• Tidak ada hasil yang ditemukan

159

160

________, Shahîh Bukhâri, Libanon: Dâr Ihyâ‟ at-Turâts al-„Arabî, t.t..

Al-Ḫâkim, Abû 'Abdillâh Muẖammad bin 'Abdillah, al-Mustadrak „alâ as- Shaîaini, Libanon: Dâr al-Ma‟rifah, 1418 H.

Al-Ḫâsûn, Faẖd bin „Aly, Dukhûl al-Syahr al-Qamarî Baina Ru'yat al-Hilâl wa al-isâb al-Falaky, tt.p.: t.p., 1425 H

Al-Jailânî, Zubaer 'Umar, al-Khulâshah al-Wâfiyah Fi al-Falaki bi Jadâwil al-lûghâr al-Taimiyyah, Surakarta: Melati, Tanpa Tahun.

Al-Jauharî, Thanthawi, Tafsîr al-Jawâhir, Juz VI, Mesir: Musthafâ al-Bâbi al-Ḫalabî, 1346 H.

Al-Jauzi, Imam Abu a- Faraj, Zâd al-Masîr fî 'Ilmi at-Tafsîr, Beirut, Dâr Ibnu Ḫazm, 2002.

Al-Jazâirî, Abû Bakr Jâbir, Al-Fiqh „Alâ Madzâhib al-Arba‟ah, Juz I, Beirut:

Dâr al-Fikr, 1979.

________, Minhâj al-Muslim, Kairo: Dâr as-Salam, Tanpa Tahun.

Al-Khudharî Bik, Nûr al-Yaqîn, Surabaya: Maktabah Aẖmad Sa‟ad Nabhan, tth..

Al-Mubârakfûrîy, Tufah al-Awadzî Syar Sunan At-Tirmidzi, Madinah:

As-Salafiyah, Tanpa Tahun, Cet. 5.

Al-Nawawî, Abû Zakaria Muẖyiddîn Yaẖyâ bin Syaraf, juz II, al-Majmû‟

Syaral-Muhaddzab, Tanpa Tahun.

Al-Nawawi, Yaẖyâ bin Syaraf, Shai Muslim bi Syar al-Nawawî, Vol VII, Beirut: Dâr al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1995.

Al-Qaradhâwî, Yûsuf, Dr., Mayarakat Berbasis Syariat Islam Akidah, Ibadah, akhlak, terj. Abdus Salam Masykur, Solo: Era Intermedia, 2003.

_________, Fikih dan Perbedaan Pendapat, terj. Aunur Rofiq Shaleh Tamhid, Jakarta: Rabbani Press, 2007.

161

_________, “Rukyat Hilal Untuk Menentukan Bulandalam Hisab Bulan Kamariah; Tinjauan Syar‟i tentang Penetapan Awal Ramadhân, Syawal dan Dzulhijjah”, terj. Suara Muhammadiyah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2009).

As-Shâwî, Ahmad, Bulghât al-Sâlik li Aqrab al-Masâlik, vol.1, Beirut: Dar al-Fikr, 1982.

As-Suyûthî, Abd ar-Raẖmân bin Abî Bakr, al-Asybâh wa al-Nadzâir,Juz I, Dâr al-Kutub al-'Ālamiah, 1983, Cet. I,

Al-Utsaimin, Muẖammad bin Sẖâlih, Riyâdh: Maktabah Dâr as-Salâm, 1411 H, Cet. VI.

Az-Zuẖailî, Wahbah, Al-Fiqh al-Islâmî wa Adillatuhu, Damaskus: Dâr al- Fikr, 2007.

Amin, Ma‟ruf, “Rukyah Untuk Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan Menurut Pandangan Syari‟ah dan Sorotan IPTEK” dalam Rukyah Dengan Teknologi; Upaya mencari Kesamaan Pandangan Tentang Penentuan Awal Ramdhan dan Syawal, Jakarta: Gema Insani Press, 1994.

An-Nadwî, „Alî Ahmad, al-Qawâ‟id al-Fiqhiyyah, Damaskus: Dâr al-Qalam, 2007.

An-Nasâ‟î, Al-Imâm Abî Abdurrahmân Ahmad bin Syu‟aib, As-Sunan Al- Kubrâ, Beirut: Muassasah Ar-Risâlah, 2001 M/ 1421 H.

Arkanuddin, Muthoha, "23 Tahun Keputusan Sidang Isbat Penentuan Awal Bulan Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah di Indonesia", http://rukyatulhilal.org/ diakses tanggal …

As-Sa‟dî, Taysîr al-Karîm ar-Rahmân, vol. 1, tt.p.: Jam'iyyah al-Turâts, 2000.

Asy-Syaukânî, Nayl al-Authâr, juz IV, Mesir: Musthafâ al-Bâbî al-Ḫalabî, tt..

Azhari, Susiknan, Dr., ”Karakteristik Hubungan Muhammadiyah dan NU dalam Menggunakan hisab dan Rukyat" dalam Jurnal Al-Jami‟ah, Vol.

44, No. 2, 2006 M/ 1427 H.

162

Azhari, Susiknan, Dr., Ensiklopedia Hisab Rukyat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Az-Zarqâ, Musthafâ Ahmad, “Tentang Penentuan Hilal dengan Hisab Pada Zaman Sekarang” dalam, Hisab Bulan Qamariah; Tinjauan Syar‟i tentang Penetapan Awal Ramadhân, Syawal dan Dzulhijjah, terj.

Syamsyul Anwar, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2009.

Backtiar, Tiar Anwar, "Telaah Ulang Konsep Ulil Amri Untuk Penataan Kehidupan Umat", http://pemudapersatuanislam.blog.com, diakses 9 Januari 2015.

Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama, Almanak Hisab Rukyat, Jakarta: Proyek Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, 1981.

Risalah Dakwah; "Sejarah Penentuan Ramadhân dan Syawal Di Malaysia"

diunduh dari www.dakwahpdf.blogspot.com diakses tanggal 18 Agustus 2015.

_________________, Pedoman Perhitungan Awal Bulan Qamariyah (Jakarta: Direktorat Jendral Pembinaan Kelembagaan Agam Islam Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, 1994.

_________________, Pedoman Teknik Rukyat, Jakarta: Proyek Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, 1994.

Desya, Muhammad Tsani Imaduddin, Masjid dan Perayaan Idul Fitri; Studi Tentang Masjid dan Perbedaan Penentuan 1 Syawal di Pedukuhan Ngemplak Karangjati, Skripsi, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2009.

Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah; Diirektorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Ephemeris Hisab Rukyat 2014, Jakarta, 2014.

Djamaluddin, Thomas, Prof., Dr., Astronomi Memberi Solusi Penyatuan Umat, tt.p.: Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, 2001.

__________________________, Menuju Kesamaan Kriteria Hisab Rukyat Indonesia, makalah dipresentasikan dalam Seminar Nasional HISSI 15 Januari 2010.

163

__________________________, "Persatuan Ummat Akan Segera Terwujud Terbantu Posisi Bulan, "https://tdjamaluddin.wordpress.com, diakses pada tanggal 11 Agustus 2015.

Djambek, Saadoeddin, Hisab Awal Bulan, Jakarta: Tinta Emas, 1976.

Djazuli, Ahmad, Fiqh Siyâsah: Implementasi Kemaslahatan Umat dalam Rambu-Rambu Syariah, Jakarta: Kencana, 2003.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 2 Tahun 2004 Tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah.

___________________, Himpunan Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Jakarta:

Bagian Proyek Sarana Dan Prasarana Produk Halal Direktorat Jendral Bimbingan Islam Dan Penyelenggaraan Haji, 2003).

Fauzi, Ahmad, Studi Tentang Hisab dan Rukyat dalam Perspektif Al-Qur‟an dan Al-Hadits, Tesis, IIQ Jakarta, 2015.

Fu‟ad, 'Abdul Bâqi, Al-Lu‟lu‟ wa al-Marjân, Juz II, Kairo, Isa al-Bâbî al- Ḫalabî, Tanpa Tahun.

Fudhaili, Ahmad, Dr., M.Ag, dkk. (Ed.), Pedoman Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi, Jakarta: IIQ Press, 2011.

Hadi, Sutrisno, Prof., Dr., Metodologi Research, (Yogyakarta: YPPFP UGM, 1967).

Hamka, “Rujah dan Hisab ”, dalam majalah Suara Muhammadiyah, No. 10 Th. XXX, Syakban 1378/ Desember 1958.

Hidayat, M. Nur, “Otoritas Pemerintah Dalam Penetapan Awal Bulan Kamariah”, dalam Jurnal Jurisdictie; Jurnal Hukum dan Syariah, Volume 3, Nomor 1, Juni 2012.

Http: //Nasional.Kompas.com, "Muhammadiyah Rayakan Lebaran 30 Agustus 2011", diakses tanggal 25 November 2011.

Http://Buyahamka.Org/Tanya-Jawab/, "Mesti Samakah Hari Raya Di Mekkah", diakses tanggal 13 februari 2015.

164

Http://sosbud.kompasiana.com/, "Menelisik Asal Muasal Perbedaan Hari Raya dan Dampaknya", diakses tanggal 8 Juli 2013

Http://tdjamaluddin.wordpress.com, "Sidang Isbat Upaya Pemerintah Memberi Kepastian Di Tengah Keragaman" diakses tanggal 18 Agustus 2015

Http://www.nu.or.id/, "Mustasyar PBNU Tunggu Pengumuman Pemerintah", diakses tanggal 3 februari 2015.

Http://www.suara-islam.com/read/index/5187/, "Indonesia Bukan Negara Islam Pemerintah Bukan Ulil Amri, diakses tanggal 13 Januari 2015.

Http://www.voanews.com/indonesian/news/, "Indonesia Rayakan Idul Fitri 1432 H pada Hari Rabu, diakses tanggal 25 November 2011.

Husein, Ibrahim, "Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penetapan Awal Bulan Ramadhân, Syawal, dan Zulhijjah", dalam Mimbar Hukum, No. 06, tahun 1992.

Husna, Qorinatul, "Perbedaan Sistem Penentuan Awal Bulan Syawal 1427 H masyarakat Nahdhiyyin Banyuwangi" dalam Jurnal Jurisdictie, Vol 2, No 2, 12-2011.

Ibnu Taimiyyah, Taqiyuddîn Abû al-Abbâs Ahmad bin Abdul Ḫalîm, Majmû‟ al-Fatâwâ, tt.p., Dâr al-Wafâ, 1426 H.

Ilyas, Yunahar, “Fikih Ulil Amri: Perspektif Muhammadiyah, makalah disampaikan dalam Sarasehan dan Sosialisasi hisab Rukyat Muhammadiyah yang diadakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah , Yogyakarta, Kamis 4 Sya‟bân 1434 H/ 13 Juni 2011.

Izzuddin, Ahmad, Drs., M.Ag., Fiqh Hisab Rukyat; Menyatukan NU dan Muhammadiyah dalam Penentuan Awal Ramadhân, Idul Fitri, dan Idul Adhâ, Jakarta: Penerbit Erlangga, 2007

Junaedi, Ahmad, Rukyat Global; Perspektif Fikih Astronomi, Ponorogo:

STAIN Ponorogo PRESS, 2010.

Khazin, Muhyiddin, Penentuan Awal Bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah pada Zaman Rasulullah dalam Pandangan

165

Sosiologis, Makalah disampaikan dalam Temu Kerja Evaluasi hisab Rukyat BHR Depag RI di YPI Ciawi Bogor, 26-28 Mei 2003.

Kudus, Turaichan Ajhuri, “Awal Syawal Jangan Mendahului Pemerintah”, dalam Susiknan Azhari, hisab & Rukyat; Wacana untuk membangun Kebersamaan di Tengah Perbedaan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Kurniawan, Benny, Metodologi Penelitian, Cet.1 Tangerang Selatan: Jelajah Nusa, 2012.

Mahfud M.D, Politik Hukum Indonesia, Ed. Revisi, Jakarta: PT Raja Grafindo, 2010.

Mahfudz, Sahal, Nuansa Fikih Sosial, Yogyakarta: LKis, 1994.

Majelis Tarjih Muhammadiyah, Penggunaan Hisab dalam Penentapan Bulan Baru Kamariah, Proyek Peningkatan Pengkajian Kerukunan Hidup Beragama Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan Departemen Agama Republik Indonesia, 2004.

Majma' al-Lughâh al-'Arabiyah, Mu'jam al-Wasîth, Mesir: Maktabah as- Syurûq ad-Dauliyah, 1429 H

Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 520/MLM/I.0/2011 Tentang Menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1432 H/ 2011 M.

Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 01/MLM/I.0/E/2012 Tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah 1433 H serta Himbauan Menyambut Ramadhan Ramadhan 1433 H.

Mâlik bin Anas bin Mâlik bin 'Âmir, Al-Mudawwanah, Beirut: Dâr al-Kutub al-„Alamiah. Tanpa Tahun.

Mansur, Muhammad bin Abdul Hamid, Sullam An-Nayirain; Risalah 1 Madrasah al-Khoiriyyah al-Manshûriyyah, Jakarta, Tanpa Tahun.

Masyhuri, Abdul Aziz, Masalah Keagamaan Nahdlatul Ulama (Hasil Mu‟tamar dan Munas Ulama ke-1 tahun 1926 sampai dengan ke-29 tahun 1994, Surabaya: PP RMI bekerja sama dengan Dinamilka Press, 1997.

166

Moleong, Lexy J., Prof., Dr., MA, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Rosda, 2011, Cet ke-29,

Muhyiddin, M.HI dkk., “Analisa Fikih Sosial dan Lingkungan Hidup” dalam Jurnal Inklusif, Vol. 2, Juli – Desember 2013.

Mukhtar, Prof., Dr., M.Pd., Bimbingan Skripsi, Tesis dan Artikel Ilmiah;

Panduan berbasis Penelitian Kualitatif Lapangan dan Perpustakaan, Jakarta: Gaung Persada Press, 2010.

Murtadho, Moh. Drs., Dasar Dasar Falakiyyah dan Metode Hisab Rukyat Ephemeris, Diktat Kuliah, (Malang: t.d, t.t).

Musbikin, Imam, Qawâ‟id Al-Fiqhiyyah, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2001.

Nawawi, Mahyuddin, “Menegakkan Madzab Negara ”, dalam Khoirul Fuad Yusuf dan Bashori A. Hakim (ed.), Hisab Rukyat dan Perbedaannya, Jakarta: Proyek Peningkatan Pengkajian Kerukunan Hidup Umat Beragama, Puslitbang Kehidupan Beragama, Badan Litbang Agama, dan Diklat Keagamaan, Departemen Agama RI, 2004.

Panji Masyarakat, No. 612, 15-25 Syawal 1409 H, 21-31 Mei 1989.

Pulungan, Suyuthi, Fiqih Siyâsah Ajaran, Sejarah Dan Pemikiran, Jakarta:

PT Raja Grafindo, 1993.

Ridha, Muhammad Rasyid dkk, Hisab Bulan Kamariah; Tinjauan Syar‟i Tentang Penetapan Awal Ramadhân, Syawal dan Zulijjah, Yogyakarta:

Suara Muhammadiyah, 2009.

Ridha, Muhammad Rasyid, “Penetapan Bulan Ramadhân dan Pembahasan Tentang Penggunaan Hisab”, dalam Hisab Bulan Kamariah; Tinjauan Syar‟i tentang Penetapan Awal Ramadhân, Syawal dan Dzulhijjah, terj.

Suara Muhammadiyah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2009.

Ro'uf, Abdur, Accurate Hijri Calculator (AHC 2.2.1), 2015

Ruskanda, Farid, Dr., Ir., M.Sc.. 100 Masalah hisab dan Rukyat; Telaah Syariah, Sains dan Teknologi, Jakarta: Gema Insani Press, 1996.

167

Rusyd, Ibnu, Bidâyah al-Mujtahid, Vol. III, Beirut: Dâr al-Kutub al-

„Ilmiyyah, 1995.

Sanusi, Ahmad, Tata Laksana Kegiatan Rukyat Hilal Awal Bulan Hijriah Di Pelabuhan Ratu, http://www.pa-cibadak.go.id/artikel/baca/17, diakses pada tanggal 26 Februari 2012.

Sarwat, Ahmad, Lc., MA, "Pemerintah Bukan Ulil amri Yang Berwenang Menetapkan Ramadhân?", www.rumahfiqih.com.xphp?Id, diakses pada tanggal 22 Februari 2015.

Sayyid Sabiq, Fiqh as-Sunnah, Kairo: Dâr al-Fath, 1421 H/ 2000 M.

Shadiq, Sriyatin, Perkembangan Hisab Rukyat dan Penetapan Awal Bulan Kamariah Dalam Menuju Kesatuan Hari Raya, Surabaya: Bina Ilmu, 1995.

Sholeh, Asrorun Ni‟am, DR., MA, "Idul Fitri Mazhab Negara", http://www.mui.or.id/index.php? Diakses 18 Agustus 2015

Siddiq, Suwandojo, Prof., Dr., “Studi Visibilitas Hilal Dalam Periode 10 Tahun Hijriah Pertama (0622-0632 CE) Sebagai Kriteria Baru Untuk Penetapan Awal Bulan-Bulan Islam Hijriah” dalam Mencari Solusi Kriteria Visibilitas Hilal dan Penyatuan Kalender Islam dalam Perspektif Sains dan Syari‟ah, Bandung: Bosscha, 2009.

SK Direktur No: K.0058.XVII/PPS/VI/2015 tentang Panduan Penulisan Proposal Tesis dan Tesis S2 IIQ Jakarta

Suhanah, "Dampak Sosial Perbedaan Pendapat dalam Penentuan Awal Ramadhân dan 1 Syawal terhadap Umat Islam di kota Semarang" dalam Jurnal Harmoni, Volume 11, Nomor 2, April – Juni 2012.

Sultan, A.H. The Observatory:First Visibility Of The Lunar Crescent: Beyond Danjon‟s Limit, Ed. 127, No 1, 53-59, Yemen: Physics Department, Sana‟a University, 2007.

Sunarto, S.HI, Menuju Titik Temu Muhammadiyah – NU Dalam Penentuan Awal Bulan Kamariah, UIN Jakarta, Tesis, 2005.

168

Surat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tanggal 27 Agustus 2011 nomor 521/INS/I.0/E/2011 tentang Intruksi Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun 1432 H.

Suratmaputra, Ahmad Munif, Dr. KH., Hukum Islam Problematika dan Solusinya, Cet. I, Jakarta: Pustaka Firdaus, 2008), h. 346

Syafi‟i, Imam, Ringkasan Kitâb al-Umm, terj. Abû Abdillâh Muhammad Idris, Jakarta: Pustaka Azam, 2006.

Syākir, Ahmad Muhammad, Syaikh, Awā-il al-Syuhūr al-`Arabiyyah; Hal Yajūzu Syar`an Itsbātuhā bi al-Hisāb al-Falaki?, Kairo: Maktabah Musthofa al-Bâbî al-Halabî,1357 H.

Widiana, Wahyu, Drs., dan Farid Ismail (eds.), “Kriteria Imkân ar-Ru'yat Menurut Kerjasama Negara-Negara MABIMS” dalam Hisab Rukyat;

Jembatan Menuju Pemersatu Umat, Tasikmalaya: Yayasan Asy-Syakirin Rajadatu Cineam, 2005.

Wahidi, Ahmad, "Menyatukan Penetapan 1 Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijah di Indonesia", dalam Juricdictie, Jurnal Hukum dan Syariah, Vol 2, Nomor 2, Desember 2011

_____________, Hisab Rukyat; Jembatan Menuju Pemersatu Umat, Editor:

Farid Ismail dan Sriyatin Shadiq Tasikmalaya: Yayasan Asy-Syakirin Rajadatu Cineam, 2005

_____________, Kebijaksanaan Pemerintah Indonesia Dalam Menyikapi Permasalahan Hisab Rukyat di Tingkat Nasional dan Internasional, Tasikmalaya: Yayasan As-Syakirin Rajadatu Cineam, 2005.

Yayasan Penyelenggara Penerjemah / Penafsir Al-Qur‟ân, Al-Qur‟ân dan Terjemahannya, Jakarta: PT Bumi Restu, t.t.

Yusuf, Choirul Fuad dan Bashori A. Hakim, (ed.), Hisab Rukyat dan Perbedaannya, Jakarta: Proyek Peningkatan Pengkajian Kerukunan Hidup Beragama Puslitbang Kehidupan Beragama Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan, 2004.

Zaidân, Abdul Karîm, Dr. Al-Wajîz fî Ushûl al-Fiqh, Beirut: Muassasah ar- Risâlah, 1427 H.

169

Lampiran 1

Hasil Wawancara Mengenai Dampak Perbedaan Penetapan Awal Bulan Kamariah di Kabupaten Banyuwangi, Jatim1

1) Ibu Aminah dalam penuturannya:

“Di sini itu orang yang lebaran Senen dianggap ya orang muhammadiyah”.

2) Begitu juga bapak Wiyono mengatakan:

“Poko‟e lek ono wong sek bedo teko wong-wong nang kene, mesti wong iku ikut muhammadiyah paling”.47 (Pokoknya kalau ada orang yang berbeda dari orang-orang sekitar, maka pasti orang tersebut mengikuti muhammadiyah).

Beberapa komentar di atas muncul sebagai akibat dari dualisme penentuan Syawal 1427 H antara PCNU Jawa Timur dengan PBNU pusat.

PBNU Menetapkan Idul Fitri bersama dengan Pemerintah, sementara PCNU sesuai dengan ikhbarnya menetapkan Idul Fitri lebih dahulu satu hari bersamaan dengan Muhammadiyah.

Lebih jauh adanya dualisme penentuan awal bulan Syawal 1427 H juga menimbulkan hal-hal sebagai berikut:

1) Kebingungan ketika akan menerima tamu yang mau berkunjung kerumahnya sebab dirinya masih berpuasa. Akhirnya dia memutuskan untuk menutup pintu, menolak tamu yang datang kerumah.

2) Resah dan mencari informasi ke daerah yang lain sebagaimana yang diungkapkan Bapak Suratmin sebagai berikut: “Ya waktu itu resah, terus mencari info dari daerah Wonorejo yang sudah ada takbiran, setelah tahu ada daerah sebelah takbiran, maka saya ikut takbiran dan besoknya saya lebaran”.

3) Menjadi bahan gunjingan masyarakat sekitar kerena berbeda dengan yang lain sebagaimana diungkapkan Ibu Masruroh dalam penuturannya:

“Tetangga saya itu hari rayanya hari Senin, saya bingung kok mereka kayak gitu. Terus saya bilang ke orang-orang dan kata orang-orang kok sewang-sewangan (berbeda) gitu she (sih)? ya itu terus orang itu banyak yang ngerasani (gunjingkan)”.

4) Merasa tertekan dan terpaksa sebagimana dituturkan bapak Sapuan:

“Kerono kulo tiang bodoh, dados kulo nderek tiang-tiang mriki. Lek mboten nderek tiang-tiang mriki, kulo wedhi dirasani kale tiang mriki”.51 (Karena saya orang yang bodoh, jadi saya ikut orang-orang sekitar. Kalau tidak ikut dengan orang-orang sekitar, saya khawatir digunjing oleh masyarakat sekitar).

1 Qorinatul Husna, "Perbedaan Sistem Penentuan Awal Bulan Syawal 1427 H masyarakat Nahdhiyyin Banyuwangi" dalam Jurnal Jurisdictie, Vol 2, No 2, 12-2011, h.

155-156

170

5) Didiamkan, tidak disapa, tidak diajak bicara sebagaimana terjadi pada Pak Abdurrahman: “Saya kan ikut hari Senin, terus saya dimenengi (didiamkan, tidak disapa, tidak diajak bicara) sama pak RT, terus dia bilang saya bikin kesruh (ribut). Padahal saya lebarannya diam saja dirumah”.

6) Timbunya keraguan dalam melaksanakan hari raya sebagaimana yang dialami ibu Apid: “Waktu dino Seloso aku ndelok ulan tidak sebundar seperti tanggal siji, aku dadi yakin lek tanggal siji iku senin. Tapi aku wingi kan lebaran seloso, terus lek ngono iku piye yo endane?”.53 (Waktu hari selasa saya melihat bulan tidak sebundar seperti tanggal satu, jadi waktu itu saya yakin kalau hari rayanya hari senin, tapi saya kemarin sudah terlanjur mengikuti hari raya hari selasa, terus kalau seperti itu bagaimana?).

7) Timbulnya ketidakpercayaan terhadap keputusan organisasi keagamaan sebagaimana bisa disimpulkan dalam penuturan ibu Latifah: “Kalo biasanya aku ikut mak (ibu) tapi tahun yang kemarin ini aku ikut sama suamiku. Soalnya sampai malam senin iku kan masih ruwet beritanya, jadi daripada gitu ya wes aku besoknya ikut suamiku sholat di lapangan.

Kan kalo di sini iku yang sholat di lapangan biasanya muhammadiyah. ” 8) Berpotensi terjadinya hubungan yang tidak harmonis antara suami, istri, anak, atau orang tua karena berbeda waktu merayakan hari raya. Hal demikian dapat disimpulkan dari penuturan Ibu Latifah di atas.

9) Kebingungan dalam membayar zakat fitrah sebab masyarakat menganggap bahwa membayar zakat fitrah harus akhir Ramadhan atau awal Syawal.

171

Lampiran 2

Data Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, & Dzulhijjah (1408-1436) H2

2 Muthoha Arkanuddin, 23 Tahun Keputusan Sidang Isbat Penentuan Awal Bulan Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah di Indonesia (Updated), (Yogyakarta, t.p., t.t.). Untuk data penetapan awal bulan Ramadhan, Syawal dan Zulhijjah tahun (1434-1436) H, dirangkum dari banyak sumber.

Tahun Bulan Ijtimak (WIB) Tanggal Rukyat

Tinggi Hilal

Keputusan Pem.RI

Keterangan Hasil

Isbat

Awal Bulan

1436

Zulhijjah - - - - - -

Syawwal 16/07/2015@08:21 16/07/2015 -2,32 Istikmal 18/07/2015 Serempak Ramadhan 16/06/2015@21:05 16/06/2015 3,62 Rukyat 17/06/2015 Serempak

1435

Zulhijjah 24/09/2014@14:13 24/09/2014 2° 59' Rukyat 26/09/2014 Serempak Syawwal 27/07/2014@05:42 27/07/2014 3° 37' Rukyat 28/07/2014 Serempak

Markaz: Malang Ramadhan 26/06/2104@17:02 26/06/2104 0° 42' Istikmal 28/06/2104 Muhammadiyah (H-1)

1434

Zulhijjah 05/10/201307:36 05/10/2013 3° 03' Rukyat 05/10/2013 Serempak.

Syawwal 7/8/2013@04:51 7/8/2013 3° 51' Rukyat 08/08/2013 Serempak Markaz: Malang Ramadhan 08/07/201314:15 8/7/2013 0° 44' Istikmal 10/07/2013 Muhammadiyah (H-1),

1433

Zulhijjah 15/10/12 @19:04 15/10/12 -3° 23' istikmal 17/10/12 Serempak Syawwal 17/08/12 @ 22:56 18/08/12 6° 45' RUKYAT 19/08/12 Serempak

Rukyat CCD DITERIMA Ramadhan 19/07/12 @ 11:26 19/07/12 1° 02' istikmal 21/07/12 Klaim rukyat Cakung DITOLAK

Muhammadiyah (H-1)

1432

Zulhijjah 27/10/11 @ 02:58 27/10/11 6° 04' RUKYAT 28/10/11 Serempak

Klaim rukyat DITERIMA Syawwal 29/08/11 @ 10:06 29/08/11 1° 13' stikmal 31/08/11 Klaim rukyat Cakung DITOLAK

Muhammadiyah (H-1)

Ramadhan 31/07/11 @ 01:42 31/07/11 6° 26' RUKYAT 1/08/11

Serempak

Klaim rukyat Bangkalan, Makassar dan Condrodipo DITERIMA

1431

Zulhijjah 06/11/10 @ 11:53 06/11/10 1° 17' istikmal 08/11/10 Serempak Syawwal 08/09/10 @ 17:32 08/09/10 -2° 24' istikmal 10/09/10 Serempak

Ramadhan 10/08/10 @ 10:10 10/08/10 2° 29' RUKYAT 11/08/10

Serempak

Klaim rukyat Cilincing, Probolinggo, Bengkulu dan Condrodipo DITERIMA

1430

Zulhijjah 17/11/09 @ 02:16 17/11/09 5° 25' RUKYAT 18/11/09

Serempak

Klaim rukyat Gresik dan Semarang DITERIMA Syawwal 19/09/09 @ 01:46 19/09/09 5° 23' RUKYAT 20/09/09

Serempak

Klaim rukyat dari Sukabumi, dan Cakung DITERIMA

Ramadhan 20/08/09 @ 17:04 20/08/09 -2° 01' istikmal 22/08/09 Serempak

NU rukyat pada 21/08/09 berhasil

1429

Zulhijjah 27/11/08 @ 23:56 27/11/08 -4° 47' istikmal 29/11/08 Serempak Syawwal 29/09/08 @ 15:14 29/09/08 -1° 42' istikmal 01/10/08 Serempak Ramadhan 31/08/08 @ 03:00 31/08/08 5° 03' RUKYAT 01/09/08

Serempak

Klaim rukyat Gresik, Jogja, Lampung, Jabar DITERIMA 1428 Zulhijjah 10/12/07 @ 00:42 09/12/07 -4° 02' istikmal 11/12/07 Serempak

172

Syawwal 11/10/07 @ 12:02 11/10/07 0° 22' istikmal 13/10/07 Klaim rukyat Cakung DITOLAK Muhammadiyah (H-1) Ramadhan 11/09/07 @ 19:46 11/09/07 -2° 22' istikmal 13/09/07 Serempak

1427

Zulhijjah 20/12/06 @ 21:02 20/12/06 -2° 04' istikmal 22/12/06 Serempak Syawwal 22/10/06 @ 12:16 22/10/06 0° 31' istikmal 24/10/06

Klaim rukyat Cakung dan Bangkalan DITOLAK Muhammadiyah, NU Jatim (H-1) Ramadhan 22/09/06 @ 18:46 22/09/06 -1° 44' istikmal 243/11/06 Serempak

1426

Zulhijjah 31/12/05 @ 10:14 31/12/05 4° 10' RUKYAT 01/01/06

Serempak

Klaim rukyat Cakung dan Malang DITERIMA

Syawwal 02/11/05 @ 08:26 02/11/05 2° 52' RUKYAT 03/11/05

Serempak

Klaim rukyat Cakung dan Gresik DITERIMA

Ramadhan 03/10/05 @ 17:30 03/10/05 -1° 04' istikmal 05/10/05 Serempak

1425

Zulhijjah 10/01/05 @ 19:03 10/01/05 -0° 23' istikmal 12/01/05 Serempak Syawwal 12/11/04 @ 21:28 12/11/04 -3° 34' istikmal 14/11/04 Serempak Ramadhan 14/10/04 @ 09:50 14/10/04 2° 55' RUKYAT 15/10/04

Serempak

Klaim rukyat Cakung DITERIMA

1424

Zulhijjah 22/01/04 @ 04:06 21/01/04 -4° 51' istikmal 23/01/04 Serempak Syawwal 24/11/03 @ 06:00 24/11/03 5° 31' RUKYAT 25/11/03

Serempak

Klaim Cakung, Dermaga Biak, Klender, Bangkalan DITERIMA Ramadhan 25/10/03 @ 19:52 25/10/03 -2° 12' istikmal 27/10/03 Serempak

1423

Zulhijjah 01/02/03 @ 17:50 01/02/03 0° 49' istikmal 03/02/03 Muhammadiyah (H-1) Syawwal 04/12/02 @ 14:36 04/12/02 0° 31' istikmal 06/12/02 Muhammadiyah (H-1) Ramadhan 05/11/02 @ 03:36 05/11/02 7° 02' RUKYAT 06/11/02

Serempak

Klaim rukyat Klender dan Pelabuhan Ratu DITERIMA

1422

Zulhijjah 12/02/02 @ 14:42 12/02/02 2° 12' RUKYAT 13/02/02

Serempak

Klaim rukyat Cakung (hujan) DITERIMA

Syawwal 15/12/01 @ 03:48 15/12/01 5° 48' RUKYAT 16/12/01

Serempak

Klaim rukyat Cakung, Malang, Pelabuhanratu DITERIMA Ramadhan 15/11/01 @ 13:42 15/11/01 1° 09' istikmal 17/11/01 Muhammadiyah (H-1)

1421

Zulhijjah 23/02/01 @ 15:22 23/02/01 1° 51' RUKYAT 24/02/01 Serempak,

Klaim rukyat Blitar DITERIMA Syawwal 26/12/00 @ 00:24 25/12/00 -4° 18' istikmal 27/12/00 Serempak

Ramadhan 26/11/00 @ 06:12 26/11/00 4° 24 RUKYAT 27/11/00

Serempak

Klaim rukyat Klender DITERIMA

1420

Zulhijjah 06/03/00 @ 12:18 06/03/00 3° 06' imkan 07/03/00 NU (H+1) Syawwal 07/01/00 @ 01:16 06/01/00 -4° 59' istikmal 08/01/00 Serempak Ramadhan 08/12/99 @ 05:34 07/12/99 -6° 36' istikmal 09/12/99 Serempak

1419

Zulhijjah 18/03/99 @ 01:50 17/03/99 -3° 41' istikmal 19/03/99 Serempak Syawwal 17/01/99 @ 22:48 17/01/99 -4° 11' istikmal 19/01/99 Serempak Ramadhan 19/12/98 @ 05:44 18/12/98 -7° 17' istikmal 20/12/98 Serempak

1418

Zulhijjah 28/03/98 @ 10:16 28/03/98 3° 56' imkan 29/03/98 Serempak Syawwal 28/01/98 @ 13:02 28/01/98 0° 18' istikmal 30/01/98

Klaim Cakung dan Bawean DITOLAK

Muhammadiyah, NU Jatim (H-1) Ramadhan 29/12/97 @ 23:58 28/12/98 -5° 16' istikmal 31/12/98 Serempak

1417

Zulhijjah 07/04/97 @ 18:04 07/04/97 -0° 35' istikmal 09/04/97 Serempak Syawwal 07/02/97 @ 22:06 07/02/97 -0° 59' istikmal 09/02/97 Serempak Ramadhan 09/01/97 @ 11:26 09/01/97 5° 48' RUKYAT 10/01/97

Serempak,

Klaim Manado, Rembang, Cakung DITERIMA

Dokumen terkait