BAB VII SIMPULAN DAN SARAN 7.1 Simpulan
C. BAGIAN AKHIR DAFTAR PUSTAKA
Sama dengan proposal, namun dapat disesuaikan kembali setelah melakukan penelitian LAMPIRAN
Lampiran pada skripsi merupakan bagian yang memuat keterangan atau data tambahan didalamnya dapat dihimpun cara penelitian, contoh perhitungan statistik dan sesuatu yang dianggap dapat melengkapi penulisan skripsi. Perlu juga dilampirkan Turnitin atau plagiarism checker lainnya yang persentase similaritynya tidak lebih dari 25%.
29 SISTEMATIKA PENULISAN NASKAH LITERATUR REVIEW UNTUK SKRIPSI
A. BAGIAN AWAL
Bagian awal skripsi berisikan komponen-komponen seperti dibawah ini.
1. Halaman Sampul Depan
Halaman ini memuat hal-hal berikut berturut-turut: skripsi, judul, lambang, Universitas Bali Internasional, nama peserta, program studi Diploma atau S1, nama lembaga dan tahun usulan skripsi diujikan. Halaman ini menggunakan kertas bufallow warna sesuai dengan warna program studi untuk skripsi. Adapun format halaman sampul depan adalah sebagai berikut:
a. Judul penelitian dibuat singkat, jelas, tidak bermakna ganda dan terkait dengan usulan penelitian.
b. Maksud skripsi: untuk Skripsi (S1) atau DIV.
c. Lambang Universitas Bali Internasional berbentuk bundar dan berwarna.
d. Nama mahasiwa ditulis lengkap, tidak boleh disingkat, tanpa gelar kesarjanaan. Pada sampul depan, dibawah nama tidak dicantumkan nomor induk mahasiswa (NIM).
Contoh: Lampiran 1 2. Halaman Sampul Dalam
Halaman ini berisi materi yang sama dengan halaman sampul depan, tetapi terdapat nama tambahan program studi yang bersangkutan sebelum nama lembaga Program studi di Universitas Bali Internasional. Halaman ini menggunakan kertas putih sesuai dengan ketentuan Program studi pada Universitas Bali Internasional. Pada sampul dalam dibawah nama ditulis NIM.
Contoh: Lampiran 2
3. Halaman Persyaratan Gelar
Halaman ini memuat berturut-turut judul skripsi atau karya akhir, ungkapan “Skripsi untuk memperoleh gelar Sarjana dalam Program Studi ... pada Universitas Bali Internasional “ nama dan Nomor Induk Mahasiswa (NIM), Program Studi..., Universitas Bali Internasional, tahun sarjana diujikan.
Contoh: Lampiran 3 4. Halaman Persetujuan
30 Halaman ini memuat nama lengkap dan tanda tangan para pembimbing diketahui oleh Ketua Program studi.
Contoh: Lampiran 4
5. Halaman Penetapan Penguji
Halaman ini memuat nama seluruh penguji dan ditandatangani, tanggal pada halaman ini adalah tanggal pelaksanaan.
Contoh: Lampiran 5 6. Halaman Pengesahan
Halaman ini memuat nama lengkap dan tanda tangan para pembimbing dan penguji diketahui oleh Dekan.
Contoh: Lampiran 6 7. Halaman Kata Pengantar
Halaman ini memuat pernyataan terima kasih peserta program DIV dan S1 kepada mereka yang telah membantu dalam melakukan penelitian dan dalam penyusunan naskah, bantuan keuangan dari pihak tertentu yang dianggap penting dan berperan dalam penyelesaian Skripsi.
Contoh: Lampiran 7 8. Halaman Abstrak
a. Abstrak, pada skripsi atau karya akhir adalah abstrak naratif (non-struktural). Abstrak maksimum 300 kata, diketik dengan jarak 1 spasi. Abstrak disertai dengan judul skripsi yang persis sama dengan judul pada halaman kulit depan.
b. Abstrak dibuat ringkas dan padat dengan paragraf pertama mengandung latar belakang dan tujuan penelitian, paragraf kedua mengandung metode penelitian, paragraf ketiga mengandung hasil dan pembahasan dan paragraf keempat mengandung simpulan dan saran.
c. Pada akhir abstrak di buat kata kunci (key word), sekurang-kurangnya tiga kata.
d. Abstrak dibuat dalam bahasa indonesia dan bahasa Inggris yang baik dan benar.
9. Halaman Daftar Isi
Daftar isi memuat semua bagian dalam usulan penelitian, skripsi, termasuk urutan bab, subbab, dan anak subbab dengan nomor halamannya.
10. Halaman daftar Tabel
31 Daftar tabel memuat nomor urut tabel, judul tabel dan nomor halaman.
11. Halaman Daftar Gambar
Daftar gambar memuat nomor urut gambar, judul gambar dan nomor halaman.
12. Halaman Daftar Arti Lambang, Singkatan dan Istilah
Daftar ini memuat arti lambang, singkatan dan istilah yang digunakan dalam skripsi.
13. Halaman daftar Lampiran
Daftar ini memuat seluruh dokumen lampiran digunakan dalam skripsi.
B. BAGIAN INTI
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dalam sebuah penelitian, latar belakang memegang peran penting karena memberikan konteks yang mendalam mengenai topik yang dipilih. Latar belakang penelitian berfungsi untuk menjelaskan masalah atau fenomena yang menjadi fokus penelitian, memberikan alasan mengapa topik tersebut penting untuk diteliti, dan bagaimana relevansinya terhadap individu, masyarakat, atau bidang ilmu tertentu. Pada bagian ini, biasanya disertakan pula tinjauan singkat tentang penelitian sebelumnya yang terkait, yang bertujuan untuk menunjukkan apa yang sudah diketahui dan apa yang masih menjadi pertanyaan atau perdebatan di kalangan ilmuwan.
Selain itu, latar belakang juga harus mampu mengidentifikasi kesenjangan atau kekurangan dalam penelitian sebelumnya yang akan coba diisi oleh penelitian ini. Dengan demikian, penelitian Anda akan memiliki kontribusi yang jelas dalam mengisi kekosongan pengetahuan tersebut. Latar belakang penelitian yang baik juga akan mencakup pernyataan tujuan penelitian yang umum, yang menggambarkan apa yang ingin dicapai atau ditemukan. Jika relevan, bagian ini juga dapat menyertakan justifikasi metodologi yang digunakan, untuk menunjukkan bahwa pendekatan atau metode yang dipilih adalah yang paling sesuai dalam menjawab pertanyaan penelitian. Dengan menyusun latar belakang penelitian yang komprehensif, Anda dapat membantu pembaca memahami mengapa penelitian ini penting dan bagaimana penelitian tersebut berkontribusi terhadap pemahaman yang lebih baik mengenai topik yang dipilih.
1.2 Rumusan Masalah
32 Rumusan masalah adalah elemen penting dalam sebuah penelitian yang menggambarkan fokus utama dari apa yang akan diteliti. Rumusan ini berfungsi untuk memperjelas arah penelitian dengan menyatakan secara spesifik pertanyaan atau pernyataan yang akan dijawab melalui penelitian tersebut. Agar efektif, rumusan masalah harus jelas, terfokus, dan dapat diteliti, sehingga mampu memberikan panduan yang tepat bagi proses penelitian. Dalam menyusun rumusan masalah untuk literatur review, menjabarkan pertanyaan apa yang akan dibahas pada review.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah pernyataan yang menggambarkan apa yang ingin dicapai melalui penelitian. Tujuan penelitian biasanya diambil langsung dari rumusan masalah dan memberikan gambaran jelas mengenai hasil yang diharapkan. Tujuan ini berfungsi sebagai panduan dalam proses penelitian dan memberikan arah yang jelas tentang apa yang peneliti harapkan untuk dijawab atau ditemukan. Tujuan penelitian harus jelas dan tegas.
Tujuan penelitian dapat disusun dalam bentuk tujuan umum, yang kemudian dijabarkan ke dalam tujuan khusus.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian yang disajikan menjelaskan dampak positif atau kontribusi yang diharapkan dari hasil penelitian tersebut. Manfaat ini bisa bersifat teoritis maupun praktis, dan ditujukan untuk berbagai pihak, seperti peneliti lain, praktisi, pembuat kebijakan, atau masyarakat luas. Bagian ini penting karena menunjukkan nilai dan relevansi penelitian di luar tujuan akademis semata. Dalam penyusunan manfaat penelitan dijabarkan terkait Manfaat Teoritis: Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur dan teori yang sudah ada dengan memberikan wawasan baru atau memperdalam pemahaman terhadap suatu fenomena. Misalnya, penelitian ini dapat membantu memperjelas hubungan antara penggunaan media sosial dan prestasi akademik, yang belum banyak dibahas dalam penelitian sebelumnya. Serta Manfaat Praktis: Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi para praktisi atau pihak-pihak terkait. Sebagai contoh, hasil penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam memilih produk ramah lingkungan dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif.
33 BAB II KAJIAN PUSTAKA
Kajian pustaka adalah bagian penting dalam penelitian yang mengulas teori-teori, konsep- konsep, dan hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik yang sedang diteliti.
Bagian ini berfungsi untuk memberikan dasar teoritis bagi penelitian, menunjukkan kesenjangan pengetahuan yang ada, serta membantu merumuskan hipotesis atau pertanyaan penelitian yang lebih terfokus. Kajian pustaka biasanya mencakup beberapa komponen utama, yaitu tinjauan teoritis, tinjauan penelitian sebelumnya, analisis kritis, dan pengembangan hipotesis atau pertanyaan penelitian. Tinjauan teoritis mencakup teori-teori dan konsep- konsep kunci yang relevan dengan topik penelitian, sementara tinjauan penelitian sebelumnya mengulas hasil-hasil penelitian yang sudah ada, serta mengidentifikasi temuan penting, metode yang digunakan, dan kesenjangan atau kelemahan dalam penelitian tersebut.
Selain itu, kajian pustaka juga harus mencakup analisis kritis terhadap literatur yang ada, di mana peneliti mengevaluasi kekuatan dan kelemahan dari penelitian sebelumnya serta bagaimana hal itu akan mempengaruhi penelitian yang sedang dilakukan. Berdasarkan kajian pustaka, peneliti kemudian dapat merumuskan hipotesis atau pertanyaan penelitian yang lebih spesifik, yang akan menjadi panduan dalam penelitian selanjutnya. Pada akhirnya, peneliti juga dapat menyusun kerangka teoretis yang menghubungkan konsep-konsep utama dan menunjukkan bagaimana mereka saling berinteraksi dalam konteks penelitian. Secara keseluruhan, kajian pustaka yang baik tidak hanya merangkum penelitian yang ada, tetapi juga mengkritisi dan mengintegrasikannya ke dalam konteks penelitian yang sedang dilakukan, sehingga memberikan arah yang jelas dan dasar yang kuat bagi penelitian. Pada kajian pustaka untuk literatur review menjelaskan definisi dari review yang dibahas, baik narrative review atau sistematik review.
BAB III METODE PENELITIAN