eksperimen. a) Pretest (Pretest) adalah suatu bentuk pernyataan atau tes yang diberikan guru kepada siswanya sebelum pelajaran dimulai. Pre-test juga dapat diartikan sebagai kegiatan untuk memeriksa tingkat pengetahuan siswa terhadap materi yang akan diajarkan.Kegiatan pre-test dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Dokumentasi dapat diartikan sebagai beberapa data penting tentang kegiatan yang berkaitan dengan operasional objek penelitian, misalnya data tentang struktur organisasi sekolah, daftar nama siswa kelas VII A dan VII B, serta foto kegiatan selama pembelajaran.

Teknik Analisis Data

Dalam penelitian ini uji-t digunakan untuk menguji perbedaan pembelajaran IPA antara kelompok eksperimen yang menggunakan media pembelajaran e-book dan kelompok kontrol yang belajar tanpa menggunakan media pembelajaran e-book. Uji-t pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jenis uji-t yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t-paired dengan bantuan program statistik SPSS versi 24 untuk mengetahui hasil penelitian.

H0 : Tidak terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan media pembelajaran e-book dengan kelas yang tidak menggunakan media pembelajaran e-book pada mata pelajaran IPA kelas VII di SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. H1: Terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan media pembelajaran e-book dengan kelas yang tidak menggunakan media pembelajaran e-book pada mata pelajaran IPA kelas VII di SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Kelompok pertama yaitu kelas VII A sebagai kelompok dengan menggunakan media pembelajaran e-book yang berjumlah 30 siswa dan kelompok kedua yaitu kelas VII B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 siswa.

Hasil Penelitian

Analisis Deskriptif Data Penelitian

Persamaan keduanya adalah kehadiran siswa, keikutsertaan pembelajaran sampai akhir, kesopanan siswa dan penyerahan tugas. Perbedaannya terletak pada aktivitas siswa yang hadir tepat waktu, siswa yang memperhatikan pelajaran, dan siswa yang aktif dalam pembelajaran. Sedangkan pada kelas kontrol pada tes pertama yaitu pre-test nilai minimal yang dicapai siswa adalah 35 dan nilai tertinggi yang dicapai siswa adalah 75, sedangkan pada kelas kontrol post-test nilai minimal yang dicapai siswa adalah 35. siswanya adalah 30 dan nilai tertinggi yang diraih siswa adalah 90

Berdasarkan hasil observasi seluruh siswa yang memperoleh materi sistem organisasi kehidupan yang berjumlah 30 orang, tidak ada siswa yang memperoleh nilai seratus. Jadi kategori siswa yang tidak lulus dari 30 siswa berjumlah 23 orang dan kategori siswa yang seharusnya lulus yaitu. Berdasarkan hasil observasi seluruh siswa pada kelas eksperimen, sebanyak 30 siswa yang mengikuti posttest materi sistem organisasi kehidupan tidak memperoleh nilai seratus.

Tabel 4.1 Hasil Observasi Aktivitas Siswa
Tabel 4.1 Hasil Observasi Aktivitas Siswa

Diagram Distribusi Nilai Posttest Kelas Eksperimen

Dari tabel 4.6 jika dikaitkan dengan kriteria ketuntasan hasil belajar siswa yang ditentukan peneliti berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di sekolah yaitu 75. Maka kategori siswa yang belum tuntas ada 2 dari berjumlah 30 orang siswa dan kategori siswa yang dikatakan tuntas berjumlah 28 orang, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar siswa memenuhi kriteria ketuntasan klasikal yaitu 93% siswa tuntas. Dari tabel 4.8 jika dikaitkan dengan kriteria ketuntasan hasil belajar siswa yang ditentukan peneliti berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di sekolah yaitu 75.

Jadi kategori siswa yang tidak tuntas dari 30 siswa berjumlah 29 orang dan kategori siswa yang dikatakan tuntas berjumlah 1.. orang, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa tersebut tidak memenuhi syarat. kriteria ketuntasan klasikal yaitu siswa yang tuntas hanya tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi seluruh siswa kelas kontrol, sebanyak 30 siswa yang diberikan posttest pada materi sistem organisasi kehidupan tidak memperoleh nilai seratus. Dari tabel di atas dapat dijelaskan bahwa terdapat 6 siswa yang memperoleh nilai antara 85-94, 12 siswa pada rentang 75-84 dan 12 siswa pada rentang < 75.

Tabel 4.6 Klasifikasi Ketuntasan Hasil Belajar Posttest  Nilai  Kategori  Frekuensi  Presentase
Tabel 4.6 Klasifikasi Ketuntasan Hasil Belajar Posttest Nilai Kategori Frekuensi Presentase

Diagram Nilai Posttest Kelas Kontrol

Analisis Statik Interferensial

Untuk melihat perbedaannya lihat tabel 4.12. Terlihat rata-rata posttest pada kelas eksperimen sebesar 83,50 lebih besar dari rata-rata pretest yaitu 56,50. Karena rata-rata posttest pada kelas eksperimen lebih besar, maka dapat dikatakan bahwa penggunaan media e-book dalam pembelajaran IPA memberikan dampak dan digunakan secara efektif dalam proses pembelajaran. Hasil uji homogenitas diperoleh dari hasil posttest kelas eksperimen dan posttest kelas kontrol pada pembelajaran IPA sistem organisasi kehidupan.

Artinya terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan media e-book dan tanpa menggunakan media e-book. Dengan demikian penggunaan media e-book terbukti efektif dalam pembelajaran IPA siswa kelas VII SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Artinya penggunaan media e-book berpengaruh terhadap hasil belajar siswa khususnya pada pembelajaran IPA kelas VII SMP N 1 Sunggumina Kabupaten Gowa.

Tabel 4.12 Uji Normalitas Data Pretest dan Posttest  Tests of Normality
Tabel 4.12 Uji Normalitas Data Pretest dan Posttest Tests of Normality

Pembahasan

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan media buku elektronik memberikan dampak terhadap hasil belajar siswa, hal ini terlihat dari perbedaan kedua kelas yang diteliti dimana hasil posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi. dibandingkan nilai posttest kelas kontrol. Nilai posttest pada kelas eksperimen sebesar 83,50 dan nilai posttest pada kelas kontrol sebesar 73,50. Pengaruh media e-book terhadap pembelajaran materi saintifik sistem organisasi kehidupan dilihat dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditunjukkan melalui uji hipotesis yaitu 3,712 > 2,000, dibuktikan dengan analisis statistik yang menyatakan bahwa nilai Sig < α masing-masing 0,000 < 0,05 dan Thitung > Ttabel. Jadi dapat dikatakan terdapat perbedaan yang signifikan antara pembelajaran teks naratif kelompok eksperimen yang menggunakan media elektronik dengan siswa yang diajar tanpa menggunakan media elektronik pada siswa kelas VII di SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa.

Setelah dilakukan perlakuan penggunaan media e-book dalam mengajar, diperoleh nilai rata-rata siswa meningkat yaitu sebesar 83,50, dimana nilai tertinggi mencapai 95 dan nilai terendah 70. Penggunaan media edukasi e-book mempengaruhi hasil belajar siswa dalam pembelajaran. kehidupan sistem organisasi pada siswa kelas VII SMP N 1 Sunggumnasa Kabupaten Gowa. Pengaruh media e-book terhadap pembelajaran materi saintifik sistem organisasi kehidupan dilihat dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditunjukkan melalui uji hipotesis masing-masing 3,712 > 2,000 dibuktikan dengan analisis statistik yang menyatakan bahwa nilai Sig < α yaitu 0,000 < 0,05 dan Thitung >.

Saran

Aktivitas belajar siswa selama penerapan e-book pada proses pembelajaran IPA pada siswa kelas VII A SMP N 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa menunjukkan adanya peningkatan pada masing-masing kelas eksperimen dan kontrol, dimana pada kelas eksperimen hasil yang diperoleh lebih meningkat dibandingkan pada kelas eksperimen. kelas kontrol. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat memilih media pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran, tujuan yang ingin dicapai, waktu yang tersedia, serta sarana dan prasarana yang dimiliki. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan mempelajari media pembelajaran e-book lebih mendalam.

Jaringan yang berfungsi sebagai pelindung jaringan di bawahnya terhadap kerusakan mekanis dan dehidrasi. Organ sistem peredaran darah pada mamalia dan manusia yang berperan sebagai pusat peredaran darah adalah. Organ tubuh manusia berfungsi sebagai penangkal racun yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, yaitu...

Lampiran 1. Tabel T Test
Lampiran 1. Tabel T Test

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Pikir Penggunaan Media
Tabel 3.1 Populasi
Tabel 3.2 Sampel
Tabel 4.1 Hasil Observasi Aktivitas Siswa
+7

Referensi

Dokumen terkait

In the analysis of the meaning of the text explained in the macro structure, super structure and logic, the author found that the general idea or central theme that was attempted to