• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Deskripsi Area Survei

Pada peneltian ini melakukan survei terhadap tata letak objek pameran pada Rahmat Internasional Wild Life Museum Dan Gallery. Hasil survey penelitian museum bedasarkan jenis koleksi adalah klasifikasi museum khusus karena hanya terdiri dari koleksi satwa liar. Klasfikasi museum bedasarkan asal museum termasuk koleksi benda alam yaitu tubuh satwa yang telah diawetkan. Museum ini menggunakan beberapa bentuk Teknik memamerkan yang terdiri dari object base technique ( dengan jenis open storage yaitu meletakkan seluruh koleksi museum pada tempat pameran, thematic grouping yaitu menampilkan benda benda kleksi sesuai topik/tema tertentu dan ada juga bentuk penangananya yaitu Fastened object, enclosed obeject dan diorama) dan Teknik panel technique yang berfungsi untuk mempresentasikan informasi – informasi yang mendukung pameran museum itu sendiri dapat dilihat pada gambar 24

Gambar 24 Panel Sumber : Analisa pribadi

Pada penelitian ini terdapat 20 area survei, secara keseluruhan denah dapat di llihat di bawah ini denah lat 1 ( Gambar 25 ) dan denah lat 2 ( Gambar 26 ).

Pada penelitian ini terdapat 20 area survei, dan berikut adalah beberapa rincian gambaran 20 area tersebut.

a. Area 1

Pada area ini adalah area pertama penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama yang bertema alam/nature room. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 1 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 25)

Gambar 25 Foto Area 1 Lat 1 Sumber : Foto pribadi

b. Area 2

Pada area ini adalah area ke-dua penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama yang bertema gunung dengan hewan kambing gunung yang di awetkan dan disusun dengan nuansa gunung. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer

yaitu satwa endemic seperti pada area 2 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambar 26)

Gambar 26 Foto Area 2 Lat 1

Sumber : Foto Pribadi

c. Area 3

Pada area ini adalah area ke-tiga penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama yang bertema hewan spesies amerika. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 3 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 27)

Gambar 27 Foto Area 3 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

d. Area 4

Pada area ini adalah area ke-empat penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa kutub . Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 4 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 28)

Gambar 28 Foto Area 4 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

e. Area 5

Pada area ini adalah area ke-lima penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa kutub . Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang

menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 5 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 29)

Gambar 29 Foto Area 5 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

f. Area 6

Pada area ini adalah area ke-enam penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa kutub . Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 6 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 30)

Gambar 30 Foto Area 6 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

g. Area 7

Pada area ini adalah area ke-tujuh penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis pajangan dalam bentuk 3D dan jenis vitrine dinding, area ke 7 ini merupakan area bertema dengan hewan reptile dan hewan laut. (Gambae 31)

Gambar 31 Foto Area 7 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

h. Area 8

Pada area ini adalah area ke-delapan penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis vitrine dinding, area ke 8 ini merupakan area bertema dengan kingdoms of bird. (Gambae 32)

Gambar 32 Foto Area 8 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

i. Area 9

Pada area ini adalah area ke-sembilan penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis pajangan dalam bentuk jenis vitrine dinding, area ke 9 ini merupakan area bertema dengan fosil hewan laut. (Gambae 33)

Gambar 33 Foto Area 9 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

j. Area 10

Pada area ini adalah area ke-sebelas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa hutan habitat domba dall dan serigala abu abu.

Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 11 tersebut.

Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 35)

Gambar 34 Foto Area 10 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

k. Area 11

Pada area ini adalah area ke-enam penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa forest/hutan yang menampilkan segala jenis harimau di dunia. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 6 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka.

(Gambae 36)

Gambar 36 Foto Area 12 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

l. Area 12

Pada area ini adalah area ke-tiga belas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa menambilkan African big five. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan

masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 13 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 37)

Gambar 37 Foto Area 13 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi m. Area 13

n. Area 14

Gambar 38 Foto Area 14 Lat 1 Sumber : Foto Pribadi

Pada area ini adalah area ke-empat belas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa habita rusa. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 14 tersebut. Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 38)

o. Area 15

Pada area ini adalah area ke – lima belas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Vitrine lantaiyang letaknya agak mendatar dibawah pandangan mata kita untuk menata jenis jenis hewan serangga. (Gambae 39)

Gambar 39 Foto Area 15 Lat 2 Sumber : Foto Pribadi p. Area 16

Pada area ini adalah area ke – enam belas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Vitrine dinding yang bereletakkan dengan berhimpitan dengan dinding dan hnya dapat dilihat dari sisi samping, sisi depan dan perdestal alas koleksi untuk meletakan fosil pada area tersebut (Gambae 40)

Gambar 40 Foto Area 16 Sumber : Foto Pribadi

q. Area 17

Pada area ini adalah area ke-tujuh belas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa menampilkan satwa yang ada pada indonesia.

Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 17 tersebut.

Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 41)

Gambar 41 Foto Area 17 Lat 2 Sumber : Foto Pribadi

r. Area 18

Pada area ini adalah area ke- delapan belas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa menampilkan suasana satwa pada afrika. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari

Gambar 42 Foto Area 18

Sumber : Foto Pribadi s. Area 19

Pada area ini adalah area ke- sembilan belas penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama bernuansa menampilkan hewan laut dan hewan darat. Diorama digunakan untuk menampilkan objek pamer dengan perbandingan 1:1, dan dilengkapi dengan suasana yang menggambarkan habitat/ekosistem dari masing-masing objek pamer yaitu satwa endemic seperti pada area 20 tersebut.

Diorama yang di gunakan adalah jenis diorama terbuka. (Gambae 43)

Gambar 43 Foto Area 19 Sumber : Foto Pribadi

t. Area 20

Pada area ini adalah area ke- dua puluh penelitian melakukan analisa tata letak objek pameran terhadap standard arsitek. Pada area ini terdapat objek penelitian dengan jenis Diorama yang menampilkan award room. Yang menampilkan koleksi penghargaan yang didapat oleh Rahmat International Wild Life Gallery Dan Museum. (Gambar 44)

Gambar 44 Foto Area 20 Sumber : Foto Pribadi

Dokumen terkait