2.3 Kemampuan Kerja
2.4.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Etos Kerja
Menurut Muhaimin (2010: 114-115), keadaan etos kerja seseorang setidak-tidaknya dapat dibidik dari cara kerjanya yang memiliki 3 ciri dasar, yaitu:
1)Keinginanuntukmenjunjungtinggi mutupendidikan(jobquality) 2)Menjagahargadiridalammelaksanakanpekerjaan
3) Keinginan untuk memberikan layanan kepada masyarakat melalui karyaprofesionalnya.
Ketiga ciri tersebut pada dasarnya terkait dengan kualifikasi yang hams dimiliki olehpegawai padaumumnya. Seseorangagaknya akansulit melaksanakan tugas/ pekerjaannya dengan tekun dan memiliki komitmen terhadap ketiga ciri dasar yang telah disebut di atas. Jika pekerjaan itu kurangbermaknabaginya,dan tidakbersangkutandengantujuanhidupnya yang lebih tinggi, langsung ataupun tidak langsung. Cara kerja seseorang yang memandang pekerjaannya sebagai kegiatan untuk mencari nafkah semata atau hanya untuk memperoleh salary (gaji) dan sandang pangan
demi survival fisik jangka pendek, agaknya akan berbeda dengan kerja seseorang yang memandangtugas atau pekerjaannyasebagai calling professionaldanamanahyanghendakdipertanggungjawabkan.
Adapun faktor yangdapatmenunjang dan meningkatkan etos kerja PegawaiNegeri Sipil (PNS),yaitu:
1) Volumeupahkerjayangdapatmemenuhi kebutuhanseseorang 2) Suasana kerja yang menggairahkan atau iklim yang ditunjang
dengan komunikasi demokrasi yang serasi dan manusiawi antara pemimpindanbawahan
3) Penanamansikapdan pengertiandikalanganparapegawai
4) Sikapjujur dan dapatdipercaya dari kalangan pemimpin terwujud dalam kenyataan
5) Penghargaanterhadap needforachievement (hasrat dankebutuhan untukmaju)ataupenghargaanterhadap yangberprestasi
6) Sarana yang menunjang bagi kesejahteraan mental dan fisik, seperti tempat olahraga, perpustakaan untuk pegawai, rekreasi, hiburandanlain-lain.
Berdasarkan pendapat diatas dapat dipahami bahwa terdapat titik temu dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi etos kerja seseorang. Jika dikaitkan dengan etoskerja pegawai, maka ada dua aspek esensial dalam menjelaskan faktor-faktor tersebut, yaitu faktor pertimbangan internal, yang menyangkut budaya, agama, kepercayaan serta semangat untuk menggali informasi dan menjalin komunikasi dan cara
faktor pertimbangan eskternal, yang menyangkut latar belakang pendidikan, sistem sosial dimana seseorang itu hidup, dan lingkungan alam lainnya, sepertilingkungankerjaseseorang.
Berdasarkan uraian di atas, yang dimaksud etos kerja dalam penelitian ini adalahkondisi internalyangmendorong dan mengendalikan perilaku pegawai ke arah terwujudnya kualitas kerja yang ideal, yang mengandung tiga dimensi disiplin kerja, sikap terhadap pekerjaan, dan kebiasaan-kebiasaanbekerja.
2.5 Penelitian Relevan
Padadasarnyadalamsebuahpenelitiantidakadapenelitianyangsama sekali baru, pasti selalu ada keterkaitan dengan penelitian sebelumnya.
Berikutadalahpenelitianyangrelevan, samaatau memilikikemiripandengan judul peneliti Pengaruh Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja Yang Dimediasi Etos Kerja terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Selatan, sebagai berikut:
1) Penelitian Sidik Priadana dan Iwan Ruswandi (2013) mengenai pengaruh kemampuankerja danmotivasi terhadap kepuasan kerjaserta implikasinya pada kinerja pegawai Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Barat. Basil penelitian menunjukkan bahwakemampuan pegawai berada dalam kategori cukup baik, sedangkan motivasi, kepuasan kerja,dankinerjaberadadalamkategori baik.
2) Penelitian Karsini, Patricia Dhiana Paramita dan Maria Magdalena Minarsih (2016) mengenai pengaruh semangat kerja dan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja yang berdampak pada kinerja pegawai Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang.
Basil penelitianmenunjukkansemakinbaik semangatkerjadandisiplin kerja pegawai, maka akan berpengaruh terhadap kepuasan kerja dan akanberdampakpadakinerjanya.
3) Penelitian Ni Luh Sekartini (2016) mengenai pengaruh kemampuan kerja, disiplin kerja, motivasi kerja terhadap kepuasankerjadan kinerja karyawan administrasi Universitas Warmadewa. Basil penelitian menunjukkan bahwa 1). Kemampuan kerja mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, 2).
Kemampuan kerja berpengaruh negatifdan signifikan terhadap kinerja, 3). Disiplin kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja, 4). Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, 5). Motivasi kerja berpengaruh positifdan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, 6). Motivasi kerja berpengaruh positifdansignifikanterhadapkinerjakaryawan.
4) Penelitian Gandhy Prahsetyo Wibowo (2019) mengenai analisa pengaruh disiplin kerjadan kemampuankerja terhadapkinerjaPegawai Negeri Sipil Melalui Motivasi sebagai variabel intervening (studi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bondowoso). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
positifsignifikan Disiplin Kerja, Kemampuan Kerja terhadap Motivasi dan Kinerja Pegawai di BPKAD Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan populasi penelitian pegawai BPKAD Kabupaten Bondowoso, dengan mengambil 61 orang pegawai sebagai sampel penelitian ini. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar kepada seluruh responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan WarpPLS 6.0. sehingga evaluasi yang dilakukan terhadap dua model yaitu outer model dan inner model yang tersusun dari variabel Disiplin Kerja(Xi), Kemampuan Kerja (X2), Motivasi (Z) dan Kinerja Pegawai (Y). Basil penelitian menunjukkan 1). Disiplin Kerja Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Motivasi 2). Kemampuan Kerja Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Motivasi 3). Disiplin Kerja Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai 4).
Kemampuan Kerja Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai 5). Motivasi Berpengaruh PositifSignifikan Terhadap Kinerja Pegawai 6). Disiplin Kerja Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi 7). Kemampuan Kerja Berpengaruh Positif tetapi Tidak Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi. BPKAD perlu memperhatikan Kemampuan Kerja karena merupakan faktor yang sangat signifikan untuk meningkatkan Kinerja Pegawai. Motivasi terbukti tidak efektif menjadi variabel intervening
yang diharapkanbisameningkatkan kemampuan kerjasecara signifikan yang berdampakpadameningkatnyakinerjapegawai.
5) Penelitian Andi Eldi Indra Malka, Abdul Rahman Mus dan Muchtar Lamo (2020). Penelitianini bertujuanuntuk menganalisisdan mengkaji pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja dan kemampuan kerja terhadap kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Basil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, motivasi kerja dan kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikanterhadap kinerjapegawai.
6) Penelitian Nurjaya, dkk (2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etos kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Basil penelitian ini etos kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 43,1%, uji hipotesis diperolehthitung >ttabel atau (6,628 >2,002). Disiplinkerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 40,7%, uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (6,311 > 2,002). Etos kerja dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerjapegawai.
7) Penelitian Hepiana Patmarina dan Nuria Erisna (2012). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja karyawan terhadap kinerja perusahaan, pengaruh produktivitas kerja karyawan terhadap kinerja perusahaan, dan pengaruh disiplin kerja karyawanterhadapproduktivitaskerjakaryawanpada CV. LautSelatan Jaya. Basil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh disiplin kerja dan produktivitas kerja karyawan terhadap kinerja perusahaan sedang- sedang saja. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa disiplin kerja karyawan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, produktivitas kerjakaryawan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, dan disiplin kerja karyawan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV. Laut Selatan Jaya di Bandar Lampung, dapat diterima.
8) Penelitian Akhmar Basrah dan Asep Ridwan (2020). Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui sertamembuktikan kesesuaian antarateori dengan fakta terkait seberapa besar variabel-variabel prediktor etos kerjadandisiplinkerjaberpengaruhterhadapvariabel yangdipengaruhi kinerja karyawan. Pendekatan metode kuantitatif dengan bentuk asosiatif (kausal) penulis gunakan dalam penelitian ini. Sampel berdasarkan populasi yang ada berjumlah 103 responden. Basil uji signifikansi etos kerjaterhadap kinerja karyawan mempunyai pengaruh positifdan signifikan, di mana nilai thitung>ttabei(5.212>1.98). Demikian pula disiplin kerja terhadap kinerja karyawan berpengaruh positifdan
signifikan, di mana nilai thi,ung>ttabei(4.997>1.98). Besaran korelasi variabel prediktor yaitu etos kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan didapat angka 0.641 yang mengartikan adanya korelasi yang kuat (0.600-0.799). Persentase koefisien determinasi variabel prediktor (etos kerja dan disiplin kerja) terhadap variabel dependen (kinerja karyawan) sebesar39.9% dimana60.1% adalah faktor-faktorlain yang tidak teridentifikasi. Sedangkanpersamaan regresi didapat Y= 0.799 + 0.428+0.432.
9) Penelitian Stela Timbuleg dan Jacky S. B. Sumarauw (2015). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh etos kerja,disiplin kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerjakaryawanpada PT HasjratAbadi Cabang Manado. Populasi penelitian 141 karyawan dan sampel yang digunakan 59 karyawan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan etos kerja, disiplin kerja dan komitmen organisasi berpengaruh positifdan signifikan terhadap kinerja karyawan sedangkan secara parsial etos kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebaliknya disiplin kerjadankomitmen organisasi berpengaruhterhadap kinerjakaryawan.
Manajemen perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan etos kerja karyawan, sehingga dapat mempengaruhi kinerja karyawan, pada disiplin kerjadan komitmenorganisai lebih ditingkatkan lagiagarhasil kerjakaryawanlebihmeningkat.
10) Penelitian Sri Anita Sutresna Kurniasih (2013). Penelitian ini membahas tentang pengaruh etos kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pengawai. Berdasarkan basil penelitian maka dapat penulis simpulkan sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh etos kerja dan disiplin kerjaterhadap kinerjapegawai kecamatan Baregbegkabupaten Ciamis. Dengan kata lain semakin baik etos kerja dan disiplin kerja dilaksanakan oleh pegawai kecamatan Baregbeg maka akan semakin meningkat kinerja pegawai kecamatan Baregbeg. (2) Untuk mengoptimalkan kinerja pegawai, maka kepala kecamatan perlu memberikan peluang dan kesempatan untuk meningkatkanetos kerja kepada setiap pegawai di kecamatan melalui peningkatan pendidikan, keahlian dan keterampilan,s eminar,diklat dan lainnya. (3) Untuk mengoptimalkandisiplinpegawai kecamatandiperlukankepemimpinan kepala kecamatan yang bermutu artinya yang mampu mengelola kegiatan pekerjaan sehari-hari dan mendisiplinkan pegawai dengan optimal, diantaranya dengan membangun komunikasi yang efektifdan pemberianhadiah dan hukuman bagiyang kurangdisiplin. Olehkarena itu, untuk meningkatkan kinerja pegawai kecamatan, diperlukan kedisiplinan pegawai yang baik.Begitu pula pihak-pihak yang terkait dalam mempertanggungjawabkan pelaksanaan pekerjaan dibidangnya masing-masing, yaitu diantaranya adalah pegawai itu sendiri. Sebagai pegawai dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya hams mampu memotivasi dirinya secara maksimal untuk memiliki disiplin yang yang
tinggisehingga akan memiliki dorongan untuk mengoptimalkan kemampuan dalam menjalankantugasnya. Dengan demikian etos kerja dan disiplin kerja secara bersama berpengaruh terhadap kinerja pegawai.
Tabel 2.1. PenelitianyangRelevan
Kesimpulan Perbedaan Persamaan
Nama/Tahun/Judul No
Basil penelitian menunjukkan bahwa kemampuanpegawai berada
kategori cukup baik, sedangkan motivasi, kepuasan kerja, dan kinerja beradadalam kategori baik.
-motivasi, -kepuasan kerja
kemampuan kerja
-kinerja pegawai Sidik Priadana,Iwan
Ruswandi, (2013), Pengaruh Kemampuan KerjadanMotivasi TerhadapKepuasan Kerjaserta
Impikasinyapada Kinerja PegawaiDinas Pertambangandan EnergiProvinsiJawa Barat.
1
dalam
Basil penelitian menunjukkan
semakin
semangat kerja dan disiplin
pegawai, maka akan berpengaruh
terhadap kepuasan kerja dan akan berdampak pada kinerjanya.
-disiplin kerja -kinerja
pegawai Karsini,Patricia
DhianaParamitadan MariaMagdalena Minarsih(2016)
-semangat kerja -kepuasan
kerja 2
baik kerja Pengaruh Semangat
KerjadanDisiplin Kerjaterhadap KepuasanKerjayang Berdampakpada KinerjaPegawaiDinas PengelolaanKeuangan danAsetDaerah (DPKAD) Kota Semarang
Kesimpulan Perbedaan Persamaan
Nama/Tahun/Judul No
Basil penelitian menunjukkan bahwa:
-disiplin Kerja.
-kemampuan kerja
-kinerja pegawai -motivasi
kerja -kepuasan
kerja Ni LuhSekartini,
2016, 3
1). Kemampuan kerja pengaruh negative&signifikan terhadap kepuasan kerjakaryawan, 2). Kemampuan kerja berpengaruh negative&signifikan terhadap kinerja, 3).
Disiplin kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja,
4). Disiplin kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja,
5). Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasankerja.
6). Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
PengaruhKemampuan Kerja,DisiplinKerja, MotivasiKerja terhadap Kepuasan KerjadanKinerja Karyawan
Administrasi Universitas Warmadewa.
1). Disiplin Kerja Berpengaruh Positif Signifikan
TerhadapMotivasi 2). Kemampuan Kerja Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Motivasi -disiplin
kerja -kempuan
kerja -kinerja
pegawai -motivasi
GandhyPrahsetyo Wibowo, 2019 4
AnalisaPengaruh Disiplin Kerjadan KemampuanKerja terhadap KinerjaPNS
Kesimpulan Perbedaan Persamaan
Nama/Tahun/Judul No
3). Disiplin Kerja Berpengaruh Positif Signifikan
Terhadap Kinerja Pegawai
4). Kemampuan Kerja Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai
melalui Motivasi sebagaiVariabel Intervening(studi padaBadan Pengelolaan
Keuangandan Aset Kab.Bondowoso.
Motivasi Berpengaruh Positif Signifikan
Terhadap Kinerja Pegawai
6). Disiplin Kerja Berpengaruh Positif Signifikan
Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi
5).
7). Kemampuan Kerja Berpengaruh Positif tetapi Tidak Signifikan
Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi
disiplin kerja, motivasi kerja dan kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai
-disiplin kerja
-kemampuan kerja
-kinerja pegawai -motivasi
kerja Andi EldiIndra
Malka,Abdul Rahman MusdanMuchtar Lamo,2020 5
Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi Kerja danKemampuan Kerjaterhadap KinerjaPegawai
Kesimpulan Persamaan
Perbedaan Nama/Tahun/Judul
No
Etos kerja dan disiplin kerja berpengaruh
signifikan dan poditif terhadap kinerjapegawai -etoskerja
-disiplin kerja -kinerja pegawai Nurjaya,Denok
Sunarsih,Aidil Amin Effendy,Arga
Teriyan, dan Gunartin 2021 6
PengaruhEtosKerja danDisiplin Kerja terhadap Kinerja Pagawai padaDinas Kehutanan dan PerkebunanKota Bogor
Disiplin kerja karyawan
berpengaruh
terhadap kinerja perusahaan,
produktivitas kerja karyawan
berpengaruh
terhadap kinerja perusahaan, dan disiplin kerja karyawan
berpengaruh terhadap
produktivitas kerja karyawanpadaCV.
Laut Selatan Jaya Bandar Lampung, dapat diterima.
-disiplin kerja -kinerja pegawai Produktivitas
kerja HepianaPatmarina
danNuria Erisna, 7
2012
PengaruhDisiplin Kerjaterhadap KinerjaKaryawan yangDimediasioleh ProduktivitasKerja PerusahaanCV. Laut Selatan Jayadi BandarLampung
di
Disiplin kerja dan kerja -etoskerja
-disiplin kerja AkhmarBarsahdan
AsepRidwan 2020
8
etos
berpengaruh
signifikan dan positif terhadap kinerjapegawai PengaruhEtosKerja
danDisiplinKerja terhadapKinerja KaryawanpadaPT.
PacificIndah Pratama Jakarta
Kesimpulan Perbedaan Persamaan
Nama/Tahun/Judul No
Basil penelitian menunjukan bahwa secara simultan etos kerja, disiplin kerja
komitmen -etoskerja
-disiplin kerja Komitmen
organisasi StelaTimbulegdan
JackyS. B.
Sumarauw 9
dan organisasi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan
etos kerja dan disiplin kerja berpengaruh
terhadap kinerja -etoskerja
-disiplin kerja Sri AnitaSutresna
Kurniasih 2013 10
pegawai