• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Analisis Audit Manajemen Fungsi Personalia

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Hasil Analisis Audit Manajemen Fungsi Personalia

Pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan personalia dalam suatu perusahaan sangat berpengaruh dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan, sebagai fungsi personalia berkaitan dengan mengelola, mengatur dan memanfaatkan tenaga kerja sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk tercapainya tujuan dan sasaran.

1. Prosedur Rekrutmen Karyawan

PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin dalam merekrut tenaga kerja berdasarkan kebutuhan suatu fungsi atau bagian dalam perusahaan. Dimana bagian yang membutuhkan tenaga kerja baru menginformasikan kebagian personalia serta memberi data tentang bagian-bagian yang lowongan yang membutuhkan tambahan tenaga kerja.

Berdasarkan informasi tersebut bagian personalia akan mengirim surat usulan perekrutan tenaga kerja di PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin yang ada di Makassar. Apabila usulan tersebut diterima, maka bagian personalia telah memiliki wewenang untuk melakukan perekrutan karyawan.

Adapun tahap-tahap penerimaan karyawan sebagai berikut:

a. Seleksi berkas

Tahap ini merupakan seleksi awal terhadap surat-surat lamaran yang masuk.

Dalam seleksi ini yang dinilai apakah calon pelamar memenuhi kualifikasi seperti yang di inginkan oleh perusahaan. Hal-hal yang dilihat dari surat lamaran adalah kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan, usia calon, penddidikan, jenis kelamin, alamat, nilai ijasah, pengalaman kerja, keterampilan, dan keahlian lainnya.

b. Wawancara awal

Setelah lolos dari seleksi berkas langkah selanjutnya adalah wawancara awal. Dimana pada waktu wawancara awal ini bertujuan untuk meneliti kebenaran data yang diberikan dan untuk melihat fisik calon tenaga kerja dari secara langsung.

c. Ujian tertulis/Psikotes

Selanjutnya adalah tes tertulis. Tes ini bertujuan untuk melihat kemampuan pelamar dalam berbagai hal. Ada 3 macam tes tulis yaitu meliputi tes-tes sebagai berikut:

1.) Pengetahuan umum, tes ini untuk menguji calon pelamar dalam ilmu pengetahuan umum seperti kemampuan bahasa inggris, kemampuan matematika juga kemampuan khusus sesuai dengan jurusan calon tenaga kerja.

2.) Tes pengetahuan tentang pekerjaan yaitu menguji kemampuan pelamar tentang pengetahuan yang akan digelutinya nanti.

3.) Tes psikologi yaitu tes tentang kepribadian calon pelamar, kecerdasan bakat, minat dan prestasi yang pernah dicapai.

d. Wawancara akhir

pada tahap ini wawancara dilaksanakan di kantor PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin. Tes ini adalah tes mengenai kemampuan calon pelamar melalui cara mengemukakan pendapat, mengenai masalah, dan kemampuan memecahkan masalah yang berkaitan dengan pekerjaan. Dalam tes ini juga biasanya dibicarakan tentang pekerjaan yang akan dihadapi, gaji, tunjangan, dan juga jenjang karier calon pelamar apabila diterima.

e. Pemeriksaan kesehatan

Tes ini untuk menilai fisik dan mental calon pelamar apakah sehat atau tidak, sempurna atau tidak. Mengingat karyawan perusahaan dihadapkan pada pekerjaan yang harus segera diselesaikan pada waktu tertentu.

Disamping itu karyawan juga akan berhadapan dengan berbagai karakter manusia, sehingga harus memiliki mental yang kuat. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dirumah sakit yang sudah dipercaya dan ditunjuk oleh pihak perusahaan untuk melakukan tes kesehatan sesuai dengan keinginan perusahaan.

f. Pengumuman karyawan

Tahap ini adalah tahap terakhir yaitu keputusan calon pelamar diterima atau ditolak, keputusan ini dibuat oleh tim setelah mempelajari dan menilai seluruh hasil tes yang diikuti oleh pelamar.

Setelah pengumuman, karyawan yang diterima haarus mengikuti program pelatihan dimana karyawan tersebut berstatus traine, pelatihan dilaksanakan selama 3 hari sampai 1 minggu, sebelum karyawan baru diangkat menjadi pegawaai tetap, harus dievaluasi terlebih dahulu apabila memenuhi syarat barulah karyawan tersebut di angkat menjadi pegawai tetap.

2. Pelatihan dan Pengembangan

Salah satu faktor pendukung keberhasilan suatu perusahaan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan adalah melalui pelatihan dan pengembangan karyawan. Peningkatan produktivitas sumber daya manusia bukan saja akan membawa pengaruh terhadap kemampuan diri pribadi, tetapi yang sangat diharapkan melalui pelatihan dan pengembangan ini adalah peningkatan produktivitas kerja dari karyawan yang berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas dan sasaran yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Sehubungan dengan peningkatan produktivitas sumber daya manusia, maka pihak manajemen harus jeli dan tanggap untuk melihat tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh karyawan. Baik karyawan operasional maupun karyawan manajerial agar materi-materi pelatihan dapat mereka aplikasikan

dan dapat juga mereka kembangkan sesuai dengan pekerjaan yang akan mereka hadapi.

Untuk meningkatkan kualitas kerja pegawai PT. Hadji Kalla Cabang alauddin mengirim pegawainya untuk mengikuti pelatihan. Dimana telah disediakan tempat khusus bagi karyawan PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin dalam pelaksanaan pelatihan dan pengembangan karyawan yaitu disentra pendidikan PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin yang ada di limbung. Pegawai yang mengikuti pelatihan selai pegawai baru juga pegawai lama yang akan menduduki jabatan baru. Pelatihan ini juga diadakan apabila ada program- program yang baru.

3. Penilaian Kerja atau Prestasi

Penilaian kerja atau prestasi dalam rangka pengembangan sumber daya manusia adalah hal yang sangat penting, diharapkan dengan adanya program ini dapat lebih motivasi karyawan untuk bekerja lebih baik. Selain itu hal yang mendasari pentingnya penilaian prestasi kerja adalah dengan adanya penilaian kerja, karyawan yaang bersangkutaan dapat menilai seberapa besar kontribusi yang sudah diberikan untuk perusahaan.

Menurut T. Hani Handoko (hal 135) sistem penilaian tenaga kerja atau prestasi yang ditetapkan akan sangat bermanfaat bagi perusahaan itu sendiri dan terkhusus pada karyawan perusahaan, yng memacu samangat kerja elemen yang ada dalam perusahaan.

Adapun manfaat penilaian kinerja atau prestasi adalah sebagai berikur:

a. Peningkatan prestasi kerja

dengan adanya penilaian prestasi, maka manajer maupun karyawan memperoleh umpan balik dan mereka dapat memperbaiki pekerjaan mereka.

b. Kesempatan kerja yang adil

Penilaian prestasi yang akurat akan menjamin keputusan-keputusan penempatan internal diambil tanpa diskriminasi.

c. Kebutuhan-kebutuhan latihan dan pengembangan

dengan penilaian prestasi dapat dilihat karyawan yang kemampuannya rendah, dan memungkinkan adanya program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka. Sedangkan yang memiliki prestasi yang baik mencerminkan potensi yang harus dikembangkan.

d. Penyesuaian kompensasi

Penilaian prestasi kerja akan membantu manajer untuk mengambil keputusan dalam menentukan perbaikan kompensasi, bonus, dan bentuk kompensasi lainnya.

PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin, pada sistem penilaian prestasinya dilaksanakan secara berkala dimana penilaian hanya dilakukan pada akhir tahun. Tentunya dengan kriteria-kriteria tertentu yang telah ditentukan oleh perusahaan, bagi karyawan yaang berprestasi akan diberikan penghargaan baik berupa piagam, bonus-bonus maupun promosi kenaikan jabatan.

4. Memberhentikan/memensiunkan karyawan

Pemutusan hubungan kerja. Fungsi terakhir dari manajemen personalia pada PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin adalah pemutusan hubungan kerja dan mengembalikan para pekerja kepada masyarakat. Sebagian besar karyawan tidak meninggal dunia pada masa kerjanya. Organisasi bertanggung jawab untuk melaksanakan proses pemutusan hubungan kerja sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan oleh PT. Hadji Kalla Cabang Alauddin, dan menjamin bahwa warga masyarakat yang dikembalikan itu berada dalam keadaan yang sebaik mungkin.

Fungsi personalia diatas dilaksanakan dan dikerjakan oleh manajer atau pimpinan. Manajer memperoleh hasil dari bawahannya, dan agar bawahannya dapat berprestasi besar dan cakap bekerja, maka para pemimpin haarus memberi perhatian kepada hal-hal yang berhubungan dengan fungsi personalia. Prinsip utama dari manajemen ialah efisiensi (daya guna) dan efektifitas (hasil guna) dalam mencapai hasil yang efektif dan evisien.

Dokumen terkait