BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN DAN
B. Hasil Penelitian
3. Deskripsi Data Hasil Penelitian
Tabel 4.5
Deskripsi Data Faktor Harga
N Valid 85
Missing 0
Mean 14.96
Median 15.00
Mode 15
Std. Deviation 2.427
Variance 5.892
Range 11
Minimum 8
Maximum 19
Sum 1272
Dari tabel di atas dapat dilihat, valid menunjukkan 85, berarti semua responden dianalisis semua sesuai denga jumlah N-nya yaitu 85. Besarnya angka missing nol (0), berarti tidak ada yang kosong pada skor variabel yang dianalisis. Mean 14,96 yang berarti nilai rata-rata dari faktor harga (X1). Median adalah nilai yang membagi distribusi data kedalam dua bagian yang sama besar atau suatu nilai yang membagai 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah, pada faktor harga adalah 15,00 sehingga frekuensi yang terdapat di atas sama dengan frekuensi yang terdapat di bawah. Mode (modus) adalah skor paling banyak, yaitu 15. Skor maximum skor atau nilai tertinggi adalah 19, mimimum atau skor terendahnya adalah 8, dan sum jumlah skor keseluruhan adalah 1272.
Dari perhitungan ini dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor faktor harga (X1). Selanjutnya untuk mendapatkan gambaran tentang distribusi skor faktor harga dapat dilihat pada histogram dibawah ini :
Gambar 4.2
Histogram Data Faktor Harga 2. Deskriptif Data Faktor Produk
Angket untuk faktor produk disebarkan kepada responden sebanyak 85 pelanggan 212 Mart. Dan dijawab atau dikembalikan sebanyak jumlah yang sama yaitu 85 (100%). Angket yang dikembalikan semuanya terisi dengan baik. Adapun gambaran atau deskriptif data faktor produk (X2) dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel 4.6
Deskripsi Data Faktor Produk
Produk_x2
N Valid 85
Missing 0
Mean 15.35
Median 15.00
Mode 15
Std. Deviation 2.848
Variance 8.112
Range 17
Minimum 8
Maximum 25
Sum 1305
Dari tabel di atas dapat dilihat, valid menunjukkan 85, berarti semua responden dianalisis semua sesuai denga jumlah N-nya yaitu 85. Besarnya angka missing nol (0), berarti tidak ada yang kosong pada skor variabel yang dianalisis. Mean 15,35 yang berarti nilai rata-rata dari faktor produk (X2). Median adalah nilai yang membagi distribusi data kedalam dua bagian yang sama besar atau suatu nilai yang membagai 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah, pada faktor produk (X2) adalah 15 sehingga frekuensi yang terdapat di atas sama dengan frekuensi yang terdapat di bawah. Mode (modus) adalah skor paling banyak, yaitu 15 Skor maximum skor atau nilai tertinggi adalah 25, mimimum atau skor terendahnya adalah 8 dan sum jumlah skor keseluruhan adalah 1305.
Dari perhitungan ini dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor faktor produk (X2). Selanjutnya untuk mendapatkan gambaran tentang distribusi skor faktor harga dapat dilihat pada histogram dibawah ini :
Gambar. 4.3
Histogram Data Faktor Produk 3. Deskriptif Data Faktor Pelayanan
Angket untuk faktor layanan disebarkan kepada responden sebanyak 85 pelanggan 212 Mart. Dan dijawab atau dikembalikan sebanyak jumlah yang sama yaitu 85 (100%). Angket yang dikembalikan semuanya terisi dengan baik. Adapun gambaran atau deskriptif data faktor layanan (X3) dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.7
Deskripsi Data Faktor Pelayanan
Pelayanan_x3
N Valid 85
Missing 0
Mean 10.94
Median 11.00
Mode 11
Std. Deviation 1.576
Variance 2.485
Range 8
Minimum 7
Maximum 15
Sum 930
Dari tabel di atas dapat dilihat, valid menunjukkan 85, berarti semua responden dianalisis semua sesuai denga jumlah N-nya yaitu 85. Besarnya angka missing nol (0), berarti tidak ada yang kosong pada skor variabel yang dianalisis. Mean 10,94 yang berarti nilai rata-rata dari faktor pelayanan (X3). Median adalah nilai yang membagi distribusi data kedalam dua bagian yang sama besar atau suatu nilai yang membagai 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah, pada faktor pelayanan (X3) adalah 11 sehingga frekuensi yang terdapat di atas sama dengan frekuensi yang terdapat di bawah. Mode (modus) adalah skor paling banyak, yaitu 11 Skor maximum skor atau nilai tertinggi adalah 15, mimimum atau skor terendahnya adalah 7 dan sum jumlah skor keseluruhan adalah 930.
Dari perhitungan ini dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor faktor pelayanan (X3). Selanjutnya untuk mendapatkan gambaran tentang distribusi skor faktor harga dapat dilihat pada histogram dibawah ini :
Gambar 4.4
Histogram Data Faktor Pelayanan 4. Deskriptif Data Faktor Lokasi
Angket untuk faktor lokasi disebarkan kepada responden sebanyak 85 pelanggan 212 Mart. Dan dijawab atau dikembalikan sebanyak jumlah yang sama yaitu 85 (100%). Angket yang dikembalikan semuanya terisi dengan baik. Adapun gambaran atau deskriptif data faktor lokasi (X4) dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.8
Deskripsi Data Faktor Lokasi
Lokasi _x4
N Valid 85
Missing 0
Mean 11.36
Median 11.00
Mode 11
Std. Deviation 1.920
Variance 3.687
Range 12
Minimum 3
Maximum 15
Sum 966
Dari tabel di atas dapat dilihat, valid menunjukkan 85, berarti semua responden dianalisis semua sesuai denga jumlah N-nya yaitu 85. Besarnya angka missing nol (0), berarti tidak ada yang kosong pada skor variabel yang dianalisis. Mean 11,36 yang berarti nilai rata-rata dari faktor lokasi (X4). Median adalah nilai yang membagi distribusi data kedalam dua bagian yang sama besar atau suatu nilai yang membagai 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah, pada faktor lokasi (X4) adalah 11 sehingga frekuensi yang
terdapat di atas sama dengan frekuensi yang terdapat di bawah. Mode (modus) adalah skor paling banyak, yaitu 11 Skor maximum skor atau nilai tertinggi adalah 15, mimimum atau skor terendahnya adalah 3 dan sum jumlah skor keseluruhan adalah 966.
Dari perhitungan ini dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor faktor faktor lokasi (X4). Selanjutnya untuk mendapatkan gambaran tentang distribusi skor faktor harga dapat dilihat pada histogram dibawah ini :
Gambar 4.5
Histogram Data Faktor Lokasi 5. Deskriptif Data Faktor Desain Tempat
Angket untuk faktor desain tempat disebarkan kepada responden sebanyak 85 pelanggan 212 Mart. Dan dijawab atau dikembalikan sebanyak jumlah yang sama yaitu 85 (100%). Angket yang dikembalikan semuanya terisi dengan baik. Adapun gambaran atau deskriptif data faktor desain tempat (X5) dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.9
Deskripsi Data Faktor Desain Tempat
Desain Tempat_x5
N Valid 85
Missing 0
Mean 3.72
Median 4.00
Mode 4
Std. Deviation .796
Variance .634
Range 3
Minimum 2
Maximum 5
Sum 316
Dari tabel di atas dapat dilihat, valid menunjukkan 85, berarti semua responden dianalisis semua sesuai denga jumlah N-nya yaitu 85. Besarnya angka missing nol (0), berarti tidak ada yang kosong pada skor variabel yang dianalisis. Mean 3,72 yang berarti nilai rata-rata dari faktor desain tempat (X5). Median adalah nilai yang membagi distribusi data kedalam dua bagian yang sama besar atau suatu nilai yang membagai 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah, pada faktor desain tempat (X5) adalah 4 sehingga frekuensi yang terdapat di atas sama dengan frekuensi yang terdapat di bawah.
Mode (modus) adalah skor paling banyak, yaitu 4 Skor maximum skor atau nilai tertinggi adalah 2, mimimum atau skor terendahnya adalah 5 dan sum jumlah skor keseluruhan adalah 316.
Dari perhitungan ini dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor faktor desain tempat (X5). Selanjutnya untuk
mendapatkan gambaran tentang distribusi skor faktor harga dapat dilihat pada histogram dibawah ini :
Gambar 4.5
Histogram Data Faktor Tempat 6. Deskriptif Data Faktor Promosi
Angket untuk faktor promosi disebarkan kepada responden sebanyak 85 pelanggan 212 Mart. Dan dijawab atau dikembalikan sebanyak jumlah yang sama yaitu 85 (100%). Angket yang dikembalikan semuanya terisi dengan baik. Adapun gambaran atau deskriptif data faktor promosi (X6) dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.10
Deskripsi Data Faktor Promosi
Promosi_x6
N Valid 85
Missing 0
Mean 16.94
Median 16.00
Mode 16
Std. Deviation 2.953
Variance 8.723
Range 18
Minimum 7
Maximum 25
Sum 1440
Dari tabel di atas dapat dilihat, valid menunjukkan 85, berarti semua responden dianalisis semua sesuai denga jumlah N-nya yaitu 85. Besarnya angka missing nol (0), berarti tidak ada yang kosong pada skor variabel yang dianalisis. Mean 16,94 yang berarti nilai rata-rata dari faktor promosi (X6). Median adalah nilai yang membagi distribusi data kedalam dua bagian yang sama besar atau suatu nilai yang membagai 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah, pada faktor promosi (X6) adalah 16 sehingga frekuensi yang terdapat di atas sama dengan frekuensi yang terdapat di bawah. Mode (modus) adalah skor paling banyak, yaitu 16 Skor maximum skor atau nilai tertinggi adalah 25, mimimum atau skor terendahnya adalah 7 dan sum jumlah skor keseluruhan adalah 1440.
Dari perhitungan ini dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor faktor promosi (X6). Selanjutnya untuk mendapatkan
gambaran tentang distribusi skor faktor promosi (X6)dapat dilihat pada histogram dibawah ini :
Gambar 4.6
Histogram Data Faktor Promosi 7. Deskriptif Data Variabel Loyalitas
Angket untuk variabel loyalitas disebarkan kepada responden sebanyak 85 pelanggan 212 Mart. Dan dijawab atau dikembalikan sebanyak jumlah yang sama yaitu 85 (100%). Angket yang dikembalikan semuanya terisi dengan baik. Adapun gambaran atau deskriptif data variabel loyalitaas (Y) dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.11
Deskripsi Data Variabel Loyalitas
Loyalitas_y
N Valid 85
Missing 0
Mean 15.06
Median 15.00
Mode 14
Std. Deviation 2.291
Variance 5.246
Range 10
Minimum 10
Maximum 20
Sum 1280
Dari tabel di atas dapat dilihat, valid menunjukkan 85, berarti semua responden dianalisis semua sesuai denga jumlah N-nya yaitu 85. Besarnya angka missing nol (0), berarti tidak ada yang kosong pada skor variabel yang dianalisis. Mean 15,06 yang berarti nilai rata-rata dari variabel loyalitaas (Y). Median adalah nilai yang membagi distribusi data kedalam dua bagian yang sama besar atau suatu nilai yang membagai 50% nilai atas dan 50% frekuensi nilai bawah, pada variabel loyalitaas (Y) adalah 15 sehingga frekuensi yang terdapat di atas sama dengan frekuensi yang terdapat di bawah. Mode (modus) adalah skor paling banyak, yaitu 14 Skor maximum skor atau nilai tertinggi adalah 20, mimimum atau skor terendahnya adalah 10 dan sum jumlah skor keseluruhan adalah 1280.
Dari perhitungan ini dapat diartikan bahwa distribusi frekuensi skor variabel loyalitaas (Y). Selanjutnya untuk mendapatkan
gambaran tentang distribusi skor variabel loyalitaas (Y) dapat dilihat pada histogram dibawah ini :
Gambar 4.7
Histogram Data Faktor Promosi