BAB V HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
B. Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Penelitian
4. Masa Kerja
Masa kerja merupakan salah satu bentuk pengabdian karyawan di dalam melaksanakan tugas di PT. Asabri (Persero) Cabang Makassar. Terlihat dari sejak berdirinya kantor Cabang di Makassar hingga sekarang ini. Dan hasil penelitian mengenai masa kerja responden ditunjukkan pada tabel 5.4 berikut ini.
Tabel 5.4. Distribusi Responden Berdasarkan Masa Kerja No. Jenjang Pendidikan Jumlah
(Orang)
Persentase (%) 1.
2.
3.
Dibawah 10 Tahun 11-20 Tahun 21-30 Tahun
3 3 8
21 21 58
Jumlah 14 100
Sumber : Data primer diolah, 2015
Data yang ditunjukkan pada tabel 5.4 tersebut di atas menunjukkan bahwa umumnya responden yang mengabdi dengan masa kerja di bawah 10 tahun sebanyak 3 orang atau 21% kemudian yang mengabdi dengan masa kerja 11-20 tahun sebanyak 3 orang atau 21% dan yang mengabdi dengan masa kerja 21-30 tahun sebanyak 8 orang atau 58%. Hal ini menggambarkan bahwa karyawan pada PT.
Asabri (Persero) Cabang Makassar sangat profesional dalam bekerja sesuai bidangnya dengan melihat masa kerja yang cukup lama di kantor tersebut.
variabel yang diperhatikan, maka penulis akan menggambarkan data-data hasil penelitian untuk tiap variabel yang terdiri dari variabel Perilaku eksternal (X1), Perilaku internal (X2) sebagai variabel independent sementara variabel bebas (dependent variable) adalah Prestasi kerja (Y).
1. Perilaku Eksternal
Perilaku eksternal meliputi motivasi dan komunikasi yang diberikan seorang pimpinan dalam suatu lingkup kerja. Dimana apabila ada karyawan yang kurang berprestasi di lingkup jabatannya maka akan diberikan motivasi dan masukan- masukan saran demi pengembangan dirinya. Sedang komunikasi adalah bagaimana ia bersikap dengan karyawan baik di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja. Apakah pemimpin ini memiliki rasa humoris yang tinggi, tidak sombong, dan mampu menjadi partner kerja bagi para karyawan. Distribusi jawaban responden terhadap variabel perilaku eksternal (X1) dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 5.5 Distribusi Responden Berdasarkan Perilaku eksternal dan pengembangan
No Klasifikasi Jumlah
(orang)
Persentase (%) 1.
2.
3.
4.
Tidak setuju Kurang setuju setuju
Sangat setuju
1 5 6 2
7,1 35,7 42.9 14,3
Jumlah 14 100,0
Sumber : Data primer setelah diolah, 2015
Berdasarkan tabel 5.5 tersebut dapat diketahui bahwa secara umum karyawan memberi tanggapan yang cukup berimbang terhadap Perilaku eksternal pimpinan. Hal ini terlihat dari penyebaran responden, yaitu masing-masing sebanyak 6 orang atau 42,9% pada kategori setuju, kurang setuju 5 orang atau 35,7%, sangat setuju 2 orang atau 14,3% dan tidak setuju 1 orang atau 7,1%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Karyawan PT. Asabri (Persero) Cabang Makassar mendapatkan Perilaku eksternal yang baik dalam pelaksanaan pekerjaan sehingga diharapkan dapat meningkatkan Prestasi kerja mereka.
2. Perilaku Internal
Perilaku internal meliputi aturan dan kebijakan pimpinan terhadap karyawan.
Dalam aturan yang diberikan ini senantiasa pimpinan memberikan contoh yang baik kepada karyawan. Salah satunya disiplin dalam hal kehadiran di kantor. Selain itu kebijakan yang dikeluarkan juga berdasarkan musyawarah dengan sejumlah pihak akan kegiatan operasional dikantor baik itu dalam hal melayani prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri baik itu pensiun atau santunan-santunan. Dalam hal ini semua diberikan kemudahan untuk dapat menyelesaikan urusannya di kantor ini.
Adapun permasalahan pengalihan tunjangan istri dan di lihat pada peraturan di PT.
Asabri (Persero) Cabang Makassar. Distribusi jawaban responden mengenai Perilaku internal pimpinan pada PT. Asabri (Persero) Cabang Makassar dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 5.6 Distribusi Responden Berdasarkan Perilaku internal dan pengembangan
No Klasifikasi Jumlah
(orang)
Persentase (%) 1.
2.
3.
4.
Tidak setuju Kurang setuju setuju
Sangat setuju
1 2 8 3
7,1 14,3 57,1 21,4
Jumlah 14 100,0
Sumber : Data primer setelah diolah, 2015
Berdasarkan tabel 5.6 tersebut dapat diketahui bahwa secara umum jawaban responden berada pada kategori setuju. Hal ini terlihat dari penyebaran responden, yaitu sebanyak 8 orang atau 57,1% menyatakan bahwa Perilaku eksternal mereka mendukung terhadap Prestasi kerja, 3 orang atau 21,4% menyatakan sangat setuju, 2 atau 14,3% orang berada pada kategori kurang setuju dan 1 orang atau 7,1% tidak setuju. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Karyawan PT. Asabri (Persero) Cabang Makassar cukup mendapatkan Perilaku eksternal yang baik dalam pelaksanaan pekerjaan sehingga dalam peningkatan Prestasi kerja dapat lebih di optimalkan.
3. Prestasi kerja
Prestasi kerja memiliki banyak aspek, namun para ekonomi biasanya hanya memusatkan pada 3 aspek pokok yaitu efisiensi, kemajuan teknologi, dan keseimbangan dalam distribusi. Dan secara sederhana perhitungan efisiensi adalah
menghasilkan suatu nilai yang maksimum dengan jumlah input tertentu, baik secara kuantitatif fisik maupun nilai ekonomis (harga). Secara ringkas dapat dijelaskan bahwa sejumlah input yang bersifat bonus dihindari sehingga tidak ada sumber daya yang tidak digunakan dan dibuang. Efisiensi sendiri digolongkan menjadi dua yaitu efisiensi internal dan pengalokasian. Jadi, Prestasi kerja adalah prestasi yang dicapai oleh perusahaan dibidang tertentu dalam suatu periode tertentu pula yang mencerminkan tingkat kesehatan perusahaan pada bidang tersebut
Instrumen yang digunakan untuk mengukur Prestasi kerja adalah kuisioner yang terdiri dari 5 item pertanyaan dengan skor 1 hingga 4 point. Distribusi jawaban responden ditunjukkan pada tabel 5.7 berikut.
Tabel 5.7 Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Prestasi kerja
No Klasifikasi Jumlah
(orang)
Persentase (%)
1.
2.
3.
Kurang setuju setuju
Sangat setuju
3 8 3
21.4 57,1 21.4
Jumlah 14 100,0
Sumber : Data primer setelah diolah, 2015
Berdasarkan data hasil penelitian seperti ditunjukkan pada tabel 5.7 di atas, secara deskriptif dapat digambarkan bahwa umumnya responden yaitu sebanyak 8 orang 57,1% memberikan tanggapan setuju bahwa Prestasi kerja yang ada dalam lingkungan PT. Asabri (Persero) Cabang Makassar pada kategori baik. Lalu 3 orang atau 21,4% menjawab sangat setuju, dan 3 orang atau 21,4% menjawab pada kategori kurang setuju. Terciptanya Prestasi kerja yang baik antar satuan unit kerja
dalam organisasi akan adanya kesamaan pandangan, adanya kerjasama dalam organisasi, munculnya kesadaran setiap anggota organisasi akan perannya sebagai satu kesatuan tim kerja, tentu saja bahwa setiap program kerja di setiap bidang tidak dipandang sebagai sesuatu yang parsial, tetapi dipandang sebagai tugas bersama setiap angggota organisasi