• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESA KUWON KECAMATNA KARAS Dampak yang dapat ditimbulkan dari serangkaian

Dalam dokumen DPLH SUMUR POMPA DALAM KUWON (Halaman 51-56)

kegiatan pemeliharaan jaringan distribusi berupa timbulan sampah, keresahan masyarakat dan gangguan lalu lintas.

4. Pengoperasian dan pemeliharaan unit pelayanan

Cakupan area pelayanan yang terpenuhi oleh Sumur Pompa Desa Kuwon antara lain Kecamatan Karas, Kecamatan Karangrejo dan kecamatan Magetan. Air bersih dari sumur pompa dialirkan menuju reservoir untuk ditampung sementara yang selanjutnya air bersih dialirkan ke masing-masing daerah pelayanan dengan disambungan dengan kran. Pemeliharaan pada unit pelayanan ini hanya dilakukan dengan melakukan pengujian kualitas air bersih pada beberapa sampel yang telah ditentukan. Perumdam Lawu Tirta Kabupaten Magetan telah melakukan pengujian dengan menggunakan baku mutu mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Rincian hasil uji sebagai berikut.

Tabel 2.8. Hasil Uji Kualitas Air No. Parameter Satua

n

Hasil Pemeriksaa

n

Baku Mutu Metode Pemeriksaan A. FISIKA

1. TDS mg/l 110 500 SNI 6989.27:

2019

2. Suhu ˚C 26 Suhu ±3˚C SNI 06-6989.

23-2005

3. Kekeruhan NTU 0,04 5 Turbidimetri

4. Bau - Tidak Bau Tidak Bau -

5. Rasa - Tidak Rasa Tidak Rasa -

B. KIMIA

1. pH - 6,8 6,5-8,5 SNI 6989.11:

2019

2. Kesadahan mg/l 120 500 Turbidimetri

3. Clorida mg/l 149 250 Turbidimetri

4. Zat Organik mg/l 6,6 10 Turbidimetri

5. Besi mg/l 0,02 0,3 Spektrofotometr

i

6. Mangan mg/l 0,2 0,4 Spektrofotometr

i

7. Nitrat mg/l 0,000 50 Spektrofotometr

i

8. Nitrit mg/l 0,000 3 Spektrofotometr

i

9. Sulfat mg/l 2 250 Turbidimetri

10. Chlorine mg/l 0,001 5 Colorimetri

11. Chrom mg/l 0,000 0,005 Spektrofotometr

i

12. Amoniak mg/l 0,01 1,5 Spektrofotometr

i

PERUMDAM LAWU TIRTA KABUPATEN MAGETAN II-51

DESA KUWON KECAMATNA KARAS

Sumber : Laboratorium Poltekkes Kemenkes Surabaya, Tahun 2023

Perumdam Lawu Tirta Kabupaten Magetan juga melakukan pengujian mandiri terhadap sisa chlor yang ada dengan metode colorimetri. Dari hasil pengujian tersebut didapat angka 0,21 mg/l seusai dengan baku mutu yang ditetapkan yakni 0,2-1,0 mg/l.

2.9. Uraian mengenai komponen Usaha dan/atau Kegiatan yang telah berjalan dan Dampak Lingkungan Hidup yang ditimbulkan

Analisis dampak dari kegiatan Sumur Pompa Desa Kuwon dilakukan dengan mengidentifikasi sumber dan besaran dampak yang mungkin terjadi selama beroperasinya kegiatan. Metode identifikasi dilakukan dengan memberikan daftar uji interaksi dengan memberikan notasi (✔) yang berarti menimbulkan dampak dan (o) tidak menimbulkan dampak. Identifikasi dampak dari kegiatan yang telah berjalan disajikan pada tabel 2.10. sedangkan uraian besaran dampak tersebut terhadap operasional Sumur Pompa Desa Kuwon disajikan pada tabel 2.11.

Tabel 2.9. Matriks Dampak Lingkungan Yang Ditimbulkan Operasional Sumur Pompa Desa Kuwon

No

. Komponen kegiatan

Fisik-kimia Sosekbudkes

mas Lalu

lintas Penurun

an kualitas

udara

Kebising an

Timbula n sampah

Kualit as air

Penurun an muka air tanah

Keresahan masyarakat

Ganggu an lalu

lintas I. Penguatan Komitmen

1. Sosialisasi o o o o o ✔(-) o

II. Tahap operasional 1. Pengoperasi

an dan pemeliharaa n unit air baku

✔(-) ✔(-) ✔(-) ✔(-) ✔(-) ✔(-) o

2. Pengoperasi an dan pemeliharaa n unit distribusi

o o ✔(-) o o ✔(-) ✔(-)

3. Pengoperasi an dan pemeliharaa n unit pelayanan

✔(-) ✔(-) o o o ✔(-) ✔(-)

Sumber : Analisa Tim Penyusun, Tahun 2024

Tabel 2.10. Matrik Sumber, Jenis dan Besaran Dampak Lingkungan Yang Ditimbulkan

Operasional Sumur Pompa Desa Kuwon

PERUMDAM LAWU TIRTA KABUPATEN MAGETAN II-52

DESA KUWON KECAMATNA KARAS

Sumber

Dampak Jenis Dampak Besaran Dampak Keterang an I. Penguatan Komitmen

Sosialisasi Munculnya Persepsi dan Sikap

Masyarakat : -

Dampak Negatif :

Kekhawatiran Masyarakat terhadap penurunan muka air tanah

- Kekhawatiran terjadinya kekeringan sumur warga - Keluhan debit air yang kecil

terutama pada jam puncak layanan (pagi dan sore hari) Dampak Positif :

- Masyarakat menerima layanan air bersih secara layak dan memenuhi standar Kesehatan;

- Layanan air bersih dapat menjangkau wilayah yang sebelumnya mengalami kekeringan Ketika musim kemarau

II. Tahap operasional Pengoperasian

dan

pemeliharaan unit air baku

Penurunan kualitas udara dan

peningkatan debu

Parameter kualitas udara yang diuji dan nilai ambang batas pada pengukuran 24 jam :

- Sulfur Dioksida (SO2) : 75 µg/m³

- Karbon Monoksida (CO) : 10000 µg/m³

- Nitrogen Dioksida (NO2) : 65 µg/m³

- Hidrokarbon Non 3 jam Metana (NMHC) : 160 µg/m³ - Oksidan fotokimia (O*)

sebagai Ozon (Os) :

- Partikulat debu < 100 pm (TSP) : 230 µg/m³

- Timbal (Pb) : 2 µg/m³

Kebisingan Tingkat kebisingan sebesar 55 dBA

Timbulan sampah

Timbulan sampah yang dihasilkan dari kegiatan operasional berupa sampah domestik kegiatan kantor dan pemeliharaan jaringan perpipaan. Rata-rata timbulan sampah sebesar 5-10 kg/hari Kualitas air Kualitas Air bersih mengacu

pada ketentuan Permenkes No

PERUMDAM LAWU TIRTA KABUPATEN MAGETAN II-53

DESA KUWON KECAMATNA KARAS

Sumber

Dampak Jenis Dampak Besaran Dampak Keterang an 2 tahun 2023 tentang

Peraturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.

Penurunan

muka air

tanah

Penurunan mukan air tanah berkisar 0,5 m sampai 0,75 m/tahun

Keresahan masyarakat

Frekwensi keluhan, protes masyarakat terhadap aktivitas Operasional Sumur Pompa Dalam Kuwon

Pengoperasian dan

pemeliharaan unit distribusi

Timbulan sampah

Timbulan sampah yang dihasilkan dari kegiatan operasional dan pemeliharaan unit distribusi rata-rata sebesar 5-10 kg/hari

Keresahan masyarakat

- Kualitas air yang tidak

memenuhi standar

Kesehatan (keruh, bau kaporit), kadar klorin maksimal 0,5 miligram per liter air untuk kelayakan aman untuk diminum;

- Debit air yang kecil pada jam puncak

Pengoperasian dan

pemeliharaan unit pelayanan

Penurunan kualitas udara dan

peningkatan debu

Parameter kualitas udara yang diuji dan nilai ambang batas pada pengukuran 24 jam :

- Sulfur Dioksida (SO2) : 75 µg/m³

- Karbon Monoksida (CO) : 10000 µg/m³

- Nitrogen Dioksida (NO2) : 65 µg/m³

- Hidrokarbon Non 3 jam Metana (NMHC) : 160 µg/m³ - Oksidan fotokimia (O*)

sebagai Ozon (Os) :

- Partikulat debu < 100 pm (TSP) : 230 µg/m³

Timbal (Pb) : 2 µg/m³

Kebisingan Tingkat kebisingan sebesar 55 dBA

PERUMDAM LAWU TIRTA KABUPATEN MAGETAN II-54

DESA KUWON KECAMATNA KARAS

Sumber

Dampak Jenis Dampak Besaran Dampak Keterang an Keresahan

masyarakat

Kekhawatiran penurunan muka air tanah warga akibat pengambilan air tanah yang melampaui yang diizinkan Gangguan lalu

lintas

Bangkitan dan tarikan serta pembebanan lalu lintas pada ruas jalan terdampak pemeliharaan jaringan perpipaan selama proses pemeliharaan unit layanan Sumber : Analisis Tim Penyusun, Tahun 2024

PERUMDAM LAWU TIRTA KABUPATEN MAGETAN II-55

BAB III

DAMPAK LINGKUNGAN YANG DAPAT

Dalam dokumen DPLH SUMUR POMPA DALAM KUWON (Halaman 51-56)

Dokumen terkait