• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 9 ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI, BALITA DAN ANAK

H. Contoh Soal UKOM (Uji Kompetensi)

I. Contoh Kasus SOAP

ASUHAN KEBIDANAN ANAK BALITA KHUSUSNYA PADA An. A DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN

I. PENGKAJIAN

Pengkajian Tanggal : 12 Febuari 2023 jam : 10.00 WIB Sumber Data : Autoanamnesa

A. Data Subjektif 1. Identitas

Identitas Anak Nama : An. A Umur : 26 bulan Tanggal lahir : 11-12-2021 Anak ke : 1 (satu) Jenis Kelamin : laki laki 2. Identitas orang tua

Nama : Ny. A Tn. N

Umur : 25 tahun 26 tahun

Agama : Islam Islam

Suku/ bangsa : Jawa/ Indonesia Jawa/ Indonesia Pendidikan : SMA SMA

Pekerjaan : IRT Karyawan Alamat : Yogyakarta

3. Alasan Kunjungan

Ibu mengatakan ingin memeriksa pertumbuhan dan perkembangan anaknya

4. Keluhan Utama

Ibu mengatakan kurang merespon jika di ajak komunikasi 5. Riwayat Imunisasi

Jenis imunisasi

Umur Tanggal pemberian

Tempat pemberian

Diberikan oleh HB -0 0-7 hari 11-12-2021 Puskesmas Bidan

BCG 1bln 23-12-2022 Puskesmas Bidan

Polio 0 hari 2 bulan 3 bulan 4 bulan

17-2-2022 Puskesmas Bidan

DPT 2 bulan 3 bulan 4 bulan

24-3-2022 Puskesmas Bidan

Campak 9 bulan 30-10-2022 Puskesmas Bidan 6. Riwayat Kesehatan

a. Riwayat kesehatan keluarga

Ayah bayi mengalami gangguan pendengaran.

Keluarga ibu maupun suami tidak pernah atau saat ini mengalami penyakit menurun (jantung, asma, paru-paru) menahun (hipertensi, ginjal, DM) menular (hepatitis, HIV/AIDS, TBC)

b. Riwayat penyakit anak

Ibu mengatakan anaknya tidak sedang menderita penyakit 7. Pola Pemenuhan kebutuhan sehari-hari

a. Pola Nutrisi Makan

Frekuensi : 3 kali sehari

Jenis : nasi, sayur, lauk pauk, buah dan makanan yang gurih seperti krupuk ciki ciki, dan gorengan

Alergi : tidak ada Pantangan : tidak ada

Minum

Frekuensi : 6-7 gelas sehari Jenis : air putih, susu b. Pola Eliminasi

BAK

Frekuensi : 3-4 kali sehari Warna : kuning jernih Keluhan : tidak ada BAB

Frekuensi : 1 kali sehari Bau : khas feses

Warna : kuning kecoklatan Konsistensi : padat, lembek Keluhan : tidak ada c. Istirahat

Tidur siang : 1-2 jam per hari

Masalah Anak Tidak Bisa Mendengar | 149 Tidur malam : 9-10 jam per hari

Aktivitas sehari-hari : ibu mengatakan aktivitas anaknya sehari-hari adalah bermain dengan teman sebayanya

d. Personal Hygiene

Mandi : 2 kali sehari Keramas : 3 kali seminggu Gosok gigi : 2 kali sehari Ganti baju : 2 kali sehari Ganti pakaian dalam : 2 kali sehari

B. Data Obyektif

1. Pemeriksaan Umum

Keadaan umum : baik

Kesadaran : composmentis 2. Pemeriksaan Antropometri

Lingkar kepala : 45 cm Tinggi badan : 76 cm Berat badan : 10,6 kg 3. Tanda-tanda vital

Nadi : 110 x/mnt

Pernapasan : 35x/m Suhu : 36,5 oC 4. Pemeriksaan fisik

a. Kepala : keadaan bersih, tidak ada benjolan, warna rambut hitam, tidak ada nyeri tekan, kulit kepala bersih, tidak ada ketombe.

b. Wajah : bentuk oval, tidak ada bekas luka, tidak oedema, tidak ada cloasma

c. Telinga : simetris, ada lubang telinga, ada gendang telinga, tidak ada serumen atau sekret, reflek pendengaran baik.

d. Mata : simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih, tidak ada infeksi, penglihatan baik.

e. Hidung : simetris, bentuk hidung biasa, tidak ada polip, tidak ada secret.

f. Mulut : simetris, tidak ada sariawan, bibir tidak pecah-pecah, gigi bersih dan tidak terjadi caries, gusi tidak bengkak, tidak ada

pembekakan kelenjar tonsil, tidak ada tanda infeksi pada tenggorokan.

g. Leher : tidak ada pembengkakan kelenjar parotis, tiroit, getah bening dan vena jugularis.

h. Dada : dada simetris, terdapat payudara, tidak terdengar mengi saat bernafas, denyut jantung teratur, tidak tredapat retraksi dinding dada.

i. Mamae : simetris, puting susu mulai tampak (menonjol), tidak ada cekungan, masa, benjolan pada payudara, tidak terjadi hiperpigmentasi.

j. Abdomen : tidak ada bekas operasi, tidak ada masa.

k. Genetalia : bersih, tidak ada pembesaran kelenjar bartholini, tidak oedema, tidak ada varises, tidak terdapat secret.

l. Anus : tidak ada hemoroid, ada lubang anus, anus bersih m.Ekstermitas

Atas : simetris, kuku tidak anemis, jari lengkap, tidak ada kelainan, reflek patela baik.

Bawah : simetris, kuku tidak anemis, jari lengkap, tidak ada kelainan, reflek patela baik.

5. Pemeriksaan khusus a. Pertumbuhan

Status gizi pasien baik,pertumbuhan sesuai dengan grafik KMS b. Perkembangan

Pada hasil dari pemeriksaan dengan menggunakan instrument kpsp untuk anak usia 12 bulan didapatkan hasil: 8 dengan katagori “ya” dan 2 katagori “tidak”. Katagori “tida” pada hasil pemeriksaan yaitu:

1) Anak belum bisa mengeluarkan kata ‘ma-ma” atau “pa-pa”

2) Anak tidak meniru kata2 yang diucapkan oleh pengasuh/orang tua

II. INTERPRETASI DATA A. Diagnosa Kebidanan

An. A umur 14 bulan dengan perkembangan meragukan Data dasar:

Data Subjektif

Ibu mengatakan suaminya mengalami gangguan pendengaran Data objektif

Masalah Anak Tidak Bisa Mendengar | 151 b. Pertumbuhan

Status gizi pasien baik,pertumbuhan sesuai dengan grafik KMS c. Perkembangan

Pada hasil dari pemeriksaan dengan menggunakan instrument kpsp untuk anak usia 12 bulan didapatkan hasil: 8 dengan katagori “ya”

dan 2 katagori “tidak”. Katagori “tida” pada hasil pemeriksaan yaitu:

1) Anak belum bisa mengeluarkan kata ‘ma-ma” atau “pa-pa”

2) Anak tidak meniru kata2 yang diucapkan oleh pengasuh/orang tua

B. Masalah

Respon anak kurang jika diajak komunikasi

Data subyektif: ibu mengatakan anak responnya kurang kalau diajak komunikasi

C. Kebutuhan Tidak ada

III. DIAGNOSA/ MASALAH POTENSIAL Tidak ada

IV. ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA Tidak ada

V. PERENCANAAN

Hari/tanggal : Selasa, 19 Febuari 2018 Jam : WIB 1. Beritahu ibu hasil pemeriksaan tumbuh kembang

2. Beri pujian kepada orang tua/pengasuh karena pertumbuhannya bagus dan sesuai dengan grafik pertumbuhan

3. Anjurkan ibu untuk melakukan stimulasi perkembangan anak untuk mengatasi penyimpangan/mengejar ketertinggalan

4. Anjurkan ibu untuk memberi nutrisi yang cukup

5. Anjurkan ibu untuk memeriksakan kembali setelah 2 minggu untuk dilakukan penilaian ulang

6. Lakukan pendokumentasian VI. PELAKSANAAN

Hari/tanggal : Selasa, 19 Febuari 2019 Jam : WIB 1. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan tumbuh kembang

2. Memberi pujian kepada orang tua/pengasuh karena pertumbuhannya bagus dan sesuai dengan grafik pertumbuhan

3. Menganjurkan ibu untuk melakukan stimulasi perkembangan anak untuk mengatasi penyimpangan/mengejar ketertinggalan

4. Menganjurkan ibu untuk memberi makanan yang sehat dan bergizi (gizi seimbang )seperti bubur sayur,ikan,buah-buahan,dan susu yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal bagi anaknya

5. Menganjurkan ibu untuk memeriksakan kembali setelah 2 minggu untuk dilakukan penilaian ulang

6. Melakukan pendokumentasian VI. EVALUASI

Hari/tanggal : Senin, 19 Febuari 2018 Jam : WIB 1. Ibu senang mendengar keadaan anaknya

2. Ibu mengerti pertumbuhan dan perkembangan anaknya normal 3. Ibu bersedia memantau perkembangan dan pertumbuhan anaknya 4. Ibu bersedia memberi nutrisi yang sehat dan bergizi

5. Sudah dilakukan pendokumentasian

DAFTAR PUSTAKA

Agustiana, 2023. Kenali Gejala Gangguan Pendengaran pada Anak dan Penyebabnya. https://www.siloamhospitals.com/informasi- siloam/artikel/deteksi-dini-gangguan-pendengaran-pada-anak diakses pada tanggal 2 maret 2023

Jauhari, J. (2020). Deteksi Gangguan Pendengaran pada Anak Usia Dini. GENIUS:

Indonesian Journal of Early Childhood Education, 1(1), Article 1.

https://doi.org/10.35719/gns.v1i1.8

Kementrian Kesehatan RI (2016) Pedoman Pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak.

Menteri kesehatan RI (2020) Perarturan Menteri Kesehatan No 82 tahun 2020 tentang gangguan penglihatan dan pendengaran.

Soepardi & Iskandar (2016) Buku Ajar ilmu kesehatan telinga Hidung dan Tenggorokan. Fakultas kedokteran universitas Indonesia: Jakarta

Souza, M. E. D. C. A. de, Costa, K. V. T. da, Vitorino, P. A., Bueno, N. B., & Menezes, P. de L. (2018). Effect of antioxidant supplementation on the auditory threshold in sensorineural hearing loss: A meta-analysis. Brazilian Journal ofOtorhinolaryngology,84(3),368–

3https://doi.org/10.1016/j.bjorl.2017.07.011