• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Lokasi Penelitian

1. Sejarah Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelas II B Enrekang

Rutan kelas II B Enrekang yang ada sekarang ini adalah bangunan yang telah di renovasi dari Rutan yang telah lama yang ada di Kab.Enrekang, namun pada tahun 1996 dilakukan pembangunan baru dan dibangun di atas tanah seluas 10.000 m² yang didesain sedemikian rupa dengan tetap mempertimbangkan segi keamanan dan pembinaan yang terletak di Jln.

Jenderal Sudirman No.505, RT 01, RW 01, Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, yang berjarak ± 250 km dari ibu kota provinsi Sulawesi Selatan dan sejak itu Rutan Kab.Enrekang statusnya sudah menjadi Rutan Kelas II B Enrekang.

2. Visi, Misi, Tata Nilai, dan Motto a. Visi

“Masyarakat Memperoleh Kepastian Hukum”

b. Misi

1.) Mewujudkan peraturan perundang- undangan yang berkualitas;

2.) Mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas;

3.) Mewujudkan penegakan hukum yang berkualitas;

4.) Mewujudkan penghormatan, pemenuhan, dan perlindungan Hak Asasi Manusia;

5.) Mewujudkan layanan manajemen administrasi kementrian Hukum

28

dan Hak Asasi Manusia; dan

6.) Mewujudkan aparatur kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang professional dan berintegrasi.

c. Tata Nilai

Kementrian Hukum dan HAM menjunjung tinggi tata nilai “P-A-S-T-I”

1.) Profesional: Aparatur kementrian Hukum dan HAM adalah aparat yang bekerja keras untuk mencapai tujuan organisasi melalui penguasaan bidang tugasnya, menjunjung tinggi etika dan ntegrasi profesi;

2.) Akuntabel: Setiap kegiatan dalam rangka penyelenggaraan pemerintah dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang berlaku;

3.) Sinergi: Komitemen untuk membangun dan memastikanhubungan kerja sama yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan untuk menemukan dan melaksanakan solusi terbaik, bermanfaat, dan berkualitas;

4.) Tranfaran: Kementrian Hukum dan HAM menjamin akses atau kebebsan bagi setiap orang untuk memperoleh informasi tentang penyelenggaraan pemerintah, yakni informasi tentang kebijakan, proses pembuatan dan pelaksanaannya, serta hasil-hasil yang dicapai;

5.) Inovatif: Kementrian Hukum dan HAM mendukung kreatifitas dan mengembangkan inisiatif untuk selalu melakukan

29

pembaharuan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya.

d. Motto

Rutan Kelas II B Enrekang memiliki Motto “Tiada Hari Tanpa Berbuat Kebaikan”

3. Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi a. Struktur Organisasi

Didalam melaksanakan kegiatan maka Rutan Kelas II B Enrekang adalah merupakan suatu organisasi atau unit kerja yang berdiri sendri dengan mempunyai struktur organisasi sebagai berikut:

Gambar 4.2: Struktur Organisasi Rumah Tahanan Negara Kelas II B Enrekang

STRUKTUR ORGANISASI

KEPALA RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS II B ENREKANG

KEPALA SUBSI PELAYANAN

TAHANAN KEPALA SUBSI

PENGELOLAAN KEPALA

KESATUAN PENGAMANAN

PETUGAS KEAMANAN

30

b. Tugas Pokok dan Fungsi 1.) Kepala Rumah Tahanan

Kepala Rumah Tahanan Kelas II B mempunyai tugas pokok melakukan mengkoordinasikan, memimpin dan mengawasi proses penerimaan, penempatan, perawatan, keamanan dan tata tertib tahanan serta bidang fasilitatif RUTAN sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku untuk kepentingan penyedikian penuntutan dan pemeriksaan di siding pengadilan.

Uraian Tugas

a) Mengantisipasi tingkat pelarian tahanan

b) Merencanakan dan menyusun rencana kerja tahanan

c) melakukan pengelolaan subsi pengelolaan kepegawaian, keuangan, dan perlengkapan rumah tangga dilingkungan Rutan d) Melakukan pengelolaan subsi pelayanan tahanan bidang registrasi, pelayanan hukum, perawatan bagi WBP dalam hal kesehatan dan kebutuhannya

e) mengelola subsi keamanan, baik administrasi maupun pemeliharan ketertiban dan keamanan di lingkungan Rutan f) Melakukan koordinasi dengan pihak luar untuk kepentingan

kedinasan

g) Melaksanakan bantuan/penyuluhan hukum

h) Melakukan koordinasi dengan pihak luar untuk kepentingan kedinasan

31

i) Melaksanakan penanggulangan halinar dan melakukan pengawasan di lingkunga Rutan

2.) Kepala Kesatuan Pengamanan

Mengkordinasikan tugas pengamanan dan ketertiban dengan melakukan pengaturan jadwal penjagaan, penggunaan peralatan pengamanan dan pembagian petugas jaga agar tercipta suasana aman dan tertib dalam lingkungan RUTAN.

Uraian Tugas

a) Melakukan kegiatan penggeledehan keberadaan HALINARDIONO (Hp, Pungli, Narkoba, Judi, dan Pornografi)

b) Tertib administrasi dan penyimpanan senpi

c) Melaksanakan tertib administrasi keamanan dan ketertiban d) Pengangan gangguan keamanan dan ketertiban

e) Peningkatan pengawasan keamanan dan ketertiban Rutan f) Melaksanakan tugas dan perintah dari pimpinan sesuai dengan

aturan yang berlaku.

3.) Kepala Subsi Pengelolaan

Mengkoordinasikan pengurusan keuangan, perlengkapan, rumah tangga dan kepegawaian berdasarkan peraturan yang berlaku guna memberikan pelayanan di bidang keuangan, perlengkapan, kepegawaian dan kerumah tanggaan dalam lingkungan RUTAN.

32

Uraian Tugas

a) Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan administrasi peneglolaan keuangan

b) Menyelenggarakan urusan perlengkapan c) Mengkoordinir pengurusan rumah tangga

d) Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan pengelolaan kepegawaian

e) Melaksanakan tugas dan perintah dari pimpinan sesuai dengan aturan yang berlaku.

4.) Kepala Subsi Pelayanan Tahanan

Mengkoordinasikan administrasi perawatan, pemberian bantuan hukum, penyuluhan serta bimbingan kegiatan bagi tahanan berdasarkan peraturan yang berlaku untuk memberikan pelayanan kepada tahanan.

Uraian Tugas

a) Mengkoordinir pelaksanaan admnistrasi/registrasi pelayanan b) Mengawasi/ memeriksa pengelolaan SDP

c) Melaksanakan Program kesehatan dan perawatan tahanan d) Melaksanakan pemenuhan hak tahanan yang tepat waku e) Melaksanakan pemberdayaan tahanan

f) Melaksanakan tugas dan perintah dari pimpinan sesuai dengan aturan yang berlaku.

33

4. Jumlah Pegawai dan Tahanan

Didalam melaksanakan tugas organisasi Rutan Kelas II B Enrekang harus didukung aparat pengelola yang professional berhubung tugas pokok dan fungsi berhubungan langsung dengan pembinaan tahanan dan narapidana yang mempunyai karakter yang berbeda sehingga dibutuhkan personil yang cukup untuk melaksanakan tugas sebagai petugas lembaga.

Adapun jumlah pegawai yang ada di Rutan Kelas II B Enrekang dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.1

Jumlah Pegawai di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Enrekang

NO. NAMA JABATAN PANGKAT

1. Tubagus M. Chaidir, A.Md.IP.SH.MH

Kepala Rutan Kelas II B Enrekang

Pembina (IV/a) 2. Muhammad Sain,

S.Sos.M.Si

Kepala Satuan Pengamanan Penata Tk.I (III/d) 3. Faridah.SH Kepala Sub Seksi Pengelolaan Penata (III/c) 4. Hasbih.SH Kepala Sub Seksi Pelayanan Penata Tk.I (III/d)

5. Gunawan Darsa Staf Pengamanan Pengatur Tk.I

(II/d)

6. Abbas Koro Staf Pengamanan Pengatur Muda

(II/a/)

7. Youdarma Irianto Noor Staf Pengamanan Pengatur Muda (II/a/)

8. Agus Antoni Staf Pengamanan Pengatur Muda

(II/a/)

9. Nur Ramdaniah Staf Pengamanan Pengatur Muda

(II/a/)

10. Abd. Muis Staf Pengelolaan Penata Muda Tk.I

(III/b)

11. Renil Darsa, Shi Staf Pengelolaan Pengatur Muda (III/a/)

12. Muhammad Irzan Malik Staf Pengelolaan Pengatur Muda (II/a/)

34

13. Andi Muhammad Saleh Staf Pengelolaan Pengatur Muda (II/a/)

14. Riska Emiyanti Staf Pengelolaan Pengatur Muda (II/a/)

15. Nurhidayat Mappatoba Staf Pengelolaan Pengatur Muda (II/a/)

16. Sutomo Staf Pelayanan Penata Muda Tk.I

(III/b)

17. Ikramullah Staf Pelayanan Pengatur Muda

Tk.I (II/b)

18. Muhammad Nasri Staf Pelayanan Pengatur Muda

(II/a)

19. Muh. Ihsan Staf Pelayanan Pengatur Muda

(II/a)

20. Winda Lestari Staf Pelayanan Pengatur (II/c) 21. Sukmawaty, A.Md. Kep Staf Pelayanan Pengatur Tk. I

(II/d)

22. Syamsu Rizal Komandan Jaga Penata Muda Tk.I

(III/b)

23. Mursen Komandan Jaga Penata Muda Tk.I

(III/b)

24. Mursalim, SH Komandan Jaga Penata (III/c)

25. Zaenal Abidin, SH Komandan Jaga Penata (III/c) 26. Awaluddin Petugas/Anggota Jaga Pengatur (II/b) 27. Rudy Lolo Pallimbong Petugas/Anggota Jaga Pengatur (II/c) 28. Iswahyoedy, SH Petugas/Anggota Jaga Penata Muda

(III/a)

29. Abidin Petugas/Anggota Jaga Penata Muda Tk.I

(III/b)

30. Abidin Abdullah Petugas/Anggota Jaga Penata Muda Tk.I (III/b)

31. Naim Petugas/Anggota Jaga Penata Muda Tk.I

(III/b)

32. Rasman Petugas/Anggota Jaga Penata Muda Tk.I

(III/b)

33. Tasman Petugas/Anggota Jaga Penata Muda Tk.I

(III/b)

34. Mishairun Petugas/Anggota Jaga Penata Muda Tk.I (III/b)

35

35. Kasman, SH Petugas/Anggota Jaga Penata (III/c) 36. Sudirman, SH Petugas/Anggota Jaga Penata Tk. I

(III/d) Sumber: Kantor Rutan Kelas II B Enrekang 2020.

Dari tabel tersebut diatas terlihat bahwa jumlah pegawai yang ada pada Rutan Kelas II B Enrekang adalah sebanyak 36 orang yang pada umumnya mempunyai golongan III sebanyak 19 orang sedangkan yang mempunyai golongan II sebanyak 16 orang sedangkan yang mempunyai golangan IV 1 orang yaitu Kepala Rutan.

Selain keadaan pegawai tersebut diatas juga dapat dilihat kondisi dan keadaan tahanan dan narapidana yang sekarang ini berada di Rutan Kelas II B Enrekang baik dari jenis tindak pidana maupun tingkat pendidikan masing-masing tahanan dan narapidana dan lebih jelasnya dapat dilihat sebagai berikut:

Tabel 4.2

Data Jenis Tindak Pidana Tahanan dan Narapidana Di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Enrekang tahun 2020

NO. NAMA KASUS JUMLAH

1. Perlindungan Anak 29

2. Narkoba/Narkotika 51

3. Penipuan 6

4. Pencurian 15

5. Ilegal Loging 4

6. Pembunuhan 1

7. Penganiayaan 5

8. Korupsi 3

36

Sumber: Staf Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Enrekang PerTanggal 13 Juni 2020, data diolah.

Dari tabel tersebut diatas terlihat bahwa tindak pidana para tahanan dan narapidana yang ada pada Rutan Kelas II B Enrekang pada umumnya tindak pidana narkoba / narkotika yaitu sebanyak 51 orang kemudian tindak pidana perlindungan anak yaitu sebanyak 29 orang, tindak pidana pencurian yaitu sebanyak 15 orang, tindak pidana penipuan yaitu sebanyak 6 orang, tindak pidana penganiayaan yaitu sebanyak 5 orang, tindak pidana illegal loging yaitu sebanyak 4 orang, tindak pidana korupsi yaitu 3 orang, tindak pidana pemerkosaan yaitu 2 orang dan tindak pidana pembunuhan yaitu 1 orang.

Tabel 4.3

Data Tingkat Pendidikan Penghuni Di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Enrekang Tahun 2020

NO.

PENDIDIKAN

STATUS

JENIS KELA

MIN

JUMLAH TAHANAN NARAPIDAN

A

L P

1. Tidak Sekolah 3 8 11 - 11

2. Tidak Lulus SD

- 6 6 - 6

3. SD 2 22 24 - 24

4. SMP 3 20 22 1 23

5. SMA 11 34 43 2 45

6. S1 - 6 6 - 6

7. S2 - 1 1 - 1

Jumlah 19 97 116

Sumber: Sumber: Staf Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Enrekang PerTanggal 13 Juni 2020, data diolah.

9. Pemerkosaan 2

37

Dari data pada tabel tersebut diatas terlihat bahwa julah tahanan dan narapidana menunjukkan bahwa tingkat pendidikan yang dimiliki sangat berpariasi yaitu mulai dari yang tidak sekolah sampai dengan pendidikan S2 dengan uraian sebagai berikut yaitu yang tidak sekolah 11 orang. tidak lulus SD 6 orang, SD 24 orang, SMP 22 orang, SMA 43 orang S1 6 orang dan S2 1 orang sehingga terlihat bahwa pada umumnya narapidana dan tahanan yang ada pada Rutan Kelas II B Enrekang berpendidikan SMA 43 orang.

Dokumen terkait