BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan di PT BPRS
Sutermeister menyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pegawai terdiri dari motivasi, kemampuan, pengetahuan, keahlian, pendidikan, pengalaman, pelatihan, minat, sikap kepribadian, kondisi-kondisi
111 Wawancara dengan Bapak Sugiyanto SE, selaku direktur BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur pada tanggal 04 November 2019.
fisik dan kebutuhan fisiologis, kebutuhan sosial, serta kebutuhan egoistik112. Hal ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh pihak PT. BPRS Aman Syariah Sekampung meskipun tidak semuanya, yaitu :
1. Motivasi
Dalam meningkatkan kinerja karyawan dan kualitas sumber daya manusia, PT. BPRS Aman Syariah Sekampung tidak hanya mengadakan training saja. Bapak Sugiyanto selaku direktur juga selalu memberikan motivasi kepada seluruh karyawan untuk dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap nasabah BPRS Aman Syariah Sekampung.
Hal ini didukung dari hasil wawancara dengan Bapak Sugiyanto sebagai berikut:113
”Kita harus terus memberikan pelayanan yang memuaskan kepada nasabah, setiap karyawan selalu saya arahkan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, salah satunya dengan cara karyawan saya ajak keluar untuk melihat bagaimana pelayanan di bank lain sebagai pembanding, bagaimana kekurangannya, bagaimana kecepatan pelayanannya, keramahannya dan lain sebagainya, kalau bank lain bisa kita pun harus bisa mencontohnya.”
Ibu Nur Helma mengatakan bahwa motivasi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, ketika ditanya soal pengaruh kegiatan pengembangan beliau menjelaskan sebagai berikut:114
112 Donni Juni Priansa, Perencanaan dan, 270.
113 Wawancara dengan Bapak Sugiyanto SE, selaku direktur BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur pada tanggal 04 November 2019.
114 Wawancara dengan Ibu Nur Helma, selaku teller BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur pada tanggal 04 November 2019.
“ya jelas ada efeknya ya, pertama apabila terdapat karyawan yang kerjanya males-malesan atau standar biasa-biasa saja datar gitu kalau diberi motivasi diberi reward dari kantor kan kitanya pasti jadi lebih termotivasi dong untuk bekerja lebih giat lagi, jadi ada efeknya.”
Briefing pagi dan sore hari selalu dilakukan untuk mengawali aktivitas kerja di Bank Aman Syariah Sekampung, briefing biasanya berisi motivasi untuk para karyawan agar bekerja lebih giat lagi dan pemberian dukungan semangat bekerja.
2. Pelatihan keahlian
Pelatihan service excellent yaitu pelatihan yang berkaitan dengan pelayanan yang sangat baik atau pelayanan yang terbaik kepada nasabah yang dilakukan oleh Bank Aman Syariah yang diikuti oleh bagian operasional yaitu front liner, financing dan marketing funding.
Pelatihan analisis pembiayaan yaitu pelatihan yang berkaitan dengan operasional pembiayaan yang dilakukan Bank Aman Syariah yang meliputi analisis pembiayaan, penyusunan SOP dan accounting. Pelatihan penyusunan SOP digunakan sebagai media pengendalian dan pemantauan mutu kinerja pada Bank Aman Syariah.
Pelatihan accounting adalah pelatihan yang berhubungan dengan laporan keungan yang terjadi pada operasional di Bank Aman Syariah setiap hari, minggu, bulan maupun pertahun. Pelatihan ini biasanya diikuti
oleh semua karyawan di Bank Aman Syariah, seperti sub branch manager, teller dan marketing funding/landing.
3. Pendidikan
Pendidikan dalam sumber daya manusia ini dibagi menjadi dua, yaitu:115 a) Pengembangan diri
Pengembangan diri sumber daya manusia dapat dilakukan dengan cara membangun talenta sumber daya manusia, karena dengan adanya sumber daya manusia yang mempunyai bakat dalam dirinya dapat mempercepat penguasaan skill atau kompetensi seseorang serta dapat mendorong munculnya performance yang luar biasa, potensial dan handal merupakan kunci keberhasilan dalam organisasi.
Pengembangan diri juga dapat dilakukan dengan cara melatih sumber daya manusia untuk pelayanan prima, melatih kepemimpinan, melatih analisa terhadap suatu permasalahan, mempunyai motivasi kerja yang tinggi sehingga dapat menunjang kinerjanya.
b) Keterampilan
Keterampilan disini dimaksudkan untuk membekali sumber daya manusia agar benar-benar siap untuk berinteraksi dengan dunia kerja khususnya pada PT. BPRS Aman Syariah Sekampung.
Keterampilan tersebut dapat diwujudkan dengan cara melakukan komunikasi dengan baik antar sesama karyawan dan nasabah,
115 Wawancara dengan Bapak Sugiyanto SE, selaku direktur BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur pada tanggal 04 November 2019.
mendalami permasalahan mengenai manajemen proyek, cara bernegosiasi yang baik, dan sebagainya.
Mengenai pendidikan bapak sugiyanto memberikan penjelasan sebagai berikut:
”pendidikan terakhir itu ada yang SMA, D3 dan S1, S1 itu macem-macem ya, ada yang tarbiyah, sejarah, bahasa inggris tapi D3 Perbankan syariah juga ada. Tapi kita bolehkan untuk melakukan pendidikan lebih lanjut kita persilahkan kan juga demi kebaikan dia dan perusahaan.
Terkait kinerja karyawan yang bukan dari ekonomi/perbankan syariah ya mereka harus menyesuaikan, karena kan kita sudah ada pela1tihan-pelatihan dan training dalam rangka untuk menyetarakan para karyawan yang bukan dari ekonomi/perbankan syariah dan diharapkan bisa mengikuti prosedur atau tuntutan perusahaan.”116
Ibu Dian Puspita Sari mengatakan bahwa pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan perusahaan sangat berdampak pada pelayanan yang diberikan kepada nasabah. Karyawan harus dapat memberikan pelayanan melebihi dari apa yang diharapkan nasabah, bersikap ramah, sopan, bersahabat, peduli, proaktif dan cepat tanggap.117
Berdasarkan upaya-upaya yang dilakukan oleh PT. BPRS Aman Syariah untuk meningkatkan kinerja karyawan, upaya bank untuk meningkatkan sumber daya manusia sangat memberikan dampak positif bagi karyawan, karena dirasa keberadaan karyawan sangat dihargai. Dampak yang dirasakan perusahaan yaitu karyawan dapat bersaing untuk memberikan pelayanan yang baik pada nasabah saat kegiatan operasional berlangsung.
116 Wawancara dengan Bapak Sugiyanto SE, selaku direktur BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur pada tanggal 04 November 2019.
117 Wawancara dengan Ibu Dian Puspitasari S.Pd. selaku Internal Audit dan Kabag. SDI BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur pada tanggal 04 November 2019.
Upaya peningkatan kinerja karyawan yang ditujukan kepada karyawan bank mulai dari motivasi yang bertujuan untuk membangkitkan semangat kerja, pelatihan dan pengembangan yang bertujuan untuk membangun profesionalisme karyawan sehingga karyawan dapat merasakan pentingnya keberadaan mereka dan tergerak untuk melaksanakan visi dan misi perusahaan.
Berbagai program pengembangan yang diikuti karyawan PT. BPRS Aman Syariah Sekampung seperti pelatihan, seminar internal maupun external dan lain sebagainya dapat menambah wawasan, meningkatkan produktivitas, kedisiplinan, profesionalisme, keahlian, kemampuan, baik secara konseptual maupun teknikal serta keterampilan karyawan dalam meningkatkan kinerjanya. Selain itu juga dapat berdampak pada kepribadian, seperti semakin terampil dalam menjelaskan produk kepada nasabah, melayani dengan sepenuh hati, bertanggung jawab dan sopan santun.
Sehingga membuat nasabah merasa nyaman dan senang untuk berinteraksi.
Nasabah menjadi tujuan utama dilakukannya pengembangan sumber daya manusia, sebab apabila nasabah merasa senang dan puas atas pelayanan yang diterimanya maka hal tersebut akan berdampak positif bagi bank. Salah satunya adalah menciptakan nama baik atau citra perusahaan di mata masyarakat yang kemudian akan berakibat pada peningkatan profitabilitas bank.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian pada PT. BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur dapat disimpulkan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia yang dilakukan oleh pihak Bank Aman Syariah dalam upaya peningkatan kinerja karyawan dilakukan dengan memberikan motivasi, pelatihan dan pendidikan, pemberian penghargaan dan insentif berupa bonus kepada karyawan yang berprestasi dan pemberian jasa finansial. Tidak ada pengembangan khusus bagi karyawan yang berlatar belakang pendidikan umum bukan dari ekonomi/perbankan syariah, hanya saja karyawan- karyawan tersebut diwajibkan untuk mengikuti suatu pelatihan yang dimana karyawan lain tidak diwajibkan untuk mengikutinya disaat ada undangan pelatihan. Setiap karyawan mempunyai peluang yang sama untuk mengikuti kegiatan pengembangan tergantung dari tema pengembangan itu sendiri.
B. Saran
3. Untuk PT. BPRS Aman Syariah Sekampung Lampung Timur hendaknya kegiatan pengembangan dilakukan setiap bulan untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga dapat berpengaruh besar terhadap kinerja karyawan. Kemudian perlu dilakukan program evaluasi atau pemantauan oleh direktur agar dapat diketahui sejauh mana karyawan dapat menyerap ilmu dan mengimplementasikan kedalam pekerjaannya. Untuk kegiatan pengembangan sumber daya
manusia harusnya lebih dikhususkan untuk karyawan yang berlatar belakang pendidikan SMA atau sarjana umum demi untuk menyetarakan kualitas karyawan.
4. Untuk karyawan Bank Aman Syariah hendaknya selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah, karena nasabah merupakan aset bagi setiap bank.
5. Untuk nasabah Bank Aman Syariah harus lebih bisa memahami dalam pelayanan yang diberikan oleh karyawan Bank Aman Syariah sudah baik atau belum.
DAFTAR PUSTAKA
Anoraga, Pandji. Manajemen Bisnis. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT.
Rineka Cipta, 2010.
Barthos, Basir. Manajemen Sumber Daya Manusia Suatu Pendekatan Makro.
Jakarta: PT Bumi Aksara, 2001.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: CV. Diponegoro, 2005.
Dessler, Gary. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Prenhallindo, 2000.
Fathoni, Abdurrahmat. Metode Penelitian dan Teknik Penyusunan Skripsi.
Jakarta: Rineka Cipta, 2011.
Fathoni, Abdurrahmat. Metodologi penelitian dan teknik penyusunan skripsi.
Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2006.
Hasan, Ali. Manajemen Bisnis Syariah. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2009.
Hasibuan, Malayu S.P. Manajemen Dasar Pengertian Dan Masalah. Jakarta:
Bumi Aksara, 2007.
Hasibuan, Malayu S.P. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Revisi. Jakarta:
Bumi Aksara, 2014.
Hasibuan, Malayu S. P. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara, 2002.
Ismail. Perbankan Syariah. Jakarta: Kencana, 2011.
Isprianti, Novia. Peran Pelatihan dan Pengembangan Dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pada BPRS Metro Madani Kantor Pusat Metro. Tugas Akhir, 2015.
Jusmaliani. Pengelolaan Sumber Daya Insani. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2011.
Kalangi, Roosje. “Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kinerja Aparat Sipil Negara di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utar”. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum, vol. 2, No. 1/ 2015.
Kotler, Philip. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT Prehallindo, 1997.
Liana, Pengembangan Sumber Daya Manusia Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan Terhadap Nasabah Pada PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Tanjung Karang. Tugas Akhir, 2014.
Mahsun, Mohammad. Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta, 2006.
Moleong, Lexy I. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Refisi. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya, 2009.
Muhammad. Manajemen Bank Syariah. Yogyakarta: AMPYKPN, 2005.
Muhammad. Metodologi Penelitian Ekonomi Islam. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.
Nasir, Juliansyah. Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana, 2011.
Nawawi, Hadari. Manajemen Strategik. Yogyakarta: Gajah Mada Pers, 2005.
Nurjaman, Kadar. Manajemen Personalia. Bandung: Pustaka Setia, 2014.
Prawirosentono, Suyadi. Pengantar Bisnis Modern. Jakarta: Bumi Aksara, 2002.
Priansa, Donni Juni. Perencanaan dan Pengembangan SDM. Bandung: Alfabeta, 2016.
Pusat Bahasa departemen pendidikan nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Jakarta: Balai Pustaka, 1989.
Rahmawati, Latifatur. Pelaksanaan Pelatihan Kerja Guna Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Bank Muamalat Indonesia KCP Metro. Tugas Akhir, 2014.
Rifa’i, Veithzal. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan Dari Teori Ke Praktik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.
Rukmana, Amir Machmud. Bank Syariah. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama, 2010.
Safitri, Novi Dewi. Upaya Peningkatan SDM PT Bank Lampung KCP Natar Terhadap Mutu Pelayanan Nasabah. Tugas Akhir, 2017.
Samsudin, Sadili. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: CV Pustaka Setia, 2006.
Saputra, Umar Suhar. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Tindakan.
Bandung: Refika Aditama, 2012.
Siagian, Sondang P. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cet. Ke-5. Jakarta: PT Bumi Aksara, 1996.
Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta, 2013.
Sugiyono. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta, 2012.
Sutrisno, Edy. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009.
Suwatno dan Priansa, Donni Juni. Manajemen SDM Dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Alfabeta, 2014.
Tjiptono, Fandy dan Chandra, Gregorius. Service, Quality & Satisfaction. Edisi ke-3. Yogyakarta: CV Andi Offset, 2005.
Ulum, Fahrul. Perbankan Syariah di Indonesia. Surabaya: Putra Media Nusantara, 2011.
Umar, Husein. Metode Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT.
Rajagrafindo Persada, 2009.
Quinn, Michael. Metode Evaluasi Kualitatif. Cet II. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
LAMPIRAN 10 DOKUMENTASI WAWANCARA