• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)

Dalam dokumen efektivitas penggunaan dana beasiswa (Halaman 62-143)

BAB III GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

C. Deskripsi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)

2. Data Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN)

46

47 13. Anita Anggriani 1811290093 Tadris Bahasa Indonesia 14. Ansi Ruliza Fitirani 1811330004 Manajemen Dakwah 15. Arinju Ando Yana 1811330002 Manajemen Dakwah

16. Arensi Susanti 1811240002 PGMI

17. Arjuna Okto 1811130130 Ekonomi Syari'ah 18. Atur Nambelawati 1811240205 PGMI 19. Balang Mardoki 1811150051 Hukum Tata Negara 20. Alimatus Sa'diyah 1811140191 Perbankan Syari'ah 21. Carles Arisonta 1811110023 Hukum Keluarga Islam 22. Carli Aprya Nika 1811280044 Tadris Matematika

23.

Chindy Yulia

Permatasari 1811230051 Tadris Bahasa Inggris 24. Citra Afdeta Medy 1811120050 Hukum Ekonomi Syari'ah

25. Darsih 1811170035 Manajemen Haji dan

Umroh

26. Della Ayu Safera 1811240100 PGMI

27. Delpa Yunita 1811230153 Tadris Bahasa Inggris

28. Delvia Since 1811320025 BKI

48 29. Devi Setiowati 1811280006 Tadris Matematika 30. Dewi Solfa Sari 1811130083 Ekonomi Syari'ah

31.

Dian Siska Demiyati

Putri 1811240246 PGMI

32. Dio Ahmad Fawizi 1811140123 Perbankan Syari'ah 33. Dwi Fitri 1811230108 Tadris Bahasa Inggris 34. Egi Saputra Rozalinar 1811150122 Hukum Tata Negara 35. Elsi Fitriani 1811140033 Perbankan Syari'ah 36. Ermaini 1811230100 Tadris Bahasa Inggris 37. Evi Cut Mulia 1811230161 Tadris Bahasa Inggris 38. Evi Puspita sundari 1811120054 Hukum Ekonomi Syari'ah 39. Falahur Rohmatillah 1811220031 Pendidikan Bahasa Arab 40. Fauzan Al Rasyid 1811420015 Ilmu Al-Quran dan Tafsir 41. Fenny Dhitya Widiana 1811130006 Ekonomi Syari'ah 42. Shella Vionita 1811230017 Tadris Bahasa Inggris 43. Gustian Siharta 1811140018 Perbankan Syari'ah

44.

Helen Angga Sarika

Dewi 1811110015 Hukum Keluarga Islam

49 45. Hera Yuniarti 1811210210 Pendidikan Agama Islam

46. Hidayati 1811240046 PGMI

47. Ika Pertiwi 1811210082 Pendidikan Agama Islam

48.

Intan Putri Permata

Suci 1811230072 Tadris Bahasa Inggris

49.

Iskandar Muhammad

Khalid 1811220034 Pendidikan Bahasa Arab

50. Isti Rahayu 1811290005 Tadris Bahasa Indonesia 51. Jonsi Arizon 1811430006 Sejarah Peradaban Islam

52. Juneti 1811270035 Tadris IPS

53. Kiki Ananda 1811130063 Ekonomi Syari'ah

54. Laili Pramudya 1811240250 PGMI

55. Lusi permata sari 1811270025 Tadris IPS

56. M Duni 1811130122 Ekonomi Syari'ah

57. Marfu'ah 1811140097 Perbankan Syari'ah

58. Marisa Angraini 1811320015 BKI

59. Marlinda 1811140175 Perbankan Syari'ah 60. Marpin Kasturi 1811420011 Ilmu Al-Quran dan Tafsir

50

61. Meia Tiara 1811320077 BKI

62. Meidia 1811150020 Hukum Tata Negara

63. Melu Sudarmi Putri 1811230058 Tadris Bahasa Inggris 64. Mika Septia Rezadi 1811140206 Perbankan Syari'ah 65. Mirnawati 1811120048 Hukum Ekonomi Syari'ah

66.

Muhammad Ebin Rajab

Sihombing 1811420029 Ilmu Al-Quran dan Tafsir

67. Muhammad Polem 1811210036 Pendidikan Agama Islam 68. Muhammad Rosadi 1811110010 Hukum Keluarga Islam 69. Muhammad Syamsudin 1811210216 Pendidikan Agama Islam

70.

Muhammad Taufik

Hidayat 1811210044 Pendidikan Agama Islam

71. Mutiara 1811160013 MAZAWA

72. Nadia Rasma Dewi 1811320042 BKI

73. Naldi Suranto 1811150015 Hukum Tata Negara 74. Nauli Nasari. M 1811220026 Pendidikan Bahasa Arab 75. Neti Suryani 1811230012 Tadris Bahasa Inggris 76. Nova Trianingsih 1811130118 Ekonomi Syari'ah

51 77. Novan Mandala Putra 1811290071 Tadris Bahasa Indonesia 78. Nuranisarahayu 1811340005 Bahasa dan Sastra Arab 79. Nurjuni Arnita 1811140058 Perbankan Syari'ah 80. Nurvita Wahyusari 1811130140 Ekonomi Syari'ah 81. Okta Viani 1811140103 Perbankan Syari'ah 82. Olivia Prisiliko 1811130167 Ekonomi Syari'ah 83. Pirman Syah 1811420027 Ilmu Al-Quran dan Tafsir 84. Prima Satri 1811220025 Pendidikan Bahasa Arab

85. Putri Yanti 1811250069 PIAUD

86. Rahma Dinda 1811230005 Tadris Bahasa Inggris 87. Rahma Syifani 1811340002 Bahasa dan Sastra Arab 88. Rahmad 1811110031 Hukum Keluarga Islam 89. Rahmadi Iqlis 1811140023 Perbankan Syari'ah 90. Rani Handani 1811130033 Ekonomi Syari'ah 91. Redo 1811420005 Ilmu Al-Quran dan Tafsir 92. Reni Anggraini 1811110014 Hukum Keluarga Islam 93. Resi Oktavika 1811210148 Pendidikan Agama Islam

52 94. Ria Pelita 1811450001 Ilmu Hadist

95. Rini Saputri 1811320062 BKI

96. Rio Erlangga Putra 1811240206 PGMI 97. Riskiyansah 1811130005 Ekonomi Syari'ah 98. Rohaya Hida Veronica 1811240187 PGMI 99. Roven Dwilisah Gustio 1811310050 KPI

100 Saiful Bahri 1811110029 Hukum Keluarga Islam 101 Sari Fadila Rahma 1811330009 Manajemen Dakwah 102. Selvi Afrilyani 1811130183 Ekonomi Syari'ah 103. Septi 1811210003 Pendidikan Agama Islam

104.

Shi Badio Muhammad

Juliansyah 1811140005 Perbankan Syari'ah

105. Sila Rahmawati 1811220004 Pendidikan Bahasa Arab 106. Sindi Lestari 1811340006 Bahasa dan Sastra Arab 107. Siti Afifa Nurullah 1811120076 Hukum Ekonomi Syari'ah 108. Sulikah Septi Herawati 1811260025 Tadris IPA

109. Sundari Utami 1811310005 KPI

110. Surya Ningsih 1811110037 Hukum Keluarga Islam

53 111. Syahril Musa 1811280045 Tadris Matematika 112. Thesa Lonica 1811130040 Ekonomi Syari'ah

113. Tika Andari 1811170008 Manajemen Haji dan Umroh

114. Tri Melti 1811230114 Tadris Bahasa Inggris 115. Tri Wahyuni 1811130021 Ekonomi Syari'ah 116. Dzikra Asy Syifa 1811220055 Pendidikan Bhs. Arab

117. Usta Andani 1811320002 BKI

118. Veny Rahmasari 1811130044 Ekonomi Syari'ah 119. Vesi Putri Adini 1811230041 Tadris Bahasa Inggris 120. Vinni Sefti Alpianita 1811140060 Perbankan Syari'ah

121. Wanda 1811150044 Hukum Tata Negara

122. Widiyantoro 1811130054 Ekonomi Syari'ah 123. Wika Rama Sari 1811150027 Hukum Tata Negara

124. Wizia Nirwana 1811170022 Manajemen Haji dan Umroh 125. Yetavosvita Sari 1811280025 Tadris Matematika 126. Yola Putri Gustari 1811250057 PIAUD

54 Sumber: SK Bidikmisi 2018

Tabel 3.2 di atas menunjukkan bahwa pada tahun pelajaran 2018 jumlah seluruh mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi diUniversitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu yaitu terdapat 135 mahasiswa, yang terbagi dalam empat fakultas, yaitu Syariah terdapat 21 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam terdapat 31 mahasiswa, Fakultas Tarbiyah dan Tadris terdapat 55 mahasiswa, dan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah terdapat 28 mahasiswa.BAB IV 127. Yomi Diana Aprillia 1811420017 Ilmu Al-Quran dan Tafsir 128. Yorin Ramadina 1811230040 Tadris Bahasa Inggris 129. Yosi Okta Romania 1811230147 Tadris Bahasa Inggris 130. Yoyoh Satrianto 1811140049 Perbankan Syari'ah

131. Yuda 1811330006 Manajemen Dakwah

132. Yuni Putri Fadillah 1811250104 PIAUD

133. Yunita 1811170037 Manajemen Haji dan Umroh

134. Yurike Karlinda 1811340001 Bahasa dan Sastra Arab 135. Yusmia Rika Subekti 1811280016 Tadris Matematika

55 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1. Penggunaan Dana Beasiswa pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidikmisi di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Penggunaan dana adalah bagaimana proses, cara, perbuatan mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi dalam menggunakan, memanfaatkan atau mengelola dana beasiswa bidikmisi yang diberikan oleh pemerintah dalam memenuhi kebutuhannya selama menempuh pendidikan.

Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2010 telah meluncurkan program bantuan biaya pendidikan bidikmisi. Program bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan yang diperuntukan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik, untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu.Jumlah dana yang diberikan sekitar Rp.

6.600.000/semester.

Sebagai mahasiswa penerima beasiswa, hendaknya mahasiswa menggunakan beasiswa yang diterima dengan sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan yang benar-benar diperlukan. Kemudian hendaknya mahasiswa dapat menyisihkan sebagian dana beasiswa untuk ditabung agar apabila ada kebutuhan mendesak di lain hari maka mahasiswa dapat menggunakan dana tersebut dengan bijak.

56 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis bahwa mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi memanfaatkan dana beasiswa bidikmisinya untuk beberapa kebutuhan yakni digolongkan ke dalam kebutuhan akademik dan non akademik.

a. Kebutuhan Akademik

Sebagai mahasiswa tentu banyak keperluan akademik yang dibutuhkan untuk menunjang pendidikan selama mahasiswa tersebut menempuh pendidikan. Kebutuhan akademik mahasiswa terdiri dari buku, alat tulis, laptop, biaya print, dan foto copy. Kebutuhan tersebut harus dipenuhi oleh mahasiswa untuk menunjang kegiatan selama menempuh pendidikannya.

Keadaan tersebut dapat dilihat di kalangan mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Berdasarkan hasil observasi peneliti bahwa tercatat mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu yang menjadi informan sebanyak 48 orang yang terbagi atas empat fakultas.

Hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti pada mahasiswa bidikmisi di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu yang memperoleh beasiswa bidikmisi, dana bidikmisi digunakan untuk kebutuhanakademik diantaranya

57 seperti selain untuk pembayaran UKT setiap semesternya juga digunakan untuk melengkapi fasilitas belajar atau kelengkapan belajar. Fasilitas belajar itu bisa berupa laptop untuk mempermudah mahasiswa dalam mengerjakan tugas atau mencari informasi dan akses ilmu pengetahuan, buku yang berkaitan dengan pelajaran, alat print.52

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa informan yang merupakan mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, menggunakan dana beasiswa yang diterima untuk keperluan yang menunjang akademik seperti membeli buku, membeli alat tulis yang dapat digunakan selama proses pembelajaran, dan membeli laptop sebagai alat yang memudahkan mahasiswa dalam mengerjakan tugas.

Memiliki buku pembelajaran, alat tulis dan laptop akan membantu dan memudahkan mahasiswa dalam proses pembelajaran, sehingga mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi lebih mudah dalam mencari dan mendapatkan materi-materi yang berkaitan dengan pembelajarannya dan lebih mudah dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah. Serta adanya dana beasiswa bidikmisi tersebut maka mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi tidak lagi merasa sulit untuk biaya foto copy dan print sehingga mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi tersebut dapat memenuhi kebutuhan

52Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

58 akademik dengan baik dan tercukupi yang akan meningkatkan prestasi akademiknya.

b. Kebutuhan Non Akademik

Pada pembahasan ini mengenai penggunaan beasiswa bidikmisi oleh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, berdasarkan hasil obeservasi yang dilakukan peneliti, penggunaan beasiswa bidikmisi digunakan untuk memenuhi kebutuhan non akademik. Kebutuhan non akademik merupakan opsi lain dari kebutuhan akademik. Jika kebutuhan akademik digunakan untuk kebutuhan menunjang selama kegiatan pendidikan, maka kebutuhan non akademik mahasiswa dapat dikategorikan ke dalam kebutuhan diluar kebutuhan untuk menunjang selama kegiatan pendidikan meliputi kebutuhan sehari-hari, fashion,style,transportasi, pulsa atau kuota, tabungan, investasidan kebutuhan lainnya diluar kebutuhan pendidikan atau akademik.

1) Kebutuhan Sehari-hari

Pertama, kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan sehari-hari mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi merupakan kebutuhan non akademik yang dipenuhi selama masih menempuh pendidikan. Kebutuhan sehari-hari merupakan kebutuhan hidup mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi

59 selama masih menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri. Yang termasuk dalam kebutuhan sehari-hari mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi antara lain biaya tempat tinggal, biaya makan dan biaya untuk kebutuhan sehari-hari dirinya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut harus dapat dipenuhi oleh mahasiswa penerima beasiswabidikmisi untuk bertahan hidup.

Sesuai dengan hasil wawancara yang telah dilakukan kepada mahasiswa bidikmisi, mengatakan Beasiswa bidikmisi digunakan untuk kebutuhan seperti membayar biaya sewa kos dan listrik, biaya makan, bahkan ada mahasiswa yang membeli lemari, kasur dan seluruh peralatan kampus dari dana beasiswa tersebut.53

Untuk mahasiswa yang tidak tinggal bersama orang tua nya karena orang tua nya tinggal jauh dari tempat mahasiswa kuliah, beasiswa bidikmisi sangat membantu mahasiswa dan merupakan pilihan yang tepat apabila mahasiswa menggunakan dana bidikmisi ini untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Mahasiswa dapat mengurangi beban orang tua nya karena tidak lagi meminta uang untuk biaya tempat tinggal, biaya listrik, biaya makan, biaya pulsa, dan sebagainya karena sudah mempunyai dana bidikmisi tersebut.

53Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

60 2) Kebutuhan Fashion

Kedua, kebutuhan fashion. Kebutuhan fashion merupakan kebutuhan non akademik yangdigunakan mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi. Kebutuhan dalam hal ini ialah kebutuhan untuk membeli baju, membeli sepatu dan membeli tas guna untuk menunjang penampilan mahasiswa. Hal ini dapat dilihat bahwa mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi menggunakan dana beasiswa bidikmisinya untuk membeli kebutuhan fashion diantaranya ialah membeli baju, sepatu dan tas untuk menunjang penampilan mahasiswa ketika di dalam kampus maupun di luar kampus54.

Kebutuhan fashion setiap orang pastinya berbeda- beda. Begitu juga yang terjadi di lingkungan mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengkulu. Kebutuhan atau trend fashion tanpa disadari akan mempengaruhi gaya berpakaian pada mahasiswa bidikmisi. Gaya berpakaian mahasiswa tersebut akan berdampak positif apabila fashion yang digunakan masih wajar sebagai mahasiswa yang memang benar pantas menerima beasiswa artinya tidak belebih-lebihan sehingga tidak menimbulkan anggapan bahwa mahasiswa tersebut terlihat bukan seperti mahasiswa yang pantas menerima beasiswa. Maksudnya

54Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

61 adalah fashion mahasiswa bidikmisi seharusnya tidak terkesan belebihan atau dalam arti yang sederhana saja.

Dengan kebutuhan fashion mahasiswa yang berbeda-beda maka diharapkan setiap mahasiswa penerima bidikmisi dapat dengan cermat dan tepat menggunakan beasiswanya untuk kebutuhan fashion yang dapat menunjang pendidikan saja dan sesuai kebutuhannya bukan untuk tujuan lainnya.

3) Kebutuhan style

Ketiga, kebutuhan lain-lain seperti pengakuan eksistensi dan kepentingan gengsi atau hanya untuk gaya- gayaan seringkali ditemukan pada mahasiswa penerima bidikmisi, sehingga membuat mereka pun mengikuti apa yang mahasiswa lain lakukan.

Sesuai dengan hasil wawancara yang telah dilakukan kepada mahasiswa bidikmisi, beasiswa bidikmisi juga digunakan untuk kebutuhan diluar kampus untuk memenuhi style mahasiswa. Seringkali mahasiswa ikut bersama teman-temannya ke cafe atau tempat karaoke. Meskipun berasal dari keluarga yang kurang mampu bukan berarti tidak punya style atau selera yang tinggi sebagai mahasiswa penerima beasiswa. Justru mahasiswa juga bisa berpenampilan yang stylish

62 meskipun realitanya dari latar belakang keluarga yang kurang mampu.55

Berdasarkan dengan penjelasan penggunaan dana dalam Islam. Firman Allah swt dalam Q.S al-Furqan/25:67.

اْوُرُ تْقَ ي َْلََو اْوُ فِرْسُي َْلَ اْوُقَفْ نَا ِ ٓ اَذِا َنْيِذَّلاَو اًماَوَ ق َكِلٰذ َْيَْ ب َناَكَو

Artinya:

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian”56

Ayat di atas menjelaskan bahwa dalam menggunakan dana tidak dibenarkan membelanjakan secara berlebih-lebihan harus sesuai dengan kebutuhan.

Islam membolehkan seorang muslim untuk menikmati berbagai karunia kehidupan dunia, namun tidak seperti ajaran lainnya. Allah membatasi pembolehan konsumsi dengan tidak melampaui batas kewajaran yang menjurus kepada pemborosan dan kemewahan.

Sebagai mahasiswa penerima beasiswa harusnya dapat memilah dan memilih mana kebutuhan yang harus

55Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

56Q.S al-Furqan/67

63 diutamakan dan paling penting sebab masih banyak mahasiswa lain yang ingin mendapat beasiswa bidikmisi tersebut.

4) Kebutuhan Transportasi

Keempat, transportasi. Kebutuhan transportasi merupakan kebutuhan non akademik yang dipenuhi oleh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi dengan menggunakan dana dari beasiswa bidikmisi.

Kebutuhan transpotasi dibutuhkan oleh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi untuk bisa mempermudah akses menuju tempat tujuan. Dengan menggunaan dana beasiswa bidikmisi, mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi mencukupi kebutuhan transportasinya yaitu antara lain biaya membeli bensin, perawatan kendaraan, dll.

Sesuai dengan hasil wawancara yang telah dilakukan kepada mahasiswa bidikmisi, Beasiswa bidikmisi digunakan untuk kebutuhan transportasi, atau untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) motor bagi

64 mahasiswa yang ingin berangkat kuliah menggunakan sepeda motor.57

Dengan adanya beasiswa bidikmisi sangat membantu mempermudah akses mahasiswa dalam menempuh perjalanan melaksanakan kegiatan pendidikan mahasiswa. Oleh karena itu kebutuhan transportasi termasuk kebutuhan yang penting dan masuk kedalam penggunaan dana bidikmisi bagi mahasiswa bidikmisi.

5) Kebutuhan Pulsa atau kuota

Kelima, pulsa atau paket data. Kebutuhan lain yang dibutuhkan oleh mahasiswa adalah pulsa atau paket data.

Selama dalam proses pendidikan di Perguruan Tinggi mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi memerlukan pulsa dan paket internet. Pulsa dan paket internet yang dibeli diantaranya digunakan oleh mahasiswa apalagi yang merantau untuk berkomunikasi dengan keluarga dikampung, berkomunikasi dengan teman kampus, mendapatkan informasi mengenai jadwal kuliah, dll.58

Kuota atau pulsa untuk internet sangat membantu mahasiswa dalam kegiatan selama menempuh pendidikannya. Mahasiswa dapat lebih mudah mengakses internet dengan mudah jika terhubung dengan adanya

57Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

58Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

65 kuota. Mahasiswa dapat melaksanakan kuliah jika memakai sistem kuliah daring atau kuliah online, untuk mengakses informasi mengenai tugas tugas yang diberikan oleh dosen, mecari referensi dari internet untuk menambah ilmu pengetahuan dan lain lain.

6) Kebutuhan tabungan, investasi dan lain-lain

Sesuai dengan hasil wawancara yang telah dilakukan kepada mahasiswa bidikmisi, mengatakan Beasiswa bidikmisi digunakan untuk kebutuhan menabung dan membangun bisnis.59

Beberapa mahasiswa bidikmisi juga menggunakan dana bidikmisi untuk ditabung agar di kemudian hari jika ada kebutuhan yang mendesak dapat digunakan sebagai alternatif. Ada juga mahasiswa yang menggunakannya untuk membangun bisnis, tujuaanya adalah untuk menambah penghasilan agar dapat mengelola keuangan mereka dengan baik selain memperoleh pendapatannya dari dana beasiswa bidikmisi.

Semua mahasiswa yang diwawancarai menggunakan dana beasiswa Bidikmisi dengan baik dengan berdasarkan kebutuhan yang semestinya. Hanya saja ada juga diantara mereka berusaha menyesuaikan kebutuhan seperti mahasiswa kebanyakan. Banyak diantara mahasiswa

59Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

66 penerima beasiswa bidikmisi yang berperilaku konsumtif, membeli barang-barang tidak lagi berdasarkan kebutuhan namun hanya keinginan semata demi mengikuti trend masa kini.

Penggunaan dana beasiswa Bidikmisidari pemerintah kepada mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi berdasarkan hasil wawancara sudah tepat dalam penelitian ini dan penggunaannya sudah berdasarkan kebutuhan yang semestinya.

Walaupun dana beasiswa bidikmisi ini cenderung digunakan untuk membeli barang-barang yang mereka inginkan, bukan semata-mata untuk kepentingan perkuliahan atau bisa dikatakan dana bidikmisi bahkan lebih kepada keinginan mengkonsumsi kepentingan- kepentingan yang lain seperti pembayaran UKT setiap semester, membeli buku untuk penunjang kuliah, biaya sewa rumah dan untuk biaya hidup. Namun, ada beberapa dari mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi yang menggunakannya untuk hal lain, seperti membeli baju, tas, dengan menggunakan dana beasiswa bidikmisi tersebut.

Alangkah baiknya apabila dana bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, seperti kebutuhan untuk makan, pakaian, tempat tinggal, dana transportasi, serta kebutuhan yang menunjang kegiatan perkuliahan, maupun menyisihkan sebagian dana

67 tersebut untuk ditabung. Penggunaan dana beasiswabidikmisi oleh para mahasiswa penerimanya tidak lepas dari kegiatan konsumsi dan menabung.

2. Efektivitas Penggunaan Dana Beasiswa pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidikmisi di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu menurut Manajemen Islam

Efektivitas merupakan kegiatan yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang betujuan untuk mencapai sasaran dalam bentuk target yang mengacu kepada visi dan misi individu atau organisai tersebut. Efektivitas dalam penelitian terhadap penggunaan dana beasiswa bidikmisi mahasiswa bidikmisi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu adalah berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa penerima beasiswa tersebut dalam menggunakan dana beasiswa bidikmisi sesusai dengan tujuan dari bidikmisi. Sesuatu dikatakan efektif apabila suatu kegiatan tersebut berjalan dengan target, rencana atau tujuannya.

Adapun tujuan dari bidikmisi adalah untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar mahasiswa berprestasi yang tidak mampu secara ekonomi, dan menunjang keberlangsungan studi mahasiswa dengan tepat waktu. Dana beasiswa bidikmisi dipergunakan untuk keperluan hal-hal yang menunjang perkuliahan mahasiswa bidikmisi sebanyak Rp.6.600.000 meliputi dana untuk biaya kuliah atau UKT

68 sebesar Rp.2.400.000 dan biaya hidup mahasiswa yang di berikan 6 (enam) bulan sekali sebesar Rp.4.200.000.

Hasil wawancara dengan mahasiswa bidikmisi yang diwawancarai, penggunaan dana bidikmisi sudah sesuai berdasarkan tujuan dan kegunaan dana bidikmisi. Dana beasiswa digunakan untuk membayar UKT, menunjang kegiatan perkuliahan, dan kebutuhan lain mahasiswa. Hanya saja ada sebagian diantara mahasiswa penerima bidikmisi yang tidak efektif dalam menggunakan dana beasiswa tersebut.

Dilihat dari hasil wawancara mahasiswa yang mengatakan masih ada beberapa mahasiswa bidikmisi yang tidak menunjukkan bahwa mahasiswa itu dapat bidikmisi. Akan tetapi mahasiswa bidikmisi juga masih ada yang menggunakan motor besar atau menggunakan Handphone bermerk, contohnya iPhone, yg biasanya dimiliki orang-orang kelas tinggi, kemudian ada juga mahasiswa bidikmisi yang pergi ke tempat hiburan seperti berbelanja ke mall, nonton bioskop atau pergi ke tempat karaoke.60

Berdasarkan hasil penelitian maka efektivitas penggunaan dana beasiswa bidikmisi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu oleh mahasiswanya belum efektif karena masih terdapat beberapa mahasiswa bidikmisi yang berpenampilan tidak memperlihatkan dari keluarga kurang mampu. Mulai dari cara berpakaian dan perlengkapan

60Hasil Observasi pada mahasiswa bidikmisi UINFAS Bengukulu, 05 April 2022

69 pakaian atau aksesoris lainnya seperti memakai motor dan handphone bermerk sampai berpergian dan berbelanja ke mall, nonton bioskop atau jalan-jalan ke tempat lainnya seperti karaoke meskipun kenyataannya mahasiswa bidikmisi berasal dari keluarga yang tidak mampu. Meskipun sebenarnya belum diketahui apakah mahasiswa tersebut membelinya dengan uang bidikmisi atau dengan tabungan yang lainnya ataukah memang berasal dari keluarga yang mampu. Alangkah baiknya sebagai mahasiswa yang menerima beasiswa yakni sebagai mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu harusnya menujukkan bahwa mahasiswa tersebut memang membutuhkan biaya untuk pendidikan dan menunjukkan bahwa memang dari keluarga yang kurang mampu, sebab masih banyak mahasiswa lain yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut.

Sejalan dengan teori yang digunakan dalam penelitian mengenai tolak ukur efektivitas menurut manajemen ajaran Islam bagi seorang muslim dalam mengatur hidupnya agar efektif:61

a. Prinsip keseimbangan

Dilihat dari prinsip keseimbangan yakni untuk membuktikan bahwa dalam pelaksaan yang seimbang adalah harus sesuai dengan yang telah ditetapkan, dalam

61Mochtar Effendy, Manajemen Suatu Pengantar Berdasarkan Ajaran Islam (Jakarta:Bhratara Karya Aksara, 1986) 153-158.

70 hal ini adalah keseimbangan antara kewajiban dan hak mahasiswa bidikmisi.

Menurut hasil wawancara yang telah dilakukan peneliti proses seleksi sudah berjalan dengan prosedur.

Ada syarat juknis dan seleksi yang ketat. Mahasiswa yang diseleksi harus benar-benar berprestasi dan miskin penyeleksian tidak dilakukan sembarangan.

Kewajiban mahasiswa Bidikmisi yang harus dipenuhi. Dituangkan dalam fakta integritas antara lain IPK tidak boleh turun, tidak boleh melakukan tindakan asusila, berkelakuan baik, tidak boleh melanggar kode etik mahasiswa, dan tidak boleh menggunakan dana sewenang-wenang.

Kewajiban mahasiswa Bidikmisi harus menyampaikan laporan. Dana beasiswa Bidikmisi dapat dicairkan bila mahasiswa Bidikmisi sudah membuat laporan yang jelas dan menggunakan dana tersebut dengan jelas. Bidikmisi itu ada dana living cost atau untuk dana perkuliahan. Mahasiswa Bidikmisi sangat terukur karena sudah menandatangani pakta integritas, tujuannya dapat melihat, mengatur, dan mengawasi apakah mahasiswa Bidikmisi sudah memenuhi kewajiban atau belum. Jika dianggap melenceng dari fakta integritas, maka mahasiswa Bidikmisi akan diganti dengan mahasiswa daftar tunggu.

Dalam dokumen efektivitas penggunaan dana beasiswa (Halaman 62-143)

Dokumen terkait