• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive thinking terhadap peningkatan self acceptance pada siswa kelas XII MA NWDI Sakra dengan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah One Group Pre-Test Post-Test Design, artinya pada pelaksanaan penelitian ini terdapat pemberian perlakuan atau treatment

58Irwan Gani & Siti Amalia, Alat Analisis Data: Aplikasi Statistik Untuk Penelitian Bidang Ekonomi dan Sosial, (Yogyakarta: ANDI,2015), hlm.59.

Paired Samples Test Paired Differences

t Df

Sig. (2- tailed) Mean

Std.

Deviation

Std.

Error Mean

95% Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair 1 Pre-

Test - Post -Test

-16,92063 4,87357 ,61401 - 18,14803

- 15,69324

- 27,558

62 ,000

49

dengan penyampaian materi berpikir positif kepada seluruh siswa kelas XII MA NWDI Sakra. Sebelum penyampaian materi berpikir positif, peneliti memberikan tes awal (pre-test) untuk mengukur tingkat self acceptance (penerimaan diri) siswa sebelum diberikan perlakuan dan peneliti memberikan tes akhir (post-test) untuk mengukur bagaimana tingkat self acceptance (penerimaan diri) siswa setelah diberikan perlakuan.

Sebelum proses penelitian ini dilakukan, peneliti menyusun modul pelatihan berpikir positif terlebih dahulu sebagai pedoman atau acuan dalam menjalankan penelitian (modul terlampir). Dalam modul tersebut terdapat langkah-langkah pelaksanaan penelitian dan terdapat materi tentang berpikir positif yang akan disampaikan kepada subjek penelitian yaitu definisi berpikir positif, ciri-ciri orang yang berpikir positif, aspek-aspek bepikir positif, langkah efektif dalam berpikir positif dan manfaat berpikir positif. Penyampaian materi dilakukan oleh dua orang yaitu L.Muh. Iqbal, S.Ag. selaku kepala sekolah MA NWDI Sakra sekaligus sebagai guru Aqidah Akhlak dan Rabiatul Azmi, S.Pd. selaku guru BP/BK di Mts NWDI Sakra. Atas izin kepala sekolah MA NWDI Sakra, penyampaian materi dilakukan selama lima kali pertemuan.

Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil uji coba angket dan kepada siswa kelas XII, yang di mana siswa kelas XII banyak yang memiliki penerimaan diri yang rendah dan sedang seperti merasa kurang puas dengan keadaan fisiknya, merasa kurang bersyukur dalam menjalani kehidupannya, merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya, merasa tidak memiliki bakat, mudah putus asa, merasa iri dengan pencapaian temannya, merasa cepat tersinggung, dan lain-lain, sehingga peneliti ingin meningkatkan penerimaan diri siswa/i tersebut melalui berpikir positif.

Selanjutnya berdasarkan hasil post-test, skor yang di peroleh masing-masing siswa meningkat dari hasil pre-testnya. Hal ini menunjukkan bahwa penyampaian materi tentang berpikir positif dapat mengubah pola pikir siswa untuk lebih menerima dirinya sendiri dengan baik. Bentuk peningkatan penerimaan diri yang dirasakan siswa berdasarkan angket yang diisi yaitu mereka lebih percaya diri dengan keadaan fisiknya, yang awalnya merasa kurang beruntung dari orang lain menjadi lebih bersyukur dengan hidupnya, merasa yakin dan mampu untuk melanjutkan pendidikan, memiliki keyakinan pada diri sendiri

50

bahwa dia bisa lulus ujian serta mendapatkan nilai yang baik, dan lain- lain.

Hal ini sesuai dengan pendapat Schultz dalam Novianty tentang penerimaan diri yang baik yaitu menerima semua segi yang ada pada dirinya, termasuk kelebihan dan kekurangannya serta tidak menyerah dengan kekurangan atau kelemahannya tersebut. Seseorang yang menerima dirinya juga merupakan orang yang sehat, mampu hidup sesuai kodrat manusia dengan adanya konflik dalam diri atau masyarakat, serta berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kemudian menurut Germer dalam Natalia Christy Waney, penerimaan diri sebagai kemampuan individu untuk dapat memiliki suatu pandangan positif mengenai siapa dirinya yang sebenar-benarnya, dan hal ini tidak dapat muncul dengan sendirinya, melainkan harus dikembangkan oleh individu59.

Berdasarkan hasil uji normalitas data pada perhitungan Kolmogorov Smirnov diperoleh hasil uji data pre-test dan post-test sama- sama menghasilkan nilai Sig. atau p = 0,200 yang artinya sebaran data pre-test dan post-test tersebut terdistribusi normal karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (p = 0,200 > 0,05). Selanjutnya, berdasarkan hasil uji-t (Paired Sample t-Test) yang dilakukan setelah data terdistribusi normal yaitu diperoleh nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 yang artinya Ha dapat diterima dan Ho ditolak karena nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05. Sehingga dari hasil uji Paired Sample t-Test tersebut, maka dapat di katakan bahwa terdapat pengaruh positive thinking terhadap peningkatan self acceptance pada siswa kelas XII MA NWDISakra.

Untuk mendukung hasil penelitian di atas, menurut Natalia Christy Waney, dkk dalam jurnal Ilmiah Psikologi mengatakan bahwa penerimaan diri dapat ditingkatkan dengan pelatihan berpikir positif.

Siswa yang berpikir positif cenderung akan memusatkan perhatian pada hal-hal positif dari berbagai permasalahan yang sedang dihadapinya, sehingga siswa mulai mendapatkan insight atau wawasan mengenai aktivitas positif yang dapat dijadikan sebagai pengalih agar tidak berfokus pada hal-hal yang bersifat negatif60. Selain itu, menurut Tobing dalam

59Natalia Christy Waney, dkk “Mindfulness dan Penerimaan Diri Pada Remaja Di Era Digital”, Jurnal Ilmiah Psikologi, Vol. 22, Nomor 2, Agustus 2020, hlm. 76.

60Ibid..,hlm. 37.

51

Fatwa Tentama mengatakan bahwa berpikir positif dapat membuat seseorang menerima keadaan dirinya dengan besar hati sehingga berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik. Dengan demikian kemampuan siswa untuk berpikir positif akan mempengaruhi tinggi rendahnya penerimaan dirinya.61

61Fatwa Tentama, “Hubungan Positive Thinking Dengan Self Acceptance Pada Difabel (Bawaan Lahir) di SLBN 3 Yogyakarta”, Vol. 9, Nomor 2 Tahun Desember 2014, hlm.3.

52 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan analisis data yang dipaparkan peneliti pada bab IV, diketahui sebaran data telah terdistribusi normal karena pada hasil perhitungan Kolomogorov Smirnov diperoleh nilai Sig. atau nilai p=

0,200 > 0,05. Kemudian hasil analisis data menggunakan uji-t (Paired Sample t-Test) diperoleh nilai Sig.(2-tailed) = 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Ha pada penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh positive thinking terhadap peningkatan self acceptance pada siswa kelas XII MA NWDI Sakra.

Hal ini menunjukkan bahwa dengan penyampaian materi tentang berpikir positif pada siswa kelas XII MA NWDI Sakra dapat meningkatkan penerimaan diri siswa. Artinya, semakin positif pola pikir siswa maka semakin tinggi atau semakin baik pula tingkat penerimaan diri siswa tersebut dalam menjalankan kehidupan sehari- hari. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang telah peneliti paparkanpadaparagrafsebelumnya.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka peneliti ingin menyampaikan saran-saran kepada pihak-pihak yang terkait dengan penelitian yaitu:

1. Bagi Kepala Sekolah

Diharapkan dari hasil penelitian ini, kepala sekolah sebagai pemimpin di sekolah tersebut dapat memberikan pengetahuan, wawasan atau pemahaman tentang berpikir positif kepada semua siswa/i nya baik kelas X, XI dan XII agar pola pikir siswa menjadi lebih positif sehingga penerimaan diri siswa akan menjadi lebih baik.

2. Bagi Siswa

Diharapkan dari hasil penelitian ini, siswa/i kelas XII dapat menerapkan pola pikir yang positif dalam menjalani kehidupan sehari-harinya agar lebih bisa menerima diri, baik dari

53

kelebihan maupun kekurangan yang ada pada dirinya sehingga akan membuat diri siswa menjadi lebih baik.

3. Peneliti Selanjutnya

Bagi calon peneliti selanjutnya yang tertarik dan ingin mengambil tema yang sama dapat mengembangkannya pada subjek yang berbeda dan lebih spesifik misalnya dengan latar belakang kecacatan fisik atau orang yang berkebutuhan khusus, atau dengan perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan.

Selain itu calon peneliti selanjutnya juga dapat mengembangkan penelitian ini dengan membandingkan usia subjek misalnya usia remaja awal, remaja tengah, remaja akhir, atau usia dewasa maupun lansia.

54

DAFTAR PUSTAKA

Adhi Kusumastuti & Ahmad Mustamil Khoiron, Metode Penelitian Kualitatif.Semarang: LP Sukarno Pressindo, 2019.

Ahmad Rusydi, “Husn Al-Zhann: Konsep Berpikir Positif Dalam Perspektif Psikologi Islam Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Mental”, Proyeksi, Vol. 7, Nomor 1, 2012.

Ali Syah Putra, “Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan CV Wira Sukses Jaya Medan”, Jurnal Ilmiah Skylandesa,Vol. 4, Nomor 1, Februari 2020.

Andhita Dyorita Khoiryasdien dan Annisa Warastri, “Pelatihan berpikir Positif Untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Survivor Bipolar di Yogyakarta”. Jurnal Insight Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember. Vol.16, Nomor 2, Oktober 2020.

Andi Ibrahim, dkk, Metodologi Penelitian.Makassar: Gunadarma Ilmu, 2018.

Atina Mahmudati & R. Rachmy Diana, “Efektivitas Pelatihan Berpikir Positif Untuk Menurunkan Kecemasan Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa”, Jurnal Intervensi Psikologi, Vol.9, Nomor 1, Juni 2017.

Djoni Aminuddin & Mulyadi, “Efektivitas Layanan Informasi Karir Dalam Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Karir Siswa”, Jurnal Consilium: Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan, Vol.6, Nomor 2, Desember 2019.

Dodiet Aditya Setyawan, Modul Statistika: Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian, Surakarta: POLTEKKES KEMENKES, 2014.

Fatwa Tentama, “Hubungan Positive Thinking Dengan Self Acceptance Pada Difabel (Bawaan Lahir) di SLBN 3 Yogyakarta”, Vol. 9, Nomor 2, Desember2014.

55

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktik. Jakarta;

Bumi Aksara, 2013.

Imam Machali, Metode Penelitian Kuantitatif: Panduan Praktis Merencanakan, Melaksanakan, dan Analisis dalam Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, UIN Sunan Kalijaga, 2017.

Iqbal Bafadal, “Pendekatan T-Group Dynamic Dalam Meningkatkan Kemandirian Remaja”, Jurnal Qawwam, Vol. 13, Nomor 1, Juni 2019.

Irwan Gani & Siti Amalia, Alat Analisis Data: Aplikasi Statistik Untuk Penelitian Bidang Ekonomi dan Sosial.Yogyakarta: ANDI, 2015.

Jamal Ma’mur Asmani, The Law Of Positive Thinking. Yogyakarta:

Garailmu, 2009.

Khamim Zarkasih Putro, “Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja”, Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, Vol. 17, Nomor 1, 2017.

Muhammad Ridha, “Hubungan Antara Body Image Dengan Penerimaan Diri Pada Mahasiswa Aceh di Yogyakarta”. Jurnal Empathy. Vol.1, Nomor1, Desember 2012.

Natalia Christy Waney, dkk “Mindfulness dan Penerimaan Diri Pada Remaja Di Era Digital”, Jurnal Ilmiah Psikologi, Vol. 22, Nomor 2, Agustus 2020.

Nurhasyanah, “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Diri Pada Wanita Infertilitas”. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi.

Vol. 1, Nomor1, Oktober 2012.

Nuryadi, dkk, Dasar-dasar Statistika Penelitian, Yogyakarta: SIBUKU MEDIA, 2017.

56

Oktandhy Bhayatri Mochammad Firmansyah, dkk., “Pengaruh Terapi Pemaafan Dengan Dzikir Untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA)”. Jurnal Psikologi Islam. Vol. 5, Nomor 1, Juni 2019.

Ratna BR Karo Sekali, “Upaya Meningkatkan Penerimaan Diri (Self Acceptance) Siswa Melalui Konseling Individu Dengan Pendekatan Realita Kelas XI SMA Negeri 15 Bandar Lampung”. Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran. Vol. 2, Nomor 2, 2020.

Ratri Paramita dan Margaretha, “Pengaruh Penerimaan Diri Terhadap Penyesuaian Diri Penderita Lupus”. Jurnal Psikologi Undip. Vol.12, Nomor 1,April 2013.

Reza Mina Pahlewi, “Makna Self Acceptance Dalam Islam (Analisis Fenomenologi Sosok Ibu dalam Kemiskinan di Provinsi D.I Yogyakarta)”, HISBAH: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, Vol. 16, Nomor 2, Desember 2019.

Rieny Kharisma Putri, “Meningkatkan Self Acceptance (Penerimaan Diri) Dengan Konseling Realita Berbasis Budaya Jawa”. Jurnal Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling. Vol.2, Nomor 1, 2018.

Rifa’i Abubakar, Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: SUKA- Press UIN Sunan Kalijaga, 2021.

Salim & Syahrum, Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung: Citapustaka Media, 2012.

Sandu Siyoto & Ali Sodik, Dasar Mteodologi Penelitian. Yogyakarta:

Literasi Media Publishing, 2015.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung:

Alfabeta, 2012.

57

Suharismi Arikunto, Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:

Rineka Cipta, 2002.

Sukandarrumidi, Metodologi Penelitian Petunjuk Praktis Untuk Peneliti Pemula. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2004.

Sutrisno Hadi, Analisis Butir Untuk Instrumen Angket, Tes dan Skala Nilai.Yogyakarta: FP UGM, 1991.

Sylvia Aria Yanie, Pentingnya Berpikir Positif. Bandung: ANGKASA, 2012.

Vera Permatasari & Witrin Gamayanti, “Gambaran Penerimaan Diri (Self Acceptance) Pada Orang Yang Mengalami Skizofrenia”. Jurnal Ilmiah Psikologi. Vol. 3, Nomor 1, Juni 2016.

58

LAMPIRAN-LAMPIRAN

ANGKET/KUISIONER SKALA SELF ACCEPTANCE (PENERIMAAN DIRI)

a. Identitas Responden Nama:

Kelas:

Sekolah:

b. Petunjuk Pengisian

1) Tulis data diri pada tempat yang disediakan.

2) Beri tanda check list (✓) pada salah satu kolom pilihan jawaban yang tersedia sesuai dengan kondisi yang dialami dengan item jawaban sebagai berikut:

SS = Sangat Setuju, S = Setuju, TS = Tidak Setuju, STS = Sangat Tidak Setuju.

3) Setiap pernyataan diharapkan tidak ada yang kosong 4) Bila telah selesai mengisi lembaran angket, agar segera

dikembalikan.

5) Bila telah selesai mengisi lembaran angket, agar segera dikembalikan.

No Pernyataan SS S TS STS

1 Saya merasa bentuk tubuh dan muka saya menarik.

2 Saat teman-teman menjauhi saya, saya lebih memilih untuk melakukan sesuatu yang dapat melupakan kesedihan saya.

3 Ketika saya mendapat nilai jelek, saya belajar lebih giat lagi.

4 Saya tidak yakin bahwa saya bisa

mendapatkan nilai ujian yang memuaskan.

5 Banyak teman yang lebih cantk/ganteng dan kaya, hal tersebut membuat saya merasa malu.

6 Saya yakin bahwa saya bisa lulus ujian.

7 Saya tidak pernah merasa gugup ketika bapak/ibu guru menyuruh saya maju ke depan untuk menjelaskan materi.

LAMPIRAN 1

No Pernyataan SS S TS STS 8 Terkadang saya merasa tidak seberuntung orang lain.

9 Saya merasa tidak mampu untuk menyaingi nilaiteman kelas saya.

10 Orang lain

terlihathidupberkecukupantapisayatidakpernahmerasairi.

11 Saya merasa puas dengan paras wajah cantik/tampan yang saya miliki.

12 Sayatidakbisamemaafkanmasalalukelam yang pernahsayaalami.

13 Saya sering menyalahkan diri sendiri atas kesalahan yang saya lakukan.

14 Saya merasa tidak mampu untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

15 Saya selalu memikirkan perkataan orang lain apabila saya di hina.

16 Terkadang saya merasa tidak bersyukur atas kehidupan yang saya jalani.

17 Saya rajin belajar ketika akan ujian saja.

18 Saya merasa

senangapabilamelihattemanmendapatkanmusibah.

19 Saya merasa bahwa saya tidak memiliki bakat apapun.

20 Saya merupakan orang yang tidak mudah tersinggung.

HASIL UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS A. Hasil Uji Validitas

No

Item r-tabel r-hitung Keterangan Nilai

Signifikansi Keputusan Y1 0,254 0,464 r-hit > r-tab 0,000 Valid Y2 0,254 0,399 r-hit > r-tab 0,001 Valid Y3 0,254 0,276 r-hit > r-tab 0,029 Valid Y4 0,254 0,328 r-hit > r-tab 0,009 Valid Y5 0,254 0,453 r-hit > r-tab 0,000 Valid Y6 0,254 0,402 r-hit > r-tab 0,001 Valid Y7 0,254 0,253 r-hit < r-tab 0,045 Tidak Valid Y8 0,254 0,412 r-hit > r-tab 0,001 Valid Y9 0,254 -0,042 r-hit < r-tab 0,744 Tidak Valid Y10 0,254 0,285 r-hit > r-tab 0,023 Valid Y11 0,254 0,590 r-hit > r-tab 0,000 Valid Y12 0,254 0,437 r-hit > r-tab 0,000 Valid Y13 0,254 0,192 r-hit < r-tab 0,132 Tidak Valid Y14 0,254 0,587 r-hit > r-tab 0,000 Valid Y15 0,254 0,261 r-hit > r-tab 0,039 Valid Y16 0,254 0,167 r-hit < r-tab 0,192 Tidak Valid Y17 0,254 0,262 r-hit > r-tab 0,038 Valid Y18 0,254 0,386 r-hit > r-tab 0,002 Valid Y19 0,254 0,338 r-hit > r-tab 0,007 Valid Y20 0,254 0,125 r-hit < r-tab 0,329 Tidak Valid Y21 0,254 0,422 r-hit > r-tab 0,001 Valid Y22 0,254 -0,024 r-hit < r-tab 0,851 Tidak Valid Y23 0,254 0,062 r-hit < r-tab 0,628 Tidak Valid Y24 0,254 0,074 r-hit < r-tab 0,566 Tidak Valid Y25 0,254 0,174 r-hit < r-tab 0,172 Tidak Valid Y26 0,254 0,202 r-hit < r-tab 0,111 Tidak Valid Y27 0,254 0,435 r-hit > r-tab 0.000 Valid Y28 0,254 0,191 r-hit < r-tab 0,134 Tidak Valid Y29 0,254 0,532 r-hit > r-tab 0,000 Valid Y30 0,254 0,466 r-hit > r-tab 0,000 Valid Y31 0,254 0,466 r-hit > r-tab 0,000 Valid LAMPIRAN 2

22999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999

B. Hasil Uji Reliabilitas Reliability Statistics

Cronbach's

Alpha N of Items

,770 20

DISTRIBUSI NILAI r-tabel SIGNIFIKANSI 1% dan 5% PRODUCT MOMENT

N The Level Of Significance

N The Level Of Significance

5 % 1% 5% 1%

3 0.997 0.999 38 0.320 0.413

4 0.950 0.990 39 0.316 0.408

5 0.878 0.959 40 0.312 0.403

6 0.811 0.917 41 0.308 0.398

7 0.754 0.874 42 0.304 0.393

8 0.707 0.834 43 0.301 0.389

9 0.666 0.798 44 0.297 0.384

10 0.632 0.765 45 0.294 0.380

11 0.602 0.735 46 0.291 0.376

12 0.576 0.708 47 0.288 0.372

13 0.553 0.684 48 0.284 0.368

14 0.532 0.661 49 0.281 0.364

15 0.514 0.641 50 0.279 0.361

16 0.497 0.623 55 0.266 0.345

17 0.482 0.606 60 0.254 0.330

18 0.468 0.590 65 0.244 0.317

19 0.456 0.575 70 0.235 0.306

20 0.444 0.561 75 0.227 0.296

21 0.433 0.549 80 0.220 0.286

22 0.432 0.537 85 0.213 0.278

23 0.413 0.526 90 0.207 0.267

24 0.404 0.515 95 0.202 0.263

25 0.396 0.505 100 0.195 0.256

26 0.388 0.496 125 0.176 0.230

27 0.381 0.487 150 0.159 0.210

28 0.374 0.478 175 0.148 0.194

29 0.367 0.470 200 0.138 0.181

30 0.361 0.463 300 0.113 0.148

31 0.355 0.456 400 0.098 0.128

32 0.349 0.449 500 0.088 0.115

33 0.344 0.442 600 0.080 0.105

34 0.339 0.436 700 0.074 0.097

35 0.334 0.430 800 0.070 0.091

36 0.329 0.424 900 0.065 0.086

37 0.325 0.418 1000 0.062 0.081

LAMPIRAN 3 33433229999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999 99999999999999

HASIL UJI STATISTIK A. Uji Normalitas

Case Processing Summary

Kelas

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Self Acceptance

Pre-Test 63 100,0% 0 0,0% 63 100,0%

Post-Test 63 100,0% 0 0,0% 63 100,0%

Descriptives

Kelas Statistic Std. Error

Self Acceptance Pre-Test Mean 50,71 ,712

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 49,29 Upper Bound 52,14

5% Trimmed Mean 50,58

Median 51,00

Variance 31,949

Std. Deviation 5,652

Minimum 41

Maximum 65

Range 24

Interquartile Range 8

Skewness ,335 ,302

Kurtosis -,388 ,595

Post-Test Mean 67,63 ,483

95% Confidence Interval for Mean

Lower Bound 66,67 Upper Bound 68,60

5% Trimmed Mean 67,53

Median 67,00

Variance 14,719

Std. Deviation 3,837

Minimum 61

Maximum 77

Range 16

Interquartile Range 5

Skewness ,305 ,302

Kurtosis -,125 ,595

LAMPIRAN 4

Tests of Normality

Kelas

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig.

Self Acceptance

Pre-Test ,079 63 ,200* ,976 63 ,243 Post-Test ,075 63 ,200* ,975 63 ,223

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

B. Uji Paired Sample t-Test

Paired Samples Statistics

Mean N Std. Deviation Std. Error Mean

Pair 1 Pre-Test 50,7143 63 5,65237 ,71213

Post-Test 67,6349 63 3,83659 ,48336

Paired Samples Correlations

N Correlation Sig.

Pair 1 Pre-Test & Post-Test 63 ,528 ,000

Paired Samples Test

Paired Differences

T df

Sig.

(2- tailed) Me

an Std.

Devi ation

Std. Error Mean

95% Confidence Interval of the

Difference Lower Upper Pair 1 Pre-

Test - Post- Test

- 16,92063

4,87 357

,61401 -

18,14803

- 15,69324

- 27,558

62 ,000

REKAPAN PRE-TEST & POST-TEST

Subjek Pre-Test Kategori Post-Test Kategori Selisih Keterangan

S1 63 Sedang 75 Tinggi 12 Naik

S2 65 Sedang 77 Tinggi 12 Naik

S3 56 Sedang 69 Sedang 13 Naik

S4 49 Sedang 65 Sedang 16 Naik

S5 49 Sedang 68 Sedang 19 Naik

S6 44 Rendah 69 Sedang 25 Naik

S7 45 Sedang 67 Sedang 22 Naik

S8 52 Sedang 69 Sedang 17 Naik

S9 45 Sedang 67 Sedang 22 Naik

S10 60 Sedang 73 Sedang 13 Naik

S11 57 Sedang 71 Sedang 14 Naik

S12 50 Sedang 70 Sedang 20 Naik

S13 41 Rendah 61 Sedang 20 Naik

S14 52 Sedang 69 Sedang 17 Naik

S15 52 Sedang 69 Sedang 17 Naik

S16 49 Sedang 67 Sedang 18 Naik

S17 42 Rendah 66 Sedang 24 Naik

S18 45 Sedang 65 Sedang 20 Naik

S19 49 Sedang 67 Sedang 18 Naik

S20 58 Sedang 68 Sedang 10 Naik

S21 59 Sedang 70 Sedang 11 Naik

S22 45 Sedang 69 Sedang 24 Naik

S23 57 Sedang 71 Sedang 14 Naik

S24 53 Sedang 67 Sedang 14 Naik

S25 47 Sedang 64 Sedang 17 Naik

S26 46 Sedang 62 Sedang 16 Naik

S27 46 Sedang 64 Sedang 18 Naik

S28 42 Rendah 64 Sedang 22 Naik

S29 42 Rendah 66 Sedang 24 Naik

S30 48 Sedang 65 Sedang 17 Naik

S31 52 Sedang 70 Sedang 18 Naik

S32 41 Rendah 66 Sedang 25 Naik

LAMPIRAN 5

Subjek Pre-Test Kategori Post-Test Kategori Selisih Keterangan

S33 51 Sedang 73 Sedang 22 Naik

S34 46 Sedang 68 Sedang 22 Naik

S35 50 Sedang 65 Sedang 15 Naik

S36 60 Sedang 73 Sedang 13 Naik

S37 56 Sedang 74 Sedang 18 Naik

S38 52 Sedang 68 Sedang 16 Naik

S39 51 Sedang 64 Sedang 13 Naik

S40 53 Sedang 61 Sedang 8 Naik

S41 53 Sedang 68 Sedang 15 Naik

S42 48 Sedang 67 Sedang 19 Naik

S43 47 Sedang 71 Sedang 24 Naik

S44 57 Sedang 69 Sedang 12 Naik

S45 51 Sedang 71 Sedang 20 Naik

S46 52 Sedang 64 Sedang 12 Naik

S47 49 Sedang 62 Sedang 13 Naik

S48 51 Sedang 62 Sedang 11 Naik

S49 48 Sedang 70 Sedang 22 Naik

S50 51 Sedang 70 Sedang 19 Naik

S51 49 Sedang 72 Sedang 23 Naik

S52 45 Sedang 61 Sedang 16 Naik

S53 55 Sedang 66 Sedang 11 Naik

S54 58 Sedang 73 Sedang 15 Naik

S55 54 Sedang 63 Sedang 9 Naik

S56 49 Sedang 67 Sedang 18 Naik

S57 54 Sedang 65 Sedang 11 Naik

S58 42 Rendah 67 Sedang 25 Naik

S59 46 Sedang 67 Sedang 21 Naik

S60 53 Sedang 64 Sedang 11 Naik

S61 60 Sedang 77 Tinggi 17 Naik

S62 58 Sedang 61 Sedang 3 Naik

S63 45 Sedang 68 Sedang 23 Naik

MODUL

MATERI PELATIHAN BERPIKIR POSITIF

Disusun Sebagai Salah Satu Bahan Materi Pelaksanaan Penelitian dalam Skripsi Pengaruh Positive Thinking Dalam Meningkatkan Self Acceptance Pada Siswa Kelas XII MADRASAH ALIYAH NAHDLATUL

WATHAN DINIYAH ISLAMIYAH SAKRA.

Disusun oleh:

Baiq Hardianti NIM: 180303040

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM (BKI) FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI (FDIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MATARAM 2022

LAMPIRAN 6

A. Pendahuluan

Modul materi pelatihan berpikir positif ini dirancang sedemikian rupa sebagai bahan materi pelaksanaan penelitian dalam meningkatkan penerimaan diri pada siswa kelas XII MA NWDI Sakra. Penerapan langkah-langkah penelitian dengan jenis eksperimen kepada sasaran penelitian yaitu kepada siswa/i kelas XII MA NWDI Sakra selaku subjek penelitian memerlukan modul sebagai pedoman untuk meminimalisir penyimpangan antara penelitian dan praktik di lapangan.

Modul ini dimaksudkan sebagai pegangan peneliti agar pelaksanaan penelitian berjalan secara terencana, sistematis dan berkesinambungan. Modul yang menguraikan secara detail mengenai rencana langkah-langkah penelitian dan mencantumkan materi-materi tentang berpikir positif yang akan disampaikan pada saat pelatihan berpikir positif akan memudahkan peneliti pada saat pelaksanaan penelitian. Dalam pelaksanaannya, peneliti membutuhkan bantuan guru di sekolah tersebut sebagai pemateri untuk menyampaikan materi terkait berpikir positif.

B. Tujuan Pembuatan Modul Materi

Tujuan peneliti membuat modul materi ini yaitu sebagai pedoman untuk melaksanakan penelitian kepada para subjek penelitian. Dan pemberian materi ini dilakukan untuk memberikan informasi serta pemahaman kepada para siswa (subjek penelitian) terkait materi berpikir positif.

C. Petunjuk Penggunaan Modul 1. Pemateri dan Sasaran Penelitian

Pada penelitian ini, yang menjadi pemateri dalam menyampaikan materi tentang berpikir positif adalah 2 orang guru di MA NWDI Sakra yaitu guru Akidah Akhlak dan guru BK yang memiliki wawasan keilmuan terkait materi yang akan disampaikannya yaitu wawasan teoritis dan praktik mengenai berpikir positif.

Sasaran penelitian artinya subjek penelitian, yaitu sebanyak 63 siswa kelas XII MA NWDI Sakra dengan 2 jurusan

yaitu IPA dan IPS. Subjek penelitian digabungkan menjadi satu kelompok eksperimen, tanpa adanya kelompok kontrol karena desain penelitian yang digunakan peneliti adalah one group pre- test post-test design.

2. Rancangan Modul

Rancangan modul ini dialokasikan ke dalam dua kali pertemuan yang sistematis dan berkesinambungan. Alokasi waktu penyampaian materi berpikir positif disusun ke dalam lima kali pertemuan, termasuk pula mengenai pemberian pre-test dan post- test kepada subjek penelitian.

3. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penelitian

Tempat atau lokasi pelaksanaan penelitian ini akan dilakukan di ruang kelas atau di aula sekolah dengan mempertimbangkan segi ukuran ruangan maupun kenyamanannya dan sesuai izin dari kepala sekolah. Sedangkan waktu pelaksanaan penelitian disesuaikan dengan kesepakatan antara peneliti dengan pihak sekolah terutama guru sebagai pemateri. Pelaksanaan penelitian seyogyanya dapat dilakukan dalam rentang waktu satu minggu. Hal ini dimaksudkan agar jarak antar pertemuan tidak terlalu lama sehingga efektivitasnya tidak terganggu.

4. Jenis Materi yang di Sampaikan

Materi yang akan disampaikan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah materi-materi yang menyangkut berpikir positif seperti definisi berpikir positif dan ciri-ciri orang yang berpikir positif, aspek-aspek berpikir positif, langkah-langkah efektif dalam berpikir positif dan manfaat berpikir positif.

5. Pihak yang Terlibat dalam Pelaksanaan Penelitian

Pihak yang terlibat dalam pelaksanaan penelitian ini adalah 2 orang pemateri, 63 siswa/i kelas XII MA NWDI Sakra yang berperan sebagai subjek penelitian dan peneliti sendiri, yang di mana peneliti di sini sebagai moderator kegiatan.

D. Rancangan Materi Penelitian

Jadwal Penelitian Pertemuan ke-1

No Kegiatan Tujuan Metode Alat Waktu

1.

Pembukaan (Opening Session), sekaligus kontrak pelatihan

Peserta dapat memahami rangkaian kegiatan dan menyepakati tentang hal-hal yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut.

Ceramah/

Diskusi -

08.00 – 08.15 WITA

2. Pemberian Pre-test

Peserta mengisi pre-test skala self acceptance sebelum penyampaian materi.

-

Angket pre- test self acceptance

08.15 – 08.40 WITA 3. Ice

Breaking

Agar peserta tidak merasa jenuh atau bosan dan bisa lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan.

Game -

80.40 – 09.00 WITA

4.

Materi:

Definisi Berpikir positif &

Ciri-ciri Orang Yang Berpikir Positif.

Peserta dapat mengetahui dan memahami pengertian berpikir positif serta ciri-ciri orang yang berpikir positif.

Ceramah/

Diskusi

LCD Proyektor

09.00 – 10.00 WITA

5. Sesi tanya jawab

Agar peserta dapat lebih paham

dengan materi yang disampaikan. Diskusi -

10.00 – 10.20 WITA 6. Penutupan

Peserta diharapkan dapat memahami materi yang disampaikan.

Berdoa

bersama -

10.20 – 10.40 WITA

Dokumen terkait