1. Sebelum Penyerahan Pekerjaan ke I, Penyedia Jasa sudah harus menyelesaikan gambar sesuai pelaksanaan yang terdiri atas :
a. Gambar Rancangan Pelaksanaan yang tidak mengalami perubahan dalam pelaksanaannya dan atau Gambar Rancangan Pelaksanaan sesuai dengan kondisi di lapangan.
b. Shop Drawing sebagai penjelasan detail maupun yang berupa gambar - gambar perubahan.
2. Penyelesaian yang dimaksud pada ayat butir 1 di atas harus diartikan telah memperoleh persetujuan Direksi Teknis, Konsultan Pengawas dan PPK setelah dilakukan pemeriksaan secara teliti.
3. Gambar sesuai pelaksanaan merupakan bagian pekerjaan yang harus diserahkan pada saat Penyerahan ke I. Kekurangan dalam hal ini akan berakibat Penyerahan Pekerjaan ke I tidak dapat dilakukan.
X. RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI ( RKK )
Penyedia menyiapkan penjelasan manajemen risiko serta penjelasan rencana tindakan sesuai tabel jenis pekerjaan dan identifikasi bahaya di bawah ini:
No. JENIS/TIPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA
I DIVISI 1. UMUM
1. Uitzet, Mobilisasi/ Demob Peralatan dan SDM.
Terjadi luka oleh peralatan/mesin kerja =>
cedera ringan/sedang II DIVISI 2. DRAINASE
1.
2.
3.
Gorong-gorong Kotak Beton Bertulang, ukuran dalam 40 x 40 cm (HD)
Pasang Grill Besi Cor 40x60x4 cm
Pasang Sumur dengan Buis Beton dia. 80 cm
Menghirup debu bahan galian => cedera ringan/sedang.
Kejatuhan material box culvert => cedera ringan/sedang.
Kejatuhan material buis beton => cedera ringan/sedang.
III DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK 1.
2.
3.
4.
Galian biasa
Galian Perkerasan Beraspal Dengan Cold Milling Machine.
Galian Perkerasan Berbutir
Pemotongan Akar Pohon Piliha n diameter > 30 – 50 cm
Menghirup Debu Bahan galian => cedera ringan/sedang.
Menghirup Debu Bahan galian => cedera ringan/sedang.
Menghirup Debu Bahan galian => cedera ringan/sedang.
Menghirup Debu Bahan galian => cedera ringan/sedang.
IV DIVISI 4. PEKERJAAN PREVENTIF
- -
V DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR
1. Lapis Pondasi Agregat Kelas A Menghirup Debu Bahan timbunan => cedera ringan/sedang.
VI DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL 1.
2.
Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi
Laston Lapis Aus (AC-WC)
Tersiram/terpercik aspal panas => cedera ringan/sedang.
Tersiram/terpercik aspal panas => cedera ringan/sedang.
Berdasarkan identifikasi bahaya di atas maka resiko paling besar yakni terdapat pada pekerjaan Per kerasan Aspal dengan bahaya Tersiram/terpercik aspal panas.
1. LAMPIRAN RINGKASAN PENGUJIAN TEKNIS BAHAN DAN MATERIAL PEKER JAAN PEMELIHARAAN JALAN BALAIKOTA
3.
4.
Laston Lapis Antara (AC-BC)
Bahan Anti pengelupasan
Tersiram/terpercik aspal panas => cedera ringan/sedang.
Tersiram/terpercik aspal panas => cedera ringan/sedang.
VII DIVISI 7. STRUKTUR 1.
2.
3.
4.
Beton struktur, fc’20 MPa
Baja Tulangan Polos-BjTP 280
Pembongkaran Beton
Pipa Drainase PVC diameter 15 0 mm
Terjadi luka oleh material => cedera ringan/sedang.
Terluka saat
memotong/membengkok/memasang bajatulan gan => cederaringan/sedang
Kejatuhan material beton => cedera ringan/sedang
Terluka saat memotong pipa/memasang pipa
=> cedera ringan/sedang
VIII DIVISI 8. REHABILITASI JEMBATAN
- -
IX DIVISI 9. PEKERJAAN HARIAN & PEKERJAAN LAIN-LAIN
- -
X DIVISI 10. PEKERJAAN PEMELIHARAAN KINERJA 1. Perbaikan Campuran Aspal
Panas
Tersiram/terpercik aspal panas => cedera ringan/sedang.
N o.
Jenis Pengujian Jumlah Sampel Uji Keterangan
1. Kuat tarik Besi Beton Besi Beton Ø 10 = 3 bh
Besi Beton Ø 8 = 3 bh Pengujian kuat tar ik besi beton pada Lab yang sudah d isepakati.
2. Uji kuat tekan silinder Beto
n mutu beton fc 20mpa uji silinder beton mutu beton fc
20 mpa minimal 3 bh pengambilan sam pel beton silinder 3 bh sampel bend a uji setiap 5 - 6 m3 pada saat pek erjaan pengecora n.
pengujian silinder beton pada umur 7, 14, dan 28 hari.
3. Loading test beban Gandar
Manhole dan grillbesi Inlet besi 60 x 40 x cm = 1 b
h pengujian minima
l 1 bh, atau setiap 50 buah, 1 sampel benda uji .
beban tekan inlet grillbesi 10 ton, u ntuk pengujian lo ading test harus m emenuhi beban te kan minimal 5 to n.
5. Sandcone pada Lapis Pond
asi Agregat Lapis pondasi agregat A setelah pemadatan = minimal 1kali pen gujian
atau setiap 100 m 2 luas pemadatan agregat A, satu sa mpel uji sandcone lapangan.
6. Core drill aspal Coredrill laston lapis aus AC-W C perata, Setiap jarak 50 m. (set iap 100m, ada 3 titik pengujian sampel coredrill aspal )
hasil core drill dibawa ke labora torium pengujian kadar dan kep adatan aspal.
pengujian coredril l tiap jarak 50 m ( dengan metode sa mpel titik sisi kiri jalan, sisi tengah j alan dan sisi kanan jalan)
LAMPIRAN RINGKASAN SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN PEMELIHARAAN JALAN BALAIKOTA
No. URAIAN PEKERJAAN SPESIFIKASI TEKNIS I DIVISI 1. UMUM
1. Uitzet, Mobilisasi/ Demob Peralatan dan SDM.
Papan Nama Proyek 80x120 cm, bahan FLEX Y,rangka kayu, print lokal.
Pengukuran panjang dan elevasi jalan cross set iap 25m, dengan penambahan pengukuran cros sing pada titik yang dianggap berbeda.
Pengukuran dilaksanakan pada awal dan akhir pekerjaan
Aturan aturan yang tidak tercantum pada spesifikasi teknis tambahan, mengacu pada
No. URAIAN PEKERJAAN SPESIFIKASI TEKNIS
3.
4.
Pembongkaran Beton
Pipa Drainase PVC diameter 15 0 mm
Besi baja tulangan KS, IS, MS, HIJ
pembongkaran cor plat tutup saluran untuk lub ang manhole dan pembongkaran plat beton inl et lama.
pipa dari inlet ke saluran drainase diameter 15 cm ( ǿ6’’ inch)
pipa untuk pekerjaan ducting
pipa PVC rucika
VIII DIVISI 8. REHABILITASI JEMBATAN
- -
IX DIVISI 9. PEKERJAAN HARIAN & PEKERJAAN LAIN-LAIN
- -
X DIVISI 10. PEKERJAAN PEMELIHARAAN KINERJA 1. Perbaikan Campuran Aspal
Panas
AMP yogyakarta dan sekitarnya.
suhu aspal pada saat penghamparan berada pada kisaran 130 - 150 .℃
pembayaran terhadap pekerjaan Perbaikan Campura Aspal Panas maksimal sesuai volume Tiket Tonase Hampar Campuran Aspal Panas.
No. URAIAN PEKERJAAN SPESIFIKASI TEKNIS IV DIVISI 4. PEKERJAAN PREVENTIF
- -
V DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR
- -
VI DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL 1.
2.
3.
- Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi.
- Laston Lapis Aus (AC-WC)
- Bahan Anti pengelupasan
lapis perekat aspal cair , tack coat diatas lapisa n aspal lama atau overlay
aspal cair material AMP yogyakarta dan sekita rnya.
Laston lapis Aus (AC-WC) perata , BJ aspal re ncana 2.27 t/m3.
AMP yogyakarta dan sekitarnya.
suhu aspal pada saat penghamparan berada pada kisaran 130 - 150 .℃
pembayaran terhadap pekerjaan laston lapis au s (AC-WC) perata maksimal sesuai volume Ti ket Tonase Hampar AC-WC.
AMP yogyakarta dan sekitarnya
- bahan anti pengelupasan kadar aspal 0.054%, berat volume 0.035 kg dari berat tonase aspal.
VII DIVISI 7. STRUKTUR 1.
2.
Beton struktur, fc’20 MPa
Baja Tulangan Polos-BjTP 280
Beton mutu fc 20 mpa, untuk beton inlet dan b eton manhole, dan badan inlet, dan badan man hole
Besi Ø 6mm, batas toleransi 0.3 mm.
Besi Ø 8 s/d 14mm, batas toleransi 0.4mm.
Besi Ø 16 s/d 25 mm, batas toleransi 0.5 mm No. URAIAN PEKERJAAN SPESIFIKASI TEKNIS