BAB III METODE PENELITIAN
B. Deskripsi Lokasi Penelitian
30 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
a. Batas Utara : Kabupaten Pangkajene Kepulauan b. Batas Selatan : Kabupaten Gowa
c. Batas Timur : Kabupaten Maros d. Batas Barat : Selat Makasar
Secara administrasi Kota Makassar terbagi atas 15 Kecamatan dan 153 Kelurahan dengan 885 RW dan 4446 RT Ketinggian Kota Makassar bervariasi antara 0 - 25 meter dari permukaan laut, dengan suhu udara antara 20° C sampai dengan 32° C. Kota Makssar diapit dua buah sungai yaitu: Sungai Tallo yang bermuara disebelah utara kota dan Sungai Jeneberang bermuara pada bagian selatan kota.
1.1Jumlah Penduduk
Pemerintah Kota Makassar sampai pada tahun 2021, wilayah administratifnya mencakup 15 kecamatan dengan 153 kelurahan. Di antara 15 kecamatan tersebut, ada tujuh kecamatan yang berbatasan dengan pantai yaitu Kecamatan Tamalate, Kecamatan Mariso, Kecamatan Wajo, Kecamatan Ujung Tanah, Kecamatan Tallo, Kecamatan Tamalanrea, dan Kecamatan Biringkanaya.
Tabel 4.1 Jumlah Penduduk
No. Kecamatan Laki-Laki Perempuan Jumlah
Penduduk
1 Mariso 28.903 28.691 57.594
2 Mamajang 27.520 28.536 56.056
3 Tamalate 90.757 90.776 181.533
4 Rappocini 70.802 73.817 144.619
5 Makassar 40.699 41.443 82.142
6 Ujung Pandang 11.895 12.631 24.526
7 Wajo 15.002 15.031 30.033
8 Bontoala 27.339 27.763 55.102
9 Ujung Tanah 17.995 17.952 35.947
10 Kepulauan Sangkarang 7.051 71.36 14.187
11 Tallo 73.289 72.111 145.400
12 Panakkukang 6.9693 69.942 139.635
13 Manggala 73.649 73.900 147.549
14 Biringkanaya 104.997 105.079 210.076
15 Tamalanrea 51.415 51.805 103.220
Jumlah 711.006 716.613 1.427.619
Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Makassar
Berdasarkan data diatas maka dapat dilihat bahwa tingkat persebaran penduduk di Kota Makassar bahwa penduduk yang tergolong padat berada di Kecamatan Biringkanaya dengan jumlah penduduk sebanyak 210.076 jiwa dan tingkat kepadatan penduduk terendah berada di Kecamatan Kepulauan Sangkarang dengan jumlah penduduk sebanyak 14.187 jiwa penduduk.
1.2Visi & Misi Kota Makassar Visi
Percepatan Mewujudkan Makassar Kota Dunia yang Sombere’ dan Smart City dengan Imunitas Kuta untuk Semua.
Misi
1. Revolusi SDM dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi;
2. Rekonstruksi kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya menuju masyarakat sejahtera dengan imunitas ekonomi dan kesehatan kota yang kuat untuk semua;
3. Restorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia yang Sombere’ dan Smart City untuk Semua.
Visi misi Kota Makassar sekaligus menjadi visi misi dari Kantor Dinas Sosial Kota Makassar.
2. Profil Dinas Sosial Kota Makassar
Dinas Sosial Kota Makassar terletak di Jalan Arif Rahman Hakim No. 50 Makassar, Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo Kota Makassar.
Berada pada tanah seluas 499 m2, dengan bangunan fisik gedung berlantai 2 dan berbatasan dengan :
a. Sebelah Utara: Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar b. Sebelah Selatan: Perumahan Rakyat
c. Sebelah Barat: Jalan Ujung Pandang Baru d. Sebelah Timur: Perumahan Rakyat
3. Struktur Organisasi
Gambar 4.1 Struktur Organisasi Dinas Sosial Kota Makassar 4. Tugas dan Fungsi Operasional (Tupoksi) Dinas Sosial Kota Makassar 1. Kepala Dinas
Kepala Dinas mempunyai tugas membantu Walikota melaksanakan Urusan Pemerintahan bidang sosial yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang ditugaskan kepala Daerah.
2. Sekretariat
Sekretariat yang dipimpin oleh sekretaris mempunyai tugas melakukan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pelayanan administrasi kepada semua unit organisasi di lingkungan dinas.
3. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan
Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan yang dipimpin oleh Kepala Subbagian, mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana program kerja, monitoring dan evaluasi serta pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan dinas.
4. Sub Bagian Keuangan
Sub Bagian Keuangan yang dipimpin oleh Kepala Subbagian, mempunyai tugas melakukan administrasi dan akuntansi keuangan.
5. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian yang dipimpin oleh Kepala Subbagian, mempunyai tugas melakukan urusan umum, penatausahaan surat menyurat, urusan rumah tangga, kehumasan, dokumentasi dan inventarisasi barang serta administrasi kepegawaian.
6. Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial
Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial yang dipimpin oleh Kepala Bidang, mempunyai tugas melaksanakan pembinaan kegiatan di bidang penyaluran dan bimbingan sosial, pembinaan keluarga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), pembinaan karang taruna dan melaksanakan penelitian/pendataan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).
7. Bidang Rehabilitasi Sosial
Bidang Rehabilitasi Sosial yang dipimpin oleh Kepala Bidang, mempunyai tugas melaksanakan rehabilitasi sosial penyandang cacat, rehabilitasi tuna sosial dan pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis dan pengamen, korban tindak kekerasan pekerja migran.
8. Bidang Pengendalian Bantuan dan Jaminan Kesejahteraan Sosial
Bidang Pengendalian Bantuan dan Jaminan Kesejahteraan Sosial yang dipimpin oleh Kepala Bidang, mempunyai tugas melaksanakan kegiatan pengendalian bantuan, pemberian bantuan dan jaminan kesejahteraan sosial termasuk pengendalian daerah rawan bencana dan daerah kumuh, bantuan kepada masyarakat fakir miskin serta bantuan kepada korban bencana alam dan sosial serta pelayanan kepada orang terlantar.
9. Bidang Bimbingan Organisasi Sosial
Bidang Bimbingan Organisasi Sosial yang dipimpin oleh Kepala Bidang, mempunyai tugas pembinaan dan pelayanan terhadap Organisasi Sosial/Lembaga Swadaya Masyarakat dan anak terlantar, pengendalian dan penertiban usaha pengumpulan sumbangan sosial dan undian berhadiah serta melaksanakan pembinaan dan pemahaman pelestarian nilai kepahlawanan, keperintisan dan kejuangan serta kesetiakawanan sosial.
5. Jenis-Jenis Bantuan Sosial Di Dinas Sosial Kota Makassar
Jenis-jenis bantuan sosial yang dilakukan di kantor dinas sosial kota Makassar dalam rangka pelayanan bantuan sosial kepada masyarakat tidak mampu di kota Makassar yaitu sebagai berikut:
a. Program Keluarga Harapan (PKH)
b. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Sembako c. Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos
d. Jaring Pengaman Sosial (JPS) Provinsi Jawa Timur
e. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat Pembiayaan Nasional (PBIN)
f. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat Pembiayaan Daerah Provinsi Jawa Timut (PBID Jawa Timur)
g. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat Pembiayaan Daerah Kabupaten Madiun (PBID Kabupaten Madiun)
h. Bantuan Subsidi Listrik
i. Bantuan Program Indonesia Pintar
j. Bantuan yang lain untuk masyarakat miskin
6. Penerima Bantuan Sosial Covid-19 di Kota Makassar
Tabel 4.2 Data Penerima Bantuan Sosial Covid-19 di Kota Makassar
No. Kecamatan Kouta Data
Terverifikasi Persentase
1. Biringkanaya 9.940 7.498 75%
2. Bontoala 4.800 3.870 81%
3. Kep. Sangkarang 1.140 946 83%
4. Makassar 7.360 5.367 73%
5. Mamajang 5.580 4.099 73%
6. Manggala 8.520 6.253 73%
7. Mariso 4.340 3.031 70%
8. Panakkukang 9.500 7.263 76%
9. Rappocini 11.880 6.489 55%
10. Tallo 9.300 7.675 83%
11. Tamalanrea 6.920 4.184 60%
12. Tamalate 11.320 7.989 71%
13. Ujung Pandang 2.780 1.721 62%
14. Ujung Tanah 2.840 2.419 85%
15 Wajo 3.380 1.684 50%
Total 99.600 70.488 71%
Sumber: Dinas Sosial Kota Makassar
Dari data diatas kuota penerima Bantuan Sosial Covid-19 tahun 2021 sebanyak 99.600. Namun jumlah data yang terverifikasi dan dapat di bagikan hanya berjumlah 70.488 penerima. Daerah yang menerima bantuan terbanyak adalah Kecamata Ujung Tanah, sebanyak 2.419 dan daerah yang menerima paling sedikit adalah Kecamatan Wajo yaitu 1.684 paket.